Anda di halaman 1dari 2

LEARNING JURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan : XIV (Empat Belas)
Nama Mata Pelatihan : Analisis Isu Kontemporer
Nama Peserta : Ria Resti Mayasari, S.Pd.
Nomor Daftar Hadir : 22
Lembaga Penyelenggaraan Pelatihan : UPT Diklat BKPSDM Kota Lubuklinggau

A. Pokok Pikiran

Isu adalah sebuah masalah yang belum terpecahkan yang siap diambil keputusannya. Isu
kontemporer terdiri dari dua kata yaitu isu dan kontemporer. Isu merupakan suatu peristiwa atau
kejadian yang dapat diperkirakan terjadi atau tidak terjadi di masa mendatang yang menyangkut
banyak hal dalam kehidupan kita. isu juga dapat diartikan sebagai suatu masalah yang
dikemukakan dan untuk ditanggapi atau diselesaikan. Sedangkan kontemporer adalah suatu hal
yang modern, yang eksis dan terjadi, dan masih berlangsung sampai sekarang, atau segala hal
yang berkaitan dengan saat ini.

PNS sebagai Aparatur Negara dihadapkan pada pengaruh yang datang dari eksternal juga
internal yang kian lama kian menggerus kehidupan berbangsa dan bernegara: Pancasila, UUD
1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsensus dasar berbangsa dan bernegara.
Fenomena tersebut menjadikan pentingnya setiap PNS mengenal dan memahami secara kritis
terkait isu-isu strategis kontemporer diantaranya; korupsi, narkoba, paham radikalisme/
terorisme, money laundry,proxy war, dan kejahatan komunikasi masal seperti cybercrime, Hate
Speech, dan Hoax, dan lain sebagainya.

B. PENERAPAN

Kita selaku PNS harus bisa mengenali konsepsi perubahan dan perubahan lingkungan strategis
untuk membangun kesadaran menyiapkan diri dengan memaksimalkan berbagai potensi modal
insani yang dimiliki. Selanjutnya kita juga harus bisa menunjukan kemampuan berpikir kritis
dengan mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu kritikal melalui isu-isu strategis kontemporer
yang dapat menjadi pemicu munculnya perubahan lingkungan strategis dan berdampak terhadap
kinerja birokrasi secara umum dan secara khusus berdampak pada pelaksanaan tugas jabatan
sebagai PNS pelayan masyarakat. Ketika kita sudah bisa mengatasi isu-isu yang berkembang,
tentu saja kita akan mampu untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas melalui konsep
dan prinsip pelayanan publik, pola pikir PNS sebagai pelayan publik, dan praktik etiket
pelayanan publik.

Anda mungkin juga menyukai