Anda di halaman 1dari 2

Teori Yang Mendasari Proses Keperwatan, Implikasi Proses Keperawatan Terhadap

Klien, Perawat dan Profesi


1. Teori yang mendasari proses keperawatan
a. Teori sistem
Sistem terdiri dari: tujuan, proses dan isi.
1) Tujuan adalah sesuatu yang harus dilaksanakan, sehingga dapat memberikan arah
pada sistem.
2) Proses adalah sesuatu yang berfungsi dalam memenuhi tujuan yang hendak dicapai
3) Isi merupakan bagian atau elemen yang membentuk sebuah sistem.

b. Teori kebutuhan manusia


Teori ini memandang bahwa manusia merupakan bagian integral yang
berintegrasi satu sama lain dalam memotivasi untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya
(fisiologis, kasih sayang, harga diri, dan aktualisasi diri. Pada dasarnya kebutuhan dasar
manusia merupakan terpenuhinya tingkat kepuasan agar manusi bisa mempertahankan
hidupnya dan perawatlah yang berperan untuk memenuhinya. Kerangka kerja pada teori
ini menggambarkan penerapan proses keperawatan selalu berfokus pada pemenuhan
kebutuhan individu yang unik dan merupakan bagian integral dari keluargadan
masyarakat.

c. Teori persepsi
Perubahan dalam pemenuhan kebutuhan manusia sangat dipengaruhi oleh
persepsi individu yang berbeda antara satu dengan yang lain. Hal ini akan membawa
konsekwensi terhadap permasalahan keperawatan yang ditegakan pada setiap individu.
Meskipun sumber masalahyang dihadapinya sama, akan tetapi setiap individu memiliki
persepsi dan respon yang berbeda-beda. Misalnya, walaupun kedua pasien sama-sama
terkena penyakit DM, akantetapi permasalahan keperawatan yang dihadapi tidak mesti
sama. Untuk memahami arti persepsi, maka seseorang harus mengadakan pendekatan
melalui karakteristik individu yang mempersepsikan dalam situasi yang memunyai
makna bagi kita.
Makna di sini mengandung arti penjabaran dari persepsi, ingatan, dan tindakan.
Dengan demikian persepsi memiliki arti penting dalam kehidupan, dimana kira bisa
mengumpulkan data dari informasi tentang diri sendiri, kebutuhan manusia, dan
lingkungan sekitar. Kondisi ini sesuai dengan tahapan dalam proses keperawatan dimana
perawat dan klien mengumpulkan data. Selanjutnya dari data tersebut akan diambil
makna tertentu yang dapatdigunakan dalam melakukan asuhan keperawatan.

d. Teori informasi dan komunikasi


Salah satu tujuan asuhan keperawatan adalah untuk mengetahui permasalahan yang
dihadapi pasien. Oleh karena itulah perawat dituntut untuk memiliki pengetahuan tentang
konsep dan teori sebagai dasar interaksi dalam memahami informasi serta menjalin
komunikasi yang efektif. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan mencari data,
menyeleksi, memproses, dan memutuskan sebuah tindakan berdasarkan informasi
tersebut.Proses keperawatan merupakan sebuah siklus karena memerlukan modifikasi
pengkajian ulang, perencanaan ulang, memperbaharui tindakan, dan mengevaluasi ulang.
Dengandemikian asuhan keperawatan memerlukan informasi yang akurat, dan untuk
melakukannya,seorang perawat membutuhkan kemampuan dalam melakukan
komunikasi.

e. Teori pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah


Setiap tindakan yang rasional selalu disertai dengan keputusan atau pilihan.
Sedangkan setiap pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah menuntut kesedian
orang yang terlibat agar mau menerima hal-hal baru dan perbedaan dari kondisi yang ada.
Kesenjangan yang terjadi merupakan masalah yang membutuhkan jawaban serta solusi
secara tepat.Salah satu tujuan dari keperawatan adalah menyelesaikan masalah yang
dihadapi klien.Melaui pendekatan proses keperawatan masalah-masalah yang dihadapi
dapat diidentifikasi secara tepat dan keputusan dapat diambil secara akurat.