Anda di halaman 1dari 2

c c

   


 c  

Penerapan teknologi informasi pada saat ini sangat erat kaitannya dalam kehidupan
sehari-hari. Komunikas yang pada mulanya hanya disampaikan dengan cara yang sangat
sederhana yakni secara ³mouth by mouth´ (mendatangi secara langsung antara manusia
yang satu dengan manusia yang lain). Tetapi ketika jarak yang harus ditempuh terasa cukup
jauh, maka mulai terjadi kendala sehubungan hal tersebut.
Ketika diperlukan sebuah cara-cara yang efisien dan efektif untuk mengatasi masalah
ini, maka mulai muncul sebuah gagasan untuk menyampaikan informasi secara cepat
tanpa terkendala oleh jarak. Dimulai oleh pasukan Romawi sekitar abad ke-2 yang
menggunakan asap sebagai salah satu cara berkomunikasi dari satu tempat dengan tempat
lainnya dengan mendirikan ratusan menara hingga mencapai jarak 4500 kilometer.
Tujuannya tidak lain adalah agar menara-menara yang saling berdekatan dapat segera
memahami komunikasi yang disampaikan oleh menara pengirim berita untuk
disampaikan kepada menara lainnya. Hal ini diperlukan untuk menyampaikan pesan- pesan
militer dalam menjalankan pemerintahan atas daerah jajahan yang semakin luas.
Berabad-abad setelah itu, penggunaan telekomunikasi modern lahir sejak
didemonstrasikannya telegraf oleh Samuel Morse (1837). Mulai saat itu era penyampaian
informasi melalui listrik dan magnet dimulai. Telegraf kemudian disusul dengan
penemuan telepon oleh Alexander G Bell (1876).
Seiring perkembangan zaman, telepon yang mulanya sebagai media komunikasi yang
hanya menyampaikan pesan dalam bentuk suara telah mengalami evolusi menakjubkan.
Kehadiran teknologi ini terus dikembangkan dengan berbagai metode teknologi informasi
baru, sehingga melahirkan suatu teknologi Internetworking (disingkat internet).
Dengan adanya internet ini pengiriman paket komunikasi
yang mulanya konvensional berubah secara drastis, yang pada akhirnya
melahirkan inovasi baru dibidang dunia komunikasi.
PT Telekomunikasi Tbk (PT Telkom Tbk) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
yang berkonsentrasi pada bidang komunikasi, berhasil meluncurkan produk Internet
Speedy sebagai c  -nya guna memenuhi kebutuhan informasi- komunikasi demi
kemajuan bangsa Indonesia.
Dengan pengalaman yang dimiliki oleh PT Telkom Tbk, maka Sekolah Tinggi
Agama Islam Negeri (STAIN) Curup, Prodi DIII Manajemen Informatika yang
mengkonsentrasikan diri pada pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas maka
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup, Prodi DIII Manajemen Informatika
telah selayaklah apabila melaksanakan magang kerja. Magang merupakan suatu kegiatan
yang dilakukan oleh mahasiswa yang bertujuan umtuk menerapkan ilmu pengetahuan
yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri
(STAIN) Curup, Prodi DIII Manajemen Informatika untuk diterapkan kedalam dunia
kerja nyata.
Dengan adanya kegiatan magang ini diharapkan mahasiswa dapat membantu pada
instansi / perusahaan dimana mereka melaksanakan magang. Selain itu juga dangan
diadakannya magang kerja ini diharapkan akan terciptanya hubungan baik antara Sekolah
Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup, Prodi DIII Manajemen Informatika dengan
instansi / perusahaan terkait serta dengan mahasiswa bersangkutan.