Anda di halaman 1dari 8

TUGAS PORTOFOLIO

TAHANAN & PROPULSI KAPAL

“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan


Tipe Patroli “

NAMA : SYAIFUDDIN SALEH


NRP : 4208100096

JURUSAN TEKNIK SISTEM PERKAPALAN


FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH
NOPEMBER
2010
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Pendahuluan

Kapal patroli memiliki misi untuk melindungi dan mengawasi suatu wilayah
Perairan dari kegiatan- kegiatan penyelundupan, Pembajakan dilaut, ilegal logging, ilegal
fishing, invasi negara asing, dan lain-lain aktifitas yang merugikan negara. Untuk dapat
menjalankan fungsinya dengan baik maka kapal patroli harus dirancang cepat, handal,
kuat, nyaman dan mempunyai stabilitas yang tinggi merupakan prioritas utama disamping
aspek-aspek teknis operasional yang ekonomis dari segi bahan bakar, keselamatan,
kenyamanan ABK dan kelengkapan persenjataan.

Salah satu jenis Kapal Patroli

Kecepatan service yang tinggi sampai saat ini merupakan salah satu faktor utama
yang harus dimiliki kapal patroli. Untuk itu mulai dikembangkan jenis dan model kapal
patrol yang akan dibuat sehingga bias menyesuaikan dengan kebutuhan yakni cepat,
handal, dan nyaman.

Kapal Patroli pada saat kecepatan penuh

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


1|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Banyak riset untuk mengembangkan kapal patroli mulai dari bentuk badan kapal
sampai peralatan sistem propulsinya, Misalnya model kapal jenis trimaran. Hasil suatu
penelitian menunjukkan bahwa kapal trimaran dibandingkan dengan kapal jenis monohull
yang sepadan, dengan power sekitar 3000 kw didapatkan peningkatkan kecepatan service
1-2 knot (triumphant 2001).

Desain Propulsi Kapal Patroli

1. Menggunakan Jenis Lambung Kapal Multihull Trimaran


Trimaran adalah kapal yang mempunyai tiga lambung dan merupakan salah satu
revolusi bentuk lambung yang digunakan pada kapal patroli cepat. Karena memiliki tingkat
stabilitas yang sangat baik pada saat kapal beroperasi di kecepatan tinggi. Sehingga sangat
cocok digunakan pada kapal patroli cepat yang memiliki dimensi cukup besar, baik dilihat
dari segi tahanan maupun stabilitas kapal.
Berdasarkan uraian di atas, maka desain yang digunakan sebagai desain kapal
patroli adalah dengan menggunakan jenis lambung Monohull Trimaran. Keuntungan yang
diperoleh adalah sebagai berikut :
1. Tahanan kapal yang dihasilkan kecil sehingga daya yang dihailkan optimal.
2. Adanya peningkatan kecepatan service 1-2 knot.
3. Memiliki tingkat stabilitas yang sangat baik pada saat kapal beroperasi di
kecepatan tinggi.

Bentuk-bentuk kapal berdasarkan Lambungnya

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


2|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Model Kapal Patroli jenis Trimaran

2. Menggunakan Hybrid Propulsion

Jumlah badan kapal trimaran yang tercelup air yang berjumlah banyak akan
didapatkan volume ruangan dalam kapal kapal trimaran akan lebih sempit. Dan inilah yang
menjadi kendala utama dalam mendesain sistem propulsinya. Dari beberapa referensi
bahwa dalam memperoleh kecepatan yang relatif tinggi, penggerak kapal trimaran
direncanakan dengan high speed diesel engine yang di padukan dengan propulsor water jet.

Jenis Kapal Timaran dengan Propulsor Water Jet

Penerapan Propulsi jenis water jet di Indonesia masih kurang effektif, kendala
utama adalah perairan indonesia memiliki banyak perairan yang dangkal dan berlumpur,
disamping itu kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan perairan indonesia masih
sangat rendah, sehingga propeller merupakan penggerak kapal yang sangat effektif dan
sampai saat ini penerapanya masih sangat dominan di perairan Indonesia.
SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096
3|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Pada saat mendesain sistem propulsi yang mempunyai keuntungan efisiensi yang
tinggi atau jenis penggerak yang komplek harus dibandingkan dengan keuntungan
kemudahan yang diberikan oleh sistem permesinan penggerak konvensional dan
perencanaan porosnya. Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan ketika memilih
permesinan yang diantaranya:

• Tahan uji,

• Effisiensi konsumsi bahan bakar,

• dimensi dan berat peralatan,

• Investasi awal.

Berdasarkan pertimbangan di atas maka penggunaan Sistem Propulsi Hybrid


(Hybrid Propulsion) yang tepat digunakan untuk jenis perairan di Indonesia. Sistem
propulsi hybrid (DEP dan DMP) direncanakan untuk melayani beberapa kondisi
operasional untuk kapal patroli. Misi operasi Pelayaran yang sering dilakukan pada kapal
patroli antara lain.

• Pengejaran (Intercept) atau kondisi SAR,

• Pengangkutan (Transit),

• Patroli (Patroling in economic speed) dan

• Pengintaian (Loatering),

Model Sistem Propulsi Hybrid

Hybrid propulsion di dalam perkembanganya merupakan perpaduan antara Diesel


Mechanical Propulsion (DMP) dengan Diesel Electric Propulsion (DEP). Sistem DMP
yang dihubungkan langsung ke poros propeller (atau melalui reduction-gear). Dimana
DMP mampu memberikan tingkat effisien lebih dari 95%. Sedangkan Diesel Electric
Propulsion hanya mampu memberikan effisiensi sebesar 85% - 89% yang sedikit lebih
rendah dibanding DMP.

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


4|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Diesel Electric Propulsion (DEP) merupakan sebuah alternatif yang digunakan


sebagai sistem penggerak kapal (ship propulsion). Electric propulsion memberikan banyak
keuntungan yang sangat penting pada aplikasi tertentu walaupun tidak dapat dipisahkan
dengan adanya biaya yang tidak murah, mempunyai sistem instalasi yang berat, dan
adanya losses yang besar pada sistem transmisinya.

Salah Satu Kapal Trimaran yang Menggunakan Diesel Electric Propulsion (DEP)

Diesel Electric Propulsion memberikan banyak keuntungan dibandingkan dengan


Diesel Mechanical Propulsion (DMP) diantaranya :

• Kemudahan dan kesesuaian dalam pengaturan kecepatan putaran.

• Sistem pengontrolan,

• Redundancy produksi power engine,

• Fleksibilitas perancangan kamar mesin,

• Effisiensi pemakaian fuel,

• Tingkat kebisingan dan getaran yang rendah,

• Dampak polusi yang lebih rendah.

Pemilihan sistem propulsi adalah salah satu pertimbangan dasar dalam merancang
sebuah kapal. Keputusan merancang sistem propulsi DMP ataupun DEP menjadi sangat
sulit untuk memuaskan dan mencapai semua kebutuhan secara simultan. Bagaimanapun
harus dibuat sebuah design dari sistem yang paling optimal yang memiliki sebanyak
mungkin faktor-faktor yang menguntungkan.

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


5|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari uraian di atas antara lain :

1. Pemilihan sistem propulsi kapal adalah salah satu pertimbangan dasar dalam
merancang sebuah kapal.
2. Dalam Perancangan Sistem Propulsi Kapal Patroli jenis kapal yang paling cocok
adalah jenis Multihull Trimaran.
3. Sistem Propulsi yang digunakan adalah Hybrid Propulsion System yang sesuai dengan
daerah perairan Indonesia.

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


6|P age
Tugas Tahanan dan Propulsi Kapal
“ Model Rancangan Sistem Propulsi Kapal Untuk Kapal dengan Tipe Patroli “

Daftar Pustaka

1. http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100010038660/9763
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Trimaran
3. http://www.pdfchaser.com/HYBRID-PROPULSION-SISTEM-%28DMP-&-
DEP%29-FOR-TRIMARANTYPE-FAST-PATROL-....html
4. http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Master-10170-Paper.pdf
5. http://www.google.co.id/imgres?q=Hybrid+Propulsion+Ship
6. http://www.boatingbusiness.com/

SYAIFUDDIN SALEH / 4208100096


7|P age