Anda di halaman 1dari 10

DUKUNGAN PENDANAAN DANA ALOKASI

KHUSUS (DAK) TERHADAP PRIORITAS


NASIONAL dan MAJOR PROJECT RKP 2021

Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan - Kementerian PPN/Bappenas


02 – 03 Juni 2020
MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DAN REFORMASI SOSIAL
1 Dilaksanakan melalui 7 Prioritas Nasional sebagaimana RPJMN 2020-2024.
2 Didukung langkah konkret dengan 41 Major Project RPJMN 2020-2024 sebesar Rp 120,5 Triliun di tahun 2021.
3 Didalam Rancangan Awal RKP, Major Project baru mencakup Belanja K/L. Integrasi dengan DAK, BUMN, KPBU
dilakukan pada Perpres RKP dan APBN

Major Project terkait langsung dengan Pemulihan Ekonomi KL UTAMA TERKAIT


antara lain: Rp. Miliar
MAJOR PROJECT
 10 Destinasi Pariwisata Prioritas 3.285,9
 9 Kawasan industri di luar Jawa dan 31 Smelter 628,2 Pengembangan SDM
 Industri 4.0 di 5 Sub Sektor Prioritas • Kem Naker
1.306,3
• Kem Dikbud
 Pendidikan dan Pelatihan Vokasi untuk Industri 4.0 4.398,3
Pengembangan Sektor Unggulan
 Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu - • Kem Pariwisata/Kraf
Didukung oleh penguatan ketahanan pangan dan Infrastruktur: 37.103,2 • Kem Perindustrian
• Kem KUKM
 Penguatan Jaminan Usaha Serta 350 Korporasi Petani dan Nelayan • Kem Pertanian
(termasuk Ketahanan Pangan) • Kem Kelautan dan Perikanan

 Dukungan beberapa Major Project Infrastruktur Dukungan Infrastruktur


• Kem PUPR
Major Project 9 Kawasan industri di luar Jawa dan 31 Smelter dan Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu
dilaksanakan melalui BUMN/Swasta. Belanja KL hanya sebagai fasilitator; • Kem Perhubungan
2
INTEGRASI DALAM PEMULIHAN EKONOMI
MAJOR PROJECT LOKASI PRIORITAS
10 DESTINASI PARIWISATA PRIORITAS (Rp3,3 T)* Pariwisata: Danau Toba, Borobudur Dskt, Lombok-
Mandalika, Labuan Bajo, Manado-Likupang,
KEMENPAREKRAF
Wakatobi, Raja Ampat, Bromo-Tengger-Semeru,
• Pelaksanaan Integrated Tourism Plan Bangka Belitung, dan Morotai
• Kerjasama Desa Wisata dengan Badan Usaha Industri: Kawasan Industri khususnya Luar Jawa
KEMEN PUPR
• Pembangunan jalan mendukung 10 DPP
KEMENHUB DUKUNGAN DAK (Rp3,9 T)
• Pembangunan pelabuhan & bandara mendukung 10 DPP
• JALAN: Jalan akses menuju pusat perekonomian
(wisata/industri)
MAJOR PROJECT • PARIWISATA: Pembangunan amenitas dan atraksi pariwisata
9 KAWASAN INDUSTRI DI LUAR JAWA DAN 31
• IKM: Pembangunan dan revitalisasi sentra IKM (mesin,
SMELTER (Rp628,2 M)* pemasaran dan lab uji)
KEMENPERIN: BKPM: • LINGKUNGAN HIDUP: Pengelolaan sampah di destinasi
• Pemasaran & fasilitasi wisata prioritas
• Pengembangan pemasok &
fasilitasi kemitraan investasi
• Fasilitasi perizinan KI KEMENHUB: DUKUNGAN HIBAH KE DAERAH
KEMENPUPR: • Pembangunan Bandara,
Pelabuhan, da KA akses KI Hibah jalan akses menuju kawasan pariwisata prioritas
• Pembangunan jalan akses KI
3
*) diperkuat dengan integrasi beberapa proyek infrastruktur lainnya di KL, BUMN, Swasta dan masyarakat
RENCANA DAN PENDANAAN
DAK TAHUN 2021
PEMULIHAN EKONOMI: PARIWISATA DAN INDUSTRI
BIDANG DAK HIGHLIGHT PENEKANAN KEGIATAN
DAK Infrastruktur Ekonomi Berkelanjutan
JALAN Jalan akses menuju pusat perekonomian
Rp3.925,0 Miliar (Rp2.000 M) (wisata/industri)
PARIWISATA Pembangunan amenitas dan atraksi pariwisata
1. Membangun lokasi yang terintegrasi (Rp1.000 M) (diarahkan dengan standar “non sederhana”)
dengan Kawasan 10 DPP
IKM Pembangunan dan revitalisasi sentra IKM (mesin,
2. Integrasi IKM dan Pariwisata (Rp750 M) pemasaran dan lab uji)
3. Memastikan akses jalan LINGKUNGAN Pengelolaan sampah di destinasi wisata prioritas
HIDUP (Rp175 M)
• Memprioritaskan akses jalan utama ke kawasan
K/L dan Daerah terkait Pariwisata dan Industri
PEMDA
• Memilih produk unggulan IKM dan bersinergi
K/L DAK Penugasan: dengan pengembangan pariwisata
1. Kemen PUPR
2. Kemenpar Kegiatan yang perlu disinergikan
3. Kemenperin - Program infrastruktur konektivitas (al. Jalan akses KI dan KEK Mandalika)
4. KLHK (Kemen PUPR)
- Pengembangan Atraksi, Aksebilitasi, Dan Amenitas (Kemenparekraf)
Daerah Prioritas a.l:
- Wirausaha Industri Kecil dan Menengah dan kemitraan IKM (Kemenperin)
1. 10 DPP, 8 Destinasi Pengembangan, dan Bali - Pengelolaan sampah (KLHK)
2. 9 Kawasan industri (KI) Prioritas - Hibah jalan akses menuju kawasan pariwisata prioritas
5
DAK KETAHANAN PANGAN
DAK Ketahanan Pangan BIDANG DAK HIGHLIGHT PENEKANAN KEGIATAN
PERTANIAN • Pembangunan Sumber - Sumber Air
Rp6.750,0 Miliar (Rp1.400 M) • Pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat
• Penyuluhan pertanian
1. Peningkatan sarpras jaringan • Pemberdayaan Usaha dan sarpras pembudidaya perikanan tawar
KELAUTAN DAN
irigasi PERIKANAN dan laut
2. Memastikan dukungan jalan (Rp1.000 M) • Rehabilitasi Sarpras Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
• Penyuluhan dan pengawasan
akses kawasan produksi pangan
IRIGASI (Rp3.000 M) Sarana jaringan irigasi di daerah lumbung pangan
JALAN (Rp1.000 M) Jalan dan Jembatan akses kawasan produksi pangan

K/L dan Daerah terkait KEHUTANAN (Rp350 M) Rehabilitasi hutan dan lahan
• Identifikasi lokasi lumbung pangan prioritas
K/L DAK Penugasan: • Mengutamakan sarpras irigasi di lokasi lumbung pangan prioritas
1. Kementan PEMDA • Memprioritaskan produk unggulan daerah
2. KKP • Membuka akses jalan dari kawasan lumbung pangan ke kawasan
pemasaran
3. Kemen PUPR
4. KLHK
Kegiatan yang perlu disinergikan
Daerah Prioritas, al: - Jaringan irigasi (Kementan dan Kemen PUPR)
‒ Daerah sentra produksi - Lumbung pangan masyarakat dan Distribusi Pangan (Kementan)
pertanian dan kelautan & - Pengelolaan pelabuhan perikanan (KKP)
- Pengelolaan Produksi dan Usaha Pembudidayaan Ikan (KKP)
perikanan
- Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif (KLHK) 6
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN STUNTING,
SERTA PENANGGULANGAN KEMISKINAN (Air Minum, Sanitasi, dan Perumahan)
DAK PENURUNAN AKI DAN STUNTING BIDANG DAK HIGHLIGHT PENEKANAN KEGIATAN
DAK PENURUNAN AKI DAN STUNTING
(Rp5.275,0 Miliar),
KESEHATAN (Rp2.000 M) Penyediaan makanan tambahan dan tata laksana gizi; Penguatan sarpras Pelayanan Ibu
DAN DAK PENANGGULANGAN dan Anak; Penguatan kapasitas rumah sakit
KEMISKINAN (Rp3.000,0 Miliar)
KB (Rp100 M) Penyuluhan dan Pengadaan kit penguatan 1000 hari pertama kehidupan (soft skill)

1. Penurunan stunting dan AKI melalui intervensi AIR MINUM (Rp2.000 M) Perluasan SPAM JP (Jaringan Perpipaan) di locus stunting
kesehatan, KB (soft skill), air minum dan SANITASI (Rp1.000 M) Sistem Pengolahan air limbah dan sampah dli locus stunting
sanitasi/kebersihan LH (Rp175 M) Pengelolaan sampah di locus stunting
2. DAK Air minum dan Sanitasi di fokuskan ke locus DAK PENANGGULANGAN KEMISKINAN (Air Minum, Sanitasi, dan Perumahan)
stunting AIR MINUM (Rp1.000 M) - Perluasan SPAM JP (Jaringan Perpipaan)/ Pengembangan jaringan distribusi
3. Penurunan pagu di ”kompensasi” dengan sinergi - Pembangunan Jaringan Distribusi Utama SPAM Regional Provinsi (SPAM Jaringan
kegiatan di K/L dan Hibah Air Minum Sanitasi Perpipaan)
SANITASI (Rp1.000 M) - Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik
PERUMAHAN/ - Pembangunan baru rumah swadaya dan rumah khusus
PERMUKIMAN (Rp1.000 M) - Penanganan Permukiman Kumuh Terintegrasi
K/L dan Daerah terkait
DUKUNGAN PEMDA
K/L DAK Penugasan: 1. Mengutamakan penyelesaian dalam lokus-lokus utama penderita stunting
1. Kemenkes 3. KLHK 2. Penanganan secara terintegrasi pemukiman kumuh
2. Kemen PUPR 3. Menyiapkan dokumen RISPAM, data idle capacity, dan strategi sanitasi kabupaten/kota (SSK)
4. Menyediakan FS, DED, ketersediaan lahan, dan data penanganan rumah kumuh by name by address
Daerah Prioritas a.l 5. Penyediaan anggaran pendapingan perumahan
• Daerah lokasi prevalensi stunting dan AKI
• Daerah dengan akses air minum dan Kegiatan yang perlu disinergikan
sanitasi di bawah rata-rata nasional - Penyediaan Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dan Balita Kurus serta Penguatan GERMAS (Kemkes)
• SPAM Regional yang sudah beroperasi - Rencana Penguatan sistem kesehatan nasional
• Daerah Kawasan permukiman kumuh - Pembangunan dan perluasan SPAM, serta Sistem Pengelolaan Persampahan (TPA) (Kemen PUPR)
terintegrasi (Kotaku) - Hibah daerah Air Minum dan Sanitasi 7
CATATAN LAINNYA
01 Bidang Kesehatan agar mensinergikan dengan rencana reformasi sistem
kesehatan yang menjadi salah satu penekanan RKP 2021
Memperhatikan usulan gubernur yang disampaikan dalam forum Rakor
02
MPPN dengan Gubernur (3-4 Maret 2020).
Sebagai contoh:
• Penyediaan infrastruktur Perpustakaan Provinsi Sulawesi Tenggara (DAK
Perpustakaan Daerah)
• Pembangunan dan Pengembangan RS Regional di Laa Pago, Anim Ha, Mee Pago, dan
Saereri (DAK Kesehatan)
Memprioritaskan penyelesaian proyek yang dilaksanakan di tahun 2020.
03
Contoh: Pembangunan RS di 2020 dilanjutkan dengan pengadaan peralatan
medis di tahun 2021.

8
TABEL REKAP PAGU INDIKATIF DAK 2021 (Rp. Miliar)
PENUGASAN
Penanggulangan
BIDANG REGULER Penurunan Infrastruktur TOTAL
Kemiskinan Ketahanan
Kematian Ibu dan Ekonomi Jumlah
(Air minum, Pangan
Stunting Berkelanjutan
Sanitasi, Perkim)
PENDIDIKAN 18.334,6 18.334,6
Pendidikan 17.784,6 17.784,6
Perpustakaan Daerah 550,0 550,0
KESEHATAN 18.681,2 2.100,0 2.100,0 20.781,2
Kesehatan 18.106,2 2.000,0 2.000,0 20.106,2
Keluarga Berencana 575,0 100,0 100,0 675,0
KONEKTIVITAS 9.282,4 - - 1.000,0 2.000,0 3.000,0 12.282,4
JALAN 7.282,4 1.000,0 2.000,0 3.000,0 10.282,4
TRANSPORTASI Perdesaan 1.250,0 - 1.250,0
TRANSPORTASI Laut/ Perairan 750,0 - 750,0
AIR MINUM 2.000,0 1.000,0 3.000,0 3.000,0
SANITASI 1.000,0 1.000,0 2.000,0 2.000,0
PERUMAHAN PERMUKIMAN 1.000,0 1.000,0 1.000,0
PERTANIAN 1.400,0 1.400,0 1.400,0
KELAUTAN DAN PERIKANAN 1.000,0 1.000,0 1.000,0
IRIGASI 3.000,0 3.000,0 3.000,0
PARIWISATA 1.000,0 1.000,0 1.000,0
INDUSTRI KECIL MENENGAH 750,0 750,0 750,0
LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN 175,0 - 350,0 175,0 700,0 700,0

Lingkungan Hidup 175,0 175,0 350,0 350,0


Kehutanan 350,0 350,0 350,0
46.298,2 5.275,0 3.000,0 6.750,0 3.925,0 18.950,0 65.248,2
*) Pagu DAK TA 2021 turun Rp. 7 T di banding APBN TA 2020. Pemutakhiran distribusi Reguler dan Penugasan ataupun rinciannya dilakukan dalam Perpres RKP 2021 dan Pagu Anggaran
DAK TA 2021 pada bulan Juni/Juli memperhatikan ketersediaan anggaran, efekvitas kegiatan dan usulan dari daerah. 9
TERIMA KASIH