Anda di halaman 1dari 3

Interpretasi Strategi Penetapan Harga Walmart Untuk Supermarket di Indonesia

Walmart memiliki strategi penetapan harga yang menjanjikan harga terendah pada konsumen tanpa
harus menunggu adanya diskon yang dilakukan dari produk tertentu. Strategi Walmart tersebut biasa
disebut dengan Everyday Low Prices atau biasa disingkat dengan EDLP strategi tersebut juga
pertamakali dipopulerken oleh Walmart pada tahun 1994 di Amerika Serikat. Strategi EDLP merjadi
salah satu strategi yang paling ampuh untuk menyenangkan konsumen dan membuat konsumen datang
kembali untuk berbelanja di Walmart. Tidak hanya itu strategi ini juga dapat membuat konsumen
menaikkan kadar konsumsi suatu produk karena harga yang terbilang rendah. (Tim Daya Tumbuh
Usaha, 2018)

Ada beberapa cara yang dilakukan Walmart dalam menjalankan strategi Everyday Low Prices, seperti
mementingkan penjualan dengan volume tinggi, menetapkan aturan dengan kekuatan yang dimiliki
dan menjual harga dibawah MSRP.

1. Penjualan Dengan Volume Tinggi


Dalam menjalankan strategi ini Walmart tidak sangat mementingkan keuntungan margin yang tinggi,
melainkan Walmart lebih menekankan pada keuntungan margin yang rendah, namun kuantitas produk
yang dijual pada supermarket tersebut tinggi. untuk menjalankan strategi ini juga Walmart membeli
produk langsung ke first hand supplier tanpa perantara dan membeli produk dalam jumlah yang sangat
besar. Sehingga Walmart bisa membeli produk dari supplier dengan harga yang lebih murah. Dalam
menjual produkpun Walmart tidak mementingkan margin profit perunit yang tinggi, melainkan dengan
menetapkan harga dengan margin profit yang rendah. Namun dengan penetapan harga yang murah
dari pada para pesaing, pelanggan akan lebih banyak membeli barang di Walmart dari pada
supermarket lain dan terus kembali berbelanja di Walmart karena harga yang lebih rendah
dibandingkan supermarket lain. Dengan strategi itulah semakin banyak pelanggan yang membeli
produk di Walmart dan pembeli Walmart akan menjadi bertambah bahkan bisa tertanam loyalitas.
Dengan itu pula profit Walmart akan terus bertambah. (Tim Daya Tumbuh Usaha, 2018)

Supermarket di Indonesia seharusnya bisa menggunakan strategi ini. Dengan membeli produk langsung
dari first hand supplier dengan kuantitas yang besar lalu menjualnya dengan margin profit perunit yang
rendah namun mementingkan volume pembelian konsumen yang tinggi. Banyak supermarket di
Indonesia yang hampir mati karena tidak dapat bersaing dengan para kompetitor lainnya. Seharusnya
supermarket yang hampir gulung tikar memperbaharui strategi mereka sebelum keadaan semakin
parah.

2. Menetapkan Aturan Dengan Kekuatan


Walmart merupakan retailer terbesar di dunia dan Walmart membeli dengan kuantitas yang sangat
besar. Dengan kekuatan sebagai “retailer terbesar di dunia” Walmart memiliki aturan sendiri dalam
pembelian produk dengan first hand supplier dan jika supplier ingin produknya berada dijual di Walmart
supplier tersebut harus mengikuti aturan yang telah disediakan oleh Walmart. Walmart bernegosiasi
langsung dengan produsen dengan volume yang tinggi untuk menstock produk tersebut pada Walmart.
Dengan kekuatan yang dimilikinya itu juga Walmart dapat membayar produk yang dibeli saat produk
tersebut habis terjual di Walmart namun dengan pembelian Walmart dengan kuantitas yang tinggi dan
tidak pernah membeli kurang dari satu truk penuh, tetap banyak produsen yang menyetujui itu dengan
ekspektasi bahwa produk mereka akan terjual dalam beberapa hari saja dan tetap menguntungkan
produsen. (Sharnet, 2019)
Dengan contoh tersebut, seharusnya supermarket di Indonesia dapat menciptakan kekuatannya sendiri
dan menetapkan aturan yang dibuat dengan supermarket itu sendiri. Namun dengan adanya aturan
tersebut harus tetap menarik para produsen untuk meletakkan barang yang dijual pada toko yang
beridiri di Indonesia. Dengan terciptanya kekuatan yang diakui oleh para produsen, akan banyak juga
produsen yang ingin meletakkan produknya pada stores tersebut dan menguntungkan supermarket itu
sendiri serta produsen.

3. Menetapkan Harga dibawah MSRP


Strategi Walmart selanjutnya adalah menetapkan harga dibawah Manufacturer Suggestion Retail Price.
MSRP adalah harga jual yang ditawarkan produsen kepada para pembeli. Sebagai contoh, misalnya
MSRP produk TV dari Samsung adalah 700dolar. Namun tidak mungkin Samsung menjual ke Walmart
dan retailer lainnya seharga 700dolar karena Samsung sendiri mengingkan para retailernya
mendapatkan keuntungan. Sebagai permisalan sebutlah Samsung menjual produk TV kepada para
retailer dengan harga 600dolar dengan MSRP sebesar 700dolar. Sebagai para retailer yang
menginginkan profit margin perunit yang tinggi, mereka akan menjual TV tersebut sesuai dengan
rekomendasi produsen dengan MSRP yang diberikan. Namun berbeda dengan Walmart, Walmart tidak
mementingkan profit margin pernunit yang tinggi, melainkan Walmart akan menetapkan harga
dibawah MSRP sebut saja 620dolar, yang akan menarik para customer untuk membeli TV tersebut di
Walmart dengan pembeli yang banyak. Karena Walmart tidak mementingkan profit margin yang tinggi
dengan pembeli yang sedikit, melainkan profit margin perunit yang rendah dengan pembeli yang
banyak serta menjaga loyalitas pelanggan.

Sebagai retailer atau supermarket dengan kompetitor yang banyak di Indonesia, seharusnya
supermarket yang ada di Indonesia jangan terus melihat dan menetapkan target dengan profit margin
perunit yang tinggi, melainkan menetapkan harga serendah mungkin dari pada para pesaing agar dapat
menarik pelanggan yang banyak untuk berbelanja dan menjaga loyalitas pelanggan yang telah
berbelanja di supermarket tersebut, sehingga dapat terus bertahan dan unggul dari competitor lainnya.
DAFTAR PUSTAKA

Sharnet, M. (2019, 8 4). Business Strategy. (SEO, Producer, & Quora) Retrieved 3 3, 2020, from How
Walmart Sell Products At Lower Price: https://www.quora.com/How-is-Walmart-able-to-
sell-products-at-a-much-lower-price-compared-to-its-
competitors?ch=10&share=39952edc&srid=JZXP

Tim Daya Tumbuh Usaha. (2018, 8 27). Strategi Usaha. (T. D. Usaha, Producer, & Daya) Retrieved
from Daya: https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/operasional/menangkan-pasar-dengan-
harga-murah-ala-walmart