Anda di halaman 1dari 3

Laki-laki, 52 tahun, dibawa ke IGD dalam keadaan setengah sadar.

Dari pemeriksaan hanya dijumpai


tensi 250/140 mmHg dan nadi 132 x/menit. Oleh dokter langsung diberikan sediaan alfa-2 agonist
Clonidin per-drips. Dalam waktu 2 jam tekanan darah menjadi 180/100 mmHg dan nadi 100 x/menit
dengan kesadaran penuh.

Pertanyaan 1

Apa yang terjadi apabila Clonidin drip dihentikan?

Pilihan jawaban

a. amnesia

b. bradikardia

c. claudicatio intermittent

d. withdrawal phenomenon

e. supraventricular tachycardia

Kunci jawaban

Pertanyaan 2

Hal tersebut terjadi akibat:

Pilihan jawaban

a. rangsangan noradrenalin yang berlebihan pada SA node

b. pembebasan noradrenalin dari ujung syaraf presinap yang berlebihan

c. hambatan konduksi pada purkinye fibers

d. berkurangnya aliran darah ke otak

e. ketidak teraturan aliran darah

Kunci jawaban

Pertanyaan 3
Bila tekanan darah telah kembali normal normotensi, upaya apakah yang dilakukan pada pasien
tersebut?

Pilihan jawaban

a. menurunkan dosis

b. menghentikan obat

c. menukar cara pakai obat menjadi per-oral

d. menggantinya dengan captopril

e. menggabungkannya dengan beta-blocker

Kunci jawaban

Pertanyaan 4

Tindakan apakah yang dilakukan sebelum pemberian clonidin dihentikan?

Pilihan jawaban

a. beri alfa blocker

b. beri beta blocker

c. beri alfa dan beta blocker

d. beri calcium channel blocker

e. beri angiotensin receptor blocker

Kunci jawaban

Pertanyaan 5

Antihipertensi apakah yang tak boleh diberikan pada penderita tersebut


Pilihan jawaban

a. diuretika HCT

b. beta blocker Atenolol

c. alfa dan beta blocker Labetalol

d. calcium channel blocker Nifedipin

e. angiotensin receptor blocker Valsartan

Kunci jawaban