Anda di halaman 1dari 8

PRA - RK3K

Nama Perusahaan : CV. …………………………


Nama Kegiatan : Pembangunan/Peningkatan Jalan Kecamatan Teluk Naga
Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga
Lokasi : Kecamatan Teluk Naga
Kode Ruas Kabupaten :
Kabupaten : Kabupaten Tangerang
Provinsi : Banten
Tahun Anggaran : 2017

Tangerang, 21 April 2017


Di Setujui Di Buat
CV. ………………………… .

……………………………… ………………………………………
Direktur Pimpinan Teknik
CV. ………………………… LEMBAR PENGESAHAN

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga

PENYEDIA JASA PIHAK PENGGUNA JASA

Tangerang, 21 April 2017 Di Setujui Oleh


CV. ………………………… PPK / PPTK

……………………………… ………………………………………………..
Direktur
PRA - RK3K

CV. ………………………… PRA - RK3K

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga

1. KEBIJAKAN K3
Kepedulian kami terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari kegiatan operasional dan bisnis perusahaan yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab semua
jajaran di perusahaan.
Kami bertekad untuk melaksanakan kegiatan perusahaan yang bergerak dalam bidang JASA
KONSTRUKSI yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dengan penerapan program
perbaikan berkelanjutan melalui Sistem, Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja (OHSAS 18001)
sehingga dapat tercipta tempat kerja yang aman serta nyaman bagi siapapun yang berada di tempat kerja.

Untuk dapat memenuhi hal tersebut maka kami berkomitmen:


a. Membangun manajemen perusahaan yang mengacu pada sistem manajemen keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) berpedoman pada Permen PU. Nomor: 09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang PU.
b. Menetapkan tujuan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sasaran dan program Manajemen
K3 (Kesehatan & Keselamatan Kerja) secara berkala agar selaras, baik dengan perkembangan kondisi
perusahaan, peraturan atau standar yang bedaku
c. Mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3, serta
mengintegrasikannya ke dalam semua aspek kegiatan operasi perusahaan kami.
d.
Melaksanakan identifikasi bahaya seuai dengan sifar dan skala resiko K3 dalam semua aktivitas operasi.

e. Menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meninjau sasaran - sasaran K3.
f. Menyediakan sumberdaya yang cukup untuk mengimplementasikan Sistem manajemen K3,
g. Mendokumentasikan, menerapkan dan memelihara SMK3.
h. Memelihara program Lindungan Lingkungan terhadap kegiatan disemua area lokasi kerja.
i Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran akan kebijakan ini kepada semua personil secara
berkala.
j. Mengelola dan menangani semua material, baik yang berbahaya maupun yang tidak berbahaya, termasuk
mengendalikan potensi bahaya terhadap pekerja.
k. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.
l. Meninjau aspek Manajemen K3 secara periodik agar tetap relevan.
m. Memberikan perlindungan bagi semua personil di tempat kerja sehingga dapat dicegah terjadinya
kecelakaan dan penyakit akibat kerja
n. Memberikan pelatihan dan kompetensi yang sesuai dan memadai agar tenaga kerja dapat bekerja secara
aman dan selamat
o. Memperhatikan aspek K3 dalam semua kegiatan operasinya
p. Melakukan peninjauan dan peningkatan kinerja dari pelaksanaan K3 secara teratur
q. Melaksanakan pembangunan sesuai dengan rencana dan waktu yang telah ditentukan

Komitmen di atas akan menjadi landasan dan acuan bagi manajemen dan semua tenaga kerja
kami dalam pelaksanaan aktifitasnya sehari-hari. Pihak manajemen bersama dengan semua
tenaga kerja akan berusaha untuk dapat melaksanakan komitmen tersebut dan berpartisipasi
akftif dalam kegiatan dan program manajemen K3.
CV. ………………………… PRA - RK3K

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga
No Jenis Pekerjaan Identifikasi Jenis Resiko Pengendalian Resiko

1. Mobilisasi
a. Mobilisasi alat berat dengan - Alat berat tergelincir dari trailer - Pada Trailer yang mengangkut alat berat di setiap sisi flat deck trailer dipasangi/
menggunakan trailer - Menimpa pengendara lain sehingga menyebabkan memiliki guarding (pengganjal) dan di ikat dengan rantai agar alat berat tertahan
luka berat & tidak tergelincir
- Membuat traffic management (menentukan rute yang aman untuk dilalui, dan
rencana pengendalian jika melewati jalur padat)

b. Mobilisasi kendaraan dan - Kendaraan slip (perlengkapan proyek berjatuhan di - Memasang rambu-rambu penunjuk arah pada jalur alat berat di area proyek,
persiapan perlengkapan jalan) dan membuat traffic manajement proyek (arah keluar masuk kendaraan, & jalur
- Memberikan safety briefing kepada supir agar mematuhi rambu-rambu yang ada

- Melakukan pengawasan saat memuat barang, agar tidak melebihi kapasitas


kendaraan

2. Galian Tanah Biasa


- Kecelakaan terkena alat gali (cangkul, balencong - Jarak antara penggali harus dijaga agar selalu pada jarak yang aman
dll.) akibat jarak antar penggali terlalu dekat - Membuat dan mempertahankan kemiringan yang stabil.
- Tumpukan bahan galian yang akan digunakan untuk timbunan tidak boleh terlalu
- Bahaya akibat lereng galian longsor lama.
- Kecelakaan akibat operasional alat berat baik di - Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri
tempat lokasi galian, transportasi maupun di tempat )
pembuangan.
-
Kecelakaan akibat tumpukan bahan galian yang
akan digunakan untuk timbunan.
CV. ………………………… PRA - RK3K

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga
3. Timbunan Pilihan dari sumber lain
- Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas kurang - Pengoperasian alat berat harus secara profesional
baik dan kecelakaan akibat operasional alat berat di - Pekerja harus selalu memakai masker dan perlengkapan kerja standar.
tempat lokasi pemadatan, - Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri
- Gangguan kesehatan akibat debu yang timbul saat )
penyiraman

4. Lapis Pondasi Agregat


- Kecelakaan terperosok ke lubang galian - Memasang pengaman dan membatasi daerah galian dengan pagar pengaman

- Terluka oleh peralatan akibat pekerja terlalu Menyiapkan jalan sementara bagi penduduk sekitar
berdekatan - Truck pengangkut material buangan harus dalam keadaan tertutup
- Kecelakaan oleh karena batu / pohon besar yang
merintangi pengupasan - Tanah yang akan dikupas harus bersih dari batu-batu besar, pohon-pohon dan
- Terluka karena pengoperasian alat berat tidak rintangan lainnya
dilakukan dengan benar - Senantiasa menjaga jarak aman antar pekerja satu dan pekerja lainnya
- Terluka oleh mesin penghampar (Grader) karena
pengoperasian tidak benar - Diadakan penyiraman terhadap agregat yang telah dihampar sebelum ditutup
- Terjadi iritasi pada kulit dan paru-paru akibat debu
agregat yang kering - Pemasangan rambu-rambu dan petugas pengatur lalu lintas
- Terjadi kecelakaan pada saat dump truck - Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri
menurunkan agregat, )
- Kecelakaan akibat utilitas bawah tanah yang
terkena alat penggali

5. Baja Tulangan
- Jari Terpotong oleh alat potong baja tulangan - Memasang guarding pada alat
- Sebelum bekerja, operator diberikan pembekalan mengenai cara bekerja yang
- Mata terkena percikan besi aman & bahaya-bahaya dari pekerjaan tersebut
- Melakukan pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan
- Membuat peraturan dan memasang rambu larangan merokok dan wajib APD

- Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri


)

6. Bekisting
- Luka akibat kena alat bantu - Sebelum bekerja, operator diberikan pembekalan mengenai cara bekerja yang
- Terjadi iritasi pada kulit, mata dan paru-paru akibat aman & bahaya-bahaya dari pekerjaan tersebut
debu kayu - Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri
)
7. Pengecoran Beton
- Terjatuh saat membawa beton ready mix dengan - Sebelum bekerja, operator diberikan pembekalan mengenai cara bekerja yang
gerobak (Luka Berat) aman & bahaya-bahaya dari pekerjaan tersebut
- Terjatuh saat di mulainya pengecoran akibat - Pekerja di wajibkan selalu menggunakan perlengkapan APD ( Alat Pelindung Diri
tersandung besi tulangan )

Tangerang, 21 April 2017


Di Setujui Di Buat
CV. ………………………… .

……………………………… ………………………………………
Direktur Pimpinan Teknik
PRA - RK3K

CV. ………………………… PRA - RK3K

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga

2. Pemenuhan Perundang-undangan dan Persyaratan Lainnya.


Daftar peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang wajib dipunyai dan dipenuhi dalam
melaksanakan paket pekerjaan adalah:

a. Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945


b. UU No 14 Tahun 1969 Ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja
c. UU No 1 Tahun 1970 Tentang keselamatan Kerja
d. UU No 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan
e. UU No 18 Tahun 1999 Tentang Jasa kontruksi
f. UU No 13 Tahun 1999 Ketenagakerjaan
g. Peraturan Menteri PU No.09 /PRT/M/2008 tentang Pedoman System Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja
h. (SMK3) Kontruksi Bidang PU
I. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 02/MEN/1980 tentang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja
j. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 04/MEN/1981 tentang Pelaporan Penyakit Akibat Kerja
k. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 03/MEN/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja
l. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 04/MEN/1987 tentang P2K3 dan Penunjukan Ahli K3
m. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 02/MEN/1992 tentang Ahli K3
n. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja
o. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 03/MEN/1980 tentang Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan Kerja

p. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Faktor Fisika di Tempat Kerja

q. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat
Kerja

3. Sasaran K3 dan Program K3 Sasaran K3 Program K3


Sasaran K3 Program K3
a. Tidak ada kecelakaan yang berdampak korban jiwa (Zero Fatal Accident)
b. Tingkat penerapan elemen SMK3 minimal 80%
c. Semua pekerja wajib memakai APD yang sesuai denag bahaya dan resiko pekerjaanya masing-masing

Program K3
a. Melaksanakan Rencana K3 dengan menyediakan sumber daya K3 (APD), Rambu-rambu, Spanduk, Poster,
Pagar pengaman, jaringan pengaman dsb. Secara konsisten
b. Melakukan inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara kerja berbahaya
c. Memastikan semua pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah di tetapkan.
d. Setiap pekerja harus sudah mengikuti induksi K3 sebelum mulai bekerja.

Program K3 Dalam Mencapai Sasaran


1. KebijakanK3 11. Safe Working Practices
2. Keadaan Darurat 12. Sistim Ijin Kerja
3. Administratif dan Prosedur 13. Safety Inspection
4. Investigasi Kecelakaan dan Pelaporan 14. Equipment Inspection
5. Identifikasi Bahaya 15. Keselamatan Kontraktor
6. Audit K3 16. Lalu Lintas Jalan
7. Project Safety Review 17. Pengelolaan Lingkungan
8. Pembinaandan Pelatihan 18. Pencegahan dan Penanggulangan kebakaran
9. Safety Meeting dan Safety Committee
10. Safety Promotion
CV. ………………………… PRA - RK3K

Nama Proyek : Peningkatan Jalan Menuju Stadion Mini Teluk Naga


Lokasi : Kecamatan Teluk Naga

KETUA

ASURANSI

TIM KOMUNIKASI
KEADAAN
BENCANA ALAM
DARURAT

TIM EVAKUASI TIM EVAKUASI


& TIM P3K & TIM P3K
KEAMANAN KEAMANAN

Tangerang, 21 April 2017


Di Setujui Di Buat
CV. ………………………… .

……………………………… ………………………………………
Direktur Pimpinan Teknik