Anda di halaman 1dari 20

PROTOKOL

ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB)


PONDOK PESANTREN AL BASYARIYAH
KAMPUS CABANG III ARJASARI
SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Pondok Pesantren Al-Basyariyah @albasyariyah_official Al Basyariyah Official www.al-basyariyah.com
PENGERTIAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB)

Adaptasi kebiasaan baru (AKB) adalah upaya penyesuaian terhadap


situasi pandemi covid -19 dalam bentuk kebijakan dan perilaku hidup
sehari-hari agar dapat menjalani aktivitas seperti semula dengan
memperhatikan protokol pencegahan penularan wabah
PERUBAHAN JADWAL KEDATANGAN GURU, PENGURUS DAN SANTRI

NO TANGGAL WAKTU KEGIATAN KETERANGAN


Rabu
1 07.00 – 17.00 Kedatangan Guru Dalam dan PMB 33
24 Juni 2020
2 Kedatangan Santri Lama ke Pondok Diatur oleh satgas pesantren
Rabu
01 Juli 2020 07.00 – 12.00 Kelas 12 Madrasah Aliyah (MA) Pengabsenan Shalat Zhuhur

Kamis
07.00 – 12.00 Kelas 11 Madrasah Aliyah (MA) Pengabsenan Shalat Zhuhur
02 Juli 2020
Jum’at
07.00 – 12.00 Kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pengabsenan Shalat Zhuhur
03 Juli 2020
Sabtu
07.00 – 12.00 Kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pengabsenan Shalat Zhuhur
04 Juli 2020
3 Kedatangan Santri Baru ke Pondok Diatur oleh satgas pesantren
Minggu
07.00 – 12.00 Kelas 7 MTs & 10 MA Pengabsenan Shalat Zhuhur
12 Juli 2020
Kewajiban Pesantren
• Berkooordinasi dengan pemerintah, kepolisian dan • Penyemprotan disinfektan di seluruh area pesantren
dinas kesehatan serta Gugus Tugas Covid-19. secara berkala.
• Sosialisasi protokol kepada seluruh pengurus • Membatasi tamu luar untuk masuk kedalam pondok.
pesantren, wali santri dan santri (minimal 2 minggu • Selama wabah Covid-19 masih berlangsung, melarang
sebelum pelaksanaan). kunjungan wali santri ke pesantren. Jika ada sesuatu
• Menyediakan sabun, hand sanitizer, masker, sarung yang mendesak agar berkomunikasi dengan
tangan plastik, pelindung wajah, vitamin di pengasuh.
Kopontren. • Penitipan barang dapat dilakukan melalui petugas di
• Menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan posko gerbang Masuk Pesantren dan akan dilakukan
sesuai protokol kesehatan. penyemprotan disinfektan.
• Menyiapkan ruang isolasi untuk santri sakit di RISKIT. • Mengadakan Rapid test sewaktu-waktu bagi santri,
• Menempel berbagai informasi edukatif tentang upaya guru dan pengurus.
pencegahan penularan wabah di pesantren.
Kewajiban Guru dan Pengurus
• Seluruh Guru dan pengurus wajib mengisolasi diri di
rumah masing-masing selama minimal 14 hari sebelum
kembali ke Pesantren.
• Guru dan Pengurus dalam keadaan sehat (tidak memiliki
ciri-ciri gejala / terjangkit Covid-19).
• Menyerahkan surat keterangan sehat dari
puskesmas/pihak berwenang lainnya.
• Memakai masker dan sarung tangan.
• Membawa persediaan alat pelindung diri (APD). Seperti;
Masker, sarung tangan, sabun, handsanitizer dan
faceshield.
• Bagi Guru dan Pengurus yang belum bisa ke pesantren
agar mengajukan izin tertulis kepada majelis pimpinan dan
bagian terkait.
Kewajiban Santri dan Pengantar
• Seluruh Santri wajib mengisolasi diri di rumah masing-masing selama
minimal 14 hari sebelum kembali ke pesantren.
• Santri dan pengantar dalam keadaan sehat (tidak memiliki ciri-ciri /
gejala terjangkit Covid-19).
• Santri dan Pengantar memakai masker dan sarung tangan.
• Santri diwajibkan ,membawa hand sanitizer dan Vitamin.
• Santri diwajibkan membawa persediaan masker, sarung tangan, hand
sanitizer dan vitamin.
• Santri diwajibkan meggunakan pakaian yang sesuai dengan peraturan
Pesantren Al Basyariyah.
• Pengantar hanya boleh mengantarkan santri dan tidak diperkenankan
untuk turun dari kendaraan.
• Bagi Santri yang belum bisa ke pesantren agar mengajukan izin tertulis
dengan surat (nama santri, kelas TP. 2019/2020, alasan, tanda tangan
santri dan orang tua) yang dikirim melalui whatsapp kepada wali kelas.
✓ Persiapan sebelum kembali Mondok :

Melakukan Karantina Mandiri Membekali diri dengan Membawa Surat Keterangan


Sebelum kembali ke pondok - Masker Kain (dapat dicuci) Sehat dari Dokter/ Puskesmas
- Hand Sanitizer
- Vitamin

✓ Saat tiba di pondok :

Santri dan Pengunjung Melakukan Cek Suhu Menjaga Jarak fisik Selalu Berdo’a &
Wajib Memakai Masker Tubuh di Pos Masuk (Phisical Distancing) menjaga wudhu
Pos Pengawasan & Pelayanan
Pos 1 : Gerbang Masuk (Cek Suhu Badan & Penyemprotan
Kendaraan)

Pos 2 : Transit Kendaraan Pengantar / Parkir


(disarankan untuk tidak berlama-lama)

Pos 3 : Cek Bukti Kesehatan dan kelengkapan Barang Bawaan.

Pos 4 : Cek Kelengkapan Administrasi (Her Registrasi dan


Pendaftaran)
Protokol dalam kegiatan Belajar Mengajar
Menggunakan Masker Hindari menyentuh wajah.
dan Face shield.

Tidak berjabat tangan, berpelukan, Mencuci tangan dengan sabun sebelum


cium tangan, dan kontak fisik lainnya. Masuk kelas.

Jaga jarak dan hindari kerumunan. Membawa Hand sanitizer

Menutup mulut dengan lengan Tidak meminjam alat tulis


Saat batuk atau bersin Dan barang lainnya.
Protokol dalam Asrama
Menggunakan Masker Hindari menyentuh wajah.
dan Face shield.

Tidak berjabat tangan, berpelukan, Sering mencuci tangan dengan sabun.


cium tangan, dan kontak fisik lainnya.

Jaga jarak dan hindari kerumunan. Tidak ada kunjungan Orang tua / Wali.

Menutup mulut dengan lengan Tidak meminjam pakaian dan


Saat batuk atau bersin barang lainnya milik orang lain.
Protokol Ketika Makan

Menggunakan Masker
dan Face shield. Jaga jarak dan hindari kerumunan.

Membawa alat makan masing-masing

Mencuci tangan dan alat makan Makan masing-masing.


Dengan sabun sebelum dan sesudah makan Tidak makan bersama dalam satu wadah
Protokol Ketika Ibadah Berjama’ah

Menggunakan Masker Hindari menyentuh wajah.


dan Face shield.

Tidak berjabat tangan, berpelukan,


Jaga jarak dan hindari kerumunan.
cium tangan, dan kontak fisik lainnya.

Membawa dan memakai alat


Tempat Ibadah harus sering dibersihkan Ibadah milik masing-masing,
Sebelum dan sesudah dipakai Tidak meminjam.
Protokol Penerimaan Tamu
Orang tua/wali santri dan kurir
Menggunakan Masker hanya sampai di Pos Penerimaan Tamu,
dan Face shield. tidak masuk ke asrama dan tidak
bertemu dengan santri.

Tidak berjabat tangan, berpelukan, Jaga jarak dan hindari kerumunan.


cium tangan, dan kontak fisik lainnya.

Pemeriksaan Suhu tubuh


Protokol Jika Santri Sakit

Jika diperlukan, meminta izin untuk


Melapor kepada pengasuh asrama.
berobat ke luar dan istirahat di rumah

Meminta izin kepada wali kelas


Berobat ke Puskesmas/Poskestren dengan membawa surat rujukan
Dari Puskesmas/Poskestren

Membawa surat keterangan sehat/bebas


Covid-19 saat kembali ke pondok dan
Menyerahkannya kepada wali kelas.
Protokol Jika Ada Orang yang Tertular Covid-19

Jika dipelukan, meminta izin untuk


Isolasi di ruang khusus isolasi. berobat ke luar dan istirahat di
Rumah.

Koordinasi dengan gugus tugas Rapid test massal


Dan dinas kesehatan.
Sarpras Pendukung Protokol

Perbanyak tempat cuci tangan. Ruang isolasi santri sakit.

Sabun dan air mengalir. Pos pemeriksaan tamu.

Hand sanitizer di tempat- Menyediakan APD dan vitamin


tempat strategis. di kopontren.

Penyemprotan disinfektan
Media informasi edukatif.
berkala.
Kebijakan Perpulangan Santri Kampus III Arjasari
Di masa Pandemic Covid - 19
Dalam rangka memutus penyebaran rantai Covid-19 melalui hubungan antara santri,
keluarga, dan orang luar Pondok Pesantren maka kebijakan Pimpinan :

✓ Mulai Tahun Ajaran 2020/2021 Perpulangan Bulanan Akan Dilaksanakan / 3 Bulan Dalam 1 Semester
( 2 Kali Perpulangan) @.Diujicobakan

✓ Jikalau Terdapat Santri Yang Melanggar Sunah Disiplin Berupa Kabur ( Keluar Kampus Pesantren ) Yang
Mengakibatkan Santri Kontak Dengan Orang Luar Pesantren, Maka “ Santri Akan Langsung Dipulangkan
Untuk Belajar Di Rumah Sekaligus Isolasi Di Bawah Pengawasan Orang Tua”.

✓ Selama 3 Bulan Orang Tua Tidak Diperkenankan Untuk Menjenguk Anak-nya Di Pesantren .

✓ Orang Tua Dilarang Untuk Meminta Ijin Anak-nya Megikuti Kegiatan Keluarga .