Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

“APLIKASI INTEGRAL DALAM BIDANG INDUSTRI”

Disusun Oleh :

Nama : Okeu Laleta Sari


Nim : 19416226201253
Kelas : TI19H

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG

2020

1
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh.

Segala pujibagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami
tidak akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam
semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita
nanti-nati kan syafa’atnya di akhirat nanti.
Kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, baik
itu berupa sehat fisik maupun akal pikiran, sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan
pembuatan makalah sebagai tugas dari mata kuliah Kalkulus dengan judul “Aplikasi Integral
Dalam Bidang Industri”.
Kami tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih
banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk kitu, penulis mengharapkan
kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi
makalah yang lebih baik lagi. Kemudian apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini
penulis mohon maaf yang sebesar - besarnya.
Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khusus nya kepada guru
Bahasa Indonesia kami yang telahmembimbingdalammenulismakalahini.
Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terimakasih.

Wassalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakatu

Karawang, 15 Juni 2020

Penulis

2
DAFTAR ISI
Kata Pengantar .............................................................................................................................2

Daftar Isi .....................................................................................................................................3

BAB I Pendahuluan…………………. ..........................................................................................

A. Latar Belakang …………………. .............................................................................4


B. Tujuan………………… ............................................................................................4
C. Rumusan Masalah ………………….........................................................................4
D. Manfaat …………………………………………………………………………….5

BAB II Pembahasan…………………. .........................................................................................

A. Sejarah Integral …………………. .............................................................................6


B. Teorima Dasar Integral ……....……………….…….................................................6
C. AplikasiIntegral Dalam Bidang Industri…………………………………………...7
BAB III Penutup…………………. ...........................................................................................11

Daftar Pustaka............................................................................................................................12

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Integral merupakan invers atau kebalikan dari diferensial. Integral memiliki
banyak kegunaan dalam berbagai bidang, misalnya bidang ekonomi, astronomi,
permodelan dalam ilmu biologi, ilmu fisika, dan ilmu kimia. Prinsip-prinsip integral
diformulasikan oleh Isaac Newton dan Gottfried Leibniz pada abad 17 dengan
memanfaatkan hubungan erat yang ada antara anti turunan dan integral tentu, yaitu suatu
hubungan yang memungkinkan kita untuk menghitung secara mudah nilai yang
sebenarnya dari banyak integral tentu tanpa perlu memakai jumlah Riemann.Pada
dasarnya integral terbagi atas dua macam, yaitu integral tentu dan integral tak tentu.
Integral tentu adalah suatu integralyang dibatasi oleh suatu nilai tertentu yang biasa
disebut sebagai batas atas dan batas bawah. Integral ini biasanya digunakan untuk
mencari luas suatu area maupun volume suatu benda putar.
Aplikasi integral dalam bidang teknolgi industri salah satunya dapat untuk
memecahkan persoaalan yang berkaitan dengan volume, panjang kurva, perkiraan
populasi, keluaran kardiak, gaya pada bendungan, usaha, surplus konsumen.

B. Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk memberikan penjelasan konsep
integral tentu yang diaplikasikan ke dalam Bidang Industri khususnya untuk mengukur
persoalan yang berkaitan dengan volume

C. Rumusan Masalah
Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam makalah ini yaitu, bagaimana konsep
Integral Tentu jika diaplikasikan ke dalam Bidang Industri khususnya untuk menghitung
persoalan yang berkaitan dengan volume.

4
D. Manfaat
Manfaat penulisan makalah ini yaitu agar mahasiswa mengetahui konsep integral
dapat diaplikasikan ke berbagai bidang salah satunya Bidang Industri.

5
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Integral
Georg Friedrich Bernhard Riemann (1826 –1866) merupakan seorang
matematikawan yang pada kala itu merupakan mahasiswa dari salah satu universitas
Gottingen yang merupakan pusat matematikawan dunia. Riemann-lah yang memberi
kita definisi modern tentang integral tentu, yaitu tentang jumlah Riemann sebagai
jumlah luas siku empat (Purcell, 1987).Konsep dasar integral berbatas (integral tentu)
atau integral Riemann sesungguhnya telah diperkenalkan oleh Archimedes dalam abad
ketiga sebelum Masehi dalam usahanya menghitung luas daerah bidang datar yang
dibatasi oleh kurva-kurva kontinu. Namun, pada abad ke-17 Newton dan Liebniz
menemukan teorema yang dalam banyak hal mampu menghitung integral tertentu
dengan lebih ringkas tanpa melalui pelimitan jumlah Riemann. Teorema ini diberi nama
Teorema Dasar Kalkulus (TDK) dan berfungsi sebagai jembatan antara kalkulus
diferensial dan kalkulus integral (Anton, 1988)

B. Teorima Dasar Integral


Integral merupakan invers atau kebalikan dari diferensial. Integral memiliki
banyak kegunaan dalam berbagai bidang, misalnya bidang ekonomi, astronomi,
permodelan dalam biologi, ilmu fisika, dan ilmu kimia. Pada prinsipnya ada dua cara
mamandang integral, yaitu dipandang sebagai antiturunan dan dipandang sebagai
jumlah Riemann. Pada dasarnya integral terbagi atas dua macam, yaitu integral tentu
dan integral tak tentu. Integral tentu adalah suatu integral yang dibatasi oleh suatu
nilai tertentu yang biasa disebut sebagai batas atas dan batas bawah. Integral ini
biasanya digunakan untuk mencari luas suatu area. Bentuk umum dari integral
tentu adalah sebagai berikut
𝑏

∫ 𝑦(𝑥 ) = [𝑓(𝑥 )]𝑏𝑎


𝑎

6
Integral tentu terbagi atas dua macam, yaitu integral tentu sebagai limit jumlah
Riemann dan integral berdasarkan teorema dasar kalkulus.Integral tentu dapat digunakan
untuk mendefinisikan dan menghitung panjang, luas, volume yang memuat juga konsep
volume benda putar, usaha/kerja, momen dan pusat massa.
Untuk menyelesaikan persoalan pada konsep integral tentu maka muncul teknik
pengintegralan yang bersifat integral parsial dan dengan menggunakan aturan rantai maka
muncul aturan substitusi yang mencakup juga substitusi trigonometri.

C. Aplikasi Integral dalam Industri


Integral tentu dapat digunakan untuk menghitung luas. Ini tidak mengherankan
oleh karena integral tersebut memang diciptakan untuk keperluan tersebut. Akan tetapi
integral tersebut dapat digunakan untuk banyak persoalan lainnya. Hampir tiap besaran
yang dapat dianggap sebagai hasil pemotongan sesuatu menjadi bagian-bagian lebih
kecil, aproksimasi tiap bagian, penjumlahan dan pengambilan limit apabila tiap bagian
mengecil, dapat diartikan sebagai suatu integral.
Integral dapat diaplikasikan kedalam banyak hal. Dari yang sederhana, hingga
aplikasi perhitungan yang sangat kompleks. Integral dapat diaplikasikan untuk
menghitung luas suatu daerah dan volume suatu benda serta dalam bidang Industri
Sebagai contoh pengaplikasian Integral dalam Bidang Industri adalah
Penggunaan laju tetesan minyak dari tangki untuk menentukan jumlah kebocoran
selama selang waktu tertentu, Penggunaan kecepatan pesawat ulang alik Endeavour
untuk menentukan ketinggian maksimum yang dicapai pada waktu tertentu,
Memecahkan persoalan yang berkaitan dengan volume, panjang kurva, perkiraan
populasi, keluaran kardiak, gaya pada bendungan, usaha, surplus konsumen.

Dari penjelasan diatas, ada contoh yang mungkin dapat menjadi suatu gambaran
bagaimana integral dapat menjadi media hitung suatu volume benda sehingga hasil
penghitungan dapat untuk memaksimalkan kegunaan suatu benda.

7
Dalam kasus ini, saya akan membahas suatu pengukuran wadah (gentong) agar
dapat diketahui volumenya sehingga dapat memperkirakan isi yang dapat ditampung
tiap gentong.

Suatu gentong memiliki jari-jari atas dan bawah 30cm, jari-jari tengah 40cm.
tinggi gentong 100cm.

Volumenya?

Penjelasan:

Meletakkan tong pada sisinya untuk membuat suatu perhitungan aljabar

Dari situ dapat ditemukan persamaan parabola dengan titik di (0,40) dan
melalui (50,30).

8
Dengan menggunakan rumus:

Jadi persamaan sisi barel:

9
Maka dapat perhitungan integral sebagai berikut:

Jadi, volume wadah(gentong) tersebut 425.2 L

Dari hasil tersebut, dapat menjadi suatu perkiraan bahan yang dapat disimpan
atau ditampung pada tiap gentong.

10
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan kasus diatas diperoleh kesimpulan bahwa konsep kalkulus integral,


khususnya integral tentu dapat diaplikasikan ke berbagai bidang termasuk Industri. Dengan
menggunakan konsep integral dapat digunakan untuk menghitung wadah (gentong) agar
dapat diketahui volumenya sehingga dapat memperkirakan isi yang dapat ditampung
tiap gentong.

11
DAFTAR PUSTAKA

https://panglimanagari.wordpress.com/2013/01/12/penggunaan-integral-dalam-bidang-teknik/
https://ernisusii.wordpress.com/2013/01/12/penerapan-integral-dalam-bidang-ilmu-
keteknikan/
https://carafisika.blogspot.com/2019/05/rumus-dasar-integral-yang-wajib-kamu.html
http://www.allmipa.com/2016/10/penerapan-konsep-integral-dalam.html

12