Anda di halaman 1dari 13

A

DIETETIKA LANJUT
KASUS ASAM URAT (GOUT)
Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Dietetika Lanjut

Oleh :

RINA AMBARWATI (P07131213061)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
JURUSAN GIZI
2015
KASUS:

I. Identitas Pasien
Nama : Ny S
Jenis Kelamin : Perempuan
Usia : 55 Tahun

II. Skrining gizi

SKRINING GIZI metode MNA

A. Apakah terjadi penurunan asupan makan selama 3 bulan terakhir berkaitan dengan
penurunan nafsu makan, gangguan saluran cerna, kesulitan mengunyah atau kesulitan
menelan?
0 = penurunan nafsu makan tingkat berat
1 = penurunan nafsu makan tingkat sedang
2 = tidak kehilangan penurunan nafsu makan √
B. Penurunan berat badan selama 3 bulan terakhir
0 = penurunan berat badan >3kg (6 lbs)
1 = penurunan berat badan tidak diketahui
2 = penurunan berat badan antara 1 dan 3 kg (2,2 dan 6,6 lbs)
3 = tidak terjadi penurunan berat badan √
C. Mobilitas
0 = hanya di atas kasur atau kursi roda
1 = dapat beranjak dari kursi/kasur, tetapi tidak mampu beraktivitas normal √
2 = mampu beraktivitas normal
D. Menderita penyakit psikologis atau penyakit akut dalam 3 bulan terakhir
0 = ya √
2 = tidak
E. Masalah neuropsikologis
0 = demensia tinkat berat atau depresi
1 = demensia tingkat sedang
2 = tidak ada masalah psikologis √

F. Body mass Index (BMI)


0 = BMI < 19
1 = BMI 19 - <21
2 = BMI 21 - <23
3 = BMI ≥ 23 √

Skor skrining (subtotal maksimal 14 poin)


12 - 14 poin : status gizi normal
8- 11 poin : Beresiko malnutrisi
0 – 7 Poini : Malnutrisi

Kesimpulan : Pasien beresiko malnutrisi (Total Skor = 11)

III. Nutrition Assesment


Antropometri  BB = 65 kg
 TB = 150 cm
 Status Gizi
BB
IMT=
( TB ( cm ) )2
( 65 )
¿
(1,50 )2
¿ 28,89 (Normal : 18,5 - 22,9)
Status gizi = Gizi Lebih
Biokimia  Hb: 10 gr/dl, N : 12-14 gr/dl (rendah)
 Asam urat : 7 mg/dl, N: 2,4 – 5,7 (tinggi)
 Kolesterol total : 200 mg/dl, N: <200 mg/dl (tinggi)
 Trigliserida: 208 mg/dl, N: 40-155 mg/dl (tinggi)
 HDL: 40,9 mg/dl, N: 35-55 mg/dl (normal)
 LDL: 85,9 mg/dl, N: <130 mg/dl (normal)
Kesimpulan:
Pasien mengalami anemia dan penyakit asam urat, ditandai dengan
rendahnya kadar Hb serta tingginya kadar Asam Urat.
Clinic/fisik  Terasa ngilu pada persendian ibu jari kaki
 Bengkak dan memerah disekitar pangkal ibu jari kaki
Kesimpulan :
Ny.S mengalami tanda-tanda asam urat.
Dietary  Makan pokok 3 x/hr.
 Camilan : gorengan dan emping goreng
 Lauk hewani : sate usus, ikan sarden
 Lauk nabati: tempe, tahu
 Sayur: bening bayam dengan wortel, sup sayuran dengan kaldu
daging kental
 Buah: pepaya, pisang, semangka
 Kurang minum, 2 gelas teh tawar setiap harinya.
Kesimpulan :
Kebiasaan makan pasien kurang baik, makanan yang dikonsumsi lemak
berlebih serta tinggi purin.
Ekonomi Pekerjaan : Ibu rumah tangga

Berdasarkan assesmen gizi yang dilakukan, Ny. S dengan status gizi lebih didiagnosis
menderita Gout Artritis / Asam Urat.

IV. Nutrition Diagnosis


DOMAI PROBLEM ETIOLOGY SIGN
N
NI-3.1 Intake cairan yang Pengetahuan yang rendah Pasien jarang minum air
tidak adekuat terhadap makanan dan zat putih (setiap hari hanya
gizi minum 2 gelas teh tawar)
NI-51.2 Intake lemak berlebih Kurangnya pengetahuan Kadar kolesterol total tinggi
yang berhubungan dengan yaitu 200 mg/dl, trigliserida
makanan dan nutrisi tinggi yaitu 208 mg/dl
NC-2.2 Perubahan nilai lab Gangguan metabolisme Kadar asam urat tinggi yaitu
terkait zat gizi khusus purin 7 mg/dl
NC-3.3 Berat badan lebih Kelebihan intake energi dan IMT yaitu 28,89
aktivitas fisik kurang

V. Nutrition Intervention and Planning


Tujuan Diet
1. Menurunkan kadar asam urat dalam plasma darah
2. Meningkatkan keseimbangan cairan dan elektrolit
3. Memperbaiki pola makan yang sehat dengan perubahan perilaku makan secara berangsur
Syarat Diet
1. Energi sesuai kebutuhan yaitu sebesar 1848,71 kkal
2. Kebutuhan protein cukup, yaitu 12% dari kebutuhan energi total, sebesar 55,46 g
3. Kebutuhan lemak cukup yaitu 20% dari kebutuhan energi total sebesar 41,08 g.
4. Karbohidrat sedang yaitu 68% dari kebutuhan energi total sebesar 314,28 g.
5. Hindari bahan makanan sumber protein yang mengandung purin > 100 mg/ 100 g bahan
makanan
6. Batasi makanan yang menghasilkan sisa asam tinggi
7. Cairan tinggi yaitu 2,5 liter/hari
8. Vitamin, mineral, serat (fiber) cukup

Terapi Diet : Diit Rendah Purin Tinggi Sisa Basa


Bentuk makanan : Biasa
Rute makanan : Oral

Nutrition Intervensi
Perhitungan Kebutuhan Energi:
Perhitungan zat gizi pasien menggunakan perhitungan Harris Benedict
Total Kebutuhan Energi = BMR x faktor aktivitas x faktor stress
BMR=655+ ( 9,6 × BB )+ ( 1,8× TB )−( 4,7 ×umur )
¿ 655+ ( 9,6 × 65 ) + ( 1,8 ×150 )− ( 4,7 ×55 )
¿ 655+ ( 624 ) + ( 270 )−258,5
¿ 1290,5 kalori

Total kebutuhan energi = BMR x faktor aktivitas x faktor stress


= 1290,5 x 1,3 x 1,3
= 2348,71 kalori
Pengurangan 500 kkal untuk penurunan bert badan = 1848,71 kkal

Protein=12% x kebut total


¿ 12 % x 1848,71=221,85 kkal= 55,46 g

Lemak=20 % × kebutuh an energi


¿ 20 % × 1848,71=369,74 kkal=41,08 gram
Karbohidrat=Total energi−( Lemak + Protein)
¿ 1848,71−( 221,85+369,74 )=1257,12 kkal=314,28 gram
PEMBAGIAN MENU DALAM SEHARI

Waktu Bahan Berat Kandungan zat gizi


Menu URT
Makan Makanan (g) E (kkal) P (g) L (g) KH (g)
Nasi Beras putih 3/4 gls 50 178,5 4,2 0,85 38,55
ayam filet 1 ptg sdg 50 149 9,1 12,5 0
Tepung
2 sdm 20 66,6 1,8 0,2 15,96
Ayam goreng terigu
telur ayam
tepung 1 sdm 10 15,4 1,24 1,08 0,07
ras
minyak
1/2 sdm 5
kelapa sawit 43,1 0 5 0
Pagi tempe bumbu tempe 1/2 ptg
25 50,25 5,2 2,2 3,375
(07.00) kuning kedelai sdg
1/2
bayam 50 8 0,45 0,2 1,45
mangkok
sayur bening 1 /2 ptg
Wortel 20 7,2 0,2 0,12 1,58
bayam kcl
jamur
5 bh kcl 10 21 0,38 0,6 0,9
kancing
Mangga 1 bh sdg 100 52 0,7 0 12,3
Jus Mangga
Gula pasir 3 sdm 30 118,2 0 0 28,2
Ubi jalar 1/2 ptg
30
kuning sdg 35,7 0,15 0,12 12,55
pisang mas 1 bh sdg 30 38,1 0,42 0,06 10,08
selingan Kolak susu sapi 1/2 gls 50 30,5 1,6 1,75 2,15
1/4
gula jawa 20 73,6 0 0 18,4
tangkep
gula pasir 1 sdm 10 39,4 0 0 9,4
Nasi Beras putih 3/4 gls 50 176 4,2 0,45 38,1
telur ayam
1 btr 50 77 6,2 5,4 0,35
ras
tomat
telur balado 2 bh sdg 50 12 0,65 0,25 2,35
merah
minyak
Siang 1/4 sdm 2,5
kelapa sawit 21,55 0 2,5 0
(12.00)
wortel 1/2 ptg kcl 25 9 0,25 0,15 1,975
kembang
sayur sup 5 kuntum 20 5 0,48 0,04 0,98
kol
macaroni 1 sdm 10 35,3 0,87 0,04 7,88
jamur 3 bh kcl 10 21 0,38 0,6 0,9
kancing
Melon melon 1 ptg sdg 100 34 0,84 0,19 8,16
jagung 1/4 ptg
50 73,5 2,55 0,35 15,75
manis sdg
Bubur jagung susu sapi 1/2 gls 50 30,5 1,6 1,75 2,15
Selingan
manis Gula pasir 2 sdm 20 78,8 0 0 18,8
tepung
1 sdm 10 34,1 0,03 0 8,5
maizena
Nasi Beras 3/4 gls 50 178,5 4,2 0,85 38,55
Pepes
tongkol
tongkol 1 ptg sdg 50 50 6,85 0,75 0
bumbu
Malam kuning
(19.00) 1/2
Kangkung 50 14 1,7 0,35 4
mangkuk
Ca Kangkung
minyak
1/4 sdm 2,5 22,1 0 2,5 0
kelapa sawit
pepaya pepaya 1 ptg sdg 100 46 0,5 0 12,2
JUMLAH KANDUNGAN GIZI 1844,9 56,74 40,85 315,61
JUMLAH KEBUTUHAN ZAT GIZI 1848,71 55,46 41,08 314,28
PERSENTASE 99,79 102,31 99,44 100,42
VI. Rencana Konseling Gizi
1. Sasaran : Pasien yaitu Ny S
2. Tempat : Di rumah sakit (di bangsal)
3. Waktu : Kamis, 08 Oktober 2015 pukul 10.00 – 11.00 WIB.
4. Permasalahan : Asam Urat
5. Tujuan : Agar pasien;
 Menerapkan pola makan yang baik dan seimbang
 Mengerti makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan
 Harus lebih mematuhi diet yang diberikan
6. Metode : Konsultasi dengan pasien, tanya jawab
7. Media alat bantu : Leaflet, food model
8. Materi :
 Asam urat
 Bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan

VII. Parameter yang Dimonitor


 Keadaan umum, klinis
 Asupan makan
 Perubahan Hasil Lab
 Kadar asam urat dalam plasma darah

VIII. Implementasi
 Penyusunan menu sehari.
 Konsultasi dengan pasien.

XI. Rekomendasi
 Perlu ditekankan mengenai perilaku pasien dalam menjalankan diet agar tercapai
tujuan diet.
 Perlu adanya pengawasan tentang pola makan pasien oleh keluarga
 Pasien perlu membatasi konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi
CATATAN ASUHAN GIZI
RESUME PAGT
(Proses Asuhan Gizi Terstandart)
Nama pasien : Ny. S Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 55 Tahun No CM :

Assesment Diagnosis Gizi (PES) Intervensi Rencana Monitoring


Data Dasar Identifikasi Terapi Diet Terapi Edukasi Evaluasi
Masalah
Antropometri NI-51.2 Tujuan Rencana Konsultasi Parameter
 BB = 65 kg 1. Sa
 Status Intake Lemak Berlebih 1. Menurunkan kadar asam
 Asupan makan per
 TB = 150 cm saran
Gizi : dibuktikan Kadar urat dalam plasma darah hari
BB :
IMT= Lebih kolesterol total tinggi yaitu 2. Meningkatkan  Kondisi fisik setelah
( TB ( cm ) )2 Pasien Ny. S
200 mg/dl, trigliserida keseimbangan cairan dan diet
( 65 ) 2. Te
¿ tinggi yaitu 208 mg/dl elektrolit  Perubahan hasil lab
(1,50 )2 mpat
disebabkan karena 3. Memperbaiki pola makan  Kadar asam urat dalam
¿ 28,89 :
kurangnya pengetahuan yang sehat dengan plasma darah
(Normal : 18,5 – perubahan perilaku makan Di rumah sakit
tentang nutrisi dan
22,9) secara berangsur (bangsal) Implementasi
makanan
3. W  Penyusunan menu
Syarat aktu sehari.
NC-3.3
1. Energi sesuai kebutuhan :  Konsultasi dengan
Berat badan lebih
yaitu 1848,71 kkal Kamis, 08 Oktober pasien
dibuktikan dengan IMT
2. Protein cukup, yaitu 12% 2015 pukul 10.00 –
yaitu 28,89 menandakan
dari kebutuhan energi total 11.00 WIB.
Kelebihan intake energi
dan aktivitas fisik kurang sebesar 55,46 gram. 4. Pe
NI-3.1 3. Lemak cukup yaitu 20% rmasalahan : Rekomedasi
Intake Cairan yang Tidak dari kebutuhan energi total Asam Urat
 Perlu ditekankan
Adekuat dibuktikan sebesar 41,08 gram. 5. Tu
mengenai perilaku
dengan Pasien jarang 4. Karbohidrat sedang yaitu juan
68% dari kebutuhan energi pasien dalam
minum air putih (setiap  Menerapkan pola
total sebesar 314,28 gram. menjalankan diet
hari hanya minum 2 gelas makan yang baik dan
5. Batasi konsumsi makanan agar tercapai tujuan
teh tawar) disebabkan seimbang
yang menghasilkan sisa diet.
karena Pengetahuan yang  Mengerti makanan
asam tinggi  Perlu adanya
rendah terhadap makanan yang dianjurkan dan
6. Vitamin, serat, dan mineral pengawasan tentang
dan zat gizi tidak dianjurkan
cukup pola makan pasien
7. Cairan tinggi yaitu 2,5  Harus lebih mematuhi oleh keluarga
NC-2.2 Perubahan nilai diet yang diberikan
liter/hari  Pasien perlu
Lab terkait zat gizi khusus Jenis Diet 6. Metode
membatasi konsumsi
dibuktikan dengan kadar Diit Rendah Purin Tinggi :
makanan yang
asam urat yang tinggi yaitu Sisa Basa Konsultasi , tanya
mengandung purin
7 mg/dl disebabkan karena Bentuk Makanan jawab
tinggi
gangguan metabolisme Biasa 7. M

purin Rute Makanan edia alat bantu :

Oral leaflet, food model.

Kebutuhan Gizi
Lampiran 1 8. M
ateri
:
 Asam urat
 Bahan makanan
yang dianjurkan
dan tidak
dianjurkan untuk
dikonsumsi
LAMPIRAN I

Perhitungan Kebutuhan Energi:


Perhitungan zat gizi pasien menggunakan perhitungan Harris Benedict
Total Kebutuhan Energi = BMR x faktor aktivitas x faktor stress
BMR=655+ ( 9,6 × BB )+ ( 1,8× TB )−( 4,7 ×umur )
¿ 655+ ( 9,6 × 65 ) + ( 1,8 ×150 )− ( 4,7 ×55 )
¿ 655+ ( 624 ) + ( 270 )−258,5
¿ 1290,5 kalori

Total kebutuhan energi = BMR x faktor aktivitas x faktor stress


= 1290,5 x 1,3 x 1,3
= 2348,71 kalori
Pengurangan 500 kkal untuk penurunan bert badan = 1848,71 kkal

Protein=12% x kebut total


¿ 12 % x 1848,71=221,85 kkal= 55,46 g

Lema k=20 % × kebutu h an energi


¿ 20 % × 1848,71=369,74 kkal=41,08 gram

Karbohidrat=Total energi−( Lemak + Protein)


¿ 1848,71−( 221,85+369,74 )=1257,12 kkal=314,28 gram