Anda di halaman 1dari 29

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER 19/20

FAKULTAS USHULUDDIN UIN SUSKA RIAU

2019/2020

Nama : Afina Binti Mohammad Borhan (11830325292)

Mata Kuliah : Agama Yahudi

Jurusan/Smt : SAA/IV/B

Dosen : Ibu Khotimah

 Soalan

1) Jelaskan apa alasan Yahudi membuat organisasi politik zionis

A. Latar Belakang

Zionisme, berasal dari kata Zion dalam bahasa Ibrani (Yahudi), yang

berarti batu karang. Maksudnya, ialah batu bangunan istana yang didirikan

oleh Nabi Sulaiman di kota Al-Quds, Yerusalem, Israel. Namun ada juga

pendapat lain yang mengatakan bahwa zionisme merupakan sinonim dari

nama yerusalem. Zion berasal dari bahasa inggris, dalam bahsa latin

dinamakan sion, dalam bahasa ibraninya adalah Tsyon. Bila merujuk istilah

ini maka berarti “bukit”, bukit tinggi kota suci Yerusalem. Yang merupakan

kota yang tidak terlihat mata. Kota Allah tempat tinggal Yahweh
B. Alasan

“Zionisme adalah gerakan dan ideology yang terkait dengan sejarah

orang-orang yahudi di Negara pembuangan untuk kembali ke negeri nenek

moyang mereka, Palestina. Bangsa Yahudi yang terpaksa “diaspora”

menyebar di berbagaiwilayah seperti eropa, amerika, afrika, asia, dan Negara

yang ada di timur tengah. Kata “zion” merujuk kepada kata yang berasal dari

asal kata Ibrani, Tsyon. Ada juga yang menafsirkan bahwa zionisme adalah

sebuah gerakan politik kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk

kembali lagi ke Zion, (bukit di mana kota Yerusalem berdiri).

 Zionisme dapat disimpulkan sebagai suatu gerakan Yahudi Internasional

yang secara politik disertai dengan penghalalan segala cara untuk

mengembalikan kembali kejayaan bangsa Israel di tanah Palestina.Para

pendahulu Zionis telah menempuh beberapa strategi untuk mencapai

tujuan mereka iaitu : 

 Pertama

Dengan ber-imigrasinya orang-orang Yahudi dalam jumlah yang

besar; sehingga orang Palestina menjadi lebih kecil. 

 Kedua

Dengan melakukan politik terhadap petani dan buruh Arab-Palestina

caranya adalah mempersempit kesempatan kerja mereka, maka akan

menghasilkan orang Arab-Palestina ber-emigrasi (meninggalkan) Palestina.


 Ketiga

Adalah pengusiran secara paksa. Dengan mengembangkan konsep “men-

delegitimasi-kan masyarakat Arab-Palestina, sambil berusaha me-legitimasi-kan

kehadiran orang Yahudi”.

 Usaha Zionis ini ditujukan kepada Sultan Abdul Hamid II

Pada saat itu kesultanan Usmaniyah memegang kuasa mutlak atas

Palestina. Hal ini dilakukan oleh Theodore Herzl yang pernah berkunjung ke

Istanbul, untuk memohon hibah tanah di Palestina dari Sultan. Ia berjanji

akan memberikan imbalan berupa “bantuan keuangan untuk memulihkan kas

kesultanan yang sedang kosong melalui jasa para finansier Yahudi”.

 Pada tahun 1882 Sultan Abdul Hamid II

Akhirnya mengeluarkan sebuah dekrit yang berbunyi, “Sultan

mengizinkan orang Yahudi berimigrasi ke wilayah kekuasaannya

(Palestina) || dengan syarat mereka (orang Yahudi) menjadi hamba

daulah Utsmaniyah, tetapi baginda tidak akan mengizinkan mereka

menetap di Palestina”.

Walaupun Sultan telah mengeluarkan dekrit untuk membatasi

kehadiran orang-orang yahudi dan melarang untuk menetap secara

permanen. Namun segala cara dipakai agar hal ini terlaksana. Pada

akhirnya orang Yahudi mampu memonopoli perdagangan dan menjadi

ancaman bagi kepentingan bisnis Orang Arab-Palestina, yang pada


gilirannya akan menjadi ancaman politik. Akhir sekali, pada akhirnya

maka muncul Negara Yahudi pada tahun 1948.

2) Jelaskan organisasi Yahudi!

Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau

organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama,

organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja

antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu

untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu Organisasi Yahudi semuanya

dapat membentuk agama mereka dengan lebih baik dan terlibat dalam setiap

politik. Dan orang Yahudi sangat bergantung pada jaringan organisasi yang

mahir menyebarkan idea propaganda dan mempengaruhi pemegang polisi

nasional. Dengan cara itu, mereka dapat mencapai pelbagai kelebihan.

Antara organisasi Yahudi adalah:-

a) Hadassah

 Ia merupakan organisasi perempuan Zionis di Amerika yang didirikan

oleh Henritta Szold tahun 1912 M. dan berasal dari bahasa Ibrani

ertinya pohon as’ & ‘pohon raihan’. Istilah ini digunakan untuk

menunjuk nama atau Taurat, Ester Bersama kelompok wanita anggota

pelajar Zionis, diputuskanlah agar memperluas jaringanya menjadi

organisasi internasional. Sekarang organisasi ini dianggap sebagai


organisasi perempuan Yahudi terbesar di dunia, karena anggotanya

mencapai 370.000 orang.

 Hadassah bekerja sama dengan gerakan pemuda Zionis untuk mengajak

ribuan pemuda Amerika memeluk agama Yahudi, sehingga mereka

menjadi pengikut Zionisme yang ekstrim. Hadassah adalah organisasi

internasional yang hakikatnya bertujuan menyahudikan para pemuda,

membuat pencitraan yang baik tentang Yahudi di seluruh dunia, dan

berupaya mengalihkan opini nasional dari kejahatan-kejahatan Yahudi.

 Untuk merealisasikan tujuan mereka memulai aktivitas dengan kegiatan

keperawatan dan melatih calon perawat di Israel-Palestina yang terjajah.

Kegiatannya semakin besar sejak tahun 1918, saat organisasi ini

menjalin kerjasama dengan organisasi zionisme Amerika serikat serta

Komite Yahudi-Amerika untuk mengirimkan tenaga-tenaga medis

Yahudi ke Palestina yang kelak disebut Palang Medis Hadassah.

 Hadassah mempunyai banyak cabang di lebih 30 negara. Hadassah turut

berperan dalam mendirikan balai pusat kesehatan, rumah sakit, klinik,

dan sentra perawatan anak, selain juga membuka tempat medis

Hadassah di Universitas Ibrani pada tahun 1936.

b) Jewish Women Association of America

 Asosiasi Yahudi perempuan Amerika ini berdiri tahun 1917 di Amerika

Serikat. Ia menginduk kepada Asosiasi Rabi perempuan Yahudi

konservatif. Jumlah anggotanya mencapai 200 ribu. Fokus


kegiatannyamengembangkan metodologi pengajaran, mendirikan

universiti, membina perpustakaan awam Yahudi, menyokong institusi

pendidikan di Lahut di Amerika melalui badan Taurat Fund (keuangan

Taurat), memperhatikan masalah anak-anak Yahudi, juga mengawasi

program siaran dan televisyen untuk mereka

c) Freemasonry & FreeMason

Freemasonry atau Free Masons didefinisikan sebagai kompilasi

ajaran moral serta organisasi persaudaraan rahasia. Organisasi ini merekrut

para pekerja bangunan paruh waktu (freelance), juga pekerja bangunan

resmi; atau hanya pengubahsuaian, yang merupakan organisasi yang tidak

hanya berdasarkan profesion pekerja pembinaan. Organisasi ini merupakan

gerakan Yahudi yang bertujuan menghilangkan berbagai agama samawi

(Nasrani dan Islam) dan memusnahkan semua komunitas manusia, sebagai

asas dalam hegemonni negara Yahudi terhadap internasional. Aktivitas

organisasi ini berdampak pada kehancuran serta kerusakan objeknya,

termasuk di bidang moralitas dan akhlak, sehingga para simpatisannya hanya

akan menjadi seperti budak bagi kaum Yahudi pengusung freemasonry.

d) Rotary Club
Organisasi Yahudi ini mempunyai pertalian dengan Freemasonry.

Perannya sebagai penyuluh perbaikan hubungan di antara berbagai

kelompok, akan tetapi mereka pura-pura membatasi pada kegiatan nasional,

budaya, dan ekonomi saja. Tujuan Rotary Club:

 Memupuk hubungan kuat di antara individu pengikut Rotary, serta

mendukung satu sama lainnya demi mencapai kedudukan yang tinggi di

negaranya sendiri. Itu karena terdapat banyak club pada organisasi ini

yang tersebar di setiap kota utama di seluruh penjuru dunia. Banyak sekali

tokoh serta pemimpin internasional sudah bergabung dengan club ini.

 Menyeru pendekatan antar-(umat) beragama dan mau meninggalkan

perbedaan agama.

 Menyusup ke dalam masyarakat Non-Yahudi dengan memanfaatkan isu

toleransi.

e) International Association of Lion club

Lion Club adalah gabungan club yang secara lahiriah bergerak di

bidang amal sosial, namun hakikatnya bagian organisasi pro-Freemasonry.

Organisasi ini dikembangkan oleh tangan-tangan Yahudi untuk

menghancurkan dan menguasai dunia.Sejarah berdirinya Lion Club tak

berbeda jauh dengan Rotary Club. Organisasi ini didirikan oleh seorang

berkebangsaan Amerika, Malvin Jones, tahun 1915, dengan menghimpun para

pebisnis Amerika Serikat. Organisasi ini berpura-pura dalam kegiatan berikut:


 Menyerukan persaudaraan, kebebasan, dan kesetaraan.

 Memberi pelayanan ihwal ilmu dan budaya.

 Mendorong pertukaran kunjungan atau pun pertemuan.

 Menyebar spirit kebaikan serta kerja sama antarbangsa.

 Mengembangkan spirit persahabatan antar-individu yang jauh dari ikatan

apa pun

f) Asosiasi B’nai Brith

Didirikan di New York, Amerika, tahun 1843 M, kemudian menyebar

ke seluruh dunia. Misi atau tujuan organisasi ini, secara lahiriah adalah

mencintai kebaikan serta mengabdi untuk kemanusian dengan membantu

kaum fakir dan tertindas, serta mencegah penghinaan terhadap Yahudi dan

membela hak dalam mendapat persamaan perlakuan. Padahal, sebenarnya

tujuan inti organisasi Yahudi tersebut ialah melenyapkan agama, melucuti

moralitas, dan mengatur sepihak pemerintahaan seluruh dunia. Asosiasi ini

membuka cabangnya di Palestina pada tahun 1888 M dan mendirikan

beberapa koloni kecil sebagai cikal bakal negara Yahudi disana. Hingga kini,

B’nai Brith terus saja menjalankan kegiatan-kegiatan besar di Amerika dan

Inggris.
g) American Israel Public Affairs Committee (AIPAC)

 American Israel Public Affairs Committee adalah komite Amerika-Israel

untuk pelayanan urusan publik, disingkat menjadi AIPAC. Komite ini

berdiri pada tahun 1959. AIPAC didirikan pada masa pemerintahan

Presiden Amerika Serikat, Dwight Eisenhower, dan dianggap sebagai

organisasi Zionis. Bukti nyata yang menunjukkan atas hal ini ialah bahwa

namanya dahulu adalah “American Zionist Committee for Public Affairs”

yang didirikan pada tahun 1953.

 Pergantian namanya menjadi AIPAC dilakukan setelah melemahnya

hubungan antar-para pendukung Israel dengan Presiden Amerika itu.

Puncak keretakan hubungan keduanya terletak pada dilangsungkannya

penyidikan terhadap komite Zionis Amerika untuk urusan publik ini. Oleh

sebab itulah, namanya diganti dan dibuatlah kelompok “penekan” baru

lain dengan nama Komite Amerika-Israel untuk urusan Publik (AIPAC).

3) Jelaskan menurut anda tentang Yahudi masa sekarang!

Bangsa Yahudi yang ada sekarang ini bisa dibagi menjadi dua

golongan, yaitu Yahudi Semitik & Yahudi Ezkinaz. Yang terakhir ini

juga sering disebut Yahudi non-Semitik. Di antara keturunan Ya'kub

(Israel) adalah Nabi Yusuf yang pernah menjabat semacam Menteri

Pertanian Mesir, sehingga anak cucu Ya'kub (Bani Israel) berdiam di

Mesir hingga masa Nabi Musa as. Beliau inilah yang mengajak Bani Israel

keluar dari Mesir, untuk menyelamatkan diri dari penindasan Fir'aun.


Versi ini banyak dipegang oleh para sejarawan dan para tokoh Yahudi

sendiri. Kaum Yahudi terbagi dalam kelompok berdasarkan beberapa

faktor, yang menjadi landasannya diantaranya kebangsaan dan

kewarganegaraan seperti :-

 Yahudi Perancis || Yahudi Amerika

 Yahudi Inggris.

Faktor lainnya adalah keagamaan, mereka terbagi dalam kategori

 Yahudi Reformis

 Yahudi Konservatif,

 Yahudi Ortodoks (ekstremis)

 Yahudi Atheis.

Kaum Yahudi berasal dari dua golongan iaitu

 Yahudi Barat (Ashkenazim)

 Yahudi Timur (Sephardim).

Pada masa sekarang ini, kaum Yahudi lebih suka menggunakan istilah

Sephardim atau Ashkenaazim ketika menyebut asal usul mereka daripada

penyebutan golongan Barat atau Timur.

 Asal usul kaum Yahudi sekarang terbagi pada tiga bagian, yaitu :
1. Yahudi Barat atau Ashkenazim

Ashkenazim adalah bentuk jamak daripada Ashkenaz dari bahasa

Ibrani yang berarti Jerman. Zaman sekarang kaum Ashkenazim di Eropa

sudah hampir punah, mereka banyak didapati di Amerika Serikat dan Israel.

Kaum Ashkenazim, sebagai sebuah kaum yang cukup tertutup banyak yang

mengidap penyakit turunan. Tetapi salah satu penyakit turunan yang

berhubungan dengan penyakit otak, membuat mereka memiliki skor IQ

tertinggi di dunia. Yang mengherankan secara genetik bangsa Palestina

memiliki hubunga genetik lebih dekat dengan kaum Ashkenazim

dibandingkna dengan kaum yahudi timur tengah.

2. Yahudi Timur Sephardim

Sefardim adalah bentuk jamak dari kata sefard yang beraarti sepanyol.

Kata ini digunakan untuk merujuk orang-orang yahudi yang berasal dari

daerah iberia, termasuk keturunan merekea yang diperintahkan meninggalkan

spanyol ketika penguasa katolik ferdinand dan isabella merebut kembali dari

tangan orang islsam arab afrika utara yang membebaskan spanyol pada 711

M.

3. Yahudi Mizrahi

Istilah mizrahim atau ornag-dari timur yang dimaksud adalah orang

yahudi yang pada zaman dahulu bermigrasi/tiggal di daerah bagian timur

israel yang masih mempunyai hubungan darah atau keturunan yahudi sampai
sekarang. Saat ini, istilah mizrahi juga digunakan di israel dalam bahasa

politik, meda dan ilmuwan sosial untuk menyebut orang-orag yahudi dari

daearah-daerah geografis yang diperintah oleh orang Arab atau negara-negara

dengan mayoritas muslim di sekitar israel.

4) Bagaimana ritual keagamaan dalam agama Yahudi?

 Ziarah Baitul Maqdis (Hajj)

Ziarah bagi kaum Yahudi adalah dengan mendatangi Baitul

Maqdis atau Yerusalem. Taurat mengatakan. “Tiga kali setahun diulangi

untuk-Ku “Yang artinya “ Diwajibkan bagi para pemeluk Yahudi (dari

kalangan Laki-laki) untuk berziarah ke Baitul Maqdis tiga kali dalam

setahun, “Tiga kali dalam setahun , semua lakilakimu harus muncul di

hadapan Tuhan , Tuhannya bani Israel. Karena hingga saat ini Haikal Suci

belum berdiri di Yerusalem, maka kaum Yahudi mengganti ibadah mereka

dengan mendatangi “Tembok Ratapan.” hanya saja karena kaum Yahudi

memang tidak pernah mendengarkan perintah Taurat, maka kini semua

orang Yahudi termasuk kaum perempuan mendatangi Tembok Ratapan

untuk melakukan ibadah ziarah ini.

Dr. Ahmad Syalabi, mengatakan bahwa semua orang Yahudi, baik

laki-laki maupun perempuan, harus mendatangi “Baitul Maqdis” dua kali

dalam setahun. Mereka harus menetap selama sepekan di tempat itu,

terhitung mulai hari Jum’at sebagai awal pekan.


 Sembahyang

Sembahyang Yahudi ada dua macam, secara personal dan secara

berkelompok (jamaah). Sembahyang personal adalah sembahyang yang

dilakukan dengan cara perorangan. Sembahyang semacam ini dilakukan sesuai

dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing pribadi.

Contoh sembahyang nabi Ibrahim adalah untuk menghindari bencana

di Sodom. Sembahyang Ya'kub untuk menghindari kejahatan saudaranya,

Sembahyang Musa adalah untuk keselamatan bani Israel. Yang serupa dengan

itu adalah sembahyang Nabi Isa (Yesus), Samuel, Elie, Ilyasa', Daud, Yunus,

Daniel dan Ezra. Itulah contoh-contoh sembahyang yang dapat dilakukan di

manapun.

Sembahyang berkelompok adalah jenis sembahyang yang dilakukan

oleh beberapa orang secara terang-terangan dari bersifat umum di tempat dan

waktu yang khusus pula. Sembahyang jenis ini dilakukan menurut peraturan

adat dan hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh para imam dan rabi. Bagi

kalangan Israel, persembahyangan rutin hanya dapat ditetapkan setelah

dibangunnya sebuah tempat ibadah khusus, baik berupa kemah besar maupun

berbentuk kuil (sinagoge). Mazmur-Mazmur yang dinisbahkan kepada

Daud dan Sulaiman menyatakan bahwa setiap sembahyang Yahudi

dilakukan dengan nyanyian dan musik khusus. Di dalam kitab Ezra


dikatakan bahwa di antara orang Yahudi yang baru kembali dari pengasingan

Babylonia, terdapat dua ratus orang biduan dan biduanita

Ada tiga macam sembahyang wajib yang harus dilakukan setiap hari

oleh kaum Yahudi.

i. Sembahyang pagi, dilakukan sejak terbit matahari sampai sepetiga siang.

ii. Sembahyang tengah hari atau sembahyang kurban, dilakukan sejak

matahari condong ke barat sampai menjelang tenggelamnya matahari.

iii. Sembahyang malam, dilakukan sejak tenggelamnya matahari sampai

terbitnya bulan.

iv. Dua sembahyang terakhir selalu dilakukan dengan cara disatukan.

Sebelum sembahyang seorang Yahudi harus mencuci tangannya terlebih

dahulu, Lalu mengenakan semacam selendang yang biasa disebut "tallit"

dan beberapa pernik-pernik persembahyangan yang disebut "tefillin" pada

saat sembahyang pagi.

Sembahyang juga harus menutup kepala dengan topi khusus

"yarmulka" atau "kippah". Sembahyang Yahudi dimulai dengan

pembacaan doa-doa dan permohonan kepada Tuhan. Kemudian

dilanjutkan dengan pembacaan 5 Kitab Musa (Pantateuch), khusus pada

sembahyang hari Sabat dan hari-hari besar. Semua doa dan permohonan
kepada Tuhan yang dibaca dalam sembahyang sama sekali tidak harus

mengikuti bacaan tertentu yang disusun khusus sebagai bacaan

sembahyang, karena sebenarnya semua doadoa itu tidak menjadi bagian

utama dari persembahyangan itu sendiri.

 Puasa

Para rabi Yahudi telah mewajibkan puasa kepada seluruh pemeluk

agama Yahudi untuk melaksanakan puasa pada Hari Pengasingan

Babylonia. Para rabi Yahudi juga menganjurkan (menyunahkan) para

pemeluk Yahudi untuk berpuasa setiap hari pembakaran Baitul Maqdis

dan Hari Pengepungannya. Dianjurkan pula bagi para pemeluk agama

Yahudi untuk melakukan puasa Kadzlid, bahkan diwajibkan puasa

sebagaimana puasa nabi Musa selama empat puluh hari dan empat puluh

malam di Gunung Sinai untuk menyambut datangnya firman Allah, tapi

puasa empat pulu hari itu tidak muncul secara eksflisit di dalam

Pantateuch, sebab, hanya satu hari yang secara tegas diwajibkan berpuasa

yaitu pada Hari Yom Kippur. Semua puasa yang diwajibkan kepada kaum

Yahudi ini sebenarnya tidak pernah diwajibkan oleh Nabi Musa dan tidak

pernah disebut- sebut di dalam lima kitab yang dinisbahkan kepada beliau.

Puasa Yahudi dilakukan pada hari-hari berbeda di sepanjang tahun,

dan kebanyakan dari puasa itu berhubungan dengan penderitaan bangsa

Yahudi di masa silam, beberapa puasa yang paling penting di antaranya

adalah sebagaimana berikut:


i. Puasa Yom Kippur (hari Pengampunan). Dilakukan pada hari kesembilan

bulan Tisyri dalam kalender Ibrani.

ii. Puasa hari kesembilan bulan Ab.Yaitu. Ketika terjadinya penghancuran

Haikal sekaligus untuk memperingati pengepungan Yerusalem, jatuhnya

Yerusalem ke tangan musuh, hancurnya Haikal dan terbunuhnya Jadliya

dan para pengikutnya.

iii. Puasa hari ketujuh bulan Tamus.

iv. Puasa hari kesepuluh bulan Tebet.

v. Puasa hari ketiga bulan Tisyri.

vi. Puasa hari ketiga belas bulan Adar.

vii. Puasa Tiga Pekan Berkabung yang dilakukan dari tanggal 17 bulan Tamus

sampai tanggal 9 bulan Ab.

Selain ketujuh macam puasa di atas, masih ada beberapa puasa lain

bagi para pemeluk Yahudi sesuai ketetapan para hakhom dan hari-hari

puasa khusus. Seorang Yahudi harus berpuasa untuk memperingati hari

kematian ayah kandungnya, dan sepasang suami istri Yahudi harus

berpuasa untuk memperingati hari pernikahan mereka. Ketika

melaksanakan puasa Yom Kippur dan puasa hari kesembilan bulan Ab,
kaum Yahudi dilarang makan, minum, bersetubuh, dan mengenakan

sepatu kulit Salama 25 jam (sejak terbenamnya matahari satu hari sebelum

hari pelaksanaan puasa). Adapun dalam pelaksanaan puasa pada hari- hari

selain hari itu, kaum Yahudi melakukannya dengan meninggalkan makan

dan minum saja sejak terbitnya matahari sampai ketika waktu terbenamnya

tiba

 Sedekah

Bagi kaum Yahudi, sedekah memiliki posisi khusus seperti dikatakan

di dalam Taurat, “Beruntunglah mereka yang selalu melihat orang-orang

miskin.” Atau dalam ayat lain, ´Pada akhir setiap tiga tahun harus dikeluarkan

sepersepuluh dari hasil keringatmu selama tahun itu untuk kau letakkan di

depan pintumu. Lalu hendaklah datang para Imam (lewi) yang mereka tidak

memiliki jatah darimu, orang-orang terlantar, anak yatim, dan para janda ke

depan pintumu itu untuk makan hingga kenyang agar engkau mendapat berkat

dari Tuhan dalam setiap apa yang kau kerjakan dengan tanganmu.”

Dalam agama Yahudi, sedekah harus ditunaikan bagi setiap orang

telah berusia dua puluh tahun. Besar sedekah wajib yang harus dikeluarkan

adalah sebanyak sepersepuluh dari penghasilan dan diserahkan kepada para

rabi. Akan tetapi pada prakteknya gairah dan semangat kaum Yahudi untuk

menghimpun sedekah berbeda-beda satu sama yang lain. Seiring dengan

berlalunya waktu, kaum Yahudi mulai banyak meremehkan pembayaran


sedekah wajib ini sampaisampai kalangan rabi harus mengancam para

pemeluk agama Yahudi dengan turunnya siksa Tuhan jika mereka terus

melalaikan kewajiban membayar sedekah. Kaum Yahudi juga diancam dengan

murka dan amarah Tuhan . Namun, sebagian dari mereka tetap saja

mengabaikan seruan para rabi hanya agar mereka dapat terus menimbun harta

untuk menjadi hartawan melalui cara-cara yang buruk.

5) Jelaskan sekte dalam agama Yahudi!

Zaman Sekarang

 Yahudi konservatif

Mereka ini adalah kelompok Yahudi pada masa modern yang tumbuh

di Amerika, tepatnya pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Kemunculan

sekte ini merespon kondisi umat Yahudi di zaman modern dan dunia baru.

Tokoh utama dalam sekte ini adalah Solomon Syakhtar. Dan adapun konsep

perkembangan struktur internal dalam azas pemikiran sekte ini adalah:

1. Perlu melestarikan warisan Yahudi sebagai suatu hal yang esensial, tetapi

masih dapat menerima perubahan dalam perkara ibadah serta akidah.

2. Masa depan menyaksikan perubahan-perubahan dalam tradisi dan ritual

Yahudi, tetapi semua itu dianggapsebagai perkembangan di dalam agama

Yahudi dan pasti akan ikut mempengaruhi masa depan dunia.


3. Meskipun kaum Yahudi tercerai berai diseluruh pelosok dunia, niscaya

semuanya tetap bersatu sepanjang masa.

Institute Yahudi yang ada di Los Angeles, lembaga Yahudi

Konservatif lainnya yang paling penting adalah komisi syari’at dan standar

hukum yang bertugas menetapkan aturan-aturan bagi para pengikut mereka

dan menafsirkan syari’at agama untuk mereka. Menurut Yahudi

Konservatif, pekerjaan ini harus berkesinambungan serta tidak boleh

berhenti.

 Yahudi Reformis

Sekte ini merupakan gerakan reformasi Yahudi yang penyebarannya

dilakukan melalui peran Yahudi Jerman di Hamburg pada pertengahan abad

ke -18. Sekte ini banyak melakukan perubahan dalam agama Yahudi dan

banyak terpengaruh oleh aliran reformasi keagamaan Nasrani di Eropa, namun

sikap mereka di tentang oleh kaum Yahudi Konservatif. Dalam hasil Kongres

Yahudi reformasi yang diadakan dijerman dan Amerika banyak melahirkan

prinsip-prinsip pokok agama Yahudi beberapa diantaranya adalah:

a. Pernyataan dengan yakin memisahkan antara Yahudi sebagai Agama

dan Yahudi sebagai bangsa.


b. Menolak meyakini kemunculan Al-Masih dari kalangan manusia.

c. Kaum Yahudi reformis lebih suka memberikan nasehat dan mengajar

bukan dengan memakai bahsa Taurat melainkan dengan bahasa

asing. contohnya seperti menggunakan bahasa Jerman

 Yahudi Ortodoks

Yahudi Ortodoks ini adalah kelompok keagamaan yahudi ekstrem

yang muncul pada awal abad ke-19 dengan mayoritas Yahudi Eropa

berpaham ortodoks. Kaum ortodoks ini merupakan kelompok fanatic yang

termasuk pertumbuhan yang cepat. Orang-orang barat seringkali mengaitkan

aksi terorisme dengan ekstremisme Islam. Anehnya mereka tidak pernah

mengaitkan aksi terorisme dengan ekstremisme agama yang lain meskipun

mereka kerap bertindak ekstrem. Sekte Ortodoks ini memiliki prinsip yaitu:

A. Kaum ortodoks memegang teguh syari’at Yahudi sebagai ajaran suci

dimata Tuhan yang diturunkannya kepada Musa, ia bersifat abadi dan

tidak mungkin berubah.

B. Memegang teguh naskah Talmud Halakha dan Taurat Verbal (shulkan

Arukh). Mereka begitu meyakini bahwa shulkhsn Arukh ini penafsiran

terpercaya untuk Taurat tertulis yang diturunkan Allah kepada Musa

secara verbal (dengan lisan) bersamaan dengan diturunkannya Taurat tadi.


C. Mereka punya keykinan bahwa kaum Yahudi dipaksa menerima “prinsip

keimanan “yang diterima oleh para Nabi, diantaranya keimanan mutlak

terhadap kedatangan al-Masih

D. Para Rabi Halakha adalah hakim-hakim Yahudi dan para pengambil

sumpah terpercaya dinegara bangsa Yahudi juga disemua tempat

perkumpulan Yahudi dinegara dunia.

E. Yahudi ortdodoks tidaklah dapat berbaur secara penuh dengan bangsa

lain. Bahkan beberapa kelompok Yahudi ortodoks mulai menutup diri

karena takut menghadapi bahaya modernitas yang mengancam keutuhan

beserta kelestarian kelompok tersebut. Untuk itu, mereka memiliki

sekolah dan mahkamah sendiri.

F. Yahudi ortodoks percaya bahwa cara modern yang digunakan untuk

mempelajari kitab suci merupakan cara yang keliru dan menyesatkan.

Walau begitu, ada sejumlah penganut Yahudi Ortodoks menerima cara ini

G. Beberapa perempuan Yahudi Ortodoks tidak mau memperlihatkan kepala

selain dihadapan suaminya. Pada sekte Hidic, biasanya mereka memakai

topi untuk menutup sebagian kepala. Sebagian sekte ini memiliki

keagamaan yang baik.2


Sekte dalam agama yahudi kuno

A. Sekte Samaria

Sekte Samaria adalah salah satu sekte yang dianggap sebagai sekte

tertua dalam agama yahudi. Asal-Usulnya kembali kepada berbagai

kerajaan Sulaiman Alaihissalam menjadi kerajaan Israel Utara dengan ibu

kotanya samaria dan kerajaan Israel selatan dengan ibu kotanya

Yarussalem Sekte samaria menamakan diri mereka syumirim dengan arti

‘pengawal syariat’. Dan juga menamakan diri mereka Bani Israel, karena

menggap diri mereka sebagai bangsa Israel yang sejati, yaitu dari

keturunan suku Efraim dan manasye, dan oleh karna itu mereka

dinamakan Bani Yusuf. Namun sumber-sumber klasik Yahudi menggap

mereka sebagai bangsa campuran yang tidak terkait dengan darah Yahudi

murni.

Hal tersebut karena percampuran mereka –setelah peristiwa

penawanan oleh bangsa Asyur yang mengakhiri sejarah kerajaaan Israel

Selatan dengan bangsa-bangsa yang menjadi objek politik ekselusif bangsa

Asyur melalui penduduk dan subtitusi di daerah-daerah jajahan mereka di

Timur dekat Kuno. Maka berbaurlah orang-orang Samaria yang melarikan

diri dari pengasingan dengan kaum-kaum yang telah di asingkan secara

paksa ke selatan Palestina. Keyakinan sekte Samaria ini hanya beriman

dengan taurat dan kitab yeyasa, mereka menolak isi Perjanjian Lama

lainnya Talmud, beriman kepada kenabian Musa saja dan menolak dan
menolak Nabi-nabi lain sesudahnya serta mengganggap Musa sebagai

penutup kenabian. Para pengikut sekte ini masih memiliki sedikit

eksistensi di Nahlus di mana jumlah mereka sampai sampai 250 orang dan

di Holon dengan jumlah sekitar 150 orang.

B. Sekte Hasideans

Hasidean ini merupakan sekte agama Yahudi yang tidak diketahui

sedikit pun tentang asal usulnya, akan tetapi sekte ini menjalankan aktifitasnya

pada abad ke II Ssebelum masehi. Selama dalam jangka waktu penindasan

Antiachus Epiphanes dimana para pengikutnya lebih memilih mati dari pada

mengotori hari Sabat, dan mereka dalang revolusi Hasmonean. Para pengikut

sekte ini dikenal sangat konsisten menjalankan perintah-perintah dan

senantiasa berdo’a serta sangat berpegang teguh dengan ritual Sabat.

Adapun hubungan sekte ini dengan sekte Yahudi lainnya adalah

mereka dari sisi politik memiliki andil dalam pemberontakan kaum

Hosmonean melawan Yunani. Mereka bersekutu dengan orang-orang

Mukabiyyin dan turut mendukungnya, sampai akhirnya terbukti bahwa

Mukabiyyin memiliki tujuan politik yang sekuler, lalu Hasidean ini berhenti

memberikan dukungan. Sebagian ilmuwan mengatakan bahwa mereka yang

menyiapakan kelompok Farisi. Sekte ini berakhir setelah konflik dengan

orang-orang Mukabiyyin. Akan tetapi pemikiran mereka tetap hidup karena di

adopsi oleh sekte-sekte Yahudi lainnya, seperti sekte Farisi.


C. Sekte Farisi

Nama sektevini secara literal berarti “orang-orang yang

memisahkan diri” atau “orang-orang yang mengisolasi diri” dari orang lain

karena sebab-sebab yang berkaitan dengan kesucian ritual. Sekte Farisi ini

merupakan sekte agama-politik selam a rentang waktu Haekal kedua. Asal

usul sekte ini pun tidak di ketahui. Hanya saja ilmuwan mengganggap

mereka sebagai perpanjangan dari sekte Hasideans yang terkenal dengan

perlawanan mereka terhadap pengaruh budaya Helenisme Yunani atas

kaum Yahudi. Sekte Farisi ini bertentangan dengan kaum Saduki, dan

keduanya adalah sekte-sekte Yahudi yang paling penting pada masa itu.

Orang-orang Farisi mengakui konsep dinamis dalam huklum-hukum

tasyri’, sementara kaum Saduki menolak beradaptasi dengan lingkungan

yang berubah. Oleh karena itu pada saat kaum Farisi bersifat fleksibel

dalam penafsiran-penafsiran mereka, kaum Saduki justru konsisten

bersifat literal dalam menafsirkan teks yang tertulis.

Konflik antar sekte Farisi dan sekte Saduki merupakan transisi

kepemimpinan agama Yahudi dari orang-orang Saduki yang terkenal

dengan orientasi keagamaan mereka yang bersifat keimaman konservatif

dan cenderung aristocrat-sosialis kepada Orang-orang Farisi yang kendati

mengasingkan diri untuk menjaga kesucian syi’ar-syi’ar keagamaan

mempresentasikan kecendrungan yang tidak mengimami, tapi merakyat,

sebagai guru dan ahli hikmah. Sekte Farisi mencoba menghadang

kekuasaan orang-orang Saduki atas Haikal. Orang-orang Farisi juga


memperluas ruang lingkup keimaman dari kelompok imam yang

diperankan oleh orang-orang Saduki kepada keimaman rakyat dengan

keuniversalan dan sistem demokrasinya. Sebagian peneliti mengganggap

orang orang Farisi sebagai komunitas keagamaan atau masyarakat

beriman, dan inilah yang membuat agama Yahudi tetap dapat bertahan

setelah runtuhnya Negara.

D. Sekte Saduki

Orang –orang Saduki merupakan kelompok kalangan atas yang

terdiri para penguasa Yerussalem, dan loyalitas kepada kelompok mereka

tetap terbatas hanya pada kalangan atas dari para imam dan skup-skup

militer serta keluarga-keluarga aristocrat Yahudi. Orang-orang Saduki

punya pengaruh besar dalam bidang politik dan ekonomi. Adapun yang

terkait dengan agama, menurut mereka terkait dengan Haikal dan ritual

tanpa ada kaedah theologi agama yang kuat. Orang-orang Saduki ini

mengakui otoritas Perjanjian Lama, Khususnya hukum-hukum, namun

kecendrungan theologis mereka bersifat negative. Mereka menaruh

perhatian terhadap interpretasi literal bagi Perjanjian Lama dan menolak

setiap pembaruan serta hukum-hukum baru yang dikembangkan oleh

orang-orang Farisi serta mengganggpanya termasuk bid’ah.

Orang-orang Saduki berbeda dari orang-orang Farisi dalam

beberapa hal, diantaranya dalam hal bentuk bentuk pandangan keagamaan

dan gaya hidup dimana orang-orang Saduki menyerukan hak individu dan
kelompok dalam mewujudkan kebahagiaan serta kemakmuran dalam

kehidupan dunia tanpa ganjaran pahala di alam lain. Keberadaan orang-

orang Saduki berakhir bersamaan dengan runtuhnya Haikal pada tahun 70

M di tangan bangsa Romawi. Dengan lenyapnya Haikal, maka lenyaplah

kekuasaan agama , politik, sosial dan ekonomi orang-orang Saduki, serta

lenyap pula lah keberadaan mereka. Pada waktu yang bersamaan, orang-

orang Farisi tetap eksis, dan akidah mereka berkembang sampai menjadi

popular dengan istilah Yahudi Tradisonal atau Rabime.

E. Sekte Eseni

Adalah suatu sekte agama Yahudi yang semasa dengan sekteFarisi

dan Saduki pada dua abad sebelum Masehi sampai hancurnya Haikal pada

tahun 70 Masehi di tangan Romawi. Diantara keyakinan terpenting dari

orang-orang Eseni adalah keyakinan tentang keabadian ruh serta tentang

pahala dan siksa. Akan tetapi mereka tidak mempercayai kebangkitan

jasad. Mereka menentang perbudakan dan kepemilikan pribadi. Mereka

hidup secara berkelompok. Sekte Esani menjalani hidup zuhud dan

mengisolasi diri, namun mereka ikut terlibat dalam kehidupan politik pada

masanya. Jumlah orang-orang Esani mencapai 4000 jiwa

menurutpernyataan philon, dan mereka mendiami beberpa kota dan

perkampungan, diantaranya Ain Jaddi yang dianggap oleh para peneliti

sebagai lokasi Qumron tempat dimana ditemukannya naskah-naskah Laut

Mati. Keberadaan kelompok ini berakhir setelah hancurnya Haikal pada

tahun 70 M.
F. Sekte Karaite

Sekte Karaite termasuk sekte-sekte Yahudi terpenting yang

menentang sekte Yahudi Rabi. Mereka dijuluki dengan beberapa julukan,

diantaranya: “Abnaul Miqra” dan “Ahlul Miqra”, sebagai isyarat kepada

keteguhan orang-orang Karaite memegang Perjanjian Lama sebagai

sumber hukum satu-satunya dan tidak mengakui hukum-hukum verbal.

Karaite muncul pada awal abad VIII Masehi. Penamaan “Karaite” kembali

kepada abad IX Masehi, sebagaimana sekte-sekte tersebut juga dinamakan

“Ananiyah” dikaitkan kepada pendirinya, Anan bin Daud (Anan ben

David). Diantara faktor-faktor yang menyebabkan munculnya kelompok

ini pada abad IX Masehi salah satunya adalah berkembangnya beberapa

kecenderungan agama yang non-tradisionalis di kalangan Yahudi Babel

dan Persia.

Pemikiran para pengikut sekte Karaite mencakup beberapa sekte

Yahudi yang terpengaruh dengan Islam, seperti Al-Isawiyah (Isawites)

yang didirikan oleh Abu Isa Al- Asshafahani dan Al-Yodghaniyah

(Yudghanites) oleh Yodgan, murid Abu Isa Al-Ashafhani, kedua-duanya

mengaku nabi pada abad VIII Masehi. Asal usul sekte Karaite kembali

kepada masa Yerobeam pada awal terbaginya kerajaan Israel menjadi dua

kerajaan setelah wafatnya Sulaiman pada abad X SM dan munculnya sekte

Saduki, para pengikut Zadok. Namun sumber-sumber Rabi Tradisionalis

mengembalikan munculnya sekte Karaite kepada Anan bin Daud dan

ambisinya serta kedengkiannya terhadap saudaranya, Hananiyah, yang


dipilih menjadi pimpinan oleh jalut. Adapun keyakinan sekte Karaite

terdiri dari 10 rukun utama:

a. Bahwa Allah adalah pencipta alam natural dan alam ruh dari

ketiadaan

b. Bahwa Allah adalah pencipta yang bukan makhluk

c. Bahwa Allah adalah Esa tanpa bentuk, tak ada apa pun yang

menyerupai-Nya.

d. Bahwa Allah telah mengutus Musa

e. Bahwa Allah telah menurunkan Taurat melalui Musa yang

mencakup hakikat yang sempurna, dan tak ada syari’at lain apapun

yang dapat menyempurnakan atau menghapusnya, khususnya

syari’at lisan yang dikenal oleh para nabi.

f. Bahwa setiap orang yang beriman harus mengetahui Taurat dalam

bahasa aslinya dan juga maknanya

g. Bahwa Allah menurunkan wahyu sendiri-Nya kepada para nabi-

nabi lain, sekalipun status kenabian mereka berada dibawah musa.


h. Bahwa Allah akan membangkitkan orang yang telah mati pada hari

perhitungan

i. Bahwa Allah membalas setiap manusia menurut cara hidupnya dan

perbuatannya.

j. Bahwa Allah tidak merendahkan orang-orang yang telah

diasingkan, melainkan Dia mensucikan mereka melalui penderitaan

dan kesengsaraan di tempat pengasingan

G. Sekte Hasidim

Hasidim adalah sebuah gerakan sosial –religius yang didirikan oleh

Israel Ba’al Shem Tov (1699-1761), dan yang turut mendorong

kemunculannya adalah kondisi Bangsa Yahudi di Eropa Timur pada abad

XVIII M dimana kaum yahudi dibawah penindasan politik dan gereja.

Saat itu kondisi internal masyarakat Yahudi cukup parah setelah kegagalan

gerakan sabbatul. Para pengikut sekte Hasidim konsen kepada kajian dan

pendidikan dan mereka beraliansi dengan Yahudi Rabi melawan gerakan

Haskalah (pencerahan) yang mengejek para penulis dari gerakan Hasidim

dan menudingnya sebagai sihir, mantera dan keimanan buta