Anda di halaman 1dari 10

Dibobolnya ATM Seorang Wanita Yang Menggunakan VPN

“Paper yang disusun untuk melengkapi tugas


Mata kuliah Teknologi Informasi Akuntansi Semester 4”

Disusun oleh :
1. Clara Angelica Aprilia Putri 023001801040
2. Prisilia Audila Puspitasari 023001801070
3. Alifia Novanda Susan 023001801043
4. Fira Fadhilah 023001801036
5. Malvin Gunawan 023001801049
6. Naufal Febri Nugroho 023001801012
7. Denisa Inggrilanny 023001904072

UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
AKUNTANSI
2020/2021
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network yang artinya membuat jaringan
private secara virtual diatas jaringan public(umum) seperti internet. VPN berkembang
dikarenakan adanya perkembangan yang pesat pada perusahaan-perusahaan besar yang ingin
tetap memperluas jaringan bisnisnya, namun mereka tetap ingin terhubung ke jaringan
local(private) mereka  dengan kantor cabang yang dimiliki dan perusahaan mitra kerjanya yang
berada di tempat yang jauh. Perusahaan juga ingin memberikan hak akses kepada pegawai
khusus sebagai fasilitas yang efektif dan efisien agar dapat terhubung ke jaringan lokal milik
perusahaan tersebut di manapun mereka berada. Perusahaan tersebut perlu suatu jaringan lokal
yang jangkauannya luas, tidak bisa diakses oleh sembarang orang, tetapi hanya orang yang
memiliki hak akses saja yang dapat terhubung ke jaringan lokal tersebut sehingga keamanan
perusahaan dapat terjaga.
Implementasi jaringan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan leased line(jalur
penyewaan). Namun biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan yang luas menggunakan
leased line sangat besar. Di sisi lain perusahaan juga ingin mengoptimalkan biaya untuk
membangun jaringan mereka yang luas. Oleh karena itu VPN dapat digunakan sebagai teknologi
alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena
transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada, misal :
internet.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Jelaskan pengertian Virtual Private Network (VPN)!
1.2.2 Sebutkan dan jelaskan tipe-tipe Virtual Private Network (VPN)!
1.2.3 Jelaskan fungsi atau kegunaan teknologi Virtual Private Network (VPN)!
1.2.4 Jelaskan manfaat menggunakan Virtual Private Network (VPN)!
1.2.5 Bagaimanakah cara kerja Virtual Private Network (VPN)? Jelaskan!
1.2.6 Apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan Virtual Private
Network (VPN)!
1.2.7 Contoh kasus dan Solusi yang baik Untuk pembobolan ATM!
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Virtual Private Network (VPN)
Virtual Private Network  atau VPN adalah suatu jaringan pribadi yang dibuat dengan
menggunakan jaringan publik, atau dengan kata  lain menciptakan suatu WAN yang sebenarnya
terpisah baik secara fisikal maupun geografis sehingga secara logikal membentuk satu netwok
tunggal, paket data yang mengalir antar site maupun dari user yang melakukan remote akses
akan mengalami enkripsi dan authentikasi sehingga menjamin keamanan, integritas dan validitas
data.

Lebih jelasnya, VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat private mengapa disebut
demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual
dan mengapa disebut private karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya private yang
tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan public atau
internet namun sifatnya private, karena bersifat private maka tidak semua orang bisa terkoneksi
ke jaringan ini dan mengaksesnya.

2.2 Tipe-tipe Virtual Private Network (VPN)


Terdapat beragam tipe VPN, di antara yang paling populer adalah Remote-Access VPN dan Site-
to-Site VPN.

1. Remote-Access VPN

Remote-Access, juga dikenal sebagai Virtual Private Dial-Up Network (VPDN), merupakan
koneksi user-to-LAN yang digunakan sebuah perusahaan untuk para pekerjanya yang
membutuhkan koneksi ke jaringan mereka dari berbagai lokasi remote.

Contoh sederhana implementasi remote-access VPN adalah sebuah perusahaan besar dengan
ratusan sales di berbagai lokasi. Remote-access VPN dalam hal ini menjamin koneksi-koneksi
yang secure dan terenkripsi di antara jaringan privat perusahaan dengan sales-sales melalui
Internet Service Provider (ISP).

2. Site-to-Site VPN

Dengan penggunaan perlengkapan dedicated dan enkripsi skala besar, sebuah perusahaan dapat
mengkoneksikan multi site tetap melalui sebuah jaringan publik seperti internet.
Site-site VPN dapat berupa salah satu tipe berikut :

1. Intranet-based. Jika perusahaan memiliki satu lokasi remote atau lebih di mana mereka
ingin bergabung ke sebuah jaringan privat tunggal, mereka dapat membuat sebuah
intranet VPN untuk mengkoneksikan LAN ke LAN.
2. Extranet-based. Saat perusahaan memiliki hubungan dekat dengan perusahaan lainnya
(misalnya partner bisnis, supplier atau customer), mereka dapat membangun sebuah
extranet VPN yang akan menghubungkan LAN ke LAN dan memungkinkan semua
perusahaan bekerja dalam environment yang dibagikan.

3. Metode Securiti VPN

Guna menjamin keamanan koneksi dan data, VPN memperkejakan beberapa metode sekuriti
berikut :

 Firewall
 Enkripsi
 IPSec
 Tunnel

  

2.3 Fungsi atau Kegunaan Teknologi Virtual Private Network (VPN)


Teknologi VPN memiliki tiga fungsi utama, di antaranya adalah :

1. Confidentially (Kerahasiaan)

Teknologi VPN merupakan teknologi yang memanfaatkan jaringan publik yang tentunya sangat
rawan terhadap pencurian data. Untuk itu, VPN menggunakan metode enkripsi untuk mengacak
data yang lewat. Dengan adanya teknologi enkripsi, keamanan data menjadi lebih terjamin.
Walaupun ada pihak yang dapat menyadap data yang melewati internet bahkan jalur VPN itu
sendiri, namun belum tentu dapat membaca data tersebut, karena data tersebut telah teracak. Jadi,
confidentially ini dimaksudkan agar informasi yang ditransmisikan hanya boleh diakses oleh
sekelompok pengguna yang berhak.

2. Data Integrity (Keutuhan Data)

Ketika melewati jaringan internet, sebenarnya data telah tersebar sangat jauh bahkan hingga ke
berbagai negara. Pada saat penyebaran tersebut, berbagai gangguan dapat terjadi terhadap isinya,
baik hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang yang tidak seharusnya. Pada VPN terdapat
teknologi yang dapat menjaga keutuhan data mulai dari data dikirim hingga data sampai pada
penerima.

3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)

Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber


pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data
yang masuk dan mengambil informasi dari sumber datanya. Kemudian, alamat sumber data
tersebut akan disetujui apabila proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin
semua data yang dikirim dan diterima berasal dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang
dipalsukan atau dikirim oleh pihak-pihak lain.

2.4 Manfaat Menggunakan Virtual Private Network (VPN)


 Remote access, kita dapat mengakses komputer atau jaringan yang kita inginkan selama
terhubung dengan internet.
 Security, kita dapat melakukan browsing dengan koneksi internet public seperti hotspot
atau warnet (warung internet) secara aman.
 Hemat biaya setup jaringan, VPN dapat menjadi teknologi alternatif penghubung jaringan
lokal yang luas dengan biaya yang cukup rendah, karena transmisi data teknologi VPN
menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan
pribadi

2.5 Cara Kerja Virtual Private Network (VPN)

    Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai
penghubung antar PC.

Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang
memadai agar koneksinya bisa lancar. Yang dilakukan VPN pertama, VPN Server harus
dikonfigurasi terlebih dahulu kemudian di client harus diinstall program VPN baru setelah itu
bisa dikoneksikan. VPN Client akan membuat semacam koneksi virtual/maya sehingga akan
muncul VPN adapter network semacam network adapter (Lan Card) tetapi virtual/maya. Tugas
dari VPN Client adalah melakukan authentifikasi dan enkripsi/dekripsi.

Setelah terhubung, ketika Client mengakses data misalnya client ingin membuka situs
http://www.google.com, permintaan ini sebelum dikirim ke VPN Server terlebih dahulu
dienkripsi oleh VPN Client misal dienkripsi dengan rumus A sehingga permintaan datanya akan
berisi kode-kode. Setelah sampai ke VPN Server, oleh Server data tersebut dideskripsi dengan
rumus A, karena sebelumnya sudah dikonfigurasi antara server dengan client, maka server akan
memiliki algorit yang sama untuk membaca sebuah enkripsi. Begitu juga sebaliknya dari Server
ke Client.

2.6 Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Virtual Private Network (VPN)

– Kelebihan

Ada beberapa kelebihan yang dapat diperoleh dengan menggunakan VPN untuk implementasi
WAN.

1. Jangkauan jaringan lokal yang luas dan waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan
jaringan lokal ke tempat lain juga semakin cepat. Dengan demikian penggunaan VPN
secara tidak langsung akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
2. Penggunaaan VPN dapat mereduksi biaya operasional cira tradisional untuk
mengimplementasikan WAN. VPN dapat mengurangi biaya pembuatan jaringan karena
tidak membutuhkan kabel. VPN menggunakan internet sebagai media komunikasinya.
3. Penggunaan VPN akan meningkatkan skalabilitas.
4. VPN memberi kemudahan untuk diakses dari mana saja, karena VPN terhubung ke
internet.

– Kekurangan

VPN juga memiliki kekurangan yaitu :

1. VPN membutuhkan perhatian yang serius pada keamanan jaringan publik (internet). Oleh
karena itu diperlukan tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak
diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cybercrime pada jaringan VPN.
2. Ketersediaan dan performansi jaringan khusus perusahaan melalui media internet sangat
tergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali pihak perusahaan. Kecepatan
dan keandalan transmisi data melalui internet yang digunakan sebagai media komunikasi
jaringan VPN tidak dapat diatur oleh pihak pengguna jaringan VPN, karena traffic yang
terjadi di internet melibatkan semua pihak pengguna internet di seluruh dunia.
3. Perangkat pembangun teknologi jaringan VPN dari beberapa vendor yang berbeda ada
kemungkinan tidak dapat digunakan secara bersama-sama karena standar yang ada untuk
teknologi VPN belum memadai. Oleh karena itu fleksibilitas dalam memilih perangkat
yang sesuai dengan kebutuhan dan keuangan perusahaan sangat kurang.
2.7 Contoh Kasus Dan Solusi yang baik Untuk pembobolan ATM!

Contoh kasus:
Pemerintah telah memblokir akses beberapa aplikasi media sosial dan messenger seperti
Facebook, WhatApp, dan Instagram sejak kerusuhan aksi 22 Mei 2019. Langkah pemerintah ini
dilakukan untuk mengurangi dampak media sosial yang bisa memprovokasi masa, termasuk
penyebaran berita hoaks serta ujaran kebencian. Kebijakan tersebut membuat masyarakat
memikirkan cara agar tetap lancar berkomunikasi, yakni dengan menggunakan VPN. Banyak
yang beralih menggunakan aplikasi VPN untuk menggunakan media sosial. Namun banyak yang
belum mengerti bahwa menggunakan VPN ternyata memiliki risiko yang besar. Satu bahaya
yang beresiko yaitu penyadapan data pribadi yang berdampak pada pembobolan ATM. Dalam
status WhatsApp-nya, wanita tersebut mengungkapkan kekesalannya karena saldo ATM-nya
kosong karena menggunakan aplikasi VPN. Ia pun memutuskan untuk melapor ke bank.
Menyikapi pembatasan ini, Koh Herry mengajak masyarakat untuk bijak. Apalagi ini hanya akan
berlangsung tiga hari. "Ya, bisa istirahat sebentar dalam bermedsos. Karena tidak lama. Untuk
yang bisnisnya pakai medsos, pembatasan ini kan untuk kebutuhan keamanan nasional," tandas
Koh Herry.
Nancy menyarankan untuk tidak bertransaksi perbankan saat mengaktifkan VPN.
"Bagi nasabah yang sudah mengaktifkan aplikasi Virtual Private Network (VPN) Free yang ada
di Android atau Iphone agar bisa connect ke aplikasi sosmed mohon untuk tidak melakukan
transaksi perbankan saat mengakses VPN," kata Nancy, dikutip dari TribunTimur.
"Jika ingin bertransaksi pastikan aplikasi VPN dalam kondisi disconnect," jelasnya
menambahkan.(TribunStyle/Listusista)

Solusi untuk menangani masalah tersebut:


 Sebaiknya dalam penggunaan VPN kita lebih selektif lagi saat memilih mau
menggunakan aplikasi VPN yang aman itu yang mana. Kita harus mengetahui dulu
apakah VPN tersebut aman dan legal atau tidak sebelum menggunakannya. Karna banyak
aplikasi VPN ilegal yang terdapat di playstore/appstore yang tidak terbukti keamanannya.
 Sebelum bertransaksi pun kita harus menonaktifkan vpn karena data transaksi tersebut
bisa diambil oleh pihak vpn yang tidak bertanggung jawab, dan pakelah vpn yang
terbukti seperti Nord VPN, Express vpn, surfshark , dan 1.1.1.1 VPN
 Cari platfrom VPN yang terpercaya, di usahakan jangan melakukan transaksi banking
saat menggunakan VPN karena rentan peretasan. VPN gratis akan membuat data kita di
curi dan di jual secara ilegal.
 Jika pun ingin menggunakan gratisan, carilah refrensi perusahaan penyedia aplikasi VPN,
bisa dari review ataupun profile di website penyedia bersangkutan. Jika ingin lebih aman
lagi gunakan aplikasi VPN berbayar, ya meskipun pilihan tersebut tetap tidak menjamin
keamanan 100%. Toh, saat kita daftar sosmed sebenarnya pihak penyedia sosmed juga
mengetahui data-data kita. Bila tidak ada data-data rahasia penting di smarthpone, aman-
aman saja menggunakan VPN gratisan
 Dan Bila ingin menggunakan vpn sebaiknya menggunakannya di handphone atau gadget
lainnya yg tidak ada isi data pribadi atau mobile banking kalian agar data kalian aman
saat menggunakan aplikasi VPN yang gratis
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan
kita harus selalu ingat kejahatan cyber akan selalu ada dengan berbagai modus lama maupun
baru. Akan lebih baik apabila kita tetap waspada dan selalu melakukan yang terbaik untuk
melindungi data-data pribadi kita saat menggunakan VPN . Jangan terlalu percaya atau tergiur
dengan aplikasi VPN yang gratis serta Cermat saat beraktivitas menggunakan VPN memang
diperlukan agar kita terhindar dari hal-hal yang merugikan dan akan kita sesali di kemudian hari.
tidak lupa juga kita pun harus berhati hati dalam menggunakan VPN karena Vpn itu seperti pintu
yang tidak terkunci, semua orang bisa masuk kalau ada celahnya.

3.2 Saran
Saran dari kelompok kami untuk mengurangi resiko pembobolan kita dianjurkan untuk
menonaktifkan VPN saat melakukan transaksi mobile banking, ini dikarenakan apabila VPN
yang kita gunakan masih aktif, ada kemungkinan data transaksi bisa di sadap oleh pihak
penyedia VPN. Kebanyakan yang bahaya bukan VPN, tapi semua VPN yang tidak jelas
vendornya, mau gratis atau berbayar kalau vendornya tidak jelas itu tidak aman. Cara
mengeceknya dengan melihat kredibilitas vendor yang membuat VPN tersebut.