Anda di halaman 1dari 18

KELOMPOK SILA KE-3

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP


KEUTUHAN NKRI

AINI NURUL SAFITRI

DIMAS WIJANARKO

RAMIRO A. PRABOWO

PETER WILIAM

WINONA ANGELICHA

MARSHELLA ANZANI

M. ALIEF PAMBUDI

M. FAUZAN

TATUMMI R

NURUL HIDAYAT

PETRANIWATI WITUS

FAREL ROMEO

ALIANDRA

PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL

FISIP UPDM (B)

1
Daftar isi

KATA PENGANTAR 3
BAB I 4
PENDAHULUAN 4
LATAR BELAKANG 4
PERUMUSAN MASALAH 5
TUJUAN 5
BAB II 6
KAJIAN PUSTAKA 6
BAB III 10
METODOLOGI 10
BAB IV 11
PEMBAHASAN 11
HUBUNGAN KEUTUHAN NKRI DENGAN PERKEMBANGAN IPTEK 11
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI ERA GLOBALISASI TERHADAP NKRI 12
CONTOH KASUS YANG MENGGANGGU KEUTUHAN NKRI 13
CARA MENYIKAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 16
BAB V 17
KESIMPULAN 17
SARAN 17
DAFTAR PUSTAKA 18

Word did not find any entries for your table of contents.

2
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu

Wata’ala yang telah memberikan

rahmat, karunia serta kesempatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan makalahini,
dengan judul

Keutuhan pancasila terhadap teknologi

dalam waktu ke waktu seiring berkembangnya teknologi mengakibatkan hilang nya tata dan
moral terhadap keutuhan NKRI hampir hilang di lingkungan bermasyarakat karena dampak
teknologi dari dalam negri,maupun luar negri. Oleh karena itu penyimpangan nilai-nilai tata
moral terhadapap keutuhan NKRI berdasarkan makna yang terkandung di dalamnya.nilai-nilai
tersebut serasa hilang dengan kehidupan Bangsa pada zaman ini.Tujuan dari penyusunan
makalah ini yaitu sebagai salah satu tugas dalam mata kuliah

Pendidikan Pancasila.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna.Oleh karena itu, kami
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun daripembaca demi tercapainya
kesempurnaan makalah ini.Kami berharap semoga Makalah ini dapat bermanfaat untuk berbagai
pihak danperkembangan di Indonesia, khususnya dalam kehidupan sosial

Jakarta,senin 16 september 2019

Penyusan

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

            Sebagai warga Kesatuan Republik Indonesia sudah seharusnya mengetahui,

mempelajari,  mengembangkan, serta mengamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Alangkah akan tercipta masyarakat yang sejahtera dan damai apabila kita semua rakyat

Indonesia melaksanakan hal tersebut, sesuai dengan cita-cita pendiri Bangsa Indonesia yang

telah gugur. Sebagai generasi muda kita harus menunjukan semangat cinta dan bela negara

kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan menghayati dan ikut merasakan

bagaimana para pahlawan kita mempertahankan dan merebut kembali negara ini. Ingatlah bahwa

Pancasila merupakan dasar negara atau vondasi negara yang membentuk Undang-Undang 1945,

Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Pancasila terdiri dari 5 sila yang

memiliki arti luas dan mencakup kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta

Undang-Undang 1945 sebagai landasan hukumnya. Untuk tercipta kedamaian dan kesejahteraan

dibutuhkansemua aspek tersebut, salah satunya Persatuan yang tertulis di dalam Pancasila sila

ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia”. Kalimat ini memiliki makna yang besar dan sangat

luas. Dengan persatuan ini tidak akan ada perpecahan. Berfikirlah ulang mengenai Persatuan di

Indonesia. Jangan di ucapkan anda hanya perlu berfikir dan melihat pada diri anda sendiri

bagaimana dengan diri anda sendiri? Apa tindakan anda untuk mewujudkan Persatuan di

Indonesia. Tujuan perkuliahan Pancasila adalah agar mahasiswa memahami, menghayati dan

melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara RI,

juga menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang beragam masalah dasar kehidupan

bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang hendak diatasi dengan pemikiran yang

berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

4
            Inilah gunanya Pendidikan Pancasila dilaksanakan dan kami akan bahas mengenai apa itu

“Persatuan Indonesia”.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana hubungan antara keutuhan NKRI dengan perkembangan teknologi?

2. Apa dampak perkembangan teknologi terhadap keutuhn NKRI ?

3. Bagaimana pengaruh perkembangan teknologi di era globalisasi terhadap persatuan

4. Apa contoh kasus yang mengganggu keutuhan NKRI akibat penyalahgunaan teknologi ?

5. Bagaimana cara menyikapi kemajuan teknologi demi menjaga keutuhan NKRI?

C. TUJUAN

Kami disini sebagai penulis makalah ini membuat makalah ini dengan tujuan salah satunya
penting bahwa agar kita dapat lebih memahami pengaruh perkembangan teknologi terhadap
keutuhan NKRI dan apa yang dimaksud dasar negara Indonesia khususnya sila ketiga yang
mengandung makna Persatuan Indonesia, dalam penyusunan makalah ini kami penulis
mempunyai beberapa tujuan yaitu:

1. Untuk Mengetahui Dampak Positik dan Negatif Teknologi terhadap keutuhan


NKRI;
2. Untuk Mengetahui Hubungan Keutuhan NKRI Dengan Perkembangan Teknologi;
3. Untuk Mengetahui Dampak Globalisasi Terhadap Persatuan Indonesia;
4. Cara Menyikapi Kemajuan Teknologi Terhadap Keutuhan NKRI;
5. Masyarakat lebih bijak memanfaatkan teknologi;
6. Untuk Mengetahui Makna Persatuan dan Kesatuan Indonesia;
7. Untuk Mengetahui arti pentingnya Persatuan dan Kesatuan Indonesia;
8. Untuk Mengetahui Cara Mewujudkan Persatuan di Indonesia.

5
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

KAJIAN PUSTAKA
2.1. Perkembangan teknologi di Indonesia

Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses


globalisasi . Globalisasi yang terjadi menyentuh seluruh aspek yang penting dalam kehidupan.
Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab,
dipecahkan. dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara
untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat
waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan
informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat
komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar
data dapat disebar dan diakses secara global.

Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi
untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.
Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi.
Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang
lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor
lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

2.2. Peran Teknologi Informasi

Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi
merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan
menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang
antara lain : Bidang pendidikan (e-education). Globalisasi telah memicu kecenderungan
pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah

6
pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di
Perancis proyek "Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun
70-an tentang "Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)" yang secara ekstrimnya guru
tidak lagi diperlukan.

Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes
(flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor
jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.

Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan
bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat
penting bagi kesejahteraan ekonomi.

Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya


akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah,
kolaboratif, dan inter-disipliner.

Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia


Communication (CMC)” yang bersifat sinkron dan asinkron.

Dari pandangan-pandangan para tokoh di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya
pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah,
beragam, multidisipliner, dan kompetitif. Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa
mendatang adalah: - Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh
(Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh
perlu dimasukan sebagai strategi utama. - Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan /
latihan dalam sebuah jaringan - Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru,
laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku. -
Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam
pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. Dengan adanya perkembangan
teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk
diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara
mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan,

7
melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya,
semuanya itu sudah dapat dilakukan.

Dalam Bidang Pemerintahan (egovernment). E-government mengacu pada penggunaan


teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang
mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya.
Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem
otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya
egovernment adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara
pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan
hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan
G2G (Government to Government).

Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain: (1) Pelayanan servis yang lebih baik
kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa
harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara
fisik datang ke kantor pemerintahan. (2) Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis,
dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara
berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan
dari semua pihak. (3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
Dengan adanya Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak
untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah
keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi online antar
instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan informasi terutama
yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan
strategis dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi
paradigma baru dengan upaya peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan menuju
terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance).

Dalam bidang Keuangan dan Perbankan Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya
di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya,
tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern yang hanya
ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih

8
terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota
besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Untuk
menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah
pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh
nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai
contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan
ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang
tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat
dilakukan.

2.3. Dampak teknologi pada kehidupan masyarakat

Kemajuan teknologi akan membawa pengaruh yang dominan bagi perkembangan masyarakat.
Perkembangan teknologi, ini selalu membawa pengaruh di bidang pendidikan, politik dan
ekonomi. Oleh karena itu, perkembangan teknologi terutama di bidang komunikasi perlu
dipelajari dan dicari jalan ke luar yang tepat bagi kehidupan umat manusia. Perkembangan yang
pesat dari teknologi ini mendorong masyarakat memasuki era pasca-industri. Kondisi ini
merupakan lanjutan dari masa pra-industri dan masyarakat industri. Perbedaan utama dari
masyarakat pasca-industri ini adalah penekanannya pada ekonomi di sektor jasa dan teknologi.
Arus perkembangan teknologi yang semakin menyebar luas dan menyebar masuk ke dalam
lapisan kehidupan masyarakat bergerak secara serentak. Adapun pendorongnya ada. 2, yaitu
perkembangan teknologi komunikasi dan informasi didorong oleh pergeseran ekonomi yang
didominasi oleh jasa serta adanya evolusi ke arena perdagangan global yang dengan cepat
melanda seluruh dunia.

Revolusi komunikasi dan informasi yang melanda dunia membawa implikasi positif dan
negatif. Implikasi ini pada gilirannya akan berakibat atau berdampak pada bidang sosial,
ekonomi, dan politik. Dalam bidang politik perkembangan teknologi komunikasi mempercepat
proses pelayanan public yang baik. Implikasi yang perlu disadari adalah adanya pengaruh
komunikasi dan informasi dunia yang melanda generasi muda. Dalam bidang ekonomi,
perkembangan teknologi komunikasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat di
samping dampak yang positif dan negatif. Dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi
komunikasi telah mendorong para murid dan guru untuk mengimplikasikan distance learning.

9
BAB III

METODOLOGI

Pancasilasebagaimana terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 adalah dasar negara dari Negara
Kesatuan Republik Indonesia harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara.
Tujuan nasional sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 diwujudkan melalui
pelaksanaan penyelenggaraan negara yang berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan
mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Penyelenggaraan negara dilaksanakan melalui pembangunan nasional dalam segala aspek
kehidupan bangsa, oleh penyelenggara negara, bersama-sama segenap rakyat Indonesia di
seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.

Pancasila ke-3 yang menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek yakni ,memberikan
kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari
sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari
faktor kemajuan iptek. Oleh sebab itu, Iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa
persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia
Indonesia dengan masyarakat internasional.

Hakikat Pancasila ke-3 sebagai dasar nilai pengembangan iptek dikemukakan Prof. Wahyudi
Sediawan (dalam Dikti, 2016; 2016-217) dalam Simposium dan sarasehan Pancasila sebagai
Paradigma Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Bangsa, adalah Persatuan Indonesia
memberikan landasan esensial bagi kelangsungan Negara Kesatauan Republik Indonesia
(NKRI). Untuk itu, ilmuwan dan ahli teknik Indonesia perlu menjunjung tinggi asas Persatuan
Indonesia ini dalam tugas-tugas profesionalnya. Kerja sama yang sinergis antar individu dengan
kelebihan dan kekurangannya masing-masing akan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi
daripada penjumlahan produktivitas individunya. Suatu pekerjaan atau tugas yang dikerjakan
bersama dengan semangat nasionalisme yang tinggi dapat menghasilkan produktivitas yang lebih
optimal.

10
BAB IV
PEMBAHSAN
1.1 kaitan antara perkembangan teknologi dengan keutuhan NKRI
Tak terbantahkan teknologi zaman sekarang sudah sangat maju, terutama dalam hal
komunikasi dan informasi. Mengakses informasi, bertatap muka dengan orang lain, dan
bahkan menggelar suatu rapat sudah semudah menggeserkan jari. Hal ini bukan hanya
sekadar perumpamaan, melainkan kenyataan dimana sekarang semua hal dapat kita akses
melalui perangkat telepon pintar (smartphone)yang penggunaannya tentu dengan menggeser-
geserkan jari.
Setiap kemajuan pastinya memiliki sisi positif dan negatifnya, termasuk dalam hal teknologi
ini. Sisi positif dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pastinya sangat banyak
dan dapat kita rasakan setiap harinya. Teknologi membuat semua hal menjadi lebih praktis,
mudah, dan efisien. Penyebaran berita, pengaruh, dan ide sangatlah cepat dan semua orang
dapat mengaksesnya. Namun, kemudahan-kemudahan ini pun membuka sisi negatif dari
teknologi yaitu penyelewengan penggunaan untuk hal-hal buruk. Dalam konteks persatuan
bangsa, penyelewengan penggunaan teknologi seringkali berujung pada aksi mengadu-
domba antar golongan dengan melibatkan SARA dan lain-lain.
Penyebaran radikalisme dan aksi terorisme juga banyak terjadi lewat media sosial di internet.
Masyarakat yang kurang cerdas dalam menyaring persoalan-persoalan ini menambah buruk
dampak dari kemudahan teknologi ini. Hoax-hoax juga banyak beredar di internet dan sangat
disayangkan tetap ada masyarakat yang dengan mudah tersulut dan mempercayai
kebohongan-kebohongan tersebut, (istilah internetnya: kaum sumbu pendek / kaum bumi
datar).

11
1.2 Dampak perkembangan teknologi terhadap keutuhan NKRI
Dalam perkembangan teknologi tentunya membawa dampak terhadap kehidupan
bermasyarakat di indonesia yang berpengaruh terhadap keutuhan NKRI, bukan hanya
dampak positif melainkan juga berdampak negative di beberapa aspek, antara lain

A. aspek ekonomi
 Dampak Positif
1. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan
meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek
teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi
2. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan
pekerjaan
3. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan
mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk
4. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang
mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu
5. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang
mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu
 Dampak Negatif
1. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi
yang dibutuhkan
2. Adanya kasus penipuan dalam jual beli online yang merugikan berbagai pihak
3. Memicu sifat konsumtif
B. Aspek Sosial
 Dampak positif
1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi
antar satu tempan ke temopat lainnya meski jauh
2. Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat
3. Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh
masyarakat

12
 Dampak Negatif
1. Dengan makin pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi
berubah,yang asalnya face to face menjadi tidak.
2. Masuknya budaya-budaya asing tanpa saring
3. Masuknya hal-hal berbau pornofrafi dan kekerasan beredar di media social
dengan mudah
C. Aspek Budaya
 Dampak Positif
1. Mempermudah seseorang di suatu Negara mengetahui berbagai macam
budaya yang ada di belahan bumi yang lain
2. Mempermudah adanya pertukaran pelajar antar Negara
3. Mempermudah pendistribusian karya-karya anak bangsa seperti musik, film,
fashion maupun furnitureke Negara-negara tetangga maupun Negara-negara
berbeda benua yang mana akan memperkuat identitas Negara serta membuat
Negara semakin dikenal oleh dunia

 Dampak Negatif
1. Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya
massa
2. Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa
3. Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri

1.3 Pengaruh perkembangan teknologi di era globalisasi terhadap keutuhan NKRI


Globalisasi sebagai suatu proses bukan sebagai fenomena baru karna proses globalisasi
sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir abad ke-19 dan dari awal abad ke-
20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di berbagai negara ketika mulai ditemuka
teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Loncatan teknologi yang semakin canggih
pada pertengahan abad ke-20 yaitu internet dan sekarang ini telah menjamur telepon genggam
(handphone) dengan segala fasilitasnya.
Dampak Globalisasi di Indonesia ada yang berdampak positif dan negatif dalam
kehidupan bangsa Indonesia. Dampak tersebut antara lain sebagai berikut :
 Dampak positif
Dampak positif Globalisasi dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah :
a. Perubahan tata nilai dan sikap

13
Adanya globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat
yang semula irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih
mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berfikir lebih maju
c. Tingkat kehidupan lebih baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih
merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatan taraf hidup
masyarakat.
Dampak positif globalisasi dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah:
1. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan
a. Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap
dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
b. Regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan
bermanfaat untuk kepemimpinan rakyat banyak.
c. Semakin menguatnya tuntunan terhadap tugas-tugas penegak hukum lebih profesional,
transparan, dan akuntable.
2. Globalisasi bidang sosial budaya:
a. Meningkatnya pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir
yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.
b. Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa
kemandirian, rasioanal, sportif, dan lain sebagainnya.

Disamping ada dampak positif pasti ada dampak negatif, dan adapun dampak negatif
adalah :
 Dampak Negatif
Dampak Negatif pengaruh globalisasi dalam kehidupan bangsa indonesia adalah sebagai
berikut :
a. Pola hidup komsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat
melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan
banyak pilihan yang ada.
b. Sikap individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak
membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka
adalah makhluk sosial.
c. Gaya hidup kebarat-baratan

14
Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang
mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi menghormati orang tua, kehidupan
bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa yang dapat mengikuti
arus globalisasi maka akan menperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu
yang lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.

Dampak negatif globalisasi menurut bidangnya adalah :


1. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan
a. Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara
semakin berkurang karena dalam hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak
tentara dan polisi.
b. Perubahan dunia yang cepat, mampu memperngaruhi pola pikir masyarakat secara
global. Sifat-sifat masyarakatnya adalah pragmanisme, hedonisme, primitif,dan
konsumerisme.
c. Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan
ketidaksetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu.
2. Globalisasi bidang sosial budaya
a. Semakin mudahnya nilai-nilainya barat masuk ke Indonesia baik melalui internet,
media televisi,maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat
b. Semakin memudarnya gaya hidup berikut ini. Individualisme (mengutamakan
kepentingan diri sendiri)

Tidak Terlepas dari hal diatas, sebenarnya gloabalisasi itu seperti dua mata pisau
Yang mempunyai dua sisi. Sisi positif dan negatif tetapi kita harus tetap
mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa melalui menyikapi dan
mempersiapkan diri kita untuk masa yang akan terus berlangsung cepat berganti dan
tetap mempertahankan ideologi dan keutuhan bangsa dan negara.

1.4 Contoh kausus yang megganggu keutuhan NKRI


 Kasus rasisme papua
Kasus rasisme papua ini dipicu provokasi penyebaran konten di sosial media ucap
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada pers wartawan.
Penyebaran konten dan juga hoaks inilah yg menyebabkan warga papua barat terprovokasi
untuk melakukan demo,daerah yg melakukan demo tersebut antara lain jaya pura dan
manokwari.
Situasi mencekam menyelimuti Manokwari, Senin (19/8/2019). Sejumlah jalan protokol
diblokir mahasiswa dan masyarakat. Mereka protes karena tak terima dengan rasisme dan

15
persekusi terhadap sejumlah mahasiswa asal Papua yang sedang belajar di Jawa Timur,
Jumat (16/8/2018). Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani menyebut, massa
sempat membakar Gedung DPRD. Mereka juga merusak sejumlah fasilitas dan membuat lalu
lintas di Manokwari jadi semerawut. “Massa cenderung beringas, sehingga kami tak bisa
mendekat, Gedung DPRD provinsi sudah dibakar,” kata Lakotani dalam program Breaking
News KompasTV, Senin pagi. Lakotani mengaku pemerintah provinsi tak reaksioner
menanggapi demonstrasi tersebut. Ia tahu, pangkal soal kemarahan warga bersumber dari
tindakan diskriminatif nan rasis di Surabaya dan Malang.

1.5 Bagaimana cara menyikapi kemajuan teknologi terhadap eutuhan NKRI

Tak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari
dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan. Inovasi demi inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif dan kemudahan
untuk melakukan berbagai aktifitas. Walaupun pada awalnya inovasi tersebut banyak
menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Hal
inilah yang harus disadari betul untuk menyikapinya secara bijak.

Cara menyikapi nya kemajuan teknologi terhadap NKRI ialah ada beberapa cara, diantaranya :

1. Tidak mudah mempercayai berita dan informasin yang bersifat hoax atau tidak
ditemukan kebenarannya. Kita harus mengulik lebih dalam dan lebih detail terhadap
berita yang ada dan informasi yang ada. Agar tidak mudah percaya akan berita hoax.
2. Mampu menelaah berita informasi yang masuk ke Indonesia agar tidak terkena budaya
luar yang masuk ke wilayah Negara kesatuan republic Indonesia ini.
3. Penggunaan barang berteknologi dari atau buatan Indonesia lebih baik daripada
menggunakan barang berteknologi dari luar Negara Indonesia, karna dengan begitu kuota
impor yang masuk ke Indonesia akan mengecil dan untuk ekspor barang-barang
Indonesia akan bertambah volume nya di dunia ekonomi.

16
BAB V
A. KESIMPULAN
Berdasarkan permasalahan diatas maka dapat disimpulkan bahwa perkembangan Ilmu
pengetahuan dan teknologi dapat mempengaruhi keutuhan NKRI melalui berbagai aspek,
antara lain
 Aspek ekonomi
 Aspek social
 Aspek budaya
Dengan demikian perlu adanya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menggunakan
teknologi dengan pandai dan bijak agar tidak berdampak negative terhadap keutuhan
NKRI
B. SARAN
Berdasarka permasalahan yang telah dipaparkan diatas maka dapat disarankan bahwa
perlunya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menyikapi perkembangan tekgi dengan
bijak agar tidak mudah terbawa pengaruh hal-hal buruk yang dapat mengganggu
keutuhan NKRI

17
Daftar pustaka

-Hadari. N. & hadari .M (1992) instrumen penelitian bidang sosial Yogyakarta

Gadjah mada

-Iramawan.p (2007) metodologi penelitian, modul 1 pengantar mode penelitian, jakarta,


universitas terbuka

- Natakusumah, E.K., "Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia.", Pusat Penelitian


informatika – LIPI Bandung, 2002

- Natakusumah, E.K., "Perkembangan Teknologi Informasi untuk Pembelajaran Jarak Jauh.",


Orasi Ilmiah disampaikan pada Wisuda STMIK BANDUNG, Januari 2002.

- California Distance Learning Project - working to increase access to adult basic learning
services by improving distance learning infrastructure. http://www.cdiponline.org/

- Richardus Eko Indrajit , "Evolusi Perkembangan Teknologi Informasi", Renaissance Research


Centre

- Prayoto," Menyoal Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia", Fakultas Teknik UNIKOM,
2002 Bandung

- Sumber: https://www.kompasiana.com/edoars/5a709f64caf7db34a93f6e12/teknologi-
pemersatu-atau-pemecah-belah-bangsa

18