Anda di halaman 1dari 7

KLASIFIKASI DATA

(CP 1A)

Nama Klien : Ny. ”M”


Umur : 22 Tahun
Diagnosa Medis : Ca. Ovarium

DATA SUBJEKTIF DATA OBJEKTIF

 Klien mengeluh nyeri pada daerah  Ekspresi wajah sedang


bekas operasi  Klien nampak murung
 Klien mengatakan nyeri pada daerah  Skala nyeri sedang yaitu 4 (0 - 10)
abdomen yang sifatnya hilang timbul  Porsi makan hanya ½ yang dihabiskan
 Klien mengatakan kurang nafsu makan  Berat badan 39 kg
 Klien sering menanyakan tentang  Tanda-tanda vital:
tindakan tentang penyakitnya. TD. 120/80 mmHg
N. 72 x/menit
S. 36 º C
P. 20 x/menit

Stikes Lakipadada Tana Totaja


ANALISA DATA
(CP 1B)

Nama Klien :NY “M”

Umur : 22 Tahun

Diagnosa Medis : ca ovarium

DATA ETIOLOGI MASALAH


DS: Ca. Ovarium Nyeri

 Klien mengatakan nyeri pada
Invasi dan infiltrasi sel kanker
daerah operasi pada jaringan

 Klien mengatakan nyeri pada
Mencederai dan mematikan sel-sel
daerah abdomen yang sifatnya disekitarnya dengan menekan sel-
sel tersebut dan menghancurkan
hilang timbul
suplai darah
DO: ↓
Sel tumor mengeluarkan bahan-
 Skala nyeri sedang yaitu 4
bahan kimia/enzim yang
(0 - 10) menghancurkan integritas
membrane sel
 Ekspresi wajah sedang

 Tanda-tanda vital: Sel mengalami lisis dan mati

TD. 120/80 mmHg
Kerusakan jaringan dan saraf
N. 72 x/menit ↓
Rangsangan pada nosiseptor
S. 360 C

P. 20 x/menit Thalamus

Corteks serebri

Nyeri dipersepsikan

Nyeri

DS: Ca. Ovarium Ancietas



 Klien sering menanyakan
Hospiltalisasi
tentang tindakan tentang ↓

Stikes Lakipadada Tana Totaja


penyakitnya. Kurang pengetahuan tentang
kondisi dan prognosis penyakitnya
DO:

 Klien nampak murung Merupakan stressor psikologik

 Klien mengatakan pusing dan
Koping individu tidak efektif
sakit kepala ↓
Ansietas
Faktor Risiko: Pertumbuhan sel abnormal pada Risiko nutrisi
ovarium
 Klien mengatakan kurang kurang dari

nafsu makan Merangsang pertumbuhan kebutuhan
pembuluh darah baru
 Porsi makan hanya ½ yang tubuh

dihabiskan Memerlukan suplai darah yang
adekuat untuk memberi O2 dan
 Berat badan 39 kg
nutrisi pada sel tumor

Sel-sel sehat kurang mendapat
suplai O2 dan nutrisi

Risiko nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh

Stikes Lakipadada Tana Totaja


DIAGNOSA KEPERAWATAN
(CP 2)

Nama Klien : Ny. ”M”


Umur : 22 thn
Diagnosa Medis : Ca. Ovarium
No Masalah Keperwatan Tgl. Ditemukan Tgl.Teratasi
1 Nyeri b/d Terputusnya kontinuitas 24 Maret 2014 -
jaringan
2 Ansietas b/d perubahan status 24 Maret 2014 -
kesehatan
3 Risiko nutrisi kurang dari kebutuhan 24 Maret 2014 -
tubuh b/d status hipermetabolik,
intake yang tidak adekuat

Stikes Lakipadada Tana Totaja


RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
(CP 3)

Nama Klien : Ny. ”M”


Umur : 22 Tahun
Diagnosa Medis : Ca. Ovarium
TGL NO Dx. KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL
24/3/201 1 Nyeri b/d terputusnya kontinuitas Klien akan 1. Kaji tingkat nyeri, 1. Informasi memberikan
4 jaringan melaporkan nyeri lokasi, frekuensi, data dasar untuk
DS: berkurang atau dapat durasi dan intensitas mengevaluasi keefektifan
 Klien mengatakan nyeri pada diatasi dengan dan tindakan evaluasi yang diberikan.
daerah operasi kriteria: penghilang yang
DO:  Nyeri hilang atau digunakan.
 Skala nyeri sedang yaitu 4 (0 terkontrol 2. Berikan posisi 2. Meminimalkan stimulus
- 10)  Klien rileks yang nyaman bagi nyeri.
 Ekspresi wajah sedang  Ekspresi wajah klien 3. Memungkinkan pasien
 Addomen kudran tiri teraba ceria 3. Ajarkan/ untu berpartisipasi secara
lebih keras  Skala nyeri 0-2 anjurkan aktif dan meningkatkan
 Tanda-tanda vital: keterampilan rasa kontrol.
TD. 120/80 mmHg manajemen nyeri Meningkatkan relaksasi
N. 72 x/menit mis; teknik relaksasi dan membantu
S. 36º C napas dalam, menfokuskan kembali
P. 20 x/menit relaksasi, visualisasi, perhatian sehingga pasien
imajinasi terbimbing. tidak terlalu terfokus
pada nyerinya.
4. Peningkatan nyeri sering
ditandai dengan
4. Observasi peningkatan TTV.
tanda-tanda vital 5. Menurunkan nyeri
(TD, N, S, P). melalui penghambatan
rangsang nyeri baik

Stikes Lakipadada Tana Totaja


5. Berikan sentral maupun perifer.
analgetik sesuai
program pengobatan

24/3/201 2 Ansietas b/d perubahan status Klien akan 1. Kaji tingkat 1. Membantu dalam
4 kesehatan, ditandai dengan: mengungkapkan atau ketakutan atau identifikasi rasa takut dan
DS: melaporkan ansietas kecemasan klien. kecemasan.
 Klien sering menanyakan atau kecemasan 2. Berikan kesempatan 2. Memberi kesempatan
tentang tindakan tentang berkurang pada pada klien untuk untuk memerikasa rasa
penyakitnya. tingkat yang bisa mengungkapkan takut realistis serta
 Klien mengatakan pusing dan diatasi dengan keluhannya kesalahan konsep tentang
sakit kepala kriteria: diagnosis. perhatian
DO:  Ekspresi wajah penuh yang diberikan
 Klien nampak murung ceria dapat menurun
 Klien kecemasan klien
bersemangat 3. Berikan HE tentang 3. Menigkatkan koping
 Klien bisa tidur penyakit yang di yang sedang dihadapi
nyenyak deritanya klien m serta membuat
klien memahami tentang
kodisinya sehingga
kecemasan nya dapat
berkurang
4. Observasi tanda- 4. Peningkatan tanda-tanda
tanda vital vital adalah respon fisik
dari kecemasan.
5. Berikan dorongan 5. Bahwa segala usaha
spritual pengobatan dan
perawatan yang
dilakukan merupakan
.
usaha manuasia yang
keberhasilannya
ditentukan oleh kehendak
TYME
Stikes Lakipadada Tana Totaja
24/3/201 3 Risiko nutrisi kurang dari kebutuhan Risiko nutrisi kurang 1. Kaji nafsu 1. Untuk mendapatkan
4 tubuh b/d intake yang tidak adekuat, dari kebutuhan makan klien nutrisi yang adekuat
ditandai dengan: terkonrol, dengan 2. Identifik 2. Mual atau muntah
Faktor Risiko: kriteria: adanyai mual atau psikogenik terjadi karena
 Klien mengatakan kurang nafsu  BB meningkat muntah perubahan lingkungan
makan  Nafsu makan pengobatan atau rutinitas
 Porsi makan hanya ½ yang meningkat pasien pada hari
dihabiskan  Porsi makan pengobatan mungkin
 Berat badan 39 kg dihabiskan efektif.
 Turgor kulit 3. Untuk menambah nafsu
elastis. 3. Berikan porsi makan.
makanan dalam porsi
sedikit namun
sering. 4. makanan yang hangat
4. Anjurkan dapat meningkatkan nafsu
pemberian makanan makan
dalam bentuk hangat 5. mulut yang kotor dapat
5. Anjurkan untuk membuat makanan terasa
melakukan hambar
perawatan mulut
setiap hari 6. Membantu dalam
6. Ukur tinggi, identifikasi malnutri
BB, dan ketebalan protein-kalori khususnya
kulit dan otot triseps. bila BB dan TB tidak
sesuai.
7. Menentukan diet
7. Kolaborasi tim seimbang untuk
gizi. memenuhi kebutuhan
nutrisi klien.

Stikes Lakipadada Tana Totaja