Anda di halaman 1dari 5

ALUR PENERIMAAN PASIEN DAN ALUR DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN

DI SUSUN OLEH :

NAMA : DIFFA RAMAHDINAH P

NIM : 1813462089

TINGKAT : II-C

PRODI : D3 PEREKAM DAN INFORMASI KESEHATAN

PERTEMUAN : 2

D3 PEREKAM DAN INFORMASI KESEHATAN

UNIVERSITAS IMELDA MEDAN

T.A 2019/2020
ALUR PENERIMAAN PASIEN

PROSEDUR PENERIMAAN PASIEN

 Penerimaan pasien yang akan berkunjung ke poliklinik, unit rawat jalan, unit gawat darurat ataupun yang akan dirawat adalah
bagian dari sistem prosedur pelayanan rumah sakit.
 Disinilah pelayanan pertama kali yang diterima oleh seorang pasien saat tiba di rumah sakit, sehingga sangat menentukan kesan
baik dan buruk dari rumah sakit tersebut.

 Prosedur penerimaan Pasien Rawat Jalan

Pasien Baru

 Setiap pasien baru diterima di tempat penerimaan pasien baru (TPP)


 Diwawancarai oleh petugas guna mendapatkan data identitas yang akan diisikan pada formulir ringkasan riwayat klinik.
 Setiap pasien baru akan memperoleh nomor pasien yang akan digunakan sebagai kartu pengenal, yang harus dibawa pada setiap
kunjungan berikutnya ke rumah sakit yang sama.
 Setelah selesai dalam proses pendaftaran, pasien baru dipersilahkan menunggu di poliklinik yang dituju dan petugas rekam
medis mempersiapkan berkas rekam medisnya kemudian dikirim ke poliklinik tujuan pasien.
FLOWCHART DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN

TPPRJ (PENDAFTARAN RAWAT JALAN) PENYIMPANAN DRM POLIKLINIK PENGOLAHAN DRM

MULAI
Pasien Baru Pasien Lama

Pengisian
Identitas Sosial

Input SIMRS
Input SIMRS

Pengambilan DRM Checklist Penyerahan


Data Rekam Medis Data Rekam Medis Lama DRM

Pengisian DRM Checklist


RM RJ Baru Pengembalian DRM
KIB Pasien

Assembling, Coding

DRM Disimpan
Input Pelaporan
ALUR DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN

 Berkas Rakam Medis Pasien dikirimkan ke poliklinik oleh petugas Rekam Medis yang telah diberi kewenangan untuk membawa berkas Rekam Medis.
 Petugas poliklinik mencatat pada buku register pasien rawat jalan poliklinik antara Iain : tanggal kunjungan, nama pasien, nomor rekam medis, jenis kunjungan,
tindakan/pelayanan yang diberikan, dsb.
 Dokter pemeriksa mencatat riwayat penyakit, hasil pemeriksaan, diagnosis, terapi yang ada relavansinya dangan penyakitnya pada Rekam Medis
 Petugas dipoliklinik (perawat/bidan) membuat laporan harian pasien rawat jalan.
 Setelah pemberian pelayanan kesehatan di poliklinik selesai dilaksanakan, petugas poliklinik mengirimkan seluruh berkas Rekam Medis pasien rawat jalan berikut rekapitulasi
harian pasien rawat jalan, ke Instalasi Rekam Medis paling Iambat 1 jam sebelum berakhir jam kerja.
 Petugas Instalasi Rekam Medis memeriksa kelengkapan pengisian Rekam Medis dan   untuk yang belum lengkap segera diupayakan kelengkapannya.
 Petugas instalasi rekam medis mengolah rekam medis yang sudah Iengkap.
 Petugas instalasi rekam medis membuat rekapitulasi setiap akhir bulan, untuk membuat Iaporan dan statistik rumah sakit.
 Berkas Rekam Medis pasien disimpan berdasarkan nomor rekam medisnya (apabila menganut sistem desantralisasi) rekam medis pasien rawat jalan di simpan secara terpisah pada
tempat penerimaan pasien rawat jalan.
DAFTAR PUSTAKA

Aditama Candra Y. 2003. Manajemen Administrasi Rumah Sakit.

Jakarta Universitas Indonesia.

Fuanasari, Ayu Diana. dkk. Analisis Alur Pelayanan Dan Antrian Di


Loket Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di RSUD kota Semarang.
Universitas Diponegoro.2014
(http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/6369 diakses
tanggal 11 Januari 2106)

Hatta G. R. 2010. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana


Pelayanan Kesehatan. Jakarta:UI-Press.

Permani E, Sugiarsi S, Mulyono S. 2015. Alur Prosedur Pengembalian dokumen

Rekam Medis Pasien Rawat Inap Triwulan I Tahun 2014.

Jurnal Rekam Medis. ISSN:1979-9551. Vol 9 No 1 (Maret 2015).