Anda di halaman 1dari 5

LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK-02

Kelompok :
Anggota :
1.
Kenapa Burung yang Migrasi Tidak 2.
Tersesat?
3.
4.

TUJUAN

Melalui kaji kaji artikel dan diskusi, siswa mampu menerapkan pemanfaatan
medan magnet dalam sistem navigasi hewan.

KEGIATAN SISWA

1. Bacalah artikel mengenai migrasi burung berikut ini

Kompas Ajaib Burung-Burung Migran


Jika kamu melihat burung-burung melintas apalagi
dalam jumlah banyak, bisa jadi mereka datang dari
bumi bagian utara. Migrasi adalah petualangan terbesar
dalam kehidupan burung. Ini bukan perjalanan yang
mudah, sebab risiko besar menanti mereka di depan
samudera. Tak sedikit dari mereka yang mati sebelum
menginjak tanah idaman/perantauannya di dunia
tropis. Burung migran memiliki kemampuan
menemukan rute perjalanan dari satu lokasi migrasi ke
lokasi lainnya.

Memori spasial burung yang kompleks mampu menciptakan peta ingatan lokasi-lokasi
yang mereka kenal, termasuk hubungan antarlokasi, tanda-tanda dan bentang alam yag
istimewa. Kemampuan ini juga dapat menghubungkan lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi
dan memperkirakan rute penerbangan teraman.

Agar dapat dengan mulus tiba di lokasi migrasi, burung migran tidak cukup hanya
mengandalkan orientasi arah. Mereka memiliki kemampuan navigasi lainnya serupa kompas
matahari yang diketahui pertama kali oleh Gustav Kramer, peneliti burung, pada 1950.
Dengan kompas dan bantuan “jam” pada tubuhnya ini, burung-burung migran dapat
mengurangi risiko kehilangan arah dan memperhitungkan pergerakan matahari.

Berbeda dengan jenis burung-burung malam.


S.T. Emlen, ahli zoologi asal Amerika Serikat pada
1967, menemukan bukti bahwa burung-burung
malam menggunakan bintang sebagai kompas.
Mereka mengorientasikan diri pada gerak putar
keseluruhan bintang di langit. Di atas khatulistiwa,
bintang-bintang tampak bergerak cepat. Namun,
mendekati kutub kecepatannya berkurang. Sebab
tepat di atas kutub, bintang akan “berhenti” atau
dikenal sebagai titik perputaran langit. Selain itu,
bantuan orientasi penerbangan bagi burung-burung
malam adalah magnet Bumi.

Penelitian Institut Zoologi di Jerman berhasil membuktikan melalui pengujian perilaku


jenis prenjak kutub dan sikatan berdada putih di bawah langit berbintang artifisial di
laboratiorium. Kedua jenis tersebut biasa terbang ke arah barat daya. Dalam rangkaian
pengujian tersebut, kedua jenis burung berhasil mengarahkan diri ke arah barat daya secara
tepat saat mengorientasikan diri pada medan magnet Bumi. Sedangkan, jika medan magnet
Bumi diubah, mereka akan terbang ke arah selatan.

Kemampuan andal burung bernavigasi kemudian memunculkan pertanyaan dari para


ahli: Di mana “kompas” para burung itu berada? Sejumlah ahli biologi dari Frankfurt, Jerman,
menemukan kristal-kristal magnetik renik pada kulit bagian atas dekat paruh pada jenis
burung merpati pos. Mereka menduga, kristal ini berhubungan dengan kinerja otak sebagai
alat orientasi. Tetapi, peran kristal magnetis sebagai alat navigasi burung belum dapat
dipastikan.

Kompas burung ini tidak membedakan arah utara atau selatan, tetapi mengetahui arah
kutub dan khatulistiwa. Oleh sebab itu, burung akan mencatat sudut inklinasi antara garis
medan magnet dengan permukaan bumi karena sudut ini lebih dekat ke garis khatulistiwa
daripada ke kutub agar mengetahui pada garis lintang berapa mereka berada. Burung-burung
migran menggunakan ketiga kompas ini sesuai kebutuhan. Kompas matahari atau bintang
digunakan saat awal perjalanan. Sedangkan untuk mengorientasikan perjalanan jarak jauh,
mereka mamanfaatkan kemampuan kompas magnet.
Jenis burung-burung migran

Anatidae, Scolopacidae, Accipitridae, Muscicapidae, Alcedinidae, dan Sylviidae adalah


beberapa contoh keluarga jenis burung migran. Banyak jenis burung seperti layang-layang
dan warbler bermigrasi ke lokasi yang hangat dan kaya akan jenis serangga. Mereka
umumnya bermigrasi pada malam hari mengandalkan bulan dan bintang sebagai penunjuk
arah. Di siang hari, para layang-layang memanfaatkan matahari untuk menunjukkan arah.

Kemampuan burung melakukan perjalanan jauh serupa dengan pelaut ulung yang andal
bertualangan di samudera. Aktivitas migrasi burung-burung migran bukan sekadar untuk
mencari makanan berlimpah di bawah khatulistiwa, tetapi juga untuk mempertahankan diri
demi kelangsungan hidup dan keturunannya.

Maka tak heran jika mereka menempuh ribuan mil untuk untuk kembali dari tempatnya
mencari makan ke tempat asalnya di utara. Burung-burung migran adalah petualang yang
tangguh dan tak kenal kompromi dalam menjalani hidup dan takdirnya. Maju terus, pantang
mundur!

Sumber artikel : http://www.burung.org/2017/10/25/navigasi-dalam-migrasi-kompas-ajaib-


burung-burung-migran/

DISKUSI

1. Beberapa burung mempunyai kemampuan untuk melakukan migrasi atau berpindah


tempat dari satu tempat ke tempat yang lain dan kemudian kembali ke tempat asalnya
lagi. Apa saja yang digunakan oleh burung untuk melakukan migrasi? Jelaskan!
Jawaban :
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
______________________________
_____________________________________________________________________
__________

2. Bagaimanakah cara burung dalam memanfaatkan medan magnet bumi untuk


melakukan migrasi?
Jawaban :
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
______________________________
_____________________________________________________________________
__________
3. Burung merpati juga mempunyai kemampuan yang sama seperti burung yang
melakukan migrasi, yaitu mampu kembali ke tempat asalnya apabila diterbangkan dari
tempat yang jauh. Bagaimanakah proses burung merpati mampu kembali ke tempat
asalnya?
Jawaban :
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
______________________________
_____________________________________________________________________
__________

4. Prekdisikanlah apa yang akan terjadi apabila pada tubuh burung merpati ditempeli
dengan magnet! Apa yang akan terjadi pada burung merpati tersebut dalam melakukan
perjalanannya saat pulang ke tempat asalnya?
Jawaban :
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
______________________________
_____________________________________________________________________
__________

5. Selain burung-burung seperti yang telah disebutkan pada artikel diatas, sebutkanlah
hewan-hewan yang menerapkan medan magnet bumi untuk melakukan migrasi!
Jawaban :
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
______________________________

KESIMPULAN