Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 2

TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Nama : Alni Alvionita

NIM : 041169207

1. Sebutkan dan jelaskan perangkat keras apa saja yang mendukung kegiatan otomasi
perpustakaan !

2. Mengapa harus mengembangan repositori? Uraikanlah langkah-langkah pengembangan


repositori pada lembaga informasi! Infrastruktur apa saja yang dibutuhkan dalam
mengembangkan repositori?

3. Uraikanlah peosedur digitalisasi dokumen tercetak di perpustakaan!

Jawaban:

1. Perangkat keras otomasi perpustakaan antara lain:

Input Device (Perangkat Masukan)


 keyboard
Keyboard adalah alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam
komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer.
 Mouse
Adalah hardware yang dihubungkan ke komputer baik dengan wire (kabel) atau
secara wireless (tanpa kabel). Perangkat ini dinamakan mouse karena pada waktu itu
piranti ini berbentuk seperti tikus. Di samping itu, kabel yang tersambung dengan
mouse yang terhubung dengan komputer bentuknya seperti ekor tikus.
 Joystick
Alat ini umumnya digunakan sebagai pelengkap untuk memainkan permainan video,
tuas kontrol juga banyak diimplementasikan pada mesin lain, seperti pada kursi roda
bermotor dan truk.
 Scanner
Mesin scanner merupakan salah satu perangkat keras jaringan komputer yang cara
kerjanya hampir sama dengan mesin fotocopy dan yang membedakan adalah mesin
fotocopy hasilnya hanya dapat kita lihat pada kertas dan tidak dapat di edit atau
diubah, sedangkan mesin scanner hasilnya dapat ditampilkan pada layar komputer
atau laptop dan dapat di edit ataupun di modifikasi sehingga hasilnya akan lebih
bagus dan dapat disimpan sebagai file text, dokumen atau gambar. Alat ini biasanya
dipakai untuk membaca dokumen yang tertulis pada sebuah kertas dengan cara
mendeteksi gambar pada kertas tersebut.
 Kamera
Kamera berasal dari camera obscura (bahasa latin), yang berarti “ruang gelap” adalah
piranti yang paling favorit di dunia fotografi. Biasanya yang di pakai untuk otomasi
perpustakaan adalah kamera digital, karena hasil foto ini dapat dikemas dalam bentuk
file mentah yang disimpan dalam sebuah kartu memori. Kamera digital yang
digunakan untuk membuat file-file digital, salah satunya untuk mengalihmediakan
koleksi perpustakaan.

Process Device (Komponen yang Melakukan Pemrosesan)

 Prosesor
Prosesor merupakan sebuah perangkat keras dimana seluruh perintah yang masuk
akan dieksekusi. Alat pemroses adalah alat dimana instruksi-instruksi program
diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukkan melalui alat input dan hasilnya
akan ditampilkan pada alat output. Secara garis besar, alat pemroses terdiri atas
Central Processing Unit (CPU) dan memori utama (main memori).
printer, barcode, dan CD writer.
 Full Adder
Pada saat sekarang ini sebuah chip/IC dapat mempunyai beberapa ALU sekaligus
yang memungkinkan untuk melakukan kalkulasi secara paralel. Salah satu chip ALU
yang sederhana (terdiri dari 1 buah ALU) adalah IC 74LS382/HC382ALU (TTL). IC
ini terdiri dari 20 kaki dan beroperasi dengan 4x2 pin data input (pinA dan pinB)
dengan 4 pin keluaran (pinF).
2. Pfister (2008) mengemukakan sedikitnya ada tiga alasan dalam membangun repositori,
pertama, untuk meningkatkan visibilitas dan dampak dari setiap hasil penelitian. Para peneliti
dan lembaga mendapatkan manfaat dari repositori dengan mengetahui kejelasan dan dampak
dari hasil penelitian. Membangun dan mempertahankan reputasi dalam komunitas ilmiah
sangat penting dalam kegiatan akademik dan institusi, untuk mendapatkan hal tersebut, salah
satunya dapat dicapai dengan membangun repositori. Kedua, berkaitan dengan perubahan
dalam paradigma publikasi ilmiah. Munculnya gerakan untuk menyediakan akses gratis
terhadap publikasi ilmiah, terutama content ilmiah yang dihasilkan, dipublikasikan sendiri
dan penyediaa akses gratis terhadap bahan-bahan tersebut adalah merupakan aktivitas utama
dalam gerakan tersebut. Alasan ketiga, pembangunan repositori didasarkan atas
kemungkinan perbaikan komunikasi internal. Melalui kegiatan komunikasi internal ini, maka
selain pemanfaatan yang akan meningkat, namun juga dapat digunakan sebagai alat ukur
keberadaan sebuah hasil penelitian dan informasi yang lain, misalnya terjadinya duplikasi
kegiatan dan sebagainya. Sebagaimana telah diuraikan di atas bahwa salah satu alasan untuk
membangun repositori adalah untuk penyediaan akses terbuka kepada pengguna.

Langkah pembangunan serta pengembangan sebuah institutional repositori wajib dilandasi


dengan adanya rencana pengembangan jangka panjang yang jelas dan strategis. Menurut
Daniel Q Chen (2010) strategi pengembangan sistem informasi terbagi atas 3 konsepsi,
yakni:

 Perlunya membuat kesamaan pandangan tentang pentingnya sistim informasi


 Rencana aksi secara gamblang dilakukan seluruh unit
 Seluruh aspek bisnis sudah ditopang oleh sistim informasi

Infrastuktur atau sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam membangun repositori sama
halnya dengan membangun jaringan komputer. Infrastruktur yang menyusunnya terdiri atas
perangkat keras dan perangkat lunak.

Anda mungkin juga menyukai