Anda di halaman 1dari 10

FORMAT PENGKAJIAN

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. IDENTITAS UMUM

1. identitas umum
1. identitas kepala keluarga
Nama : Yayat Sudrajat Pendidikan : SLTA
Umur : 43 Pekerjaan : Wiraswasta
Agama : islam Alamat : Jl. Derwati
Suku : Nomor tlp :
2. Komposisi Keluarga:

N NAMA L/ HUB KEL UMUR PEND IMUNISASI KB


O P
1 Eneng Nurlaelah P Istri 37 SLTA IUD
2 Ananda Fitriyani P Anak 17 SLTA Lengkap
sudrajat
3 Akbar Sudrajat L Anak 9 Belum Lengkap
Tamat
SD

N NAMA L/P HUB KEL UMUR PEND IMUNISASI KB


O
1 Ade Kandi L Ayah 67 Tamat
SD
2 Eni Kartini P Ibu 58 Tamat
SD
3 Qinthara Latieffah P Anak 17 SLTA

3. Genogram
Keterangan :

: Perempuan

: Laki-Laki

: Penderita Astma

: Penderita Astma (Klien)

: Meninggal

4. Type Keluarga
a. Jenis type keluarga:
Type Keluarga Ny. E adalah type keluarga dengan keluarga inti yang terdiri dari
ayah, ibu dan dua orang anaknya, anak perempuan dan laki-laki yang masih sekolah.

b. Masalah yang terjadi dengan type keluarga tsb:


Pada Keluarga Ny. E saat ada masalah diselesaikan secara baik-baik dan tidak
membiarkan masalahnya berkepanjangan.

5. Suku bangsa (etnis)


a. Latar belakang etnis keluarga atau Anggota Keluarga:
Keluarga klien berasal dari suku sunda/ Indonesia dan bahasa yang digunakan dalam
sehari-hari yaitu bahsa sunda.

b. Tempat tinggal Keluarga(bagian dari sebuah lingkungan yang secra etnis bersifat
homogen). uraikan:
Tempat tinggal keluarga berada pada lingkungan yang heterogen ada yang berasal
dari daerah sunda.

c. Kegiatan2 keagamaan social, budaya, rekreasi, pendidikan (Apakah kegiatan kegiatan


ini berada dalam kelompok kultur/ budaya keluarga)
Ny. E tidak pernah mengikuti kegiatan keagamaan, sosial karena kerja dan digunakan
untuk istirahat sedangkan rekreasi di dalam rumah hanya menonton TV bersama
keluarga.
d. Kebiasaan kebiasaan diet dan berbusana (tradisional atau modern)
Klien tidak ada yang diet makanan apapun, untuk makanan Ny. E dan keluarga
memakan makanan yang seadanya yang biasa Ny.E masak. Ny E dan keluarga sopan
dan rapih saat memakai pakaian.

e. Struktur kekuasaan keluarga tradisional atau modern


Struktur kekuasaan keluarga Ny. E yaitu tipe keluarga modern egilatarian (mengakui
adanya persamaan/ demokratis), segala keputusan keluarga berada pada kedua orang
tua yaitu ayah dan ibu ketika masih kecil dan kalau sudah dewasa anak-anak
dilibatkan, tetapi dengan pengawasan dan perhatian dari kedua orang tuanya.

f. Bahasa (bahasa bahasa) yang digunakan di rumah


Bahasa yang digunakan keluarga Ny. E sehari-hari yaitu bahasa sunda.

g. penggunaan jasa jasa perawatan kesehatan keluarga dan praktisi( Apakah keluarga
mengunjungi pelayanan praktisi, terlibat dalam praktik praktik pelayanan kesehatan
tradisonal, atau memiliki kepercayaan tradisional asli dalam bidang kesehatan)
Ketika ada salah satu anggota keluarga yang sakit keluarga tidak hanya diam dan
dibiarkan saja tetapi langsung membawa ke RS AL-Islam, karena sudah terbiasa
berobat kesana.

6. Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan:


a. Apakah anggota keluarga berbeda dalam praktik keyakinan beragama mereka
Keluarga Ny. E beragama Islam dan taat beribadah, serta selalu berdoa agar semua
anggota keluarganya selalu di berikan kesehatan.

b. Seberapa aktif keluarga tersebut terlibat dalam kegiatan agama atau organisasi
keagamaan.
Ny. E jarang sekali mengikuti kegiatan keagamaan, karena sibuk bekerja tetapi Ny.E
menjabat sebagai ketua rt di lingkungan masyarakatnya.

c. Agama yang dianut oleh keluarga


Agama yang dianut keluarga Ny E adalah agama Islam, klien dan keluarga selalu
melaksanakan ibadah 5 waktu tetapi jarang mengikuti mengikuti pengajian yang
sudah terjadwal di masjid lingkungan rumahnya

d. Kepercayaan kepercayaan dan nilai nilai keagamaan yang dianut dalam kehidupan
keluarga terutama dalam hal kesehatan
Tidak ada nilai keagamaan yang dianut dalam kehidupan keluarga terutama dalam hal
kesehatan, hanya berdoa dan berobat agar semua anggota keluarga diberi kesehatan.

e. Status social ekonomi keluarga


Status sosial keluarga berkecukupan dan masih bisa makan minum, dan rekreasi.

f. Aktivitas Rekreasi Keluarga


Keluarga biasanya berkumpul setelah beraktivitas sehari hari pada sore harinya untuk
menonton TV bersama. Keluarga Ny E melakukan rekreasi seminggu/ dua,minggu
sekali ke alun alun kota atau keliling kota bandung bersama anak-anaknnya.

B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


C. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA INTI
1. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Ny. E mengeluh sesak nafas setiap hari, Ny. E mengatakan mempunyai riwayat penyakit
asma sejak 9 tahun yang lalu dan selalu kambuh setiap hari, mau dingin ataupun ada debu
selalu kambuh, kalau tidak menghisap obat yang di pakainyapun selalu kambuh, yaitu obat
(seretide diskus 50/250 MCG) saat kambuh klien selalu menghisap obat itu dan kalau tidak
kunjung sembuh klien langsung pergi ke RS Al-islam TD klien 110/80 dan tidak mengaluh
yang lain selain sesak nafas tetapi sesekali klien mengeluh pusing (Vertigo). Obat yang
biasa klien konsumsi yaitu (seretide diskus 50/250 MCG) setiap kambuh dan tremenza
karena sesekali mengeluh flu.

.2. Riwayat kesehatan masing masing anggota keluarga


No Nama Umur Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan yang
kesehatan (BCG,POLIO/DP kesehatan telah dilakukan
T/HB/CAMPAK
1. Ny. E 37 ASMA Tidak Lengkap ASMA Berobat ke RS al
Tahun islam Bandung
2.

3. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan


Keluarga Ny. E bila ada yang sakit, Kepala Keluarga selalu membawa keluarga ke Rs Al
islam bandung.

D. PENGKAJIAN LINGKUNGAN
1. Karakteristik Rumah
a. Gambaran type tempat tinggal
- Jenis Rumah : Permanen
- Sirkulasi Udara : Kurang baik dapur berada di dalam
- Pemamfaatan ruangan : Perabotan tertata rapih
- Kebersihan ruangan : Bersih
- Lantai : Keramik
- Jarak Septic tank : > 10 m
- Sumber air minum : Beli air isi ulang, kadang dimasak lagi tapi kadang tidak
dimasak lagi.
- Pembuangan air limbah : melalui selokan
- Keluarga Ny. E tidak memiliki perkarangan yang luas, perkarangan hanya
halaman lantai keramik yang dipinggir nya tidak terdapat pot tanaman hias.

b. Denah rumah

c. Gambaran kondisi rumah


Kondisi rumah bersih dan terawat.
d. Dapur
kurang bersih, peralatan dapur tertata kurang rapi, ventilasi di dalam dapur kurang
e. Kamar mandi
bersih, peralatan kamar mandi tertata rapih, kualitas air baik jernih tidak berwarna
dan berbau
f. Mengkaji keadaan umum kebersihan dan sanitasi rumah
Keadaan rumah kurang bersih dan peralatan rumah tertata kurang rapih, Ny. E selalu
membersihkan lingkungan rumah setiap hari
g. Mengkaji perasaan perasaan subjektif keluarga terhadap rumah
Keluarga klien mengatakan puas dan bersyukur memiliki rumah dan bisa digunakan
oleh seluruh keluarganya, dan akan dipelihara kebersihannya.
h. Mengkaji pengaturan tidur didalam rumah
Waktu jam tidur keluarga Ny E tidak menentu kalau sudah ngantuk langsung tidur,
dan di sesuaikan sesuai jadwal kerja. Tetapi anak anak selalu tidur dari jam 22.00
keatas.
i. Evaluasi adekuasi pembuangan sampah
Keluarga Ny E pengolahan sampah rumah tangga di kumpulkan pakai plastik dan
selanjutnya akan diambil oleh petugas kebersihan, sampah tersebut akan diambil 2
kali dalam seminggu.
j. Pengaturan/ peataan rumah
Keluarga Ny. E jarang dilakukan perubahan posisi karena kondisi rumah yang sangat
terbatas tempatnya, dan tidak ada waktu untuk membereskan nya.
k. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Keluarga Ny E tinggal di lingkungan yang berpenduduk padat, mayoritas
penduduknya bersuku Sunda, tetangganya juga banyak yang pedagang, dan buruh
harian lepas. Tetangganya akrab dengan keluarga Ny E dan saling tolong menolong
bila kesusahan.

l. Mobilitas geografis keluarga


Keluarga Ny. E selama ini sebagai penduduk asli Dsn. Rancabolang dan tidak pernah
pindah rumah, Rumah Ny.E jaraknya 600 m dari jalan raya, jenis kendaraan yang
digunakan biasanya motor atau naik kendaraan umum (angkot) atau juga berjalan
kaki.

m. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Perkumpulan keluarga di dalam rumah nonton bersama, sedangkan dengan tetangga
dan sekitarnya Tn. Y dan Ny E berkumpul bila ada, perkumpulan warga RW ataupun
perkumpulan rapat RW.

n. Sistem pendukung keluarga


Anggota keluarga Tn.Y hanya Ny. E saja yang sakit dan keluarga selalu mengunakan
fasilitas kesehatan yaitu RS al islam, Keluarga Tn. Y dan Ny. E sering tolong
menolong begitu juga dengan lingkungan sekitarnya .

E.STRUKTUR KELUARGA

1. Pola komunikasi keluarga


Anggota keluarga ketika berkomunikasi langsung biasanya menggunakan bahasa
sunda, dan untuk mendapatkan informasi kesehatan biasanya dari petugas kesehatan
puskesmas atau kader dan informasi lainnya yaitu dari tv.
2. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga menyelesaikan masalah dengan musyawarah sedangkan Ny. E hanya
mengikuti saja apa hasil musyawarah, semua anggota keluarga berperan sesuai
perannya masing-masing, dan apabila masalah tidak teratasi, maka keputusan ada di
tangan Tn. Y
3. Struktur peran
a. Formal
Tn. Y sebagai suami dan ayah bagi anak-anak, berperan juga sebagai kepala
keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya
dismping itu Tn. Y sebagai pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman pada
keluarga
Ny. E berperan sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya, Ny. E perannya sebagai ibu
yang memiliki peran untuk mengurusi rumah, pengasuh dan pendidik anak-anaknya
serta membantu suaminya bekerja.
b. Informal
Tn. Y sebagai pencari nafkah dengan bekerja sebagai wiraswasta setiap anggota
keluarga selalu memiliki peran sebagai pendorong bagi yang lain.
4. Nilai atau norma keluarga
Keluarga percaya bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur yaitu Alloh SWT.
Demikian pula dengan sehat dan sakit, keluarga juga percaya bahwa tiap sakit ada
obatnya, bila ada keluarga yang sakit dibawa petugas kesehatan yaitu RS AL-Islam

F. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif
Keluarga Tn. Y dan Ny. E saling mendukung kebutuhan sehingga dapat terpenuhi
kehidupan sehari- hari, dapat menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan keputusan
keluarga yang terakhir ditentukan oleh Tn. Y sebagai kepala keluarga.
2. Fungsi sosialisasi
Tn. Y dan Ny. E dapat memberikan sosialisasi pada anak-anaknya sehingga dapat
membentuk norma dan aturan-aturan sesuai dengan perkembangan anak-anaknya, serta
dapat meneruskan budaya.
3. Fungsi repproduksi
Jumlah anak 2 orang, anak pertama masih sekolah SMA, anak keduanya masih sekolah SD
kelas 4, Ny. E selalu haid tiap bulan dengan siklus 25 hari dengan lama haid 14 hari. Dan
sering mengalami sakit saat haid.
4. Fungsi ekonomi
Keluarga berada pada tingkat menengah ke bawah dapat memenuhi kebutuhan seperti
makan sehari 2 kali, dan berobat ke dokter.
5. fungsi perawatan kesehatan
a. Penyediaan makanan
Keluarga Ny. E selalu memasak makanan sendiri, komsumsi nasi lauk pauk dan sayur
dengan frekunsi 2 kali sehari, dan jika ada anggota keluarga yang sakit, keluarga merawat
dan memeriksakannya ke puskesmas atau petugas kesehatan terdekat, tetapi jika parah
langsung membawanya ke rumah sakit.
b. Kemampuan mengenal masalah kesehatan
Keluarga mengatakan Ny. E sering mengeluh sesak napas.
c. Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan
Bila Ny. E sakit dan kambuh langsung menghisap obat yang biasa digunakan jika tidak
kunjung membaik baru di bawa ke Rumah sakit.
d. Merawat anggota keluarga yang sakit
Dalam merawat kesehatan Ny. E melakukan nya sendiri.
e. Kemampuan keluarga memelihara lingkungan yang sehat
Ny. E selalu membersihkan rumah setiap hari.
f. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas atau pelayanan kesehatan di masyarakat
Keluarga jarang memeriksakan diri ke klinik atau petugas kesehatan, namun bila sakit
Ny. E melakukan pemeriksaan langsung ke Rumah sakit.

G. STRES DAN KOPING KELUARGA


1. Stress jangka pendek dan panjang
 Pendek :
 Panjang :
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/ stressor
Keluarga Tn. Y selalu melakukan musyawarah dalam menyelesaikan masalah baik dalam
lingkungan keluarga.
3. Strategi koping yang digunakan
Anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah yang ada.

H. PEMERIKSAAN FISIK
1. Identitas
Nama : Ny E
Umur : 37 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Pegawai Pabrik
2. Keluhan/riwayat penyakit saat ini
Pada saat pengkajian Ny. K mengeluh sesak nafas dan sulit untuk bernafas, klien
mengatakan sesak jika dingin dan terkena debu, dan bisa kambuh jika tidak menghisap onat
yang biasa digunakannya, sesak semakin berat jika posisi berbaring dan sesak berkurang
jika menggunakan obat yang biasa di gunakan (seretide diskus 50/250 MCG), keluhan lain
yang menyertai yaitu batuk keringat , dan terdengar suara nafas tambahan wheezing
(mengi).
3. Riwayat penyakit sebelumnya
Ny. E memiliki riwayat penyakit asma sejak 9 tahun yang lalu sejak mengandung anak ke 2
nya.
4. Tanda tanda vital
TD : 110/90 mmhg
N : 80 x/m
S : 36,50c
R : 27 x/m
5. System Cardio Vascular: suara jantung normal lub dub, tidak ada suara tambahan, tidak ada
pembesaran vena Junggularis, nadi 80x/ menit, TD 110/90 mmHg.
2. System Respirasi : hidung simetris kiri dan kanan terdapat pernafasan cuping hidung, batuk
kering tidak produktif, terdapat bunyi wheezing, nafas pendek, gerakan dada mengikuti
nafas, terdaoat penggunaan alat bantu pernafasan.
3. System Gastrointestinal : bentuk abdomen simetris,terdapat nyeri tekan pada daerah
abdomen bagian atas / ulu hati, bising usus 7x/ menit, terdengar suara dullness.
4. System persyarafan
a. Fungsi Serebral
1) Kesadaran : Compos Mentis
2) Orientasi : Baik/ tidak ada masalah
a) Orang : Klien bisa menyebutkan nama anaknya dengan
benar
b) Tempat : Klien bisa menjawab kalau klien sedang berada
di Rancabolang RW 03 RT 05
c) Waktu : Klien bisa menyebutkan waktu sekarang jam 10.00 a.m
3) Memori : Klien masih ingat kejadian saat klien anaknya harus di
operasi pada saat melahirkan
4) Gaya Bicara : Klien berkomunikasi dengan bahasa sunda

b. Fungsi Nervus Cranial


c. Nervus I (Olfaktorius)
Pada saat dilakukan pemeriksaan hidung klien dapat menyebutkkan bau kayuputih.
d. Nervus II (Optikus)
Klien masih bisa membaca dengan jelas pada jarak dari 30 cm.
e. Nervus III (Okulomotorius)
Pada saat dirangsang pupil isokor kira-kira 2 mm.
f. Nervus IV (Troclearis)
Klien dapat menggerakkan bola matanya ke atas, bawah, ke kanan dan ke kiri.
g. Nervus V (Trigeminus)
Klien dapat membuka dan menutup mata.
h. Nervus VI (Abdusen)
Klien dapat melihat titik ujung benda dari kanan dan kiri tanpa menoleh.
i. Nervus VII (Fasialis)
Klien dapat mengerutkan dahi, dapat merasakan dan membedakan rasa manis, asin yang
di coba ditetes diujung lidah dan pinggir lidah klien.
j. Nervus VIII (Vestibulo-Kokhlearis)
Klien dapat mendengarkan pertanyaan dari perawat dan dapat menjawab tanpa harus
mengulang pertanyaan.
k. Nervus XI (Glossofarngeus)
Klien dapat merasakan rasa makanan, obat yang pahit, dan klien dapat menelan tanpa
kesulitan
l. Nervus X (Vagus)
Uvula bergetar bebas saat klien mengatakan ‘aahhh” dan dapat menelan dengan baik.
m. Nervus XI (Assesorius)
Klien dapat menahan tahanan dari perawat, kepala, paha dan betis mampu digerakkan ke
semua arah.
n. Nervus XII (Hipoglossus)
Klien dapat menggerakkan lidah kesegala arah dan bisa menjulurkannya.
5. System Muskulosceletal
a. Ekstremitas atas : ekstremitas tangan kanan dan kiri simetris, rentang gerak normal,
reflek bisep dan trisep negatif pada bagian ekstremitas atas kanan.
b. Ekstremitas bawah : ekstermitas kaki bagian kanan dan kiri pergerakan normal reflek
hammer positif
5 5
Kekuatan Otot 5 5

6. System Genitalia
Klien BAK dan BAB tidak ada keluhan, klien bisa menahan BAK dan BAB

I. HARAPAN KELUARGA
1. Terhadap masalah kesehatannya :
Ny E berharap masalah kesehatan bisa diatasi, bisa terkontrol dan bisa sembuh dari
sakitnya.
2. Terhadap petugas kesehatan yang ada
Dapat membantu dalam menyembuhkan penyakitnya, Ny E berharap agar petugas
kesehatan selalu meningkatkan mutu pelayanan yang terbaik dan membantu masalahnya.