Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PENDAHULUAN

“SOL”

OLEH:

ELSA OFIANA

17301059

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

STIKES PAYUNG NEGERI

PEKANBARU

2020
ETIOLOGI

1) Riwayat trauma kepala.


PENGERTIAN
2) Faktor genetik SOL ( Space Occupying Lesion ) merupakan MANIFESTASI KLINIS
generalisasi masalah tentang adanya lesi pada
3) Paparan zat kimia yang bersifat karsinogenik ruang intracranial khususnya yang mengenai a. Nyeri kepala
otak. Banyak penyebab yang dapat b. Nausea dan muntah
4) Virus tertentu c. Papil edema
menimbulkan lesi pada otak seperti kontusio
serebri, hematoma, infark, abses otak dan d. Kejang,
5) Defisiensi imunologi
tumor pada intracranial ( smeltzer & e. ganguan memori,
bare,2013) f. afasia
6) Congenital

PATOFISIOLOGI PENATALAKSAAN
KOMPLIKASI MEDIS
Pada fase awal, abses otak ditandai dengan edema local, hyperemia, infiltrasi 1. Kehilangan memory 1. pembedahan
leukosit / melunaknya parenkim trombosis sepsis dan edema, beberapa hari atau
2. Paralisis (craniotomy)
minggu dari fase awal terjadi proses uque fraction ataudinding kista berisi
2. kemoterapy
pus. Kemudian rupture maka infeksi akan meluas keseluruh otak dan bisa timbul 3. Peningkatan ICP
3. stereotaktik
meningitis. Perubahan suplai darah akibat tekanan yang ditimbulkan tumor yang
4. Kehilangan / kerusakan verbal /
tumbuh menyebabkan nekrosis jaringan otak. Gangguan suplai darah arteri pada
berbicara
umumnya bermanifestasi sebagai kehilangan fungsi secara akut dan mungkin PEMERIKSAAN
dapat dikacaukan dengan gangguan cerebrovaskuler primer. Serangan kejang 5. Kehilangan / kerusakan sensasi PENUNJANG
sebagai manifestasi perubahan kepekaan neuro dihubungkan dengan kompersi khusus
1. CT Scan
invasi dan perubahan suplai darah ke jaringan otak. Perubahan suplai darah akibat 6. Mental confusion
2. MRI
tekanan yang ditimbulkan tumor yang tumbuh menyebabkan nekrosis jaringan
4. Kelemahan otot / paralysis 3. Angiografi
otak. Gangguan suplai darah arteri pada umumnya bermanifestasi sebagai
kehilangan fungsi secara akut dan mungkin dapat dikacaukan dengan gangguan 5. Perubahan pernafasan 4. Biopsi stereotaktik
cerebrovaskuler primer. Serangan kejang sebagai manifestasi perubahan kepekaan
5. Elektroensefalografi
neuro dihubungkan dengan kompersi invasi dan perubahan suplai darah ke
jaringan otak. ( EEG )