Anda di halaman 1dari 5

Rendi Alpadira T (023001808062)

Dea Julianti (023001808011)

Febriany Zenyka R (023001808002)

1. PT Solusi Power System di Jakarta, mempunyai kantor Cabang di Pontianak sebagai kantor wilayah Pemasaran
yang membawahi Kalimantan Barat. Berikut ini adalah Trial Balance untuk kantor Pusat dan Cabang pada
tanggal 31 Desember 2017 (dalam Rp)

Home Office Branch


Accounts
Debit Credit Debit Credit
Cash & Bank 4.268.000 3.080.000
Account Receivable 33.000.000 5.676.000
Inventory 10.560.000 2.156.000
Inventory - from Home Office ?
Land 44.000.000 14.520.000
Building & Equipment 48.400.000 11.264.000
Investment in Branch 25.696.000 8.448.000
COGS 19.800.000 1.408.000
Depreciation Expenses 3.080.000 1.276.000
Other Expenses 660.000
Devidends 2.640.000
Accumulated Depreciation 14.080.000 7.040.000
Accounts Payable 17.468.000 3.080.000
Bond Payable 12.760.000
Mortgage Payable 8.800.000
Capital Stock 88.000.000
Retained Earning 15.400.000
Home Office - befor closing balance 9.768.000
Unreallized Intercompany profit ?
Sales 30.800.000 22.660.000
Branch Profit ?
Realized Profit Fr.Shipment to Branch ?
Total

Informasi tambahan:
a. Pada tanggal 31 Desember 2016, Inventory from Home Office Rp. 836.000 (Cost Rp 572.000)
b. Sepanjangan tahun 2017, Kantor Pusat mengirimkan Inventory ke Kantor Cabang dengan harga faktur Rp.
6.028.000 (Cost Rp. 4.224.000)
c. Pada tanggal 31 Desember 2017, Inventory from Home Office Rp. 3.520.000 (Cost Rp 2.970.000)
d. Pada akhir bulan Desember 2017, Kantor Pusat mengirimkan uang melalui transfer Bank sebesar Rp.
4.400.000 ke Cabang dan Cabang menerimanya di Bank pada awal bulan Januari 2018

Diminta
1. Hitunglah Inventory Fr. Home Office, Unreallize Intercompany Profit, Branch Profit & Realized profit Fr.
Shipment to Branch per 31 Desember 2017
2. Buatlah ayat jurnal eleminasi yang diperlukan untuk membuat Working Paper tahun 2017
3. Buatlah Working Paper Home Office & Branch Semarang untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017

Jawaban :

1. Inventory Fr. Home Office, Unreallize Intercompany Profit, Branch Profit & Realized profit Fr. Shipment to Branch per
31 Desember 2017

2. Buatlah ayat jurnal eleminasi yang diperlukan untuk membuat Working Paper tahun 2017

Jurnal
A.
Cash 4.400.000
Home Office 4.400.000

B.
Branch Profit 11.528.000
Home Office-before closing balance 14.168.000
Investment in Branch 25.696.000

C.
Realized Profit Fr. Shipment to Branch 1.518.000
Cost of Goods Sold 1.518.000

D.
Unrealized Intercompany Profit 550.000
Inventory- From Home Office 550.000

E.
Inventory 2.970.000
Inventory-From Home Office 2.970.000

3. Working Paper Home Office & Branch Semarang untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017

Branch Cost Selisih


Saldo Awal 836.000 572.000 264.000
Beli 6.028.000 4.224.000 1.804.000
6.864.000 4.796.000 2.068.000
Saldo Akhir - 3.520.000 - 2.970.000 - 550.000
COGS 3.344.000 1.826.000 1.518.000
2. Akuntansi kantor Pusat dan Cabang
PT SAMARA yang berkedudukan di Jakarta mempunyai dua cabang di Bandung dan Tasikmalaya; PT
SAMARA menerapkan metode pencatatan perpetual untuk persediaan dan ongkos kirim dibebankan kepada si
penerima barang serta memperkenan setiap cabang untuk melakukan pengadaan barang dari pihak yang tidak
berhubungan istimewa. Sedangkan pencatatan asset tidak lancar/asset tetap dilakukan di kantor pusat.
Berikut ini adalah transaksi yang terjadi antara kantor pusat dengan cabangnya serta transaksi antar cabang dan
Catatlah transaksi tersebut diatas pada buku kantor pusat serta di kantor ke dua cabangnya.:
a. Kantor pusat mengirim persediaan barang dagangan ke Cabang Bandung dengan harga pokok Rp
400.000.000 dan ke Cabang Tasikmalaya dengan harga pokok Rp 250.000.000 dan difaktur dengan margin
20% dari harga fakturnya. Sedangkan ongkos kirim ke Bandung sebesar Rp 10.000.000 dan Rp 8.000.000 ke
Cabang Tasikmalaya

b. Cabang Tasikmalaya mengembalikan barang ke Kantor Pusat karena barang tersebut tidak sesuai dengan
spesifikasi pesanan sebanyak 10% dari barang yang diterima dan membayar ongkos kirim ke kantor pusat
sebesar Rp 800.000

c. Kantor Pusat memerintahkan Cabang Bandung untuk mengirim barang sebanyak 5% dari barang yang yang
diterimanya pada (transaksi a) ke Cabang Tasikmalaya dan ongkos kirim dari Bandung ke Tasikmalaya
sebesar Rp 300.000; jika dikirim langsung dari kantor pusat ongkos kirimnya Rp. 600.000

d. Cabang Tasikmalaya mengirim barang dagangan ke Cabang Bandung yang berasal dari pembeliaan sendiri
dengan harga faktur Rp. 25.000.000 dengan margin 20% dari harga pokoknya dan membayar ongkos kirim
Rp 1.000.000
e. Kantor Pusat menagih piutang kepada pelanggan Cabang Bandung sebesar Rp. 50.000.000 masih dalam
periode diskon.

f. Cabang Bandung membeli sebuah peralatan untuk dikirim ke Cabang Tasikmalaya dengan harga perolehan
tunai Rp. 74.000.000 dan membayar ongkos kirim Rp. 1.000.000 untuk pengiriman peralatan tersebut ke
Cabang Tasikmalaya

g. Kantor Pusat membayar hutang dagang cabang Tasikmalaya sebesar Rp. 80.000.000 masih dalam periode
diskon 2/10; n/30

h. Cabang Tasikmalaya membeli sebuah kendaraan untuk menunjang operasionalnya dengan harga perolehan
Rp. 120.000.000

Anda mungkin juga menyukai