Anda di halaman 1dari 7

TUGAS PENDAHULUAN

(SPEKTROMETER)

OLEH

NAMA : SUSI SUSANTI

NIM : 60400117042

KELOMPOK : III (TIGA)

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

2020
1. Carilah video yang berkaitan dengan praktikum .
Jawab:

“Praktikum Spektrometer”

Spektrometer merupakan instrumen pengukuran panjang gelombang


menggunakan kisi difraksi atau prisma untuk memisahkan panjang gelombang
cahaya yang berbeda

Menurut (Public lab 2015) spektrometer merupakan instrumen yang


memiliki presisi dan umumnya memiliki harga yang mahal. Mengingat
pentingnya spectrometer maka banyak muncul ide dilontarkan untuk membuat
spectrometer murah dan mudah diaplikasikan di sekolah.

1. Alat dan bahan

1. Kardus (ukuran 36 x 24 x 7 cm)


2. Alat potong (gunting/pisau)
3. Senter
4. Seloktip, double tip, lakban hitam
5. CD kaset bebas
6. Kertas karton hitam
7. Aplikasi aspectra mini
8. Silet
9. Paku sekrup
10. Penggaris
11. Tutup botol
2. Proses pembuatan
1. Kardus disiapkan kemudian dilapisi menggunakan karton warna hitam,
kemudian dibuat dipotong di sisi samping untuk tempat silet
2. Silet dipotong/dipatahkan, dihimpitkan bagian yang tajam dengan selotip
bening dengan jarak tertentu (0,3 cm)
3. Tutup botol dilubangi bagian tengah untuk tempat selotip, kemudian sisi
kanan kiri digores sedikit untuk menyelipkan kaset bekas/potongan kaset.
4. Senter ditempatkan di kardus (lihat di video) dan juga layar dan potongan
silet ditempatkan pada sisi samping kardus.
5. Senter dinyalakan, kemudian pantulan cahaya senter diarahkan ke celah
silet dan ditentukan warna apa yang ingin diukur panjangnya (misal
merah), kemudian arahkan ke kamera yang tersambung dengan aspektra
mini.
3. Hasil dan pembahasan
Dari warna merah, kuning, hijau, biru bisa dilihat dari hasil pencitraannya
menggunakan aplikasi aspektra ini bisa di sajikan dalam tabel sebagai berikut:

No Sinar Tampak U1 U2 Jumlah Rara-rata


1. Merah 160 85 245 122,5
2. Kuning 86 85 171 85,5
3. Hijau 64 69,33 133,33 66,665
4. Biru 64 64 125 64

Pembahasan
Dari percobaan spektrometer sederhana tersebut didapatkan urutan dengan
panjang gelombang dari yang paling besar ke kecil adalah merah, kuning, hijau,
dan biru dengan nilai panjang gelombang dari yang paling besar ke kecil adalah
merah, kuning, hijau, dan biru dengan nilai panjang gelombang
122,5 pixel (324,11 x 105 m) : 85,5 pixel (226,21 x 105 m);
66,665 pixel (176,38 x 105 m); 64 pixel ( 169,33 x 105 m).
Keempat cahaya tersebut merupakan suatu gelombang elektromagnetik
yang tergolong cahaya tampak. Cahaya memiliki sifat dualism yaitu sebagai
gelombang dan materi, sebenarnya cahaya tampak itu menurut teori memiliki
rentang panjang 700 nm sampai 400 nm.
Link video sebagai berikut:
https://youtu.be/uFwh2yJY2h4
Soal Respon

1. Apa pengertian spectrometer?


2. Tuliskan prinsip kerja spectrometer!
3. Tuliskan cara kerja spectrometer!
4. Tuliskan bagian-bagian pada spectrometer!
Jawaban

1. Pengertian spektrometer
Spektrometer adalah salah satu jenis alat optik. Itu artinya spektrometer
bekerja dengan memanfaatkan sifat-sifat cahaya. Secara sederhana, spektrometer
adalah alat untuk melihat spektrum cahaya dari sebuah zat. Spektrum cahaya
sebuah zat dapat terpancar apabila dipanaskan dalam suhu tinggi hingga
membentuk gas. Gas tersebut kemudian disorot dengan sinar putih hingga muncul
spektrum cahaya.

2. Prinsip Kerja Spektrometer


Prinsip kerja dari spektrometer adalah prinsip dispersi cahaya. Dispersi
cahaya adalah kondisi saat sebuah cahaya putih terurai menjadi spektrum warna.
Untuk memunculkan dispersi cahaya ini biasanya digunakan cermin prisma.
Dalam spektrometer, dispersi cahaya juga dimunculkan dengan cermin
prisma.Namun beberapa spektrometer model baru menggunakan grating (cermin
dengan ribuan alur sejajar pada permukaannya) sebagai ganti cermin prisma.
Cermin prisma ini kemudian dilingkupi wadah khusus untuk mencegah cahaya
bocor keluar.
Cahaya putih kemudian ditembakkan dari sumber cahaya menuju lensa
kolimator. Adanya lensa kolimator ini akan menyebabkan cahaya menjadi sejajar.
Dari situ cahaya kemudian diteruskan menuju cermin prisma. Cahaya yang
melalui cermin prisma akan terurai menjadi spektrum optik. Dalam satu waktu,
hanya akan ada satu warna cahaya yang muncul pada celah keluar alat, Untuk
memunculkan warna lain, cermin prisma harus diputar terlebih dahulu.
Dari situ kemudian dapat diukur panjang gelombang serta kecepatan
gelombang cahaya. Dispersi cahaya yang terjadi pada prisma memang
menghasilkan kecepatan gelombang cahaya yang berbeda-beda karena panjang
gelombang setiap warna dalam spektrum pun berbeda.

3. Cara kerja spektrometer


Cara kerja spektrometer yaitu alat ini menembakkan cahaya putih yang
kemudian diuraikan menjadi spektrum cahaya melalui cermin prisma.Untuk
menggunakan spektrometer modern pun sangat mudah karena keseluruhan
prosesnya bisa dibilang otomatis. Berikut ini langkah-langkah menggunakan
spektrometer.

1. Memastikan sumber cahaya bisa berfungsi dengan baik. Anda bisa


menggunakan lampu natrium sebagai sumber cahaya.
2. Arahkan spektrometer tepat di hadapan sumber cahaya. Tujuannya adalah
supaya cahaya bisa langsung menuju lensa kolimator.
3. Kalibrasikan spektrometer terlebih dahulu. Catat sudut mula-mula saat
bagian teleskop dan lensa kolimator berada di sumbu yang sama.
4. Letakkan cemin prisma yang akan diukur indeks biasnya.
5. Atur teleskop hingga tampak garis-garis spektrum pada setiap panjang
gelombang.
6. Geser teleskop hingga benang silang saling berhimpitan dengan garis-garis
spektrum.
7. Catat sudut dispersi yang muncul saat spektrum cahaya telah terlihat jelas.
8. Hitung indeks bias cermin prisma berikut panjang gelombangnya.

4. Bagian-bagian pada spektrometer


Spektrometer adalah sebuah alat optik yang tersusun atas beberapa
bagian.Bagian-bagian tersebut kemudian disusun sedemikian rupa agar
spektrometer bukan hanya dapat menghasilkan spektrum cahaya tetapi juga bisa
menghitung indeks bias. Berikut ini beberapa bagian dari spektrometer:
1. Lensa kolimator
Bagian pertama dari spektrometer adalah lensa kolimator.Letaknya tepat
berada di sebelah celah untuk masuknya cahaya.Lensa kolimator ini berbentuk
tabung dengan lensa akromatik di bagian akhirnya (mengarah ke prisma).Selain
itu, lensa kolimator juga dilengkapi dengan sekrup pengatur untuk mengatur
jumlah cahaya yang masuk.
Fungsi utama dari lensa kolimator adalah agar cahaya putih yang masuk
bisa menjadi sejajar sehingga saat ditembakkan ke arah prisma dapat terjadi
dispersi cahaya.Selain itu, lensa kolimator juga berfungsi mencegah cahaya putih
terpencar atau bocor keluar sebelum ditembakkan ke arah cermin prisma dalam
spektrometer.

2. Teleskop
Teleskop adalah alat optik yang sangat umum ditemukan di laboratorium.
Alat optik yang satu ini ternyata juga bisa ditemukan pada sebuah spektrometer.
Pada sebuah spektrometer, teleskop berfungsi sebagai alat untuk melihat spektrum
cahaya yang muncul setelah cahaya ditembakkan melewati cermin prisma. Di
samping itu, teleskop juga mampu menunjukkan besarnya sudut yang dihasilkan
dari dispersi cahaya melalui prisma.
Dalam spektrometer, teleskop tersusun atas lensa okuler dan lensa objektif.
Untuk mengatur posisi kedua lensa ini terdapat sekrup khusus yang dapat diputar
sesuai keperluan.

3. Meja spektrometer
Bagian ketiga dari sebuah spektrometer adalah meja spektrometer. Meja
spektrometer berfungsi sebagai wadah penampung prisma. Bagian ini dapat diatur
ketinggiannya dengan menggunakan sekrup khusus yang dapat dilonggarkan atau
dieratkan sesuai dengan keperluan. Pastikan meja spektrometer dalam posisi
sejajar dan datar sebelum meletakkan prisma.

4. Skala utama dan skala nonius


Bagian terakhir pada spektrometer adalah skala utama dan skala nonius.
Letaknya tepat berada di bawah meja spektrometer. Skala utama dan skala nonius
berbentuk menyerupai piringan datar. Apa fungsi dari kedua skala ini? Skala
utama menunjukkan besarnya sudut yang dihasilkan dari dispersi cahaya.
Terdapat 360 skala pada skala utama ini untuk menunjukkan sudut lingkaran
penuh.
Skala kedua bernama skala nonius. Skala nonius terdiri atas beberapa skala
yang ukurannya lebih kecil dari skala utama. Jumlahnya tidak tetap, mengikuti
tingkat ketelitian spektrometer. Semakin kecil tingkat ketelitian spektrometer,
maka semakin banyak skala noniusnya dan semakin kecil pula jarak antara satu
skala dengan skala lainnya.
Spektrometer adalah alat optik yang berfungsi untuk mengamati spektrum
cahaya. Dari pengamatan tersebut kemudian dapat diketahui sudut deviasi,
kecepatan gelombang serta panjang gelombang, hingga indeks bias. Alat ini juga
bisa membantu menganalisis elemen apa saja yang menyusun sebuah zat. Karena
fungsinya yang beragam, produk spektrometer pun berbeda-beda. Ada yang
berupa handheld X-ray fluorescence, wavelength dispresive x-ray flourescence,
atau laser-induced breakdown. Anda bisa mengetahui berbagai pengertian dan
klasifikasi serta produk-produk spektrometer berkualitas dengan mudah
di Dynatech. Semoga informasi tentang spektrometer ini bermanfaat.