Anda di halaman 1dari 3

SISTEM PERKEMIHAN

1. ANATOMI

2. FISIOLOGI
Fungsi Ginjal
a. Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
b. Menjaga keseimbangan tekanan darah
c. membantu produksi Sel2 darah  menghasilkan hormon eritropoietin
d. Menghasilkan hormon
e. Membuang zat2 sampah  urea
Fisiologi Ginjal  Sel Ginjal (Nefron)
a. Filtrasi
Darah yang mengandung sampah2  Glomerolus  Filtrasi (Penyaringan)  ada hal 
zat yang masih berguna dikembaikan ke tubuh (pembuluh darah) mis: Glukosa, zat yang
sudah tidak berguna lanjut ke proses selanjutnya mis: air, urea  Reabsorbsi
Laju Filtrasi Glomerolus  Kecepatan glomerolus (ginjal) dalam menyaring darah  125
ml/s
b. Reabsorbsi
Terjadi di tubulus ginjal  Zat dipilih lagi  yang masih dibutuhkan tubuh  diserap
kembali, dikembalikan ke pembuluh darah  zat yang benar2 sudah td berguna  akan
lanjut proses  ekskresi
c. Ekskresi
Terjadi di tubulus ginjal  zat2 yang benar2 sudah tidak diperlukan oleh tubuh akan
dikekuarkan  eksresi

3. PENGATURAN TEKANAN DARAH


Tubuh kita ada zat namanya Angiotensinogen (hepar)  + Renin (Ginjal)  Angiotnesi I  +
Angiotensin Converting enzyme (ACE) (Pulmo)  Angiotensin II  Menaikkan tekanan
darah, dengan 2 cara:
a. Meningkatkan Aldosteron  Reabsorbsi Na tubulus ginjal  reabsorbsi Air tubulus
ginjal  peningkatan volume intravaskuler  Beban jantung meningkat  Tekanan
darah akan meningkat.
b. Meningkatkan Anti Diuretik Hormon (ADH)  merabsorbsi air di tubulus ginjal 
peningkatan volume intravaskuler  Beban jantung meningkat  Tekanan darah
akan meningkat.

Setelah urin diproduksi oleh ginjal (0.5-1 cc/kgBB/jam)  Ureter  ditampung di Bladder
( 400-600 cc)  rangsang berkemih di Lumbal 3-5  merangsang otot2 detrusor 
keinginan berkemih  BAK

4. PEMERIKSAAN
a. Fisik
Inspeksi : Udem terutama udem anasarka, Warna kulit  orang GGK warna
kulit kusam, pruritus (gatal2 dikulit), kondisi umum, Konjungtiva anemis
Palpasi : Punggung nyeri
Perkusi : Dulnes
Auskultasi :-
b. Lab Darah
Darah rutin masalah di Eritrosit
Kimia darah  Ureum, creatinin
c. Lab Urin
Volume
Disuria : susah BAK
Oliguria : urin <400 cc/hr
Poliuria : Sering kencing, urin > 2 ltr/hri
Anuria : urin < 100cc/hri
Hematuria : Urin darah
Bau  urea, dipengaruhi faktor makanan
Berat jenis
Kultur
Uji protein
Uji glukosa
d. Pakai Alat
Rotgen biasa
rontgen dengan kontras
USG
MRI
CT Scan
5. GGK
a. DEFINISI
Kegagalan ginjal dalam melaksanakan fungsinya
b. STADIUM  kadar Ureum dan Creatinin, serta LFG/GFR(Glomerolus Filtration
Rate)
Stadium I
Stadium II
Stadium III
Stadium IV
Stadium V

c. PATOFISIOLOGI
peningkatan cairan dalam intravaskuler  peningkatan tekanan hidrostatik 
peningkatan permeabilitas dinding pembuluh darah  peningkatan pori2 pembuluh
darah  plasma akan keluar ke ruang intertitil  Udem
d. MANIFESTASI KLINIS
e. KGD