Anda di halaman 1dari 24

ANALISIS KASUS TUBERCULOSIS

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Stase Keperawatan Medikal Bedah

Dosen Pembimbing :

Ns. Hendra Adi Prasetya, S. Kep., M. Kep.,

Disusun oleh :

LIYA MUZDALIFAH

SK. 319. 029

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KENDAL

TAHUN AKADEMIK 2020


KASUS 5: TBC
Seorang perempuan usia 65 tahun dirawat di R Penyakit Dalam dengan keluhan sesak nafas,
lemas, sesak bertambah saat beraktifitas. Terdapat ronkhi di kedua lapang paru. TD: 110/70
mmHg, HR: 76 x/mnt, RR: 26 x/mnt, T: 38,6 0C. Hasil rontgen menunjukkan bercak di kedua
lapang paru. Hasil pemeriksaan sputum menunjukkan positif bakteri tuberkulosis. Pasien
terpasang oksigen 3 ltr/mnt dg nasal kanul.

PENGKAJIAN

I. PENGKAJIAN
Tanggal Pengkajian : 23 Juni 2020
Waktu : Pukul 14:00 WIB
Pengkaji : Liya Muzdalifah
A. Data Pasien dan Penanggung Jawab
1. Identitas Diri Klien
Nama : Ny. J
Umur : 65 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Status : Kawin
Agama : Islam
Suku : Jawa
Bahasa : Jawa
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Petani
Gol. Darah :A
Alamat : Sukorejo

Dx. Medis : Tuberkulosis


No. RM : 579 xxx
2. Identitas Penanggung Jawab
Nama : Tn. S
Umur : 66 tahun
Jenis Kelamin : laki-laki
Status : Kawin
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani
Pendidikan : SD
Hubungan Sdr : Suami
Alamat : Sukorejo

Sumber Biaya Pengobatan : Jamkesmas

B. Pengkajian Keluhan dan Riwayat Penyakit


1. Keluhan Utama :
Keluhan Utama Masuk RS : pasien mengatakan sejak 1 minggu yang lalu mengalami
batuk berdahak susah dikeluarkan dan semalaman tidak bisa tidur dikarenakan
mengalami sesak nafas, lemas dan mengalami demam tinggi serta menggigil lalu
suami dan anaknya membawa ke IGD RSUD TUGUREJO pukul 06:30 dan dari hasil
pengkajian didapatkan terdapat ronkhi di kedua lapang paru. TD: 110/70
mmHg, HR: 76 x/mnt, RR: 26 x/mnt, T: 38,6 0C. Pasien mendapatkan terapi
oksigen 3 ltr/mnt dengan nasal kanul. Saat ini sudah dirawat di Ruang
Penyakit Dalam dan sudah dilakukan pemeriksaan rontgen thorax dari hasil
rontgen menunjukkan bercak di kedua lapang paru. Hasil pemeriksaan sputum
menunjukkan positif bakteri tuberkulosis.

Keluhan Utama Saat Pengkajian : keluhan sesak nafas, lemas, sesak dan
bertambah parah saat beraktifitas pasien mengatakan mengeluh nyeri pada
area dada pada saat batuk seperti ditusuk-tusuk yang bersifat hilang timbul
dan menyebar kearea dada kiri dan kanan durasi kurang lebih 4-10 menit.
a. Hal yang meringankan : setelah mendapatkan pengobatan sesuai indikasi
b. Hal yang memberatkan : aktifitas yang berlebihan dan udara dingin
c. Faktor pencetus : daya tahan tubuh menurun dan faktor usia
d. Keluhan yang menyertai : Sesak nafas, badan lemas, keringat dingin ketika
malam hari dan nafsu makan menurun

2. Riwayat Kesehatan
Riwayat Penyakit Sekarang :
- Kronologi penyakit saat ini : Pasien pernah mengalami sakit yang sama
sebelumnya
- Pengaruh penyakit terhadap pasien : Pasien mengatakan sedih karena sering
mengeluh batuk dan dadanya sakit yang mengakibatkan sering merepotkan
suami dan anak-anaknya karena jika melakukan banyak aktifitas dadanya
bertambah nyeri.
- Konsumsi obat/ suplemen saat ini : Ya, OAT
- Apa yang diharapkan pasien dari pelayanan kesehatan : pasien dan keluarga
pasien mengatakan mengharapkan dengan dilakukannya perawatan di RS pasien
agar lekas sembuh seperti semula.

Riwayat Penyakit Dahulu :


- Penyakit masa anak – anak : tidak ada riwayat penyakit saat masa anak-anak
- pasien belum pernah mengalai tindakan pembedahan
- pasien tidak ada riwayat alergi obat atau makanan sebelumnya
- Pengobatan terakhir : 4 bulan yang lalu

Riwayat Kesehatan Keluarga :


- Dengan siapa klien tinggal ? suami
- Berapa jumah keluarga inti? 5 (suami, istri, 3 anak )
- Apakah ada anggota keluarga yang menderita penyakit serupa? Tidak ada
anggota keluarga yang menderita penyakit serupa
- Apakah ada keluarga yang mempunyai penyakit menurun? Tidak ada yang
mempunyai penyakit menurun
- Apakah ada keluarga yang mempunyai penyakit menular? Tidak ada
- Bagaimana efek yang terjadi pada keluarga bila salah satu anggota keluarga
sakit? sedih dan gelisah
- Upaya keluarga dalam melakukan perawatan/pengobatan : Pelayanan
Kesehatan : RS dan Puskesmas

C. Genogram

Keterangan :
: pasien
: laki-laki
: perempuan
/ : meninggal
: garis keturunan
: tinggal satu rumah

D. Pengkajian dengan Pola Pemenuhan Kebutuhan dasar (Virginia Henderson )


1. Pola Oksigenasi
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History):
Respirasi
Sesak/kesulitan bernafas
Fatique √ (√ ) Ya
Batuk - (√) Ya
Produktif √ (√) Ya
Berdahak √ (√) Ya
Warna dahak/sputum √ (√) Ya
putih (√) Kuning

Kardio
Cepat lelah - (√) Ya
Keluhan jantung berdebar (√) Tidak
-
Nyeri dada (√) Ya
-
Pusing (√) Tidak
-
Koping Klien
a. Apakah klien melakukan - Tidak
upaya untuk mengatasi
masalah ?
b. Posisi yang nyaman bagi
klien ? Semi Fowler
Terlentang

Anamnesa Tambahan
a. Apakah klien terbiasa Tidak Tidak
merokok ?
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
b. Apakah klien Ya, obat-obat dari
menggunakan obat – Iya, seperti obat RS. Sesuai dosis dan
obatan untuk anjuran dokter
luar (minyak
melancarkan pernafasan
kayu
saat ini ?
putih/inhailer)
c. Apakah ada alergi Tidak mengalami
terhadap debu, obat- alergi
Tidak
obatan dll ?
mengalami
d. Apakah klien pernah
alergi
dirawat dengan Pernah
gangguan pernafasan ?
c. Apakah klien pernah Pernah Pernah, sudah
punya riwayat gangguan berobat
pernafasan dan Pernah, sudah
mendapat pengobatan ? berobat
d. Apakah klien mendapat Tidak
obat untuk mengatasi
Tidak
gangguan kardiovaskuler
?
Pemeriksaan Fisik
Inspeksi :
Respirasi
 Airway : (√) Sumbatan, dahak
 Pengembangan dada : (√) Teratur
 Bentuk dada : (√) Simetris
 Frekuensi : (√) 26 x/mnt
 Irama/irama : (√)Tidak teratur
 Pola Nafas : (√)Dispnea
 Kedalaman : (√)Dangkal
 Sifat pernafasan : (√)Keduanya
(dada/perut/keduanya)
 Reflek batuk : (√)Ada
 Penggunaan alat bantu (√) Nasal kanul
pernafasan Kebutuhan O2:4 lpm
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Kardio
 Penggunaan Alat pacu (√)Tidak ada
jantung
 Retraksi dada (√)Ada
Palpasi :
 Keadaan kulit : (√) Kasar
 Kesimetrisan : (√) Simetris
 Kelainan : (nyeri, masa, (√) tidak mengalami
radang,dll) kelainan
 Taktil Fremitus : (√)kuat
 Frekuensi Nadi 76 x/menit
 Kekuatan Nadi (√) Normal
Perkusi :

Auskultasi :
Kardio
 Frekuensi denyut jantung 76 x/menit
 Irama (√)Teratur
 Bunyi jantung (√) S1 normal
(√) S2 normal
Paru (√) S3 normal
 Suara nafas (√) wheezing

2. Pola Nutrisi
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History): Klien mengeluh
(Mual, muntah, nyeri tidak nafsu makan
perut,dll)
Anamnesa Tambahan :
Cairan
a. Berapa banyak klien 7 gelas / 1200 cc
minum perhari ?
b. Minuman apa yang Air putih dan teh
disukai klien dan yang
biasa diminum klien ?
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
c. Apakah ada minuman Tidak ada pantangan
yang disukai/
dipantang ?
d. Apakan klien terbiasa Tidak mengonsu,si
minum alkohol ? alkohol
e. Bagainama pola
pemenuhan cairan (√) Terpenuhi
perhari ?
f. Ada program (√) Tidak
pembatasan cairan ?

Nutrisi
a. Apa yang biasa di
Diit tinggi protein,
makan klien tiap hari ?
serat dan karbohidrat
b. Bagaimana pola
(√) Terpenuhi
pemenuhan nutrisi
klien ?
3 x/hari ;
c. Berapa kali perhari ?
porsi : setengah porsi

d. Apakah ada makanan


(√) Tidak Ada
kesukaan ?
e. Apakah ada makanan
(√) Tidak Ada
yang dipantang?
f. Apakah ada riwayat
(√) Tidak Ada
alergi terhadap
makanan?
g. Apakah ada kesulitan (√) Tidak Ada

menelan?
h. Apakah ada kesulitan (√) Tidak Ada

mengunyah?
i. Adakah gangguan
makan ? (√) Tidak Ada
j. Apakah ada alat bantu
dalam makan? (√) Tidak Ada
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
k. Apakah ada yang
menyebabkan (√) Tidak Ada
gangguan
pencernaan?
l. Adakah riwayat
pembedahan dan
(√) Tidak Ada
pengobatan yang
berkaitan dengan
sistem pencernaan?
m. Konsumsi suplemen ?
(√) Tidak Ada
Pemeriksaan Fisik
Inspeksi :
Organ terkait Sistem Cerna
Mulut :
(√) Normal
 Palatum :
(√ ) Normal
 Bibir :
(√ ) Normal
 Lidah :
(√ ) Normal
 Gigi :
(√) Tidak lengkap
 Mukosa :
(√ ) Lembab
 Abdomen
Jenis Diet :
(√ ) Normal

Porsi makan : (√ ) Nasi


Frekuensi :(Bisa (√ ) ½
subjektif/objektif) (√ ) =3x

Tanda Dehidrasi
(√ ) Tidak Ada
Turgor kulit < 3 dtk
Distensi vena jugularis
(√ ) Tidak Ada
Edema
(√ ) Tidak Ada

Kebiasaan :
(√) teh :
2 gls/hr
(√) konsumsi gula :
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
(√) konsumsi garam : 5 sdk/hr/minggu
4 sdk/hr/minggu

Auskultasi
Peristaltik : 14 x/menit
RUQ : (√ ) normal
LUQ : (√ ) normal
RLQ : (√ ) normal
LLQ : (√ ) normal

Palpasi :
Organ terkait Sistem Cerna
Mulut :
 Palatum :
(√) Normal
 Bibir :
(√ ) Normal
 Lidah :
(√ ) Normal
 Gigi :
(√) Tidak lengkap
 Mukosa
(√) Lembab
 Abdomen :
(√) Normal

Edema :
(√)Tidak mengalami
edema
Perkusi abdomen: Normal
Nutrisi Hasil Pengukuran :
Antropometri : BB :52 cm
TB : 155cm
IMT : -

3. Pola Eliminasi
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History):
Anamnesa tambahan :
Bowel
a. Bagaimana pola klien (√ ) Tidak,
dalam defekasi?
b. Frekuensi
1x/hari
c. Karakteristik feses
(√) Lunak/lembek
d. Warna feses
(√ ) Kuning
e. Apakah terbiasa
(√ ) Tidak
menggunakan obat
pencahar?
(√) Tidak
f. Apakah ada kesulitan?
g. Apakah ada gangguan
(√ ) Tidak
pada anus seperti
hemoroid ?
h. Apakah klien
menggunakan alat (√ ) Tidak

bantu untuk defeksi ?

Urine
a. Apakah BAK klien (√ ) Ya
teratur ?
b. Adakah perubahan (√ ) Tidak
pola miksi klien
c. Frekuensi : 4-5 x/hari
d. Warna : (√ ) Kuning
e. Apakah ada riwayat (√ ) Tidak
pembedahan ?
f. Apakah menggunakan (√ ) Tidak
alat bantu dalam
miksi? (√ ) Tidak
g. Apakah mengkonsumsi
obat diuretik ?
Koping Klien (√) teratur untuk
Usaha yang dilakukan klien minum obat
untuk mengatasi masalah ?
4. Pola Aktivitas
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History):
Gangguan aktifitas ? (√) Ya, sesak nafas
Keluhan lainnya : apabila melakukan
aktivitas berlebih
Anamnesa Tambahan :
Klien selalu berolah raga (√) Tidak
Berapa lama/hari (√) Tidak
Apakah ada gangguan (√) Tidak
kebutuhan aktivitas seksual?
Apakah kondisi sakit yang (√) Tidak
menyebabkan gangguan
kebutuhan aktivitas seksual? (√) Tidak
Inspeksi :
 Menggunakan alat bantu (√)Tidak
berjalan menggunakan alat
 Jenis bantu untuk berjalan

5. Pola Istirahat dan Tidur


Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History): Terjaga saat tidur
karena batuk
Anamnesa tambahan :
Waktu tidur :
 Siang : (√) 1 jam
 Malam :
(√ ) ± 6-7 jam
Adakah kegiatan untuk
(√) Tidak
mengisi waktu luang ?
Bagaimana istirahat klien
(√ ) Terpenuhi
saat sakit sekarang ini ?
Bagaimana pola tidur
klien ? (√) Tidak Nyenyak
Apakah kondisi saat ini
menganggu klien ? (√) Ya, sering batuk
dan menyebabkan
dada sakit
Apakah klien terbiasa
mengguanakan obat
(√) Tidak
penenang sebelum tidur?
(√) Minum teh
Kegiatan apa yang
dilakukan menjelang tidur ?
hangat, sholawatan

Apakah klien sering terjaga


saat tidur ? (√ ) Iya
Pernahkah mengalami
gangguan tidur ? (√) Iya
Adakah hal yang
ditimbulkan akibat (√ ) Tidak
gangguan tersebut ?

Pemeriksaan Fisik
Lingkaran hitam di kelopak Ada (√)
mata :
Tampak menguap terus
( √) kadang-kadang
menerus ?

Lain-lain : (√ ) Sering terbangun


(√ ) Tidak nyenyak
Alasan :
Sering batuk-batuk

6. Kebutuhan Berpakaian
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan :

Perlu dibantu ? ( √) Tidak


Berapa kali berganti 2x sehari pagi dan
pakaian/ hari : sore hari
7. Mempertahankan Temperatur Tubuh
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing History):

Suhu : (√ ) hipertermi,
ket : 38,60C
Akral : (√ ) Hangat
Turgor : (√ ) turun
Mukosa : (√ ) lembab

8. Personal Higiene
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing
History):

Inspeksi kebersihan
badan:
 Rambut : (√) kotor
 Mulut : (√) kotor
 Telinga :
(√ ) kotor
 Genetalia :
(√ ) tidak dikaji
 Kulit :
(√ ) Berish
 Kuku :
(√ ) Bersih, pendek
Data tambahan
Bau badan (√) tidak
Bau mulut (√) tidak
Anamnesa Tambahan :
Frekuensi :
 Mandi/hari : (√ ) sibin
 Gosok gigi/hari : (√) Tidak pernah
 Keramas/minggu :
(√) Tidak pernah
 Memotong kuku/
(√) jika panjang
minggu:
 Mengganti pakaian
(√ ) 2x
kotor/hari :

9. Kebutuhan Aman dan Nyaman


Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing Nyeri dada saat batuk
History):

Nyeri : (√) Ya , di area dada


P: P : saat beraktivitas/saat
Q: batuk
R: Q : ditusuk-tusuk
S: R : dada
T: S : skala 5 (1-10)
Mengganggu aktifitas ? T : hilang timbul/saat
batuk
(√) Ya

10. Komunikasi
Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing
History):

Pemeriksaan fisik
terkait organ
komunikasi :
Mata :
(√) Normal
I:
(√) Normal
P:
(√ ) Normal
Visus/ketajaman :
(√ ) Normal
Lapang pandang :
(√) Normal
Tes buta warna :
Telinga :
I: (√) Kotor
P: (√) Tidak ada nyeri
Pemeriksaan bisikan
Arloji :
(√ ) Normal
Garpu tala :
Rinne (√) Normal
Webber (√) Normal
(√ ) Normal
Mulut :
I: (√) Kotor
P: (√) Normal
Bicara :
(√) Normal
Persyarafan :
Nervus 1-12 Normal
Klien tampak hati-hati d (√) tidak
alam berbicara 
Apakah pola komunikas (√) Spontan
inya
Apakah klien menolak u (√) Ya
ntuk diajak komunikasi 
Apakah (√) Ya
komunikasi klien jelas  
Apakah klien mengguna (√) Tidak
kan bahasa isyarat 
Apakah tipe kepribadian  (√) Terbuka
klien 

11. Pola Psikososial dan Spiritual


Data Sebelum Sakit Selama Sakit
Keluhan (Nursing
History):

Psikososial
Status Emosi (√ ) Ya
a. Apakah klien dapat
mengekspresikan
perasaannya ?
(√ ) Sedih
b. Bagaimana perasaan
klien saat ini ?

(√ ) Tidur, istigfar,
c. Apa yang dilakukan
menenangkan diri
bila suasana hati
sedih, marah,
gembira ?
Konsep Diri
a. Bagaimana klien
(√) Biasa saja
memandang dirinya ?

b. Hal – hal apa yang


(√) Nonton TV
disukai klien ?

c. Apakah klien mampu


(√ ) Tidak

mengidentifikasi
kekuatan, kelemahan
yang ada pada
dirinya ?
d. Hal – hal apa yang (√ )Berihtiar
dapat dilakukan klien
saat ini ?

Hubungan Sosial
(√ ) Ya
a. Apakah klien
mempunyai teman
dekat ?
b. Siapa yang dipercaya (√ )Suami

klien ?
c. Apakah klien ikut (√ ) Ya, tahlilan
dalam kegiatan
masyarakat ?
Spiritual
a. Apakah Klien (√ ) Ya, islam
menganut satu
agama ?
b. Kebutuhan untuk
(√ ) Terpenuhi
beribadah  
c. Masalah-masalah
dalam pemenuhan 
kebutuhan spiritual ? 

(√) Tidak ada


Koping Klien
Upaya untuk mengatasi  (√ ) Berdoa di atas tempat
masalah  tidur
pemenuhan kebutuhan
spiritual ?
Lain-lain :

E. Data Obyektif
1. Pemeriksaan Umum
1. Keadaan Umum : sedang
2. Kesadaran : composmentis GCS :15 E :4 M:6 V:5
3. Tekanan Darah : 110/70 mmHg
4. Nadi : .76 x/mnt
5. Suhu : 38,60C
6. RR : 26 x/mnt
7. Antropometri :
 Berat badan : 52 kg
 Tinggi badan: 155 cm

2. Pemeriksaan Penunjang :
- Rontgen :
Hari/Tanggal : Selasa, 23/6/2020
Hasil : terdapat bercak dikedua lapang paru

- Lab :
Hari/Tanggal : Selasa, 23/6/2020
PEMERIKSAAN HASIL SATUAN NILAI NORMAL
HEMATOLOGI EDTA (B)
HEMA LENGKAP (WB EDTA)
Lekosit H 12.900 mm³ 10^3 uL 3.8 – 10.6
Eritrosit L 3.24 10^6 uL 4.4 – 5.9
Hemoglobin L 8.40 g/dL 13,2 – 17,3
Hematokrit L 26.30 % 40 – 52
MCV 81.20 fL 80 – 100
MCH L 25.90 pg 26 – 34
MCHC L 31.90 g/dL 32 – 36
Trombosit 510 10^3 uL 150 – 440
RDW H 16.70 % 11,5 – 14,5
MPV 10.5 fL
PLCR 27.5 %
Diff Count
Eosinofil L 0.00 10^3 uL 0,045 – 0,44
Absolute 0.03 10^3 uL 0 – 0,2
Basofil Absolute H 27.12 10^3 uL 1,8 – 8
Netrofil Absolute 1.51 10^3 uL 0,9 – 5,2
Limfosit Absolute H 1.51 10^3 uL 0,16 – 1
Monosit Absolute L 0.00 % 2–4
Eosinofil 0.10 % 0–1
Basofil H 89.90 % 50 – 70
Neutrofil L 5.00 % 25 – 40
Limfosit 5.00 % 2–8
Monosit
KIMIA KLINIK (SERUM) B
Ureum 11.0 mg/dL 10.0 – 50.0
Creatinin 1.00 mg/dL 0.70 – 1.10
Albumin 2.6 g/dL 3.2 – 5.2

3. Terapi :
Hari/Tanggal : Selasa, 23/6/2020
Jenis Obat/Terapi Dosis/Rute Fungsi

Terapi Cairan RL 24 tetes/menit /IV Memenuhi


Terapi Obat OAT : kebutuhan cairan dan
450 mg tab 1X1/oral
Rifampisin elektrolit
Antibiotik untuk
300 mg tab 1x1/oral
mengobati infeksi

Isoniazid (INH) bakteri (TBC)


500 mg tab 1x1/oral
Mengobati dan
Pirazinamid (Z) 250 mg tab 1x1/oral mencegah TBC
Mengobati TBC
Etambutol (E) Antibiotik untuk
Injeksi 0,50 gr /24 jam mengobati infeksi
bakteri (TBC)

Streptomisin (S) Antibiotik membunuh


bakteri sensitif

ANALISA DATA

NO DATA ETIOLOGI PROBLEM

1 DS: Pasien mengatakan Penumpukan sekret, Bersihan jalan


sekret kental napas tidak efektif
Batuk berdahak susah dikeluarkan,
Sesak bila beraktivitas, Keringat
dingin pada malam hari, Dada terasa
sakit saat batuk
DO : napas pendek, auskultasi :
creakles pada percabangan bronkus,
TTV: TD : 110/70 mmHg, S : 38 C,
NO DATA ETIOLOGI PROBLEM

2 N : 84 x/menit, RR : 28 x/menit,
sekret kental Inflamasi paru, batuk Nyeri akut
menetap

DS : pasien mengatakan nyeri pada


dada saat batuk. Pengkajian nyeri :
P : saat batuk Q : menusuk, R : dada,
3 S : 5, T : timbul kadang-kadang saat
batuk
DO : pasien meringis kesakitan, BTA Adanya infeksi Risiko tinggi
positif. TTV: TD : 110/70 mmHg, S : kuman tuberkulosis penyebaran infeksi
38,6 C, N : 76 x/menit, RR : 26
x/menit

4 DS : pasien mengatakan sering


kontak dengan orang lain. Pasien
mengatakan saat batuk di depan Sesak napas dan Gangguan pola
orang tidak menutup mulut dan batuk tidur
membuang dahak pada plastik yang
ditali dan dibuang di tempat sampah.
DO : pasien sering batuk di depan
orang lain tanpa menutup mulut.
BTA positif

DS : pasien mengatakan tidur tidak


nyenyak dan sering terbangun karena
batuk, pasien mengatakan batuk
berdahak, pasien mengatakan sesak
napas, pasien tidur ± 6-7 jam sehari
dan tidur siang ± 1-2 jam
DO : kantong mata bawah hitam,
konjungtiva anemis

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Bersihan jalan napas tidak efektif b.d Penumpukan sekret, sekret kental
2. Nyeri akut b.d Inflamasi paru, batuk menetap
3. Risiko tinggi penyebaran infeksi b.d Adanya infeksi kuman tuberkulosis
4. Gangguan pola tidur b.d sesak napas dan batuk
PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Bersihan jalan napas tidak efektif b.d Penumpukan sekret, sekret kental
2. Nyeri akut b.d Inflamasi paru, batuk menetap
3. Risiko tinggi penyebaran infeksi b.d Adanya infeksi kuman tuberkulosis

INTERVENSI KEPERAWATAN

NO Dx. KEP. TUJUAN DAN KRITERIA HASIL NIC


(ONEC)

1 Ketidakefektifan Setelah dilakukan - Posisikan pasien untuk


bersihan jalan tindakan keperawatan memaksimalkan
nafas selama 3 x 24 jam, ventilasi
bersihan jalan napas - Identifikasi perlunya
NO Dx. KEP. TUJUAN DAN KRITERIA HASIL NIC
(ONEC)

dapat teratasi dengan pemasangan alat jalan


kriteria hasil napas buatan
- Mendemonstrasikan
- Lakukan fisioterapi
batuk efektif dan dada jika perlu
suara napas yang
bersih, tidak ada - Keluarkan secret
sianosis dan dyspneu dengan batuk efektif
(mampu atau suction
mengeluarkan - Auskultasi suara napas,
sputum, mampu catat adanya suara
bernapas dengan tambahan
mudah).
- Menunjukkan jalan - Monitor repirasi status
2 napas yang paten O2
Nyeri akut - Mampu
mengidentifikasi dan
mencegah faktor
yang dapat
menghambat jalan
napas. - Kaji skala nyeri secara
komprehensif (PQRST)
- Ajarkan tehnik manajemen
Setelah dilakukan nyeri non-farmakologi
3 tindakan keperawatan (nafas dalam)
Risiko tinggi selama 3 x 24 jam, nyeri - Kontrol lingkungan yang
penyebaran dapat teratasi dengan mempengaruhi nyeri
infeksi kriteria hasil (kebisingan, pencahayaan,
- Mampu menggunakan suhu)
manajemen nyeri non- - Tingkatkan istirahat
farmakologis - Kolaborasikan penggunaan
- Melaporkan jika nyeri obat farmakologi berjenis
berkurang nitrat, beta bloker dan
- Menyatakan rasa analgesik lainnya
nyaman setelah nyeri
berkurang - Monitor tanda dan gejala
infeksi sistemik dan lokal
- Monitor kerentanan
Setelah dilakukan terhadap infeksi
tindakan keperawatan - Pertahankan teknik
selama 3 x 24 jam, Risiko asepsis pada pasien yang
tinggi penyebaran infeksi beresiko
dapat teratasi dengan - Pertahankan teknik
kriteria hasil isolasi
- Instruksikan pasien untuk
- Klien bebas dari
NO Dx. KEP. TUJUAN DAN KRITERIA HASIL NIC
(ONEC)

tanda dan gejala meminum antibiotik


infeksi sesuai resep
- Mendeskripsikan - Dorong masukan nutrisi
proses penularan yang cukup
infeksi, factor
yang
mempengaruhi
penularan serta
penatalaksanaann
ya
- Menunjukkan
kemampuan
untuk mencegah
timbulmya infeksi
- Jumlah leukosit
dalam batas
normal