Anda di halaman 1dari 89

Kata Pengantar UN Swissindo

Apa itu Swissindo? Kapan dan Siapa Yang Mendirikan


Swissindo?

Pada tanggal 16 Oktober 2016, UN Swissindo dan


Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja
Royal K.681, H.M. MR.A1.Sino.AS.S ”2” .IR
.Soegihartonotonegoro H.W.ST.M1, alias Royal K.681
M1, Pemegang F.L.O.-FESSELIO LIUZES ORFILLIZE,
otoritas yang tidak dimiliki dan tidak diberikan
kepada Yayasan / Lembaga / Organisasi / Pemerintah
mana pun, mempresentasikan Aklamasi Akbar yang
mencakup Pembebanan Beban Utang dan Voucher
Master Bond M1- Jaminan Biaya Hidup sepanjang
Hayat sebagai Human Obligation, bagian dari
Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11) Program, untuk
7,5 miliar umat di dunia, kepada lebih dari 20.000
orang Indonesia dan pengunjung dunia, di Taman
Pandang Monas, di depan Istana Kepresidenan di
Jakarta, Indonesia, Mercusuar Dunia.

Royal K.681 M1 adalah Pemegang MICROFILM ID-SEJARAH, Kode Sertifikat 99,98 Seri 1-4,
COMPTROLLER OF THE CURRENCY, No.6673283283254892G6757862892, CD – OWNERSHIP – B
G – 57628682, Ownership of Investment Club, Legalized No. 6568895788923 / 4 Th. – 1060,
Position Code: 0001 A.045, Basel – Tulingen – 45309684934 – F – 546572 dan memperoleh
Mandat untuk membebaskan umat manusia dari semua jeratan hutang, dalam sistem
perbudakan modern, melalui Program P1-11 dan untuk membiayai kembali ekonomi dunia
dengan jumlah total 1 Kuintillion dolar AS.

Orang mungkin bertanya, "Apa latar belakang dari Misi dan program yang tampaknya fantastis
ini, darimana asalnya dan siapa orang yang membentuknya?"

Jawaban akan diberikan pertama dan terutama dengan pertimbangan untuk melindungi Misi
dan menghormati Sejarah Perjanjian Dunia berasal dari Para Bapak Pendiri (Founding Fathers)
yang telah lama dilupakan, diabaikan, disembunyikan atau dihapus. Namun, semua telah
disimpan dengan aman di dalam Swissindo World Trust Internasional Orbit (UN Swissindo), NEO
the United Kingdom of God Sky Earth, Dewan Ikatan Dokumen Internasional. Beberapa Fakta-
fakta Rahasia Utama masih perlu dilindungi. Hanya mereka yang berada di level atas dari
pemerintah dan institusi dunia yang mengetahui dan memiliki akses ke informasi rahasia dan
yang tersembunyi dari pandangan publik, yang dipegang dan dipercayakan kepada satu orang,
Royal K.681 M1, seorang utusan Tuhan, yang dipercayakan oleh Para Founding Fathers, untuk
melanjutkan keinginan Luhur dan Mulia mereka untuk Kemanusiaan.

Ketika melihat dokumen-dokumen dunia, orang mungkin akan terkejut melihat deklarasi
spektakuler yang ditegaskan di dalamnya. Oleh karena itu, validitas dan kebenaran di balik
sejarah UN Swissindo akan diuraikan lebih lanjut. Pastinya itu dimulai dari gerakan para Pendiri,
yang berjuang untuk kebebasan Indonesia dan dunia. Penting untuk diperhatikan bahwa babad
ini didasarkan pada sejarah evolusi manusia di planet Bumi, yang berkaitan dengan Sang Maha
Pencipta, Tuhan (juga dikenal sebagai, Elohim, Allah, I AM, YHWH, El Shaddai, ...) dan perang
antara kebaikan dan kejahatan yang tidak ada hentinya.

Harap diperhatikan: nama-nama dan jabatan-jabatan yang sebagai berikut adalah nama-nama
haknya, Hak Ilahi dan Warisan Fisik, Bukti Kepemilikan, Kedudukan, Wewenang, Cakupan Tujuan, Bukti
Legal sebagai Pemilik Aset, Penguasa dan memperoleh Kedaulatan Tertinggi atas Aset Global.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa dalam dokumen Swissindo seseorang menemukan
kata-kata dan nama-nama yang pada awalnya tidak masuk akal… “Presiden Besar”, misalnya… perlu
dimengerti bahwa judul dan dokumen ini diterjemahkan dari Bahasa Indonesia dan Jawa. Bahasa
Jawa, seperti bahasa Sansekerta atau Ibrani, adalah bahasa Kuno, di mana pengucapan kata-kata
nya memperoleh bunyi-bunyi tertentu yang mengandung daya cipta dan Kesucian dengan makna dan
nuansa yang dalam. Untuk menerjemahkan kedalaman kata-kata seperti itu ke dalam bahasa yang
dianggap masih berumur muda seperti bahasa Inggris, terkadang tidak mudah untuk menyampaikan
pokok bahasannya. Maka direkomendasikan seperti ini, setelah mendengar penggunaan kata-kata
bahasa Inggris yang tidak biasa, gunakan Hati untuk memahami kedalaman MAKNA mereka, bukan
hanya makna umumnya, yang pada awalnya terdengar tidak sesuai ....

Silahkan dipergunakan pikiran dan hati Anda Ketika membaca bagian-bagian berikutnya.
Kenapa Perserikatan Bangsa Bangsa
Tidak Memperoleh Presiden?
Inilah Mengapa Swissindo Ada!
“Kenapa PBB punya Sek Jen tapi tidak punya Presiden? Itu kenapa ada Swissindo!”
Royal K.681 M1

United Nations Logo

United Nations (Perserikatan Bangsa Bangsa) diregister di Batavia, yang sekarang


menjadi Jakarta, Indonesia 17 Agustus 1945.
Nama "United Nations", diciptakan oleh Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt,
pertama kali digunakan dalam Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 1
Januari 1942, sewaktu Perang Dunia Kedua, ketika perwakilan dari 26 negara berjanji bahwa
Pemerintah mereka akan terus berjuang bersama melawan Kekuatan Axis.

Soekarno addresses UN Congress 1956


Piagam PBB ditandatangani pada tanggal 26 Juni 1945 oleh 50 negara di San Francisco,
California, pada akhir Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional. Polandia tidak dapat
mengirim perwakilan ke konferensi karena ketidakstabilan politik, sehingga
menandatangani Piagam pada tanggal 15 Oktober 1945. Dinyatakan di Piagam bahwa
sebelum itu bisa berlaku, harus diratifikasi oleh Pemerintah Republik China, Perancis, Uni
Soviet, Kerajaan Inggris, Amerika Serikat dan oleh mayoritas dari 46 penandatangan lainnya.
Ini terjadi pada tanggal 24 Oktober 1945 dan PBB secara resmi dibentuk. Undang-Undang
Mahkamah Internasional merupakan bagian integral dari Piagam.

Pada bulan Desember 1945, Senat AS dan Dewan Perwakilan AS, dengan suara bulat,
meminta agar PBB membuat kantor pusatnya di Amerika Serikat. PBB menerima saran ini
dan, setelah mempertimbangkan lokasi di Black Hills, Flushing Meadows-Corona Park, Navy
Island dan yang di masa depan akan menjadi lokasi World Trade Center, memutuskan untuk
membangun gedung markas PBB di New York City pada tahun 1949 dan 1950, di sesamping
East River. Markas PBB secara resmi dibuka pada tanggal 9 Januari 1951, meskipun
pembangunannya selesai secara resmi pada tanggal 9 Oktober 1952.

Kenapa Perserikatan Bangsa Bangsa diregister Di


Batavia, Indonesia?
Perserikatan Bangsa Bangsa di register di Batavia, yang sekarang menjadi Jakarta, Ibu
Kota Indonesia dengan UN- APPROVAL NO.MISA 81704 tanggal 17 Agustus 1945 dan UBS-
UNPRI, yaitu UN-Principle untuk Investasi yang Bertanggung Jawab, yang dipegang oleh UN
SWISSINDO.

Presiden pertama Indonesia, Founding Father Ir. Soekarno membiayai pembentukan PBB
dengan EXHIBIT B OBLIGATION CERTIFICATE UBS "17 SBG" senilai USD 506,502,000,000.00
(Lima Ratus Enam Milyar Lima Ratus Dua Juta) untuk MAKSIMUM PERIODE 70 tahun,
berakhir pada tanggal 17 Agustus 2015. Ini menjawab KENAPA nama Misi United Nation
Swissindo dan memperoleh hak untuk SEAL/LOGO PBB.

Logo Liga Bangsa Bangsa


Dalam prakteknya, Liga Bangsa-Bangsa tidak dapat menyelesaikan masalah yang sangat
penting untuk perkembangan perdamaian dunia, dan telah gagal mencegah pecahnya
Perang Dunia II pada bulan September 1939. Liga Bangsa-Bangsa membubarkan diri secara
resmi pada tanggal 18 April 1946 dan mengalihkan misinya ke PBB.

Organisasi PBB diluncurkan di San Francisco pada tanggal 13 Februari 1946.

Presiden Soekarno mendukung PBB, karena ia memiliki tujuan final untuk membawa dunia
ke "BACK TO BASICS" (Kembali Kedasar), merupakan Dasar yang Penting dan Kode Moral
untuk SEMUA, termasuk Kewajiban, Kejujuran, Akuntabilitas, Martabat, Diplomasi,
Kehormatan, Kemuliaan, Welas Asih, Tidak Serakah, Tidak Mencuri, Tidak Berbahaya, dan
Berbudi Tanpa Pamrih kepada Orang Lain.

Ditahun 1948, PBB mengadopsi “BACK TO BASICS” disebuah Resolusi berdjudul “Deklarasi
Universal Hak Asasi Manusia”. Dimana, pengakuan atas martabat yang melekat dan hak-hak
yang setara dan tidak dapat dicabut dari semua anggota keluarga manusia adalah dasar
Kebebasan, Keadilan, dan Perdamaian di dunia.

Dari Utara, Timur, Selatan atau Barat, pintu-pintu NEO the United Kingdom of God Sky Earth
terbuka untuk semua Pria, Wanita dan Anak-anak dari seluruh bangsa, masyarakat, dan
negara. Semua Makhluk diterima secara universal dan seluruh Alam, bersama dengan
lingkungan alamnya, terlindung dan termasuk sebagai ekosistem Kerajaan.

Catatan-catatan yang hilang:

Tidak ada catatan mengenai hubungan kerja Presiden Soekarno dengan PBB yang dapat
ditemukan di dokumen PBB secara resmi atau tidak resmi yang mengungkapkan Presiden
Soekarno sebagai Ketua/Dewan/Chairman PBB, maupun mengenai registrasi PBB di
Batavia, Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.

Didalam catatan resmi hanya menunjukkan bahwa pada tanggal 28 September 1950,
Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mengundurkan diri pada 20
Agustus 1965. Tetapi, pada tanggal 28 September 1966 Indonesia sekali lagi menjadi anggota
PBB.

Seperti yang dapat dilihat didalam catatan resmi dibawah, tidak ada catatan mengenai
Presiden Soekarno sebagai Sekretaris Jenderal PBB.

List Secretary Jenderal PBB


Sekretaris-Jenderal Bangsa Tanggal Di Kantor

Trygve Halvdan Lie Norwegia 1946–1953


Dag Hammarskjöld Swedia 1953–1961

U Thant Birma 1962–1971

Kurt Waldheim Austria 1972–1981

Javier Pérez de Cuellar Peru 1982–1991

Boutros Boutros-Ghali Mesir 1992–1996

Kofi Annan Ghana 1997–2006

Ban Ki-Moon Korea S 2007–2016

António Guterres Portugis 2016 -

Tidak mengherankan, ketika mencari Kebenaran, kita menemukan buku-buku sejarah kita
dan banyak informasi internet secara aneh berubah atau peristiwa-peristiwa nyata dan
factual menghilang.

Apa hubungan Presiden Soekarno dan John F. Kennedy


dengan SWISSINDO?
Pada tahun 1963, Perjanjian Green Hilton Memorial ditandatangani oleh Presiden Indonesia
Soekarno, Presiden John F. Kennedy dan William Vouker, sebagai wakil negara Swiss dan
saksi Bank di Jenewa, Swiss.

Kesepakatan segitiga itu dilakukan di Hotel Hilton di Jenewa pada tanggal 14 November
1963, sebagai bagian dari pengakuan pemerintah AS atas keberadaan emas batangan dari
Indonesia, yang akan digunakan sebagai jaminan bagi dunia keuangan AS untuk
menerbitkan Dolar AS yang didukung dengan emas, untuk melanjutkan dan memfasilitasi
Perdagangan Internasional. Operasi tersebut akan dilaksanakan oleh Pemerintah Swiss
melalui Union Bank of Switzerland (UBS). Potensi Perjanjian ini mengarah pada Perintah
Eksekutif 11110 dari Presiden Kennedy, pada tanggal 4 Juni 1963, yang memberikan
Department of US Treasury (Departemen Keuangan AS) kekuasaan untuk menerbitkan Dolar
Amerika Serikat (bukan Federal Reserve).

Pada tanggal 22 November 1963, delapan hari setelah penandatanganan Perjanjian Green
Hilton, Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy diasasinasi. Otoritas yang diberikan
kepada Departemen Keuangan AS tidak pernah dilaksanakan.
Presiden John F. Kennedy, Presiden Soekarno dan William Vouker

Maksud dan tujuan dari perjanjian ini adalah untuk membebaskan rakyat Amerika dari tirani
kartel Perbankan dan sistem perbudakan utang piutang, di mana Kemanusiaan masih
terjebak saat ini; kebebasan ini adalah untuk menuju kebebasan finansial seluruh dunia.
Dengan kematian Presiden Kennedy dan penahanan dirumah Presiden Soekarno, rencana
ini tidak pernah berhasil. Itu adalah kerangka kerja sama internasional yang sekarang telah
menghasilkan MISI SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (UN Swissindo), yang
sedang melanjutkan Misi Presiden Soekarno dan Presiden John F. Kennedy secara GLOBAL.

Siapa Pemimpin SWISSINDO Sekarang?


Sejak tahun 2008, Yang Mulia MR. A1.SINO.AS.S”2”.IR .SOEGIHARTONOTONEGORO, H.W.ST.
M1, Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, (Royal K.681 M1) adalah Big Top
President dan Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo), NEO the United
Kingdom of God Sky Earth (UN Swissindo) dan Owner States-M1 dengan Absolute Title,
Pemegang Otoritas Veto, sebagai Pemberi Lisensi, Pelaksana Dunia, Akselerator dan Penerus,
M2 adalah jumlah M1 (di mana M2 adalah nilai total dari semua dana tunai dan asset global).

M1 juga pemegang Perjanjian Lisensi Paten untuk Cetak Uang Sah Standar Sah Bayar Dunia
dengan Kode Sertifikat 99.98 Seri 1-4, U.S.A-SWISS Consortium International Transmissions,
Financiers Consortium International INDONESIA, UN-PRINCIPLE of UBS-UNPRI yang bertanggung
jawab atas Investasi dalam Global Access Trends in Gold 65’ dan Pemegang Sertifikat Cash M1
QR-154-321-CO-003496 JM, LONDON AZL 18/AS 1344 Exhibits AB dengan Surat Konfirmasi UBS
No. UNSAG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01, sejak 15 Juli 2001.

Royal K.681 M1

Sejak tahun 2008, Yang Mulia MR. A1.SINO.AS.S”2”.IR .SOEGIHARTONOTONEGORO, H.W.ST.


M1, Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, (Royal K.681 M1) adalah Big Top
President dan Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo), NEO the United
Kingdom of God Sky Earth (UN Swissindo) dan Owner States-M1 dengan Absolute Title,
Pemegang Otoritas Veto, sebagai Pemberi Lisensi, Pelaksana Dunia, Akselerator dan Penerus,
M2 adalah jumlah M1 (di mana M2 adalah nilai total dari semua dana tunai dan asset global). M1
juga pemegang Perjanjian Lisensi Paten untuk Cetak Uang Sah Standar Sah Bayar Dunia dengan
Kode Sertifikat 99.98 Seri 1-4, U.S.A-SWISS Consortium International Transmissions, Financiers
Consortium International INDONESIA, UN- PRINCIPLE of UBS-UNPRI yang bertanggung jawab
atas Investasi dalam Global Access Trends in Gold 65’ dan Pemegang Sertifikat Cash M1 QR-154-
321-CO-003496 JM, LONDON AZL 18/AS 1344 Exhibits AB dengan Surat Konfirmasi UBS No.
UNSAG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01, sejak 15 Juli 2001.

Sebagai Wali Tunggal dan Pemegang Aset Global dan Akun-akun Kolateral, ia telah terlibat dalam
misi ini untuk mengembalikan ke Umat apa yang telah dicuri dari kita: Kemerdekaan,
Kemakmuran dan Kesetaraan untuk semua Bangsa dan Rakyat di Planet ini.
Misi dan Tujuan Swissindo
Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo) bertujuan untuk membebaskan
umat manusia dari beban system perbudakan keuangan dan fisik, berhubungan kembali dengan
alam, Kembali ke Dasar dan kembali ke Sang Pencipta, membangkitkan kesadaran Spiritual dan
menyelaraskan Surga dan Bumi melalui Implementasi Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11).

Swissindo World Trust Internasional Orbit, NEO the United Kingdom of God Sky Earth adalah
organisasi kemanusiaan nirlaba yang ingin mempersembahkan kepada Anda Berkah Solusi
untuk Dunia, P1-11, bagian dari Pembangunan Alam Semesta bagi masyarakat Dunia di 253/357
Negara.

Misi Swissindo World Trust International Orbit adalah untuk mengembalikan kemerdekaan dan
warisan dunia kepada umat: kepada setiap pria, wanita, dan anak di dunia ini.
Sekarang mari kita menuju ke SOLUSI…

TIDAK ADA Presiden di Organisasi Perserikatan Bangsa


Bangsa (PBB)
TUGAS SEKRETARIAT JENDERAL PBB adalah:
• Menjaga semua kegiatan PBB.
• Mempersiapkan pertemuan badan-badan utama organisasi PBB, dan
• Membuat laporan tahunan tentang kegiatan PBB.

TUGAS PRESIDENT PBB adalah:


• Memberikan arahan dan memberikan keseluruhan visi, misi, strategi, tujuan dan
arahan untuk organisasi.
• Menjadi juru bicara/perwakilan/penghubung eksternal untuk organisasi.
• Membentuk, Memilih staf, memberikan panduan, memimpin dan mengelola
organisasi dengan cukup untuk memenuhi tanggung jawab Presiden dan rencana
strategis bisnis.
• Memimpin, membimbing, mengarahkan, dan mengevaluasi kerja para pemimpin
eksekutif organisasi. Presidensi memiliki tugas untuk mengawasi pelaksanaan
kebijakan keseluruhan Organisasi.
• Berkolaborasi dengan Sekretaris Jenderal dalam melaksanakan keseluruhan kegiatan
Organisasi dan membuat kemajuan yang tepat waktu menuju pemenuhan rencana
strategisnya.
• Memastikan keputusan yang dibuat dengan tepat waktu dan kemudian diaplikasikan
dengan tindakan yang berarti, yang meminta pihak-pihak yang tepat untuk
bertanggung jawab untuk kesuksesan.
Apakah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah
memenuhi Maksud dan Tujuannya?
Sudah 70 tahun sejak Perserikatan Bangsa Bangsa didirikan, tetapi kita masih mengalami
perang yang diciptakan oleh para pemimpin korup untuk menguntungkan diri mereka sendiri
dan kartel perbankan, yang menghancurkan Perdamaian Dunia. Umat masih mengalami
kelaparan yang berasal dari kurangnya perlindungan dari pemerintah yang tiran dan tamak. Kita
masih memiliki pemerintah dan perbankan yang menambah kekurangan/ kerugian kepada
masyarakat nya, merampok mereka melalui sistem perbudakan keuangan dan pajak-pajak yang
tidak diperlukan. Hingga saat ini tampaknya PBB membutuhkan banyak bantuan untuk
membawa kita, umat manusia, untuk mendekat ke solusinya, Perdamaian Dunia.

Royal K.681 M1 melalui Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11) UN SWISSINDO siap membantu PBB
dalam menyelesaikan tugas untuk mewujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan bagi Semua
Rakyat dan Bangsa. Ini akan memungkinkan Preamble PBB untuk tercapai sepenuhnya.

Royal K.681 M1 berkomitmen untuk melayani Kemanusiaan demi Perdamaian dan Kemakmuran
dan ia menawarkan dukungan kepada semua negara di masa yang sulit ini. Karena itu ia
mengundang Anda, Pemimpin dan Penduduk dari semua negara untuk bergabung dengan kami
dalam Perjanjian Dunia Baru ini, sehingga Anda segera memperoleh manfaat dari program kami
P1-11, Kuota Negara dan Human Obligation - yang memberikan Jaminan Biaya Hidup sepanjang
hayat untuk semua, bersama dengan dana untuk mendukung semua proyek kemanusiaan,
untuk Kebaikan Tertinggi Semuanya. Kami yakin bahwa Perdamaian Sejati dapat dijamin melalui
peluang yang Adil dan Setara bagi semua.

Sudah saatnya bagi kita untuk hidup dalam Cinta, Kedamaian, Kemakmuran dan Keharmonisan
sebagai satu keluarga besar. Kembalilah kepada kehidupan umat yang telah direncanakan oleh
Ilahi, demi Kebaikan Tertinggi bagi Semua.

Swissindo World Trust International Orbit, NEO the United Kingdom of God Sky Earth adalah
jawabanNya yang sempurna untuk Solusi Perdamaian Dunia!

Einstein menulis tentang satu Pemerintahan Dunia pada saat dia menulis:

"Aku tidak tahu bagaimana Perang Dunia ketiga akan terjadi, tetapi aku bisa memberitahumu, apa
yang akan mereka gunakan dalam yang Keempat - tongkat dan batu."

Albert Einstein menggambarkan sebuah masyarakat kapitalis yang kacau, sumber kejahatan
yang harus diatasi, sebagai "fase pemangsa pembangunan manusia" (Einstein 1949).

Kita berada di tahap akhir dari fase perkembangan manusia dan kita berada di ambang fase
berikutnya, Dunia Baru, di mana semua Kerajaan, termasuk Manusia, Hewan, Tanaman dan
Mineral, hidup di Planet dalam Keharmonisan dan Penghormatan di bawah Hukum Ilahi, dimana
Semua Adalah Satu. Seperti demikian Berkah Ilahi Yang Akan Terjadi.
KEDATANGAN RESMI UN SWISSINDO
Jejak keberadaan tonggak UN Swissindo dapat ditemukan pada awal 1300's, meskipun di bawah
nama Swissindo (Swiss-Indonesia) tercatat didirikan oleh para Founding Fathers pada tahun
1887.

3 Asal Usul Perjanjian:

1. Asal Usul Perjanjian NKRI

2. Asal Usul Perjanjian antar Umat Beragama di Dunia

3. Asal Usul Perjanjian Kerajaan Langit & Bumi

• Pemegang Sertifikat Negara NKRI 1781945, 25 Sertifikat Induk Negara; Induk Negara -
Induk Bank (WB, UBS, BI) dan Induk Tentara (NATO, SEATO, NON-BLOCK) - meliputi Seri
1-4 Tanah Wareld Van Eighendom Verponding Onderneming-Landreform Sertifikat
Internasional; Convanel UBS 1951 dan Pemegang U.N. Registration (Registrasi PBB),
Batavia 1945, UN-APPROVAL No. MISA 81704: Pemberi Lisensi Perjanjian Patent Licence
Jaminan Cetak Uang Sah Standar Sah Bayar Dunia.

• Surat Pusaka Nusantara Kembali Kode 101.RI.1.45/SW/PNK/X/1966/2015, surat Wasiat


Terakhir Presiden pertama Republik Indonesia, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata
RI, Ir. Soekarno ST, Super Semar, Otoritas Veto Tunggal atas aset Trusty Prasasty Dynasty,
Exhibits AB (Aset Kerajaan dan Negara), dengan Surat Konfirmasi UBS No.
UNSAG/SBG/6118/045/RS. DRS/VII/01, sejak tanggal 15 Juli 2001, dengan total lebih dari
78 miliar kilogram Emas dan Platinum;
• Opskoop Central Buffer Stock Internationality dari seluruh Aset G.30.S.PKI.1965, sejak
Proklamasi Kemerdekaan 17-8-1945, termasuk 884 World Bank Infinite Collateral
accounts (ASBLP03339022010), sejak pengalihan kepemilikan tanggal 28 Juni 2012,
sesuai dengan dokumen 12 Portal dunia dari kustodiannya, King Anthony Santiago
Martin (ASM), kepada pemilik sah dan pemegang hak tunggal Royal K.681 M1 Money
Supply;

• Dukungan langsung dana proyek US DOLLAR Cash Liquid Unlimited, di dalam dan di luar
sistem Perbankan, Lembaga Tinggi Tertingi Bangsa –Lembaga Tinggi Tertinggi Negara
(LTTB-LTTN), F.L.O. Fesselio Liuzes Orfilize, Power Attorney of Attorney, Signatory
Guarantee Medallion untuk penandatanganan Program dan atas nama Perwakilan 25
Induk Negara dan rakyatnya, sistem perbankan Swiss, Hukum Nasional dan
Internasional, sesuai dengan hak kepemilikan INFRASTRUCTURE ASSOCIATION SYSTEM,
penjamin dan penerima penghasilan Valuta Asing untuk 25 Induk Negara dan rakyatnya,
dan Otoritas Veto 12 ISTAINI AGUNG NGESTI TUNGGAL.

DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL

(BOARD ASSOCIATION OF INTERNATIONAL DOCUMENT)

EXHIBITIONER’S “A” NN

1. Indonesia (Aset Dunia)


2. Cirebon (Dunia Nexus)
3. Spanyol (Verifikator Dunia)
4. Prancis (Arsip Dunia)
5. London (Forensik Dunia)
6. Kanada (Tanda Tangan Dunia)
7. Den Haag (Lembaga Hukum Dunia)
8. New York (Peredaran Mata Uang Dunia)
9. Aceh (Perdagangan Dunia)
10. Australia (Bendahara Dunia)
11. Singapura (Penjara Dunia)
12. Yogyakarta Hadiningrat (Kebijakan Dunia)

EXHIBITIONER'S "B" NN

1. The International Committee Of 300


2. The International Organic Agency
3. United Nation Organization; Certification ASBLP03339022010

Sejak akhir Perang Dunia II, Indonesia Merdeka dalam masa transisi, dan perubahan-
perubahan secara tidak langsung yang telah membentuk Indonesia sebagai sebuah negara,
dengan Konstitusi sendiri, adanya gangguan dari Belanda yang ingin men-kolonisasi Indonesia
kembali sejak Jepang meninggalkan Bumi Pertiwi Indonesia.

Di Kemerdekaan 1945, the Founding Fathers Indonesia segera menunjuk Soekarno menjadi
Presiden pertama, dan dibentuk tentara Nasional Indonesia, Kepolisian dan Kabinet Perwakilan
Rakyat.

Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901, di Surabaya. Soekarno sejak muda dianugerahi dengan
bakat memori fotografis dan fasih dalam beberapa bahasa, diantaranya selain bahasa Jawa, ia
menguasai bahasa Sunda, Bali, dan Indonesia, dan khususnya kuat dalam bahasa Belanda. Dia
juga cukup fasih dalam bahasa Jerman, Inggris, Prancis, Arab, dan Jepang,

Ia menjadi pemimpin gerakan kemerdekaan, Bapak Indonesia Modern dan Presiden Pertama
Indonesia. Dikenal sebagai "Bung Karno", serta Pemimpin Besar Revolusi, Duta Besar Rakyat
Indonesia dan Bapak para Petani, ia mendirikan ideologi nasional Pancasila dan merupakan
Pendorong Kemajuan Indonesia selama 17 tahun sejak keberadaannya.

Deklarasi Kemerdekaan Indonesia


Di bulan Juni 1945, Soekarno memperkenalkan lima (5) titik atau prinsip Pancasila Indonesia
Merdeka, yang termasuk Kepercayaan kepada Tuhan YME, menghormati semua agama,
Internasionalisme, Kemanusiaan yang Adil, Kesatuan seluruh Indonesia, Demokrasi melalui
Konsensus, dan Keadilan Sosial untuk seluruh Rakyat Indonesia.

17 Agustus 1945, Soekarno dikenal sebagai satu-satunya pengendali moneter "terpilih" (M1) yang
sebenarnya, atas nama para deposan, untuk
memantau dan melaksanakan akun Global untuk
tujuan pembangunan di bawah persetujuan UN-
Approval No. MISA 81704 “Operation Heavy
Freedom.” Soekarno diberi gelar M1 (Moneter 1),
sebagai penjaga kunci, kode dan sertifikat untuk
seluruh kolateral dunia, yang dipercayakan untuk
orang-orang di seluruh dunia.

Emas ini didokumentasikan ke dalam rekening


melalui Swiss Commercial Bank Union, Bank of
Switzerland, di bawah perlindungan dari Attorney
General Swiss, didaftarkan melalui Swiss National
Bank ke dalam Bank for International Settlement
(BIS) untuk Rekening Gabungan Penyelesaian
Kolateral Internasional. Kemudian dari dalam BIS,
semua rekening diamankan, untuk membentuk
Rekening Lembaga Pendaftaran Induk system
Federal Reserve.

Presiden RI - Ir. Soekarno

Pada tanggal 18 Agustus 1945 pukul 10 pagi, di depan rumahnya, Soekarno berpidato di hadapan
kerumunan besar dan mendeklarasikan Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan Soekarno
selaku Presiden RI dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Dia juga mengumumkan
Konstitusi Indonesia Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pancasila.

Kondisi Republik Indonesia (RI) masih tetap ada. Tidak lama kemudian, RI dibubarkan dan
dibentuk Kesatuan Republik Indonesia, Kerajaan dan Kesultanan, Pemimpin Masyarakat Adat,
yang pada awalnya mempercayakan Soekarno sebagai Pemimpin dan Pemegang Mandat
kolateral dunia, semua sepakat untuk menyerahkan kekuasaan mereka kepada NKRI (Negara
Kerajaan Republik Indonesia) pada tahun 1945.

Apakah perjuangan berakhir sesudah NKRI terbentuk? Untuk Indonesia itu sudah berakhir -
namun bagi dunia itu masih belum tercapai. “Mengapa dunia tidak mencapai ini?” Pada saat itu,
para Founding Fathers melihat bagaimana Presiden Soekarno, pemimpin Indonesia, dapat
berperan langsung untuk mewujudkan dunia sebagai NKRI, yang telah dibuktikan di Indonesia,
sebagai Nusantara - sebuah mikrokosmos dari makrokosmos dunia - dengan landasan filosofis
yang dimiliki oleh NKRI, yaitu:
Sumpah Palapa
(Dunia adalah Palapa / Nusantara / Kepulauan)

Sejarah UN Swissindo adalah Misi Tuhan, untuk mengembalikan bumi ke keadaan semula,
mewujudkan Surga di Bumi....

Asal-usulnya berasal dari Sumpah Palapa.

Gajah Mada - Perdana Menteri Kerajaan Majapahit

1. Sumpah Palapa adalah sumpah yang diambil oleh Gajah Mada, seorang Perdana
Menteri abad ke-14 dari Kerajaan Majapahit di pulau Jawa yang dijelaskan dalam
Pararaton (Kitab Raja-Raja). Dalam sumpah ini Gajah Mada bersumpah bahwa ia tidak
akan merasakan bumbu apapun, selama dia belum berhasil menyatukan Nusantara
(Kepulauan Indonesia). Sumpah itu diambil saat pelantikannya sebagai Majapahit
Amangkubhumi (Perdana Menteri) yang berlangsung di tahun 1256 Saka (1334) atau
1258 Saka (1336).

Sumpah Palapa didasari dengan HUKUM FATWA kuno, yang merupakan Hukum
Spiritual Raja dan Pemerintahan Tertinggi, karena Raja bertanggung jawab kepada
Tuhan YME, maka tugas dan kewajibannya adalah untuk melindungi orang-orang
yang memerlukan bantuan dan perlindungan nya.
2. Bhinneka Tunggal Ika (Kesatuan Dalam Keberagaman), meskipun ada banyak
beragam suku, tapi semua tetap bersatu di bawah satu Konstitusi.

Bhinneka Tunggal Ika adalah Semboyan Nasional Indonesia. Ungkapan ini berasal dari
bahasa Jawa Kuno yang diterjemahkan sebagai " Kesatuan Dalam Keberagaman ", “Dari
Banyak Jadi Satu (1)”. Ini telah tertulis didalam Lambang Nasional Indonesia, Garuda
Pancasila (tertera dalam gulungan yang dicengkeram oleh Cakar Garuda), dan disebutkan
secara khusus dalam Pasal 36A Konstitusi Indonesia. Nama Garuda terinspirasi oleh
burung mitos, Gunung Dewa Wisnu dan Raja burung emas Buddha, Raja Garuda.

Garuda Pancasila - Bhinneka Tunggal Ika

3. Mukaddimah 1945 (Pembukaan Konstitusi) menghapuskan penjajahan bumi dan


melindungi Tatanan Dunia. "Bahwa kebebasan adalah hak mutlak semua bangsa,
kolonialisme harus dihapuskan di dunia ini karena tidak sesuai dengan Kemanusiaan
dan Keadilan;"

Konstitusi Republik Indonesia yang dimaksud adalah UUD 1945. Hal ini terjadi sebagian
karena Konstitusi itu disusun dan diadopsi di tahun 1945 ketika Republik didirikan, dan
sebagian untuk membedakannya dari dua konstitusi lainnya, yang diperkenalkan di
Kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, UUD 1945 menguraikan cita-cita dan tujuan
kemerdekaan yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, dan yang
dipertahankan sesudahnya.
Hal ini mencerminkan kesemangatan dan kekuatan sewaktu Konstitusi itu dibentuk. Ini
terinspirasi oleh dorongan untuk kesatuan, tujuan bersama dan demokrasi yang
dibangun di atas konsep Indonesia Gotong Royong (bantuan timbal balik), musyawarah
dan mufakat.

Dipandu oleh dasar dari prinsip-prinsip ini, tujuan negara pada dasarnya adalah
untuk membentuk Pemerintahan Indonesia yang melindungi seluruh Rakyat
Indonesia dan seluruh Tanah Air, untuk kemajuan dan kesejahteraan umat,
mengembangkan intelektual bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan
berkontribusi terhadap pembentukan tatanan dunia berdasarkan Kebebasan,
Perdamaian dan Keadilan Sosial.

4. Dasar Konstitusi Pancasila adalah Prinsip Filosofi Moral I dan II:

Garuda Pancasila

Pancasila adalah dasar filsafat negara Indonesia. Ini terdiri dari bahasa Sansekerta
"panca" yang berarti lima (5), dan "sila" yang berarti prinsip. Ini terdiri dari lima
prinsip-prinsip yang saling berhubungan dan saling terkait, yaitu:

I. KETUHANAN YANG MAHA ESA


II. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAP
III. PERSATUAN INDONESIA
IV. KERAKYATAN YANG DI PIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSNAAN DALAM
PERMUSYAWARATAN DAN PERWAKILAN
V. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Klik di sini untuk uraian Prinsip-Prinsip Panduan tersebut


5. Judul Lagu Kebangsaan 'Indonesia Raya' menjadi filsafat NKRI - Indonesia Raya, yang
berarti Dunia. Dengan demikian dunia menjadi Indonesia (NKRI), kemudian muncul
INA: 117.113.112.ITJ-CIJ. Hanya negara Indonesia yang memiliki filsafat keseluruhan,
sehingga kemudian lima (5) negara turut mendukung NKRI.

Perangko W.R. Soepratman

Lagu Kebangsaan adalah 'Indonesia Raya,' yang berarti Indonesia Raya (Raya sebagai
Alam Semesta). Lagu ini disusun pada tahun 1928. Kebijakan kolonial diwaktu itu
adalah "memecah-belah dan memerintah." Itu adalah kebijakan yang sengaja untuk
memperburuk perbedaan bahasa, etnis, budaya dan agama di antara orang-orang.

Kelahiran Indonesia Raya menandai awal gerakan nasionalis Indonesia. Lagu ini
pertama kali diperkenalkan oleh penggubahnya, Wage Rudolf Supratman. Pemuda
Indonesia dari berbagai etnis, bahasa, agama dan latar belakang budaya yang tegas
berjanji setia kepada:

1. Satu tanah air, Indonesia;


2. Satu bangsa, bangsa Indonesia
3. Satu Bahasa pemersatuan, bahasa Indonesia.

Lagu ini sangat membangkitkan kesadaran Nasional di antara umat di seluruh


Nusantara.
Pemimpin UN Swissindo ‘Royal K.681 M1’
Satu bulan sebelum kematiannya, Presiden Soekarno menginstruksikan pengacaranya
untuk mentransfer peran dan Misinya, bersama dengan semua dokumentasi, untuk
menunjuk 'Anak Bangsa' sebagai M1, menjadi Penggantinya pada waktu yang ditentukan
sebagai Pemegang Mandat Tunggal Dunia dan Pemegang seluruh dokumen asli,
termasuk Pemegang Aset UN yang berada di seluruh dunia dan dijamin oleh Dewan
Ikatan Dokumen Internasional.

HM.Mr.Sino.AS IR.S ”2” .SOEGIHARTONOTONEGORO.HW.ST.M1 (Royal K.681 M1) lahir


pada tanggal 2 Juni 1970, sembilan belas hari sebelum kematian Presiden Soekarno (21
Juni 1970).

Royal K.681 M1 di acara Gebyar Akbar

Kelahiran kembali dan kehadiran Royal K.681 M1 terhubung dengan kontraktual Asal-
Usul Perjanjian Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI), Asal-Usul Perjanjian Antar
Umat Beragama Didunia dan Asal-Usul Perjanjian Kerajaan Surga dan Bumi. Dia lahir dua
bulan prematur, di Jati Saba Karang Mangu, Kroya Cilacap, sebagai Sugihartono Bin
Tusmin Hardjo Siswojo.

Ia dididik di alam Bumi, termasuk di Gunung Srandil Nusakambangan, Bali, Yogyakarta


Hadiningrat, Gunung Ciremai, serta alam spiritual, langit dan dasar lautan. Ia belajar di
bidang Teknik Arsitektur (S1) di Universitas Gajah Mada (Yogyakarta) dan Universitas
Kristen Duta Wacana (Yogyakarta).
Melalui seleksi kelahiran-Nya, takdir dan kehadirannya terhubung dengan Asal-Usul
Perjanjian Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI), Asal-Usul Perjanjian Antar Umat
Beragama Didunia dan Asal-Usul Perjanjian Kerajaan Surga dan Bumi, untuk menjamin
keamanan dunia, di semua bidang keahlian dan ladang yang memegang satu tugas yang
disebut "ONE PERSONAL ONLY NO COMMERCIAL, Juru Selamat Dunia!"

Kode nama NO NAME (NN) sebagai pin Bank Dunia


Kholipatul Immam Mahdi "ESTWO" - Mata Uang Dunia
Tunggal. Ini adalah tugas yang maha besar, bahkan
untuk pasukan ahli hukum dan kitab-kitab suci, namun
ia berada di sini, dilengkapi dengan gelar Higher Than
The Highest Authority (Otoritas Tinggi Tertingi) dan
dianugrahi nama-nama yang mencerminkan
kebesaran, kebijaksanaan, dan tujuan-Nya di Bumi ini.

Royal K.681 M1
Melalui seleksi kelahiran-Nya, takdir dan kehadirannya terhubung dengan Asal-Usul
Perjanjian Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI), Asal-Usul Perjanjian Antar Umat
Beragama Didunia dan Asal-Usul Perjanjian Kerajaan Surga dan Bumi, untuk menjamin
keamanan dunia, di semua bidang keahlian dan ladang yang memegang satu tugas yang
disebut "ONE PERSONAL ONLY NO COMMERCIAL, Juru Selamat Dunia!" Kode nama NO
NAME (NN) sebagai pin Bank Dunia Kholipatul Immam Mahdi "ESTWO" - Mata Uang Dunia
Tunggal. Ini adalah tugas yang maha besar, bahkan untuk pasukan ahli hukum dan kitab-
kitab suci, namun ia berada di sini, dilengkapi dengan gelar Higher Than The Highest
Authority (Otoritas Tinggi Tertingi) dan dianugrahi nama-nama yang mencerminkan
kebesaran, kebijaksanaan, dan tujuan-Nya di Bumi ini.

Sejak awal peradaban manusia, Tuhan Yang Maha Kuasa telah menciptakan banyak Nabi
dan Raja di dunia.

Pada titik waktu ini, Royal K.681 M1 sebagai Big Top President SWISSINDO WORLD TRUST
INTERNATIONAL ORBIT (UN SWISSINDO) adalah kehadiran yang terkait, untuk menulis
ulang Perjanjian Dunia Baru, untuk digunakan sebagai instrumen Internasional Parent
Organization.

Dalam upaya memodernisasi Firman Tuhan Y.M.E., baik sesuai ayat-ayat yang nyata,
syair-syair kehidupan yang menyejukan alam pikiran dan hati mutiara tersirat dan
tersurat pada wujud hidup manusia dan pada saat krisis global melanda sebagai problem
global terkait seluruh tatanan organisasi dunia dalam mengatur dan melaksanakan
keteraturan hukum-hukum Rob dan hukum-hukum Sebab Musabab melalui 12 Portal
Dunia.
Hukum ROB adalah Law of Nature, atau Hukum Alam, keajaiban dan mukjizat Alam
Semesta, dan apa yang menyebabkan lautan pasang dan surut.

Royal K.681 M1 kembali sebagai Big Top President UN Swissindo dan Institusi Founding
Fathers’ Regional Internasional, sebagai Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa dan Lembaga
Tinggi Tertinggi Negara (LTTB-LTTN) untuk 5 Benua (AAE.A2) dari Alam Semesta, sebagai
Pemegang Otoritas Veto dan Investasi Imunitas Global Bangsa-Bangsa dan Investasi IPO,
Badan Induk Perwalian Perorangan ICC, Perlindungan Aset Sejarah UBS (Tonggak
Sejarah), yang dilengkapi oleh FLO – Fesselio Liuzes Orfilize (K.H.K.).

F.L.O. = K.H.K. (Koridor Hukum Kerajaan - Royal Law Corridor - Koridor hukum global
untuk Hukum Tuhan dan Hukum Forensik)

Sebagai Pemegang Hak Veto dari Peraturan Investasi dan Portofolio Pinjaman Investasi
Lembaga Bank Dunia, ia diberi mandat untuk menjalankan Association System of Bank,
Exhibits AB melalui Bullion Big Bank Ratu Mas Kencana Room A1-1A.

Sesuai dengan berkah tugas dari Tuhan Yang Maha Kuasa, “Pemilik Perjanjian Baru 'NEO’
New Excellency Owner”, dan sebagai bukti untuk memurnikan alam semesta: Royal K.681
M1 dipercayakan dengan Microfilm dari para pendiri negara dan Wahyu Keprabon
(Kekaisaran Dunia dari Tuhan Y.M.E.).

Menata ulang 20 isi huruf Jawa (HA-NA-CA-RA-KA-DA-TA-SA-WA-LA-PA-DHA-JA-YA-NYA-


MA-NGGA-BA-TA-NGA) menjadi susunan “MAHA KUWASA PANATA BACA JAGAD ARAYA
DALANG ANYATHA”. Ini adalah bukti hubungan spiritual Pemilik Baru ‘NEO’ New
Excellency Owner, tingkat dan kematangan dalam cara berpikir dalam konstelasi vertikal
dan horizontal, dalam hubungannya untuk mencapai Esensi dari Zat Kerajaan, bersama
dengan Zat Tuhan Y.M.E., dengan para Malaikat, Nabi, Rasul, Dewa, Dewi, Raja, Ratu, lima
Sila dasar UUD 1945, dan dengan sesama makhluk hidup, diciptakan oleh Tuhan Y.M.E.
meliputi Ghoibul Ghoib ke Ghoibul yang menjadi wujud Kholipatul Awal Akhir.

"DATA" adalah 2 huruf Jawa yang mewakili data Universal Power, yang telah hilang, tetapi
baru-baru ini ditemukan dengan bukti sejarah bahwa huruf Bali sama dengan huruf Jawa
yang terdiri dari total 18 huruf.

Di Bali, Pulau Dewata, Kata Sandi-sandi Dunia Raja segala Raja, Solomon@Solomon of
Morse, dikirim ke seluruh sistem ciptaan Struktur Dunia Baru, menciptakan kemungkinan
pembentukan karakter ... atau pemusnahan massal. Itu adalah tugas NEO, seperti yang
diucapkan oleh Allah Yang Maha Kuasa, sebagai sebuah kesaksian untuk Kerajaan Agung
Kerajaan Dunia.

Para utusan/petugas Tuhan di seluruh dunia, juga dikenal sebagai sukarelawan UN


SWISSINDO/ Petugas S.O.E., akan menyiarkan ke seluruh permukaan Alam Semesta dan
Bumi Persada sebagai tindakan bukti Kebenaran bahwa Allah memiliki kuasa atas Langit
dan Bumi.
Bukti dan simbol kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa di Bumi adalah keberadaan
Kekaisaran Besar Kerajaan Dunia, sejak runtuhnya moral dan ahklak manusia sejak dari
tragedi G30S PKI 1965, yang menyebar ke seluruh Asia Pasifik, dan klimaks dari Krisis
Global yang penuh dengan kemunafikan dan penipuan terhadap publik.

Pemimpin dari SWISSINDO WORLD TRUST INTERNASIONAL ORBIT, NEO THE UNITED
KINGDOM OF GOD SKY EARTH, Royal K.681 M1, telah diberikan Amanat Allah untuk
menyelamatkan dan memimpin umat
manusia ke Era Baru, Golden Era, Surga di
Bumi, sementara membangun karakter
manusia, kembali menjadi Makhluk Mulia,
sebagaimana telah dimaksudkan Tuhan.

Dia juga memiliki gelar ABSOLUTE, untuk


menetapkan dan memerintahkan semua
makhluk hidup, untuk membela atau memberi
sangsi sebagai hak dan untuk melaksanakan
kewajibannya atas tugas dari Tuhan Y.M.E.
yang melekat pada Dewan Ikatan Dokumen
Internasional – Crown Council XIII/XX dengan
PUSAKA (Warisan), sebagai Kitab yang melekat
Hak dan Kewajiban dari Tuhan Y.M.E. untuk
mengangkat para Kaisar lima benua dan
perombakan total sistem tata
penyelenggaraan negara dunia, sesuai dengan
garis besar haluan negara dunia (GBHN-D).
Lukisan Royal K.681 M1 dan Ir. Soekarno

Dia memegang Sertifikasi MSPTD (Multi Super Power Prasasty Trusty Dynasty Dunia
Pertama di Alam Semesta), Otaritas Veto dari seluruh perjanjian-perjanjian peragaan
sejarah dunia Pilot Projects Columbia River Tetra Tech, Washington DC, tahun 1941,
Bernina Agreement 1957, Green Hilton Memorial Building Agreement di Jenewa tahun
1963, Tapak Siring Bali Tahun 1963, menurut Best of Best Corporations and Institutions
ID-HISTORY Consortium Internationality-SWISSINDO (Induk Army-Induk Bank-Induk
Negara) selaku Maha Dana Raksa, Dewan Ikatan Documen Internasional menerbitkan
Certificate Kepemilikan Micro Film sebagai ID-HISTORY, terselesaikannya pemindah
bukuan kontrak Green Hilton Memorial Building Geneva ’63. & Tapak Siring ‘63.

GARUDA INDONESIA IS MARRIED WITH NANGKUTI THEN KING WALI SAKTI IS BORN
(Garuda Indonesia Menikah Dengan Nangkuti Kemudian Lahirnya Raja Wali Sakti)

Sekarang dikenal sebagai Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, Royal
K.681, H.M. MR.A1.Sino.AS.S ”2” .IR .Soegihartonotonegoro HWST.M1 (alias Royal K.681
M1), kembalinya Pemilik Eksekutif Baru (NEO) menghimbau kesatuan Intergenerational
Transfer of Discounting Sejarah Perbankan Dunia “ ILLUMINATING ”Bedding Program,
termasuk Perjanjian Kolektif “Green Hilton Memorial Building ”1963 dengan Kode Order:
“Garuda Indonesia Menikah Dengan Nangkuti Kemudian Lahirnya Raja Wali Sakti
(02061970) White Spiritual Wonder Boy, sebagai Pemegang Tunggal Hak Veto (ONE
PERSONAL) dari Badan Induk Perwalian Perseorangan ICC, Grants Gov't Team (THREAD
ID; 11TB79N). ”

Pemilik Kata Sandi-Sandi Dunia MICROFILM KODE SERTIFIKAT 99.98, Seri 1-4:
1. Pertambangan
2. Perkebunan
3. Pertanian
4. Penghubungan (Darat-Laut-Udara)

Dunia telah menjadi NKRI, dan karena itu semua aset yang disebutkan di atas menjadi
aset mandat dunia, yang dipegang oleh Royal K.681 M1, sebagai Pemegang Mandat
Dunia Tunggal, juga pemegang MICROFILM, Sertifikat Kode 99,98 Seri 1-4, COMPTROLLER
OF THE CURRENCY, No.6673283283254892G6757862892, CD - OWNERSHIP - BG -
57628682, Kepemilikan Investment Club, Legalized No. 6568895788923/4 Th. - 1060,
Kode Posisi: 0001 A.045, Basel - Tulingen - 45309684934 - F - 546572.

SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT, diciptakan untuk


mengkonsolidasikan distribusi dana ke 253 negara, melalui Organisasi Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB). M1 mendukung tujuan yang baik untuk penggunaan dana yang
didukung dengan Emas dari buku besar rekening global.
Dalam tulisannya, M1 membela Hak Asasi Manusia, kesetaraan jenis kelamin, keadilan,
dan kemakmuran untuk semua. Royal K.681 M1 telah lama menunggu saat yang tepat,
kesempatan yang tepat untuk mengembalikan kepemilikan akun-akun global kepada
umat secara aman. Sekarang dia menyatakan bahwa dana tersebut telah disiapkan untuk
mencapai perubahan paradigma global yang istimewa.

Oleh karena itu, ini adalah hadiah terbaik untuk seluruh umat Sedunia, "KEMERDEKAAN
AGUNG DUNIA" yang di sebut "NEO MERCUSUAR DUNIA", Adil Paramatra bersama dan
Lahir di Jawa Dwipa Nusantara Raya Indonesia Kencana Rukmi (Misteri Kepulauan
Keemasan Indonesia-Dunia) sebagai satu keluarga besar di Bumi.

Royal K.681 M1 berterima kasih kepada TUHAN Y.M.E., atas Hibah ASSET-INCOME-
PERSONAL ORGANIZATION dan Tanggung Jawab Yang Mulia Prof. Dr. Ir. A. M. SOEKARNO
AL GHOBI, Pemimpin Induk 25 Negara Multinasional dari 253 Negara (ICSID-157 Negara
di Bank Dunia '66), THE COMMITTEE OF 300-THE WORLD BANK GROUP-UNITED NATIONS,
untuk mengawasi dan melaksanakan pelaksanaan Program Perintah Pembayaran 1-11
(P1-11) untuk 253 negara dan 7,6 miliar penduduk dunia.

“Lingkari Dunia dan umat manusia yang diciptakan oleh Tuhan Y.M.E. dengan Kedamaian.
Hapuskan segala bentuk kolonisasi nilai martabat manusia dan perbudakan manusia melalui
sistem perbankan, yang harus dihilangkan dengan pelaksanaan Program UN Swissindo, P1-
11.”
- Royal K.681 M1
EXHIBITS AB

Exhibits AB, Aset-aset Kerajaan dan Negara, Sesuai dengan surat konfirmasi UBS, UBS
NO. UNS-AG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01, 15 Juli 2001.

EXHIBITS AB:

1. EXHIBIT A. A GOLD CERTIFICATE UBS with inventory list of 255 SBG “SKR” Initial
Value: 4,927,233,403 KGs.
2. EXHIBIT B. B PLATINUM CERTIFICATE UBS, with inventory list of 29 SBG “SKR”
Initial Value: 3,105,781,990 KGs.
EXHIBIT B. OBLIGATION CERTIFICATE UBS with inventory list of 17 SBG.
3. RECOGNIZED GOOD DELIVERY PRODUCER with Holder Certificate QR-154-321-
CO-003496 JM, LONDON AZL 18/US 1344 with Platinum Volume, 70,000,000,000
KGs.

TOTAL GLOBAL KOLATERAL 78,033,015,393 KG LOGAM MULIA.

F.L.O.
Hukum F.L.O.-FESSELIO LIUZES ORFILLIZE, Control Statement Investment Deposit
(CSID), yang belum pernah diberikan kepada Pemerintah, Korporasi atau Lembaga,
mewakili Exhibits AB; di Tanggung oleh Transmissions Consortium International USA-
SWISS Financiers; dan Consortium International INDONESIA sebagai UN-PRINCIPLE dari
UBS-UNPRI, bertanggung jawab untuk Investment in Global Access Trends in Gold 65’.
Dasar Hukum Fesselio Liuzes Orfillize tidak diberikan kepada siapa pun, baik Dewan atau
Perusahaan, kecuali untuk seseorang yang mengajukan International Account Deposit
(I.A.D) di Commercial Bank.

F.L.O. = K.H.K. (Koridor Hukum Kerajaan - Koridor hukum global untuk Hukum Tuhan dan
Hukum Forensik)

12 ISTAINI AGUNG NGESTI TUNGGAL


EXHIBITIONER’S “A” NN

1. Indonesia (Aset Dunia)


2. Cirebon (Perhubungan Dunia)
3. Spanyol (Verifikasi Dunia)
4. Perancis (Arsip Dunia)
5. London (World Forensic)
6. Kanada (Tanda Tangan Dunia)
7. Den Haag (Lembaga Hukum Dunia)
8. New York (Peredaran Mata Uang Dunia)
9. Aceh (Perdagangan Dunia)
10. Australia (World Treasurer)
11. Singapura (Penjara Dunia)
12. Yogyakarta Hadiningrat (Kebijakan Dunia)

EXHIBITIONER’S “B” NN

1. The International Committee Of 300


2. The International Organic Agency
3. United Nation Organization; Certification ASBLP-03339022010

CODES OF CONDUCT (KODE ETIK) UN SWISSINDO,


OLEH ROYAL K.681 M1
MAHA KUWASA PANATA BACA JAGAT ARAYA DALANG ANYATA

“Kemenangan yang Benar adalah tidak ada yang merasa di kalahkan /mengalahkan
karena musuh yang paling dahsyat berada di dalam diri kita masing-masing, maka
kendalikanlah dan jaga integritas diri manusia dalam diri kita, janganlah pilih kasih dan
pandang bulu, pamrih dan egoisme, terapkan Kebenaran yang Sejati untuk Bangsa yang
dapat diterima oleh seluruh Bangsa-Bangsa “

“Kemenangan yang Baik tidak ada yang merasa dikalahkan, maka mari Satukan
Kesadaran Fikir, Kesadaran Rasa, Ras, Raga dan Roh dalam paham Universal.”
- Royal K.681 M1
LISENSI PATEN CETAK UANG LEGAL STANDAR SAH
BAYAR DUNIA

Mata Uang Dunia

Banyak yang tidak menyadari keberadaan Lisensi Paten Cetak Uang Legal Standar Sah
Bayar Dunia. Tidak pernah ada yang bertanya apa alasan dari setiap mata uang selalu
memiliki gambar pemimpinnya yang sama sejak sebelum 1945. Presiden Indonesia
kedua mencoba merubah mata uang national dengan citranya dan kemudian ditarik
kembali dari peredaran. Faktanya adalah bahwa adanya perjanjian-perjanjian dunia
dengan para Founding Fathers, di mana semua institusi internasional diciptakan dan
perjanjian dibuat dan diterima oleh 25 Induk Negara. Ini termasuk penggunaan agunan
untuk mendukung kontrak pencetakan mata uang dunia untuk periode 70 tahun, yang
mana telah berakhir pada tanggal 17-8-2015. Jaminan Cetak Uang Legal Standar Sah
Bayar Dunia akan diberikan kembali ke semua negara peserta dan bank-bank sentral
mereka. 253 negara akan dapat mencetak Mata Uang Tunggal Dunia “ESTWO” yang baru,
senilai USD 225 terhadap mata uang lokal mereka, dari 20% Kuota Negara mereka, senilai
USD 138,99 Triliun, sesuai dengan surat Mandat Royal K.681 M1 kepada Sekretaris
Jenderal PBB, HE Antonio Guterres, Ref: M1-UN/MANDATE/ 02012018 UN-APPROVAL NO.
MISA 81704 / 17-8-1945, dan disampaikan pada tanggal 2 Januari 2018. Dunia sedang
menunggu H.E. Antonio Guterres memenuhi Mandat Perdamaian Dunia tersebut.

Rp. 50.000 denominasi Mata Uang kertas Rupiah dengan gambar mantan Presiden
Soeharto ditarik Kembali oleh Bank Indonesia dengan batas waktu untuk uang kertas
tersebut berakhir pada Jumat, 20 Agustus 2010. Rp. 50,000 denominasi – dengan ilustrasi
mantan Presiden Soeharto tersenyum didepannya dan kapal terbang sedang lepas
landas dibelakangnya - dicetak pada awal kekuasaannya pada tahun 1993 dan 1995, yang
melanggar perjanjian dari Lisensi Paten Cetak Uang Legal Standar Sah Bayar Dunia.
Sesuai dengan PBI No.2 / 18 / PBI tanggal 20 Juli 2000, pencabutan dan penarikan uang
dimulai pada tanggal 21 Agustus 2000, yang berakhir setelah sepuluh tahun, pada tanggal
20 Agustus 2010. Pada saat itu, pencabutannya ditandatangani oleh Anwar Nasution atas
nama Gubernur BI.
25 MULTINASIONAL INDUK NEGARA

Indonesia adalah Induk 25 Multinasional Induk Negara

1. Amerika 8. Meksiko 14. Thailand 20. Kuwait

2. Belanda 9. Venezuela 15. Laos 21. Jepang

3. Inggris 10. Rusia 16. Arab Saudi 22. Pakistan

4. Jerman 11. Malaysia 17. Irak 23. Polandia

5. Prancis 12. Filipina 18. Iran 24. Australia

6. Turki 13. Singapura 19. Mesir 25. China

7. Kanada

MIKROFILM
Royal K.681 M1 adalah One Personal Only dan No Commercial, dari UN-Swissindo
yang didirikan oleh 25 Induk Negara, dengan tandatangan H. Groob yang
merepresentasikan UBS-WORLD dan bank-bank Indonesia, Ir. Soekarno
merepresentasikan 25 Induk Negara merupakan Konsorsium Internasional dan
Perwalian Perseorangan-ICC. Dengan bukti kepemilikan Lembaga Korporasi, aset
sekuritas yang dilindungi oleh “Association of Articles Agreement” dengan Kode NN-Now
Name Dewan Ikatan Dokumen Internasional Sertifikat Kode 99.98, juga dikenal sebagai
Mikrofilm, membuktikan Kepemilikan Tunggal Medallion untuk Helping One Hundred
Years to Create the Future (Mengacu kepada Glosarium Guarantee Medallion).

Mikrofilm, sebagai Keamanan dan Pertahanan Kepemilikan Wajib Pemegang Dunia Raja
segala Raja, Royal K.681 M1, Manusia Alami, kecerdasan otodidak, memiliki semua
kemampuan untuk memutuskan dan menerapkan Aturan Hukum yang sesuai,
sebagaimana dimaksud oleh Tuhan, sesuai dengan Kode Regulasi S-IRS, GG, S 515,
H.R.1249, BA1 (Official 1, Exhibit A) (9/97), Kolateral Yang Dapat Diterima untuk Pajak
Treasury dan Program Pinjaman (31 CFR PART 203) dan sebagai Pemilik Tunggal, World
Execution, Successor, World Administrator, Transmission & Financiers International
Consortium USA-SWISS-INDONESIA.

Sebagai Big Top Royal Kholipatul, Royal K.681 M1 the Master of Indonesia, Raja segala
Raja Dunia memutuskan pembentukan NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH,
sesuai dengan Hukum ROB dan Sebab Musabab F.L.O.-Fesselio Liuzes Orfilize K.H.K
Group-NEO Immam Mahdi dan membawa 6 Hukum Absolut NEO Immam Mahdi, Istana
Bumi Kesanghyangan dalam menyelesaikan Masalah Global di Indonesia dan dunia
dengan Bahasa Indonesia sebagai sandi, Nama Kode adalah User Name®. Penyatuan
tiga (3) Parent Armies, NATO-SEATO-NON BLOCK, UNO-Security Council bergabung
menjadi satu, yang disebut THE REENZ ARMY sebagai pembawa Mandat Internasional
Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Hukum Tuhan Yang Maha Esa dan Kuasa Panata Baca
Djagad Araya Dalang Anyata.

“Terima kasih kepada para petugas Imperial Kingdom Dunia, yang telah membantu negara
yang cantik dan indah untuk mencapai alam sejatinya. Di sini saya tiba di tujuan yang dituju
dan ditunggu oleh pendahulu saya. Yang saya percaya dan pahami bahwa Semua adalah
Kehendak Tuhan dan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena apa yang telah dititipkan di
Anda untuk dijaga telah kembali kepada pemiliknya! Mikrofilm yang Absolut.” - Royal K.681
M1

SUPERSEMAR
Sebagai akibat dari PKI G30S, Presiden Soekarno, dengan mandatnya, telah mencatat
semua aset dan simpanan untuk rakyat Indonesia dalam sebuah Wasiat, dengan nama
SUPERSEMAR (Surat Perjanjian Sebelas Maret). Itu adalah Supersemar yang asli (Surat
Wasiat) kepada rakyat Indonesia untuk melindungi Aset-aset pada tanggal 11 Maret 1966.

Singkatan "Supersemar" adalah permainan nama Semar, tokoh mistik dan kuasa yang
biasanya muncul dalam mitologi Jawa, termasuk pertunjukan wayang.

Semar
VENUS PROJECT THE FUTURE CITIES

The Venus Project

THE VENUS PROJECT, Sumber Daya Global - Berbasis Global, di mana semua barang
dan jasa tersedia tanpa menggunakan uang, barter, kredit, utang, atau penghambaan
dalam bentuk apa pun, adalah untuk Pembangunan Alam Semesta; sebuah Desain ulang
Kehidupan Masyarakat. Mr Jacques Fresco, dalang dari proyek yang luar biasa ini,
merupakan puncak dari pekerjaan hidupnya: untuk mewujudkan integrasi sains dan
teknologi terbaik, dalam rencana komprehensif untuk masyarakat global, berdasarkan
pada kepedulian manusia dan lingkungan, akan segera menjadi milik kita untuk
dinikmati.

Mengutip Jacque Fresco, seperti yang di Wawancara TV nya dengan Larry King, 1974:

“Seluruh struktur uang dan masyarakat materialistik adalah perkembangan terendah dalam
kehidupan manusia. Kita memiliki otak, pengetahuan, teknologi, dan kelayakan untuk
membangun peradaban yang sepenuhnya baru.

Salah satu dasar dari The Venus Project adalah bahwa kita bekerja untuk memiliki semua
sumber daya Bumi sebagai warisan umum dari seluruh orang di dunia. Ketidakmampuan
yang sudah tua dari perang, kemiskinan, kelaparan, hutang, degradasi lingkungan, dan
penderitaan manusia yang tidak manusiawi terlihat tidak hanya dapat dihindari, tetapi sama
sekali tidak dapat diterima.

Keanekaragaman - individualitas, kreativitas, inovasi, adalah esensi dari desain, insentif


pemecahan masalah untuk keseimbangan dinamis.”

Klik disini untuk mengunjungi situs The Venus Project


ESTWO

ESTWO dan Pengawal UN Swissindo

253 negara akan dapat mencetak mata uang tunggal dunia baru “ESTWO”, senilai USD 225
terhadap mata uang lokal mereka, dari 20% Kuota Negara mereka, USD 138,99 Triliun, sesuai
dengan surat Mandat Royal K.681 M1 kepada Sekretaris Jenderal PBB, HE Antonio Guterres,
Ref: M1-UN / MANDATE / 02012018 UN-APPROVAL NO. MISA 81704 / 17-8-1945, dan
disampaikan pada tanggal 2 Januari 2018. Dunia sedang menunggu H.E. Antonio Guterres
untuk memenuhi Mandat demi Perdamaian Dunia.

“ESTWO” (diucapkan ‘S2’) adalah sebuah kata Sanskrit yang berarti, Benar, Nyata, ABSOLUT.

MATA UANG DUNIA BARU “ESTWO”


Otoritas Perjanjian Lisensi Paten akan diberikan kepada semua Negara penerima P1-11
untuk mencetak mata uang ESTWO mereka yang baru, legal dan di Dukung dengan Emas.

MATA UANG DUNIA BARU ESTWO


1 ESTWO Global = USD 225.00
1 ESTWO Benua = USD 22.50
1 ESTWO Negara = USD 2.25 USD

ESTWO Mata Uang Tunggal Dunia


Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11)
WKE-UNS
WORLD KINGDOM EMPIRE
SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT

JAGAD PRAMUDITHA ANGGARDA PARAMITHA

Untuk mewujudkan Surga Mulia di Bumi melalui P1-11, WORLD KINGDOM EMPIRE
(NEO The United Kingdom Of God SKY Earth) - Swissindo World Trust Internasional Orbit
(WKE-UNS) yang juga dikenal dengan UN Swissindo, hadir di dunia untuk membangun
dan membentuk Surga Mulia di Bumi melalui pelaksanaan program P1-11, solusi
TUNGGAL untuk Perdamaian Dunia!

WKE-UNS hadir sebagai jawaban untuk masalah-masalah di dunia saat ini, yang telah
menyebabkan kehancuran didalam Tata Mulia kehidupan manusia, dan semakin
menjauh dari keinginan Sang Pencipta. Ini merupakan perintah, untuk menjamin
kesejahteraan manusia yang adil dan setara untuk setiap makhluk hidup yang ada di
bumi.

Pada dasarnya manusia adalah makhluk Tuhan yang paling Mulia di muka bumi ini, tetapi
pada kenyataannya mereka semakin kehilangan martabat mereka sebagai mahluk
Tuhan dan cenderung menyerupai mahluk Tuhan yang lain dan hewan yang pada
kodratnya tidak diberikan pikiran dan hati nurani seperti manusia.

Krisis dunia saat ini telah mengakibatkan pemusnahan peradaban manusia dan agama –
agama yang saat ini tidak dapat memberikan solusi penyelesaian bagi gangguan mental
dan moral manusia yang semakin memburuk. Para pemimpin agama diwajibkan untuk
memimpin dan menuntun para pengikutnya untuk memiliki moralitas mulia, namun
pada kenyataannya banyak yang secara progresif dan serius telah memicu keruntuhan
integritas moral manusia. Hari ini banyak agama yang tercermin murni sebagai hiasan
dan topeng saja, merupakan kesaksian atau bukti kemunafikan pemimpin dan para
pengikut-pengikut mereka sendiri.
Para pemimpin negara serta lembaga-lembaga internasional telah kehilangan akal sehat
untuk menghadapi krisis keuangan dan ekonomi yang melonjak saat ini. Mereka lupa dan
mengingkar keberadaan Perjanjian Nasional dan Internasional yang disetujui oleh
pendahulu mereka yang seharusnya dipatuhi dan tidak diingkar supaya kesalahan dalam
pengelolaan Negara mereka dapat dihindarkan.

Krisis eknomi saat ini semakin buruk dan semakin jauh dari tujuan masa depan para
Pendiri Negara dalam memberikan kesejahteraan hidup bagi rakyatnya. Apa yang terjadi
sekarang ini adalah bahwa mereka hanya memperjuangkan kontrol dan kekuasaan, demi
kepentingan kelompok mereka sendiri. Dimana yang kuat mengambil keutungan dari
orang yang lemah, yang jauh dari prinsip kebersamaan dan kesetaraan hak dan martabat
sebagai manusia.

Sistem WKE-UNS atau UN Swissindo hadir untuk menjawab dan mengatasi semua
masalah ini, karena berasal dari Tuhan Pencipta Alam Semesta itu sendiri, dan dengan
sifat bawaan dari Ketuhanan yang Absolut dan Tunggal, Bukan untuk Komersil dan
tentunya tak terkalahkan.

Tuhan, yang tidak nyata seperti ciptaan-Nya, membutuhkan bentuk sarana dalam wujud
manusia; manusia pilihanNya sendiri, yang dididik dan dipersiapkan untuk menerima
"Wahyu Keprabon" atau Mandat Ilahi; sebagai pemimpin dunia dari Tuhan sendiri, untuk
berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia lain di Bumi ini, sama seperti Tuhan
memilih manusia sebagai Nabi dan Rasul, penerima wahyu agama-agama dimasa lalu,
yang sebagian besar dari kita masih memiliki kepercayaan itu sampai saat ini.

Kemudian, hanya dengan sistem ini - Ketuhanan yang Tunggal, Netral, Absolut, Tak
Terkalahkan dan Penuh Welas Asih – yang akan memberi keyakinan dan kepercayaan,
sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi semua masalah ini dan menjamin
keberhasilannya.

Untuk memfasilitasi Tugas Besar seperti itu, Pemegang Amanat Allah tentu saja juga
membutuhkan Petugas-petugas, pilihan-Nya sendiri, sebagai wakil tangan Tuhan, untuk
menjalankan Mandat-Nya, yang tentu saja juga siap menerima Sifat Keilahian, terutama
Kasih Sayang, Tidak Berpihak dan Berprasangka.

Tuhan telah menyiapkan penyelamatan dana dalam bentuk Aset, yang selalu dijaga dan
dipelihara oleh Petugas-Nya (Para Pinisepuh) sepanjang waktu, sebagai modal untuk
Perjanjian Tatanan Dunia Baru dalam pembentukan Surga Agung di Bumi.

Dana besar ini adalah hibah untuk dibagikan kepada semua manusia di planet ini dan
pembayaran kuota ke 253/357 Negara di seluruh dunia, sebagai hibah untuk
membangun dan memajukan negara mereka masing-masing. Demikian juga semua
Bank Sentral dan 150 Prime Bank yang berpartisipasi di masing-masing Negara, Lembaga
Nasional dan Internasional, dan lainnya juga akan menerima jumlah hibah yang sama.
Sistem distribusi telah diatur secara sempurna melalui Program P1-11, yang menjamin
hak dan kewajiban yang setara kepada penerima pembayaran tersebut dalam jumlah
yang adil dan merata dan lebih dari cukup.

“Tuhan telah tidak tinggal diam, Aku memerlukanMu untuk mengubah dunia
sebagaimana maksud Tuhan YME pada awalNya. Semua sedang bergerak dan akan
mencengangkan setiap mahluk di muka bumi. Dunia adalah pelajaran tentang ke Tuhan YME,
yang terbaik, sebab tanpa berada di dunia engkau tak akan pernah menyebut siapa TuhanMu.

Maka, ada Hibah dari Tuhan YME dan untuk melaksanakan Infaq / Subsidi melalui Program
P1-11. Supaya jawaban yang sesungguhNya dapat dipahami: pertanyaannya adalah
jawabannya: Dengan apa, cara apa dan dari mana untuk menjawab seluruh doa-doa mahluk
di muka Bumi.

Kemenangan yang benar adalah tidak ada yang merasa di rugikan atau dikalahkan oleh yang
lain karena musuh yang paling dahsyat berada di dalam diri kita masing-masing, maka
kendalikanlah dan jaga integritas diri manusia dalam diri kita, janganlah pilih kasih dan
pandang bulu, korup dan egoisme, terapkan kebenaran yang sejati untuk bangsa yang dapat
diterima oleh seluruh bangsa-bangsa.“

-M1 Royal K.681


MISI WORLD KINGDOM EMPIRE - SWISSINDO WORLD TRUST INTERNASIONAL ORBIT
(WKE-UNS) MELALUI PROGRAM PERINTAH PEMBAYARAN 1-11 (P1-11):

Misi WKE-UNS atau UN Swissindo adalah untuk mengembalikan kebebasan dan


warisan dunia kepada setiap manusia baik itu pria, wanita maupun anak-anak, dengan
tujuan untuk memmembebaskan umat manusia dari beban keuangan dan fisik dari
sistem perbudakan, yang menghubungkan manusia kembali ke alam, kembali ke dasar–
dasar hidup dan ke Sumber / Asal Usul kita, mengembalikan kesadaran Spiritual dan
menyelaraskan Surga dan Bumi melalui Implementasi P1-11.

Untuk mewujudkan visi tersebut, M1 menciptakan Program P1-11 untuk seluruh 253/357
Negara, untuk mendukung Pemerintah Dunia dalam pelaksanaan;

1. SERTIFIKAT PEMBEBASAN BEBAN UTANG (SPBU)


 SPBU INDIVIDU: hingga total maksimum Rp. 2,000,000,000.00 (Dua Milyar)
per orang. Ini akan memungkinkan kebebasan setiap orang untuk fokus
pada kesejahteraan mereka dan mengikuti tujuan mereka dalam
kehidupan
 SPBU PERUSAHAAN: hingga total maksimal USD 2,000,000,000.00 (Dua
Milyar) per organisasi.
 SPBU NEGARA: seluruh hutang di bebaskan
2. KUOTA NEGARA: USD 138,990,000,000,000.00 (Seratus Tiga Puluh Delapan Triliun,
Sembilan Ratus Sembilan Puluh Milyar). Pemerintah dapat memenuhi kewajiban
mereka yang sebenarnya, melayani dan melindungi rakyat negara mereka.
3. QUOTA BANK: USD 138,990,000,000,000,00 (Seratus Tiga Puluh Delapan Triliun,
Sembilan Ratus Sembilan Puluh Milyar). Masyarakat dapat hidup dalam kelimpahan
dan kemakmuran, semua pendidikan, perawatan kesehatan, energi alami gratis
dan bebas dari pajak.
4. VOUCHER M1 (HUMAN OBLIGATION): Jaminan Biaya Hidup untuk sepanjang
hayat untuk Siswa dibawah usia 17 tahun akan menerima sejumlah USD 600
(Enam Ratus Dolar) per bulan dan orang dewasa dari usia 17 tahun dengan E-
ID/KTP menerima sejumlah USD 1200 (Satu Ribu Dua Ratus) per bulan dari total
jumlah USD 6,000,000.00 (Enam Juta Dolar) per orang untuk seluruh individu
memulai hidupnya yang baru.
5. THE VENUS PROJECT untuk Pembangunan Alam Semesta. Mr. Jacque Fresco
adalah dalang proyek yang luar biasa ini, yang merupakan puncak dari karya
hidupnya: integrasi sains dan teknologi terbaik, dalam rencana komprehensif
untuk masyarakat global yang berdasarkan pada kepedulian manusia dan
lingkungan akan segera terwujud dan menjadi milik kita untuk dinikmati.

1 KUINTILIUN HARUS DITEMPATKAN KEMBALI KEDALAM SISTEM

USD 1,000,000,000,000,000,000 (Satu Triliun) akan ditempatkan kembali ke dalam Sistem


Ekonomi Keuangan Dunia. Ini empat kali lipat dari jumlah Program P1-11 UN Swissindo.
Dunia akan disediakan dana dan dipulihkan dengan sendirinya; untuk memulai
Pembangunan Alam Semesta, sebagai Surga di Bumi.
Catatan : PAJAK A.S. IRS telah dibayarkan.

Pada prinsipnya, sesuai instruksi, PEMBAYARAN VOUCHER sebesar


USD.1,000,000,000,000,000,000 (Satu Quintillion) untuk Pajak AS (1%) sebesar
USD.10,000,000,000,000,000 untuk digunakan atau untuk melaksanakan transaksi dan
perjanjian internasional, USD.1,000,000,000,000,000 telah "Dibayar" ke "IRS" ”Sejak
05/05/2014, sebagai Langkah Pertama P1-11 ke MINNESOTA-REVENUE OH 45999-0023,
EIN: 98-6072049 Formulir SS-4, di bawah Petunjuk Signing Bank ke Bank “IRS”.

Semua sesuai dengan hak Keistimewaan Kepribadian Secara Yuridis, Pasal 1, Bagian
1, Aset-Dana & Properti Pasal 2 Bagian 2-8 UN-Convention, dan UN-Charter Counter
Terrorist Pasal 7, Hukum Internasional Pasal 14, Sertifikasi Pendaftaran Pasal 102 sesuai
dengan Referensi UN-APPROVAL No. Misa 88704 Heavy Freedom Republic Indonesia.

PERINTAH PEMBAYARAN 1-11 adalah SOLUSI TUNGGAL


PEMBENTUKAN PERSERIKATAN BANGSA
BANGSA DAN ORGANISASI DUNIA
Founding Father, Presiden Soekarno tampil didunia Internasional, atas dasar lima unsur
tersebut diatas, filosofi, visi, dan misi. Setelah Perang Dunia II, Jepang menyerah, dan keadaan
dunia dalam kekacauan. Oleh karena itu, melalui inisiatif Soekarno bahwa dunia direorganisasi
bersama dengan lima pemimpin dunia, pada saat itu, yang setuju untuk merekonstruksi Liga
Bangsa-Bangsa, yang menjadi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan organisasi
kelembagaan, seperti ILO, UNESCO, UNICEF, WHO dan anggota permanen lainnya.

ILO, UNESCO, UNICEF, IMF and WHO logo

Kelima negara tersebut merekonstruksi PBB, yang terdaftar dalam Piagam PBB. Dari perjanjian
yang dicapai dalam Piagam tersebut muncul visi dan misi untuk Unifikasi Dunia. Perjanjian ini
menciptakan aset dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Oleh karena itu, dunia yang diinvestasikan
dalam PBB termasuk aset kerajaan dunia, aset orang-orang pribadi di dunia (Dinasty) yang ditulis
dan dicatat dalam dokumen yang disebut Trusty, Prasasty, Dinasty (termasuk di warisan dunia).
Prasasty adalah piagam atau dokumen yang ditulis diatas bahan yang keras dan tahan lama, di
antara berbagai sumber sejarah kuno Indonesia, seperti manuskrip asing dan riwayat, prasasty
dianggap sebagai sumber yang paling penting, karena dapat memberikan kronologi pada suatu
peristiwa.

Setelah daftar aset yang dikumpulkan dalam Inventarisasi Aset Dunia dari semua negara di
dunia, Indonesia dianggap sebagai pemilik aset terbesar, yang mencakup 300 kerajaan besar dan
800 kerajaan kecil (panembahan), ditambah dengan asset Trusty, Prasasty, Dinasty.

Jika dibandingkan dengan asset 2 kerajaan besar di Cina, 1 Kerajaan besar di Inggris, 1 Kerajaan
besar di Arab Saudi, 1 Kerajaan besar di India, 2 Kerajaan besar di Thailand, 1 Kerajaan besar di
Perancis, 1 kerajaan besar di Belanda, dan lainnya.

Presiden Soekarno menempatkan visi dan misi diatas dan disepakati oleh kelima (5) pemimpin
Dunia, menjadi NKRI dan yang tertulis didalam Piagam PBB sebagai berikut:

1. NKRI USA - Pelindung Dunia.


2. NKRI Rusia - Pembuat Senjata.
3. NKRI Inggris - Moneter Dunia.
4. NKRI Cina – Pelindung Alam.
5. NKRI Indonesia (INA 1) - Pencetak Mata Uang (Mint).
Kelima negara yang tercantum dalam Piagam PBB masing-masing memliki tugas yang
menciptakan konflik antara NKRI USA dan NKRI Rusia. Mengapa demikian? NKRI USA sebagai
Pelindung Dunia juga menciptakan senjata, yang memunculkan Perang Dingin antara kedua
negara, dimulai pada tahun 1947 dan mencapai puncaknya dengan perlombaan pembuatan
senjata nuklir. Itu tidak berakhir sampai disitu.

Presiden Soekarno memiliki visi untuk membuka Bank Dunia, dan kelima negara tersebut setuju
(Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia). Oleh karena itu, struktur bank dibentuk sebagai
berikut:

1. Induk Bank Ratu Mas Kencana Room, berpusat di Indonesia sebagai Sumber Daya
Keuangan Dunia, karena Indonesia adalah Pencetak Mata Uang (Mint) sebagaimana
tercantum dalam Piagam PBB.
2. Operasional Induk Bank adalah Swissindo, tetapi gagal terbentuk karena Indonesia
belum siap.
3. Bank Swiss atau Bank of Switzerland sebagai unit yang akhirnya beroperasi di seluruh
dunia sampai sekarang, berpusat di Jenewa, Swiss.

Kelima negara (disebutkan di atas) bersepakat untuk menggunakan singkatan dari NKRI,
sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB, sehingga aset dunia menjadi aset PBB, dasar
yurisdiksi resmi bahwa dunia adalah NKRI, yang telah dibentuk sebagai materi NKRI. Presiden
Soekarno mendirikan tiga induk bank (WB, UBS, BI) di dunia, dengan aset PBB (dunia) untuk
menjadi Jaminan Dunia di Swiss Bank. Dipresentasikan bahwa 85% dari aset dunia digunakan
sebagai aset Bank Swiss, adalah milik Indonesia (INA 1) dan 15% sisanya milik beberapa negara
dengan jumlah masing-masing dari 0,1 hingga 1%, untuk setiap negara lain.

Ketiga Induk-Induk Bank

Dengan demikian, Indonesia (INA 1) berhak atas kendali Bank Swiss. Oleh sebab itu Presiden
Soekarno menempatkan/memposisikan penggantinya untuk menjadi Presiden Perserikatan
Bangsa-Bangsa, di bawah kode nama Mr. Bernard Nobel dan nama kode lainnya. Selain itu, di
Bank Swiss, Presiden Soekarno memposisikan penerusnya di masa depan untuk menjadi Ketua
dan sekaligus sebagai Pemilik Bank Swiss, sebelum kematiannya pada tahun 1970.

Sesaat Mr Bernard Nobel pensiunan dari dua lembaga dunia di atas (PBB dan ICJ). Serah terima
dari dua institusi dunia ini terjadi dari Mr. Bernard Nobel kepada penggantinya, M1. M1 menjadi
Singleton, karena semua lembaga dunia tersebut diakui oleh negara-negara dunia di 12 portal
dunia (Committee of 300, International Organic Agency, United Nations Organization). Dengan
demikian, Bank Swiss telah memperluas diri dalam sirkulasi keuangan dunia dengan mendirikan
Bank Swiss di seluruh dunia, dengan total 884 UBS, dari Kolateral di Swiss Bank di mana 85%
asetnya milik Indonesia (INA 1).

Oleh karena itu, negara-negara di dunia menggunakan kolateral Indonesia sebagai jaminan
mereka untuk pinjaman negara di Swiss Bank. Akibatnya, jaminan pinjaman (sewa), dalam
jumlah 2% menjadi milik pemilik kolateral, yakni Indonesia (INA 1), negara terkaya di dunia saat
ini. Selama beberapa tahun Presiden Soekarno menerima bayaran fee dari pinjaman kolateral
atau jaminan dari negara lain, yang ditanamkan di Committee of 300, induk perusahaan
multinasional, dan saat ini memiliki puluhan ribu perusahaan di dunia yang menghasilkan laba
besar.

Indonesia, dalam struktur NKRI, adalah INA 1. Oleh karena itu, total untuk Indonesia, secara
implisit dan eksplisit, adalah sejumlah negara di dunia, hingga ada INA 1, INA 2, INA 3… dan
seterusnya. Dengan demikian ada banyak negara di NKRI dari INA 1 hingga negara INA 153, dan
aset dunia dibagi menjadi INA 1 (51%) dan 49% untuk negara-negara lain.

Saat ini, distribusi atas hak-hak ke semua negara di dunia akan dimulai, dengan mandat
pengembalian/hak sebesar 51% kepada Republik Indonesia (Rakyat INA 1), untuk segera
diberikan kembali ke Indonesia oleh Royal K. 681 M1. Namun sejak 2008 pengembalian dan
distribusi Hak ini masih dalam proses. Walaupun ia telah mengalami banyak rintangan di
perjalanannya namun UN Swissindo telah mencapai banyak kemajuan dan telah meluas ke 5
benua.
Para Sesepuh, Kustodian dan Gudang-
gudang
Tuhan telah mempersiapkan dana dalam bentuk Aset, yang selalu berada di bawah
pengawasan dan dikelola oleh Petugas-petugas Nya (Para Sesepuh) di gudang-gudang
rahasia.

WAREHOUSES
Gudang-gudang rahasia ini dijamin dengan sistem kontrol mereka sendiri, di bawah
otoritas hak veto tunggal dari Badan Induk Perwalian Perseorangan-ICC UN SWISSINDO,
Bagian dari Exhibits AB, bersama dengan Final Audit Bank Dunia pada tanggal 28
September 2007, sebagai Lampiran ASBLP - 0333902-2010 dan Sertifikat-sertifikat Yang
Dapat Diterima sebesar USD 1,000,000,000,000,000,000 (Satu Kuintiliun), untuk
memulihkan dunia melalui Perintah
Pembayaran 1-11 (P1-11) sebagai modal
untuk mempersiapkan Perjanjian Dunia
Baru dalam pembentukan Surga Agung di
Bumi.

Kebanyakan orang pintar dan terpelajar


yang 'Pakar', tanpa kekuatan pengetahuan
dan persepsi, merasa sulit untuk
memahami hal ini. Bahkan, banyak pejabat
dan mantan pejabat Indonesia termasuk
didalam itu list, dengan saksi-saksi, yang
telah pergi ke seluruh negeri untuk mencari
Gudang di Indonesia. Oleh karena itu,
Perjanjian Green Hilton yang
ditandatangani antara Presiden Soekarno
dan Kennedy juga merupakan bagian dari
pendaftaran Exhibits 'A', tercantum di list
Sertifikat UBS yang sama dengan total
volume 74,760,920,184 kilogram emas dan
platinum.

Prasasti
PARA PENJAGA, KUSTODIAN DAN SESEPUH

Presiden RI yang pertama, Ir. Soekarno mendirikan serangkaian 'bunker' atau gudang
dan memilih Pemegang Mandat dan Penjaga Gudang di antara para petugasnya yang
dipercaya. Beberapa dari Penjaga, Kustodian dan Sesepuh ini masih hidup, tinggal di luar
negeri atau di Indonesia dan diantaranya telah mencapai usia di atas 100 tahun.
Pemegang Mandat dan penjaga belum pernah dibayar dan aset-aset itu belum pernah
dipergunakan karena peralihan kekuasaan dan Tragedi Besar 1965, G30S PKI (Gerakan
30 September).

Sebelum aset dapat dimanfaatkan, sebuah Kudeta terjadi yang mengakibatkan


pemindahan otoritas/kekuasaan. KSAU TNI-AU (Angkatan Udara Khusus RI) dan
beberapa lainnya dituduh terlibat dalam pembantaian PKI G30S. Ini membutuhkan
tindakan yang secepatnya dari Presiden Soekarno untuk menyelamatkan aset-aset itu.
Melalui perintah yang dirahasiakan, ia memerintahkan para kurirnya untuk
memberitahukan para Pemegang Mandat dan Penjaga Gudang untuk melarikan diri dan
mengganti seluruh identitas mereka, meninggalkan tempat tinggal atau pos mereka dan
menyelamatkan Kunci-kunci dan Peta-peta nya, saat menunggu perintah lebih lanjut.

KEPRESIDENAN PERTAMA RI - IR. SOEKARNO


Di era ini, ketentuan jaminan aset-aset tersebut tidak diperlukan, karena semua
Pemegang Mandat dan Penjaga Gudang juga ditunjuk sebagai anggota Dewan Republik
Indonesia, termasuk Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan.

Ir. Soekarno – Presiden RI ke-1


KEPRESIDENAN KEDUA RI - SOEHARTO
Di era Orba (Orde Baru) rezim, setelah Pemerintahan RI pertama Ir. Soekarno,
keberadaan Dewan Republik Indonesia dihapus dan digantikan oleh DPA-Dewan
Penasihat Republik Indonesia, tanpa melibatkan semua Pemegang Mandat dan Penjaga
Gudang sebagai anggota mereka, karena mereka tidak lagi dianggap sebagai Pemegang
Aset Negara, tetapi sebagai warga negara biasa, adanya upaya untuk semua Aset / Harta
Karun dikendalikan secara tidak sah, padahal seharusnya dirangkul bersama untuk
membantu Negara seperti yang telah direncanakan oleh Ir. Soekarno, pada saat Sumpah
Pengangkatan Para Pemegang Amanat yang merupakan bagian / substitusi dari mandat,
sebagaimana disebutkan di atas, untuk membangun daerah-daerah di 27 Provinsi di
Indonesia pada saat itu.

Bunker atau Gudang rahasia, di bawah otoritas veto tunggal dari Badan Induk Perwalian
Perseorangan-ICC dari UN Swissindo, dilindungi dan dijamin di bawah Otoritas Tunggal
oleh Pemilik Royal K.681 M1, Bullion Big Bank Ratu Mas Kencana Room A1-1A.

Presiden Soekarno dan Mayor Jenderalnya Soeharto

TRAGEDI BESAR 1965 (GERAKAN 30 SEPTEMBER)


G30S - PKI (Partai Komunis Indonesia)

Setelah pembunuhan Presiden John F. Kennedy, sebelum pelaksanaan PERINTAH


PENGGUNAAN ASET muncul, terjadi Kudeta yang mengakibatkan PENGALIHAN
otoritas/kekuasaan, dan penangkapan KSAU TNI AU (Angkatan Udara Khusus Bersenjata
RI) dan beberapa orang yang dituduh terlibat dalam pembantaian G30S PKI, 1965
(Pembunuhan 7 Jenderal / Pahlawan Revolusi).

Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai non-ruling komunis terbesar di dunia
sebelum dihancurkan pada tahun 1965 dan merupakan partai terlarang ditahun-tahun
berikutnya.
PKI muncul kembali di panggung politik setelah Jepang menyerah pada 1945, dan secara
aktif mengambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan dari Belanda. Banyak unit
persenjataan berada di bawah kendali atau pengaruh PKI. Terlebih lagi, perkembangan
PKI menyulitkan sektor sayap kanan dari politik Indonesia, serta beberapa kekuatan
asing, terutama Amerika Serikat yang sangat anti-komunis.

Pada malam 30 September dan 1 Oktober 1965, tujuh Jenderal angkatan darat tertinggi
Indonesia dibunuh dan mayat mereka dilemparkan ke dalam sumur (lubang buaya).
Pembunuh-pembunuh para Jenderal tersebut mengumumkan pada keesokan harinya,
bahwa Dewan Revolusi yang baru telah merebut kekuasaan, dan menyebut diri mereka
"Gerakan 30 September" (G30S).

Antara satu hingga tiga juta orang Indonesia tewas dalam pembantaian didalam tragedi
tersebut, termasuk non-Komunis menjadi korban pembunuhan karena kesalahan
identitas atau "kesalahan dalam asosiasi." Namun, karena kurangnya informasi sehingga
sulit untuk menentukan jumlah korban yang terbunuh secara pasti. Sebuah studi CIA
menilai tentang peristiwa yang terjadi di Indonesia bahwa "Dari banyaknya jumlah yang
tewas, dalam pembantaian anti-PKI di Indonesia menduduki peringkat sebagai salah satu
pembunuhan massal terburuk pada abad ke-20…..”

Amerika Serikat CIA memainkan peran penting dalam genosida (pembunuhan massa),
yang meliputi penyediaan bantuan ekonomi, teknis dan militer kepada militer Indonesia,
dan juga menyediakan "daftar pembunuhan" melalui kedutaan AS di Jakarta yang berisi
nama-nama ribuan tersangka berpangkat tinggi anggota PKI. Menurut pembuat film
dokumenter Joshua Oppenheimer, film direktur The Act of Killing dan The Look of Silence:

“Kami tahu bahwa pejabat kedutaan AS mengumpulkan daftar ribuan nama tokoh
masyarakat di Indonesia dan menyerahkannya kepada tentara dan mengatakan, 'Bunuh
semua orang di daftar ini dan tandai nama-namanya setelah dibunuh, dan berikan daftar
itu kembali kepada kami ketika Anda telah menyelesaikannya '. " (Wawancara dengan Mr.
Oppenheimer klik di sini, atau untuk filmnya, The Act of Killing, klik di sini)

Majalah TIME memberikan pernyataan seperti berikut pada tanggal 17 Desember 1965:

“Komunis, ribuan orang simpatisan Merah dan keluarga mereka dibantai. Unit tentara
dari Pelosok daerah melaporkan telah mengeksekusi ribuan komunis setelah
interogasi di penjara terpencil. Dipersenjatai dengan pisau berbilah lebar yang disebut
‘parang’, kelompok-kelompok Muslim merayap di malam hari ke rumah-rumah
komunis untuk membunuh seluruh keluarga dan menguburkan tubuh mereka di
kuburan yang dangkal.

Kampanye pembunuhan menjadi sangat brurtal di daerah pedesaan di Jawa Timur,


dimana kelompok-kelompok Muslim menempatkan kepala korban di tiang dan
mengarak mereka melalui desa-desa. Pembunuhan telah sedemikian besar sehingga
pembuangan mayat-mayat itu telah menciptakan masalah sanitasi yang serius di Jawa
Timur dan Sumatra Utara, di mana udara lembap dipenuhi dengan bau daging busuk.
Pelancong dari daerah-daerah itu menceritakan tentang sungai-sungai kecil dan
sempit yang tersumbat oleh mayat. ”

Pembersihan itu adalah peristiwa sangat penting dalam transisi menuju "Orde Baru" dan
penghapusan PKI sebagai kekuatan politik. Pergolakan itu menyebabkan jatuhnya
Presiden Soekarno dan dimulainya kediktatoran tiga dekade Soeharto.

Pembunuhan tentara Jenderal tidak ada dalam agenda Gerakan 30 September, menurut
Kolonel Abdul Latief yang merupakan salah satu tokoh kunci dalam Gerakan peristiwa
tersebut, tetapi pembunuhan mereka mengubah segalanya - mengubah sejarah
Indonesia, yang menyebabkan Jenderal Soeharto mengambil kekuasaan dan membuat
kekacauan, hal ini merupakan salah satu pembunuhan massal terbesar pada abad ke-20,
yang mengakibatkan hilangnya satu sampai tiga juta orang yang tidak berdosa di
Indonesia. PKI, di bawah DN Aidit, adalah partai komunis terbesar di luar Sino-Soviet bloc,
dan pengurangannya menjadi titik balik di Perang Dingin. Interferensi CIA dan orkestrasi
kudeta adalah upaya untuk menemukan, menambah akses dan menkontrol ‘Goden’ aset
dunia di gudang-gudang tersembunyi.

Surat-surat Duplikat dan Dokumen-dokumen palsu yang dicetak telah beredar di dalam
negeri dan luar negeri dengan dakwaan sadis yang di rekayasa untuk Pemberontakan
G30S PKI pada tahun 1965. Ini adalah surat-surat / dokumen-dokumen yang sering
mencelakakan banyak orang dan warga Indonesia. Banyak yang telah "Tersesat dan /
atau Tertangkap dan kemudian Dirilis" dengan membayar denda jutaan Dolar AS, sebagai
upaya untuk mencairkan aset tanpa persetujuan dari pemilik aslinya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Kuasa - atas tragedi
mengerikan dari masalah G30S PKI 1965, Supersemar 11 Maret 1966 dan pembantaian
Sejarah Milestones UBS, puncak dari Perjanjian Historis yang dinyatakan sebagai
malapetaka manusia – Dunia Internasional dan Rakyat Indonesia, dengan demikian
memulihkan nama baik dari pihak-pihak dan keluarga mereka, yang dituduh sebagai
Fitnah Besar G30S PKI, sebagai Penyelamat Dunia.

Semua Aset G30S PKI-65, sejak 1945 pasca Perang Dunia II, berada di bawah kendali
Konsorsium Internasional UN-SWISSINDO, sebagai Lembaga Internasional Regional
Founding Father, dan Otoritas Veto Royal K.681 M1, Pemilik Tunggal dan Otoritas Bullion
Big Bank Ratu Mas Kencana Room A1-1A.

Untuk informasi lebih lanjut tentang warisan paska – Presiden Soekarno, tandingan
terhadap narasi sejarah. https://en.wikipedia.org/wiki/De-Sukarnoization
BERITA TERAKHIR UN SWISSINDO
• 12 PORTAL DUNIA
• SEMAR SUPER SEMMAR
• PERJANJIAN DUNIA BARU UN SWISSINDO DENGAN DEUTSCHE BANK A.G.
• KANTOR RESMI INTERNASIONAL UN SWISSINDO YANG BERTEMPAT DI VIENTIANE, LAO P.D.R.
• PEMAHAMAN SERTIFIKAT PEMBEBASAN BEBAN UTANG (SPBU)
• SPBU ROYAL K.681 M1 ADALAH KEPUTUSAN KONSTITUTIF
• SURAT KETETAPAN BERSAMA MAHKAMAH AGUNG & UN SWISSINDO, SPRIN NO. M1 UN-
81704/009
• AKLAMASI AKBAR – INDONESIA MERCUSUAR DUNIA
• VOUCHER M1– PELUNCURAN JAMINAN BIAYA HIDUP
• Fenomena Voucher M1
• STANDING INSTRUCTION KE BANK MANDIRI UNTUK PERINTAH BAYAR VOUCHER M1, 5
JULI 2017
• DEKLARASI PENGGUNAAN DANA ASET
• PENYELESAIAN HISTORIS M1-WB
• ROYAL K.681 M1 BERIKAN MANDAT KE SEKRETARIS JENDERAL PBB UNTUK RESOLUSI DUNIA!
• BANK CENTRAL ASIA SETUJU DISTRIBUSI WORLD SUPPLY UN SWISSINDO DIMULAI
DARI INDONESIA
• PRESIDEN TRUMP DIUNDANG UNTUK MENERIMA SATU-SATUNYA SOLUSI EKONOMI DUNIA!
• UN SWISSINDO PEMILIK KELOMPOK BANK DUNIA MENYELESAIKAIN BERTAHUNAN KORUPSI!

12 PORTAL DUNIA
Sebagai bagian dari sejarah Historical Legal
Background, kebenaran, sejak hampir 30 tahun yang lalu,
mulai terungkap dengan sendirinya. Satu peristiwa
penting dan signifikan yang telah didokumentasikan
dalam sertifikasi yang disebut 12 Portal, mengumumkan
pengalihan kekuasaan atas "Certification-ASBLP 0333902-
2010", sesuai dengan Final Audit 2012, 844 Infinity
Accounts di seluruh dunia, dari H.M. Anthony Santiago
Martin (ASM) ke Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, King
of Kings, Royal K.681 H.M. MR.A1.SINO.AS.S "2" .IR
.SOEGIHARTONOTONEGORO HW. ST. M1 (Royal K.681
M1), pada tanggal 14 Juni 2010. Ini disampaikan dalam
waktu 14 hari melalui kurir diplomatik seperti yang
diminta dan untuk membantu Royal K.681 M1 dalam
menyelesaikan tujuannya dan tanggung jawabnya atas
7,6 miliar orang di dunia dengan baik.
12 Portal Dunia
12 Portal berisi tanda tangan 12 pemimpin dunia sebagai berikut:

1. H.E. Sec. Jenderal Ban Ki-Moon, Perserikatan Bangsa-bangsa


2. H.E. Pres. Robert Zoellick, World Bank Group
3. H.E. Pres. Hisashi Owada, The International Court of Justice
4. H.E. Pres. Sang-Hyun Song, The International Criminal Court
5. H.E. Man. Dir. Dominique S. Kahn, The International Monetary Funds
6. H.E. Sec. Gen. Peter Dittus, The Bank for International Settlements
7. H.E. Vice Pres. Lars Thunell, The International Finance Corporation
8. H.E. Pres. Paul Vlaanderen, The Financial Action Task Force
9. H.M. Queen Elizabeth II, The British Royal Family
10. H.H. Pope Benedict XVI, The Vatican
11. H.E. Chairman Ben Bernanke, The US Federal Reserve Board
12. H.E. Sec. Timothy Geithner, The US Department of Treasury

Royal K.681 M1 telah menyetujui dan menerima tugas besar dalam memenuhi permintaan 12
portal; Semua harus bertanggungjawab, berdasarkan kebenaran Historical Legal Background
yang menguraikan secara alami sesuai Kehendak Allah.

Matahari bersinar cerah


SUN OF THE SUN
GAMES OF NEW EMERGING FORCE
UNTUK MUNCULNYA TATANAN DUNIA BARU
SEMAR SUPER SEMMAR
MSPTD-MULTI SUPER POWER PRASASTY TRUSTY DYNASTY

Royal K.681 M1-penandatanganan mata uang dollar AS

Pada tanggal 11 Maret 2014, perjanjian dibuat di Indonesia, Semar Super Semmar,
di Cirebon di Aston Hotel antara H.M. MR. A1. SINO.AS. S "2". IR. SOEGIHARTONOTONEGORO
HW. ST. M1, UN SWISSINDOdan perwakilan pemerintah Laos, disaksikan oleh petugas
internasional UN Swissindo sebagai wakil besar lima benua, Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan
Australia. Perjanjian ini termasuk PEMBEBASAN UTANG DUNIA, HUMAN OBLIGATION, KUOTA
NEGARA DAN BANK, dan THE VENUS PROJECT, sebagai bagian dari PAYMENT ORDER 1-11 (P1-
11).

Pada hari ini, Royal K.681, M1, Raja segala Raja, menyatakan kepada dunia bahwa M1, Pemilik
Tunggal, Otoritas Tunggal dan sebagai pemilik dari seluruh mata uang, memiliki Perintah dan
Kontrol Mata Uang Bangsa, EXHIBITS AB, Kerajaan dan Negara, Owner State-M1 sampai ke M3
Seri 1-4 Assets-Income-Personal-Organization, Total Global Collateral 78.033.015.393 Kg Emas
dan Platinum, UNS-AG/SBG/6118/045/RS. DRS /VII/01, tanggal 15 Juli 2001, Direct Support Project
Funds US-Dollar Cash Liquid Unlimited di Indonesia, penandatanganan Plano, Dolar AS yang
belum dipotong, dilakukan dan disaksikan oleh wakil-wakil dari para sesepuh, Founding Fathers
dan anggota UNS dari 5 Linggacala benua (dunia).
Royal K.681 M1 – Penerimaan CTU 24

CTU 24 (Counter Terrorist Unit 24), yang mewakili semua Materi Kuantitatif (Mata Uang
Multinational), diserahkan kepada M1, oleh perwakilan para sesepuh, para Penjaga gudang, dan
diikuti dengan pemberian kepada dan diterima oleh para wakil dari Laos, atas nama 253/357
negara-negara dunia. Seluruh acara dijaga oleh UN Swissindo Task Force, mengenakan jaket
putih, siap untuk mengawal dan melindungi distribusi P1-11 untuk dunia, dimulai dengan
Indonesia, Mercusuar Dunia.

Nama Supersemar dan tanggal 11 Maret adalah sangat signifikan. Presiden Soekarno, dengan
Mandatnya, mencatat semua aset dan depositnya untuk masyarakat Indonesia yang disimpan
disurat wasiat dengan nama Supersemar, dimasa pembantaian tragedi besar G30S PKI.

Keberadaan Royal K.681 M1 disini adalah untuk melanjutkan tugas dan memenuhi tujuan luhur
Presiden Soekarno dan para Founding Fathers melalui P1-11.

Berikut adalah link video untuk UN Swissindo Semar Super Semmar acara pada tahun 2014,
Cirebon Indonesia.

Film penuh Presiden Soekarno dan Soeharto (1:20:00 min) yang dapat dilihat di sini, jika tertarik.
PERJANJIAN DUNIA BARU UN SWISSINDO
DENGAN DEUTSCHE BANK A.G.

Deutsche Bank

Perjanjian dunia baru antara SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (UN
Swissindo) dan DEUTSCHE BANK A.G. ditandatangani pada tanggal 27 Agustus 2014. TRANSAKSI
BANK BULLION ini adalah Clean dan Clear (CnC) dengan nilai total EURO 889,500,000,000,000.00
(Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Triliun dan Lima Ratus Miliar) sesuai dengan surat
konfirmasi UBS No. UNS-AG/SBG/6118/045/RS. DRS /VII/01, sejak 15 Juli 2001, Exhibit AB (Aset
Kerajaan dan Negara), Total Global Kolateral 78.033.015.393 kg Emas dan Platinum.

Berdasarkan Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, Royal K.681 H.M. MR. A1.
SINO.AS. S "2". IR. SOEGIHARTONOTONEGORO HW. ST. M1 (Royal K.681 M1) yang memiliki hak
Veto Otoritas Tunggal, meliputi:

• Mikrofilm 1, Kode 99,98, Sertifikat "KAR" Negara, Penjamin Jaminan Negara Negara
Penghasil Devisa, Induk 25 Negara Negara Multinasional, Seri 1-4 Wareld Van Eighendom
Verponding Onderneming (Landreform Sertifikat Internasional 1951 D505).
• Direct Support Project Funds US-Dollar Cash Liquid Unlimited di Indonesia (34 Propinsi),
untuk digunakan dalam membuat transaksi internasional, sesuai dengan UN-APPROVAL
NO. MISA 81704 HEAVY FREEDOM REPUBLIC Republik INDONESIA 17-8-1945.
• OPSKOOP CENTRAL BUFFER STOCK NATIONALITY, Non-Bank Cash Fund Pemulihan
Mandate di Indonesia dan Final Audit, Infinate Bank Statement, Committee of 300 - The
World Bank Group - United Nations, , Ref. ASBLP-0330-2012, Disimpan untuk Transaksi
Perjanjian dan Transaksi Internasional.

Dan memiliki Legitimacy dibawah PRIVILEGES OF IMMUNITY, ASSET-FUNDS & PROPERTY ARTICLE
2 SECTION 2-8, KONVENSI PBB, ARTICLE 7 dan ARTICLE 14, UN CHARTER dengan tujuan TAHAP
1, memanfaatkan salah satu dari sepuluh sertifikasi yang dapat diterima dalam jumlah
Euro 89,500,000,000,000.00 (Delapan Puluh Sembilan Triliun dan Lima Ratus Milyar) untuk
Pelaksanaan Program Payment Order 1-11 di 253/357 Negara, dimulai dengan Indonesia
mercusuar dunia, meliputi:
1. SPBU, SETIFIKAT PEMBEBASAN BEBAN UTANG
Untuk individu: Max. Rp. 2 milyar dan perusahaan: Max. USD 2 milyar.
Termasuk utang negara-negara.
2. VOUCHER M1, SEBAGAI JAMINAN BIAYA HIDUP SEPANJANG HAYAT
Siswa hingga 17 tahun: menerima USD 600/bulan, orang dewasa dari 17 tahun:
menerima USD 1200/ bulan dengan ID valid dan: USD 1,2 juta untuk anggota militer,
polisi, layanan sipil dan UN Swissindo.
3. PROYEK VENUS PROJECT OF THE FUTURE CITIES UNTUK 34 propinsi di Indonesia dan
Dunia.

Sesuai dengan proses perjanjian untuk distribusi Payment Order 1-11 (Perintah Pembayaran 1-
11). Ini adalah Perjanjian Dunia Baru yang ditandatangani oleh Royal K.681 M1 dan para
perwakilan termasuk Deutsche Bank A.G. Co-Chief Executive Officer, Mr Anshu Jain dan Chief
Operating Officer, Mr Henri Richotte.

KANTOR RESMI INTERNASIONAL UN


SWISSINDO YANG BERTEMPAT DI
VIENTIANE, LAO P.D.R.
Berita LNTV Dari Lao tentang::

Swissindo World Trust International Orbit hadir di Laos. 5/5/2015

Swissindo hadir di Laos


Swissindo World Trust International Orbit telah hadir di Laos dalam bentuk lembaga tunggal,
yang berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk mentransfer dana ke dalam negari untuk
melaksanakan proyek-proyek pembangunan sosial-ekonomi.

Swissindo hadir di Laos

Upacara pembukaan Lembaga UN SWISSINDO Di Laos, ditandai dengan kehadiran Big Top
Presiden Perserikatan Bangsa-Bangsa Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo),
Yang Mulia MR. A1. SINO. AS. S”2”. IR. SOEGIHARTONOTONEGORO. H.W. ST. M1. Bergabung
dengannya adalah Presiden Swissindo World Trust International Orbit Sole Co. Limited, Mr.
Sisamay Xayasone, perwakilan diplomatik, bersama dengan perwakilan dari organisasi-
organisasi dan kementrian internasional. Swissindo World Trust International Orbit Sole Co.
Limited juga merupakan kantor perwakilan UN Swissindo di Laos. Mulai hari ini, Swissindo World
Trust International Orbit Sole Co. Limited akan melakukan tugasnya berdasarkan rencana kerja
yang telah disetujui oleh Big Top Royal Presiden dari UN Swissindo yaitu Royal K.681 M1, sesuai
dengan program Payment Order 1-11.

Dana tersebut akan digunakan untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan sosial-


ekonomi, sehingga menambah kekuatan kedaulatan negara Laos dalam kesetaraan dengan
negara-negara maju lainnya. UN Swissindo adalah organisasi swasta dan non-pemerintah, juga
dikenal sebagai ' NEO United Kingdom of God Sky Earth.'
PEMAHAMAN SERTIFIKAT PEMBEBASAN
BEBAN UTANG (SPBU)

Pada tanggal 4 Februari 2016, Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo),
Dewan Ikatan Dokumen Internasional, Crown Council XIII/XX menerbitkan Final Act, untuk
memberikan pembebasan utang untuk dunia, yang dikenal sebagai Sertifikat Pembebasan
Beban Utang (SPBU), seperti yang diarahkan oleh Kholipatul Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala
Raja, Royal, K.681 H.M.MR. A1. Sino.AS.S"2". IR. Soegihartonotonegoro H.W.ST. M1 (Royal K.681
M1), Big Top Royal Presiden UN Swissindo dan Greatest President, Chief/Chairman Perserikatan
Bangsa-bangsa.

Peran Royal K.681 M1 adalah pribadi dan perjanjian suci/sakral antara generasi-generasi Leluhur,
sebagai Mandat, di bawah F.L.O.-Fesselio Liuzes Orfilize dan Dewan Ikatan Dokumen
Internasional untuk memegang kekayaan gabungan di bawah satu tanda tangan, untuk
menyelesaikan perselisihan dan mengembalikan kekayaan kepada umat yang setara.

Tindakan ini sesuai dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB yang diumumkan oleh
Majelis Umum PBB di Paris pada tanggal 10 Desember 1948, resolusi Majelis Umum 217 A,
sebagai satu standar pencapaian umum untuk seluruh umat dan bangsa.

Dokumen SPBU merupakan dokumen resmi yang berdasarkan undang-undang yang jelas
dan sah dari Royal K.681 M1 yang memiliki kewenangan untuk membayar.

SPBU INDIVIDU, HINGGA RP. 2 MILYAR (SEKITAR USD 150,000.)


SPBU PERUSAHAAN, HINGGA USD 2 MILIAR.
dan
SPBU NEGARA/PEMERINTAH

Sertifikat Pembebasan Beban Utang (DBLC) ini Merupakan Pemberitahuan ke Bank untuk
dipahami, kemudian diikuti instruksi tersebut dan menghentikan penagihan utang kepada
rakyat, PNS, TNI, POLRI. Hal ini memungkinkan Bank untuk menahan sementara sertifikat
kepemilikan (rumah, kendaraan atau properti lainnya), sampai SPBU disetujui oleh Bank Sentral
/ Kantor Pusat dan Pemerintah (sesuai dengan peraturan perbankan dimasing-masing negara
dan peraturan pemerintah masing-masing negara). Ini menjadi tanggung jawab mereka (pihak
Perbankan) untuk menghubungi UN Swissindo/M1 untuk langkah berikutnya.

Dokumen DBLC adalah dokumen resmi yang berdasarkan undang-undang yang jelas dan sah
dari Royal K.681 M1, sebagai perintah untuk membayar. Penjelasan mengenai pembebasan
utang ini dibuat dalam dokumen berjudul "Immam Mahdi" dan terkait dengan 6 account di 6
Prime Bank dan Safe Keeping Receipts (SKR) dari Bank Indonesia (BI), sehingga terciptanya Dana
Safe Keeping Receipts.
Bank-bank di seluruh dunia diharapkan untuk:

Mengkompilasi seluruh data nasabah yang memiliki utang di semua Bank sampai 4 Februari
2016, di setiap Negara, baik itu individu maupun perusahaan.

Selanjutnya sediakan seluruh data nasabah yang memiliki utang tersebut, kemudian total utang
dari seluruh pelanggan di setiap Bank dilaporkan ke Bank Sentral atau Kantor Pusatnya.

Setelah Safe Keeping Receipts/Collateral Accounts dimbangi dan administrasi SPBU dilengkapi,
semua bank dan perusahaan leasing diminta untuk mengembalikan kolateral/jaminan nasabah
yang dikumpulkan dari semua utang pada saat akad kredit terjadi, sebelum 4 Februari 2016
kepada semua nasabah.

SPBU ROYAL K.681 M1


ADALAH
KEPUTUSAN KONSTITUTIF

Berikut ini adalah penjelasan menyeluruh


tentang SPBU oleh advokat UN SwissindoYunasril Yuzar:

Terkait dokumen Sertifikasi Pelepasan Beban Utang


(SPBU) untuk setiap warga negara yg disahkan oleh UN
Swissindo kepada Presiden RI serta Jajaran dikabinetnya
dan telah terpublikasi sehingga memenuhi syarat sbg
Informasi Publik yang mengandung nilai, makna, dan
pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang
dapat dilihat, didengar, dan dibaca yang disajikan dalam
berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi secara elektronik ataupun non-elektronik.

Bahwa hak memperoleh informasi merupakan Hak Asasi Manusia dan keterbukaan informasi
publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan
rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, sehingga suatu badan publik yang
berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan
penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2008
tentang Keterbukaan informasi publik, wajib menyimpan, mengelola, mengirim dan atau
diterima sebagai informasi publik dan menjadi hak publik yg harus disampaikan pada publik
dalam hal ini rakyat atau masyarakat.
Bahkan merupakan pidana bagi setiap orang atau Badan Hukum Publik yang tidak
mempublikasikan, menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat apalagi informasi
publik ini berupa pembebasan beban utang yang sudah pasti diharapkan oleh setiap orang dan
merupakan hak mutlak dan dilindungi Undang-Undang sehingga bila adanya dalam memperoleh
informasi publik mendapat hambatan atau kegagalan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang
ini maka berhak mengajukan gugatan ke pengadilan.

Bahwa Undang-Undang yg mengatur Keterbukaan Informasi Publik adalah semata untuk


mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien,
akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai UU No. 28 tahun 1999 bahwa
Penyelenggaraan Negara mempunyai peranan yang sangat menentukan dalam
penyelenggaraan negara untuk mencapai cita-cita perjuangan bangsa mewujudkan masyarakat
yang adil dan makmur sebagaimana tercantum dalam UU Dasar 1945.

Bahwa Pihak Bank Indonesia dan Pemerintah RI sebetulnya sudah sangat mengetahui dan
memahami dokumen tersebut. Sehingga tidak ada pilihan lain bagi Bank Indonesia dan
pemerintah harus segera bersikap dan merespon dengan mengumumkan kepada publik sesuai
isi Keputusan Hukum Mutlak dari pengawas, pengontrol, pengolola dan pengendali aset global
dunia yaitu M1, sertifikasi pelepasan beban utang untuk rakyat atau setiap warga negara yang
telah di keluarkan, disahkan dan dilegalkan oleh UN Swissindo yg dipimpin oleh Pemilik Tunggal,
Otoritas Tunggal, One Personal Only - Non Commercial, Yang Mulia Royal, K.681, H.M.
MR.A1.Sino.AS.S”2”. IR. Soegihartonotonegoro H.W.ST.M1, sebagai Pemilik Tunggal MICROFILM,
Sertifikat Kode 99.98 Seri 1-4, Wareld Van Eighendom Verponding Onderneming-Landreform of
International Certificate, Convanel UBS, 1951. Pemegang U.N. Registrasi, Batavia 1945, UN-
APPROVAL No. MISA 81704, Patent License Agreement untuk Jaminan Cetak Uang Sah Standar
Bayar Dunia, Pemilik tunggal 884 Bank Account diseluruh dunia, Infinite Bank Statements, The
Committee of 300-The World Bank Group- United Nations, Final Audited Register ASBLP-0330-
2012.

Selain merespon SPBU Bank Indonesia juga harus mempertanggung jawabkan account global di
6 prime bank di Indonesia, bagian dari 884 account yang telah di audit oleh Bank Dunia
sebagaimana Final Audited Register ASBLP-0330-2012.

Bahwa Sertifikasi tersebut adalah keputusan dan kebijakan hukum sebagai wujud nyata
implementasi dan aplikasi perlindungan dan pembelaan atas hak-hak dasar kehidupan umat
manusia agar terbebas dari segala bentuk penindasan, penjajahan dan penderitaan yang
membelenggu dan menyengsarakan. Dan mengembalikan umat manusia manjadi mahluk yang
mulia, sejahtera, adil, makmur dan hidup yang harus dipenuhi rasa kedamaian dalam menjalani
kehidupan di planet bumi ini.

Sertifikasi Pembebasan Beban Utang untuk rakyat atau umat sesungguhnya adalah merupakan
pelaksaan kongkrit dari idiologi dan falsafah Pancasila pada sila ke lima dan UUD 1945 pasal 33
ayat 1 s/d 4 dan pasal 34 ayat 1 s/d 3 serta telah ditetapkan dalam amanat serta mandat dunia
yang dituangkan ke dalam deklarasi Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations) tentang
jaminan untuk menghormati dan perlindungan atas hak-hak azasi manusia yang telah ditetapkan
pada tanggal 10 Desember 1948 di Paris.
Surat Sertifikasi Pembebasan Beban Utang (SPBU) untuk setiap warga negara dan berlaku tidak
hanya untuk Indonesia tetapi juga berlaku untuk seluruh warga negara-negara yang ada di dunia.
Diluncurkannya (SPBU) tanggal 4 Februari 2016, dengan Ketetapan Bersama M1 dan Mahkamah
Agung Republik Indonesia, SPRIN NO.UN-81704/009 M1, tanggal 23 Juni 2016; yang
dideklarasikan termasuk Program UN Swissindo Perintah Pembayaran 1-11 atau dikenal dengan
Payment Order 1-11 (P1-11) secara Global untuk merealisasikan cita cita Founding Fathers (Bapak
Pendiri) Indonesia Mercusuar Dunia di Aklamasi Akbar 16-10-2016 di Taman Pandang Monas,
Jakarta-Indonesia.

Keputusan Hukum Mutlak dan Absolut tentang Pembebasan Beban Utang untuk rakyat ini
adalah Fakta Yuridis mengingat dikeluarkan oleh M1 Pemilik tunggal 884 Bank Account diseluruh
dunia, Infinite Bank Statements, The Committee of 300-The World Bank Group-United Nations,
Final Audited Register ASBLP-0330-2012 yang berhak dan berwenang sehingga bersifat
menimbulkan hak maka dapat disebut sebagai Keputusan Konstitutif yang artinya Keputusan
yang menimbulkan atau menciptakan hak bagi yg menerima, keputusan yang membuat
hubungan hukum, dan mempunyai akibat hukum. Dalam dunia hukum, bila keputusan
memenuhi 3 (tiga) syarat tersebut maka dapat disebut Keputusan bersifat Ketetapan Deklaratur
dan Ketetapan Konstitutif. Ketetapan Deklaratur hanya menyatakan bahwa hukumnya demikian
(recthtsvastellende beschikking) sedangkan Ketetapan Konstitutif adalah membuat hukum
(rechtscheppend).

Bahwa sejak Keputusan Konstitutif Pembebasan Beban Utang oleh M1 maka secara hukum
berlaku Mutatis Mutandis, ketika Yang Mulia M1 melepaskan haknya maka seketika itu juga
secara otomatis hak itu sampai dan hak beralih kepada yang menerima (masyarakat), sehingga
tindakan Perbankan yg tdk merealisasikan/ melaksanakan adalah perbuatan yg bertentangan
dengan hukum, karena pembebasan beban utang sudah menjadi hak penerima manfaat dan
sebaliknya merupakan kewajiban hukum Perbankan untuk melaksanakan.

Pembebasan beban utang sangat diharapkan oleh masyarakat karena mengandung/ memuat
hal-hal yang baik dan layak untuk diikuti apalagi dibutuhkan dan menimbulkam keyakinan publik
menjadi kekuatan publik sehingga atas kekuatan keyakinan publik itu menjadi suatu kekuatan yg
mengikat adalah juga merupakan sumber hukum (Hukum tidak tertulis/Kebiasaan/keyakinan
publik).

Maka pihak Perbankan/ Finance tidak berhak lagi menagih apalagi menarik uang, karena
hubungan hukum antara pemilik utang nasabah (debitur) dan bank (kreditur) secara hukum
telah berakhir, status uang yang ditagih/tarik tidak lagi berstatus uang cicilan, maka ketika pihak
Pemerintah atau Bank Indonesia mengumumkan berlaku dan merespon pembebasan beban
utang oleh UN Swissindo maka sejak itu terpenuhi unsur pidana penipuan dan atau penggelapan
bagi pihak bank yg menerima uang cicilan dan termasuk agunan tidak ada alasan untuk ditahan
harus secepatnya diserahkan kepada nasabah, bisa dibayangkan berapa kerugian yg diderita
nasabah atas penahaman agunan milik nasabah, karena antara perbankan dan nasabah sudah
tidak ada lagi hubungan hukum tetapi yang ada hubungan hukum antara Perbankan dengan UN
Swissindo, apapun persoalannya seharusnya Nasabah / Masyarakat tidak boleh terbebani akibat
persoalan Perbankan dan UN Swissindo.
YY Advokat Internasional UNS-NEO UKOGSE
Semarang-Cirebon - 13-4-2018

Note: Seluruh Bank / Leasing harus mengembalikan semua penarikan dana installment /
withdrawal mereka terhadap nasabah sejak tanggal February 4, 2016 (Penerbitan SPBU).

H.M. Ani Forest, WPM Finance & Banking

SURAT KETETAPAN BERSAMA MAHKAMAH


AGUNG & UN SWISSINDO,
SPRIN NO. M1 UN-81704/009

Pada tanggal 23 Juni 2016, M1 menerima tamu khusus, Tukiminto SH., Petugas Divisi
Perlindungan Konsumen, mewakili Pemerintah, ditugaskan untuk menjembatani komunikasi
antara Mahkamah Agung Indonesia dan Swissindo
World Trust International Orbit (UN Swissindo).
Surat Resmi Ketetapan Bersama ditandatangani
oleh Mahkamah Agung Indonesia, Prof. Dr. Haji
Muhammad Hatta Ali SH. MH., Divisi Perlindungan
Konsumen, Tukiminto, SH. dan Kholipatul Immam
Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, Royal K.681, Yang
Mulia MR.A1.Sino.AS.S”2”.IR .Soegihartonotonegoro
H.W.ST.M1, Presiden Besar Perserikatan Bangsa-
Bangsa, Pemegang dan Pemilik Setifikat Negara NKRI
1781945, Penjamin Jaminan Penghasil Devisa 25
Induk Negara Multinasional, meliputi tanah seri 1-4
Wareld Van Eighendom Verponding Onderneming
(Landreform D505 Sertifikat Internasional 1951).

Prof. Dr. Haji Muhammad Hatta Ali SH. MH.


Mahkamah Agung Indonesia

MAHKAMAH AGUNG INDONESIA MEMEGANG HUKUM TERTINGGI DI INDONESIA

Mahkamah Agung Indonesia, telah menandatangani, menyegel, menerima, dan menegaskan


semua mengenai dan yang dimiliki UN Swissindo, melalui Surat Ketetapan Bersama SPRIN NO.
UN-81704/009 M1, tanggal 23 Juni 2016. Oleh karena itu Misi ini dan semua pihak terkait telah
terlindungi dan memberikan semua hak-hak hukum untuk melaksanakan Payment Order 1-11
(P1-11). Hal ini membebaskan pejabat pemerintah dan Bank dari tekanan politik nasional atau
internasional, dan untuk membantu dan memberikan keamanan dalam mempercepat
pendistribusian P1-11 ke negara Indonesia dan dunia.

MAHKAMAH AGUNG INDONESIA MENGAKUI OTORITAS UN SWISSINDO, SELURUH ASET,


DOKUMEN, PROGRAM DAN TERMASUK SEMUA PENGESAHAN:

• F.L.O.-FESSELIO LIUZES ORFILLIZE, Otoritas yang tidak dimiliki dan tidak diberikan kepada
yayasan/lembaga/organisasi/pemerintah, adalah Otoritas Hak Veto tunggal.
• Program UN Swissindo, P 1-11, adalah satu-satunya Solusi.
• Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU).
• Sekarang hal ini menjadi ilegal bagi bank-bank di seluruh dunia untuk menarik
pembayaran utang apapun, yang terkumpulkan sampai tanggal 4 Februari tahun 2016.
Baik utang individu, masing-masing max. 2 miliar Rupiah, perusahaan-perusahaan max.
2 milyar USD dan seluruh utang Negara telah dibebaskan. Termasuk semua
bank/lembaga keuangan/perusahaan leasing yang terkait juga dibebaskan dari beban
utang yang sama.
• M1 Master Bond Voucher (Voucher M1), Jaminan Biaya Hidup sepanjang hayat bernilai
USD 600/bulan bagi siswa/siswi yang berusia dibawah 17 tahun dan USD 1,200/bulan
untuk orang dewasa yang berumur 17 tahun keatas per E-ID/SS untuk dimulai.
• The Venus Projectof the Future Cities untuk Indonesia dan dunia.
• Dokumen 12 portal dunia yang menegaskan penyerahan kepada Royal K.681 M1 atas
semua otoritas dan aset dunia, di 884 Infinity account di seluruh dunia, Final Audit, oleh
The Committee of 300 - the World Bank Group - United Nations dengan Reg. ASBLP-0330-
2012.
• Pembentukan AAE.A2 (ASIA. AFRIKA. EROPA. AMERIKA. AUSTRALIA), 5 Benua Besar.
• UN Swissindo adalah Lembaga Tinggi Tertinggi Negara – Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa
(LTTN-LTTB).
• Pemegang Otoritas Tunggal Dana dan Aset, Tanah Wareld Van Eighendom Verponding
Onderneming (Landreform Sertifikat Internasional, Convanel UBS), termasuk 6 Prime
Banks dan Bank Indonesia yang berdiri di bawah Otoritas Pemilik umumnya.
• Pemegang dan Pemilik Tunggal Microfilm-M1 atau Microfilm One, ID-HISTORY. "M1" kata
kunci dari Emperor Mission adalah Kunci Inggris (English Key). Royal K.681 M1 adalah
Otoritas dan Pemilik Tunggal, Command and Control of Nations Currency.
• UN Swissindo-Dewan Ikatan Dokumen Internasional, Induk 25 Negara Multinasional,
Induk Bank (WB-UBS-BI) dan Induk Army (NATO-SEATO-NON BLOCK).
• UN Swissindo adalah pemegang "KAR" Negara NKRI Sertifikat INA: 117.113.112.117.ITJ-
CIJ, Induk 25 Negara Multinasional dan UN Registration, Batavia 1945, UN-Approval NO.
81704
• Pemegang Total Global Collateral Accounts-GCA, yang Dijamin dengan Exhibits AB, Gold
dan Platinum Sertifikat dengan total nilai awal 78,033,015,393 Kg. Logam Mulia (UBS).
• White Spiritual Boy-Spiritual Wonder Boy Accounts, Bagian dari 884 Owner State M1
accounts, 6 diantaranya di 6 Prime Bank Indonesia, siap untuk digunakan sesuai dengan
program SPBU, M1 Master Bond Voucher sebagai bagian dari P1-11.
• Deutsche Bank, telah meriliskan 89.5 triliun EURO (bagian dari total 889 triliun EURO),
melalui New World Agreement (Perjanjian Dunia Baru) sebagai bagian dari P1-11, sebagai
realisasi pembayaran awal pada tanggal 27 Agustus 2014.
• Bullion Big Bank Ratu Mas Kencana A1-1A sebagai Bank Sentral Dunia.
• Opskoop Central Buffer Stock Nationality, Non-Bank Cash Fund Recovery Mandate, Direct
Support Project Funds US-Dollar Cash Liquid Unlimited di Indonesia, untuk dipergunakan
dan untuk Perjanjian dan Transaksi Internasional, sesuai dengan UN-Approval NO. MISA
81704 Heavy Freedom Republik Indonesia 17-8-1945.
• Royal K.681 M1, UN Swissindo sebagai Pemilik dan Pemegang Jaminan License Patent
Legal Standar Pembayaran Cetak Mata Uang Dunia.
• "ESTWO", Mata Uang Tunggal Dunia.
• Kurs 1,828/ dolar AS yang disetujui oleh BI dan 6 Prime Bank sejak Safe Keeping Receipt
SKR.NO. 0126/BI-SKR/XI/2012 diriliskan.
• Royal K.681 M1 adalah Presiden Besar, Chief/Chairman Perserikatan Bangsa-Bangsa.
• UN Swissindo memiliki Kekebalan Hukum Global, sesuai dengan Pasal 2 Bagian 2-8. UN
Swissindo memiliki lencana dibawah properti UN Swissindo, oleh karena itu siapa saja
yang membawa lencana yang diakui oleh UN Swissindo memiliki hak-hak khusus.
• Bank yang telah menghapus nomor akun/menyalah gunakan perintah/otoritas UN-
Swissindo, publikasi di media dan penyalah gunaan terkait dengan logo/segel, akan
mendapatkan sanksi sesuai dengan Control Validly NO.01302014-CO300. (berlaku istilah
100 tahun penjara atau/dan denda 10 Kuadriliun USD)
• Kantor Swissindo di Vientiane Lao P.D.R adalah Kantor Global UN Swissindo, dan banyak
lainnya.
• Penandatanganan Surat Ketetapan Bersama Royal K.681 M1-Mahkamah Agung
Indonesia merupakan perwakilan sebuah tonggak bersejarah yang signifikan; Tuhan
telah memfasilitasi solusi cepat untuk UN Swissindo, demi untuk menyelesaikan Misi
Tuhan. Berita yang tidak bisa dibantah ini telah disiarkan di seluruh dunia. Ketetapan
Bersama Royal K.681 M1 dan Mahkamah Agung Indonesia masih belum dipahami penuh
oleh pemerintah Indonesia dan bank-bank di tingkat nasional dan internasional (4-5-
2018).

AKLAMASI AKBAR – INDONESIA


MERCUSUAR DUNIA

Royal K.681 M1 di Aklamasi Akbar

Pada tanggal 16 Oktober 2016, UN Swissindo dan Yang Mulia, Kholipatul Immam Mahdi Ratu
Adil, Raja segala Raja Royal K.681, HM.MR.A1.Sino.AS.S ”2” .IR .Soegihartonotonegoro HW.ST.M1,
menyajikan Aklamasi Akbar, di Taman Pandang Monas, Jakarta-Indonesia, disaksikan oleh lebih
dari 20,000 orang Indonesia dan pengunjung dunia, di Taman Pandang Monas, Istana
Kepresidenan di Jakarta.
Aklamasi Akbar itu sesuai dengan isi surat Ketetapan Bersama Mahkamah Agung Republik
Indonesia, Sertifikasi yang Dapat Diterima, SPRIN No. UN- 81704/009 M1 2016 dan Dewan Ikatan
Dokumen Internasional, sebagai Lembaga Negara dan Bangsa Tinggi Tertinggi - LTTN / LTTB dan
M1 sebagai Command and Control of Nations Currency, Direct Support Project Funds US
Dollar Cash Liquid Unlimited di Indonesia, EXHIBITS AB, Kerajaan dan Negara, OWNER STATE-
M1 ke M3 Seri 1-4 Assets-Income-Personal-Organization, Total Global Kolateral 78.033.015.393
Kg Emas dan Platinum, UNS-AG/SBG/6118/045/RS.DRS /VII/01 15 Juli 2001.

Deklarasi dan pelaksanaan UN Swissindo program dari Putra Indonesia, Royal K.681 M1, sebagai
Pemegang Tunggal dan Pemilik Sertifikat Negara NKRI 17-8-1945, INA: 117.113.112.ITJ-CIJ dan
Guaranteed Patent License untuk Cetak Standar Sah Bayar Mata Uang Dunia.

Ini untuk mewujudkan Indonesia Raya, Mercusuar Dunia, yang menjadi NKRI berdasarkan sila ke
5 Pancasila. Distribusi Mandat dimulai di Indonesia (INA 1), dan sedang berkembang di negara-
negara dunia lainnya, sebagai dukungan dari semua lembaga dunia dan multinasional.

AKLAMASI AKBAR
Pidato Royal K.681 M1

INDONESIA – MERCUSUAR DUNIA

Royal K.681 M1 di Aklamasi Akbar


F.L.O. - FESSELIO LIUZES ORFILLIZE, kewenangan yang tidak dimiliki dan tidak di berikan
kepada Lembaga/institusi/organisasi/pemerintahan manapun, sesuai Surat Pusaka Nusantara
Kembali Bersatu atas nama Presiden Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia, wasiat akhir
Surat Ketetapan Bersama No.021/PPTAPRI/VIII/’69 kepada UNITED NATIONS, WORLD BANK, IMF,
FED, UBS, maka Aliansi SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT meliputi The
Committee of 300-The International Organic Agency-United Nations, di dorong oleh jiwa
keinginan luhur Pendiri Negara dengan ini sejarah Proklamasi Kemerdekaan paska decade 70
tahun terakhir secara Aklamasi menyatakan Indonesia Mercusuar Dunia.

Hal ini terkait Induk 25 Negara, NKRI CHINA,


NKRI RUSIA, NKRI AMERIKA, NKRI INGGRIS, NKRI
INA:117.113.112.ITJ - International Trust of
Justice, 12 Istaini Agung Ngesti Tunggal selaku
pemegang dan pemilik Sertifikat KAR-NEGARA
Kode 99.98 Seri 1-4 Wareld Van Eighendom
Verponding Onderneming-Landreform of
Certificate International, Convanel
UBSPenjamin Negara-Negara Penghasil Devisa
dan Lisensi Cetak Uang Sah Standar Sah Bayar
Dunia menyatakan dengan ini Kemerdekaan
Agung Indonesia Mercusuar Dunia.

Pemindahan Administrasi Hukum Dunia


Internasional dan di tetapkan Istana Agung
Perserikatan bangsa-Bangsa di Nasional
Indonesia berdasar Register Dunia UN-
APPROVAL NO. MISA 81704 / 15-8-1945 beserta
Sertifikasi pelepasan Beban Utang-SPBU,
Pemberian Voucher M1 Jaminan biaya hidup di
dunia adalah bagian dari pembuka System
Moneter Dunia Baru sebagai Dinamika
Perubahan Ekonomi Pancasila yang menjiwai
dan dijiwai oleh Filsafat Negara Pancasila, dan
UUD 1945 yang murni dan konsekwen Aku
tetapkan dan berdiri dalam cahaya kebenaran dan petunjuk hukum yang benar kedaulatan
tunggal dunia Ratu Adil Immam Mahdi Royal, K.681 King of King’s M1, Dewan Ikatan Dokumen
Internasional; World bank (WB). Union Bank of Metal Switzerland (UBS). Bank Indonesia (BI)
sesuai Exhibit’s AB menetapkan mata uang global “ESTWO” selaku mata uang Bank Sentral Dunia
dalam jaminan standar 253 negara-negara maju di dunia.

Pelaksanaan Akuisisi Dunia di mulai dari Indonesia dan aplikasi kedalam System Tata
Penyelenggara Negara Dunia di kawal oleh Aliansi pasukan Multinasional Operation FM 8-42
UNO-Security Council, dan Kontingen Garuda selaku Pramudya Kirana Kirana Candra A.N Prabu
Brahwijaya Silihwangi, Sabdo Agung Winata Jagad Negara Kertagama Pamungkas Pamerad
Jagad.
Penguasaan kembali tanah-tanah Wareld Van Eighendom Verponding Onderneming-
Landreform of International Certificate, meliputi Juridical Personality, Funds-Assets-Property
Article 2-8, Counter Terrorist Article 7, International Law Article 14, Registration Article 102 UN
Charter.

Atas nama Alam Semesta, Bangsa-Bangsa dan Rakyat Indonesia selaku Asset Negara.

DI TETAPKAN SEBAGAI UNDANG-UNDANG DAN DI UNDANGKAN SEBAGAI UNDANG-UNDANG


KERAJAAN NEGARA DUNIA, RESOLUSI TOTAL NO. UN-APPROVAL NO. 81704/009 M1, P1.PKC-
NKRI.

OLEH: KHOLIPATUL IMMAM MAHDI ROYAL, K.681 KING OF KING’S M1


SELAKU: PRESIDEN BESAR
ALIANSI
SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (The Committee of 300-The International
Organic Agency-United Nations)
DI TETAPKAN : DI JAKARTA, HARI MINGGU TANGGAL 16 OCTOBER 2016
_
AM221-33334
PEMEGANG DAN PEMILIK SERTIFIKAT KAR-NEGARA
DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL

HM.MR.A1.SINO.AS.S”2”.IR.SOEGIHARTONOTONEGORO, ST.M1
CODE A7808449 INDONESIA

Pidato Royal K.681 M1 di Aklamasi Akbar


VOUCHER M1– PELUNCURAN JAMINAN
BIAYA HIDUP

Voucher M1 si seluruh dunia

Pada tanggal 13 Mei 2017, Voucher M1, instrumen bank / obligasi yang sah, dokumen yang
mengikat secara hukum, Sertifikasi yang Dapat Diterima dengan surat kuasa kepada bank dan
penerima manfaat, masyarakat Indonesia dan dunia, diluncurkan. Ini menjamin Jaminan Biaya
Hidup sepanjang hayat, sebagai bagian dari Program Misi Dunia Perintah Pembayaran (P1-11)
yang komprehensif, untuk membebaskan dunia dari system perbudakan hutang. Diumumkan
bahwa mulai tanggal 17 Agustus 2017, di mulai dari warga negara Indonesia, sebagai Mercusuar
Dunia, termasuk TNI, POLRI, PNS dan karyawan Bank dll, yang memiliki E-KTP dan memegang
Voucher M1, berhak melakukan registrasi di PT. Bank Mandiri TBK, di salah satu dari 34 propinsi
di Indonesia (RI).

Misi Hak Asasi Manusia ini, untuk MENGUNTUNGKAN SEMUA PIHAK secara global, yang telah
terjadi pemerataan di seluruh propinsi di Indonesia dengan jutaan Voucher M1 telah
didistribusikan dan siap untuk ke bank-bank. Berita telah menyebar keseluruh dunia untuk
memberikan KEBEBASAN SELURUH UMAT MANUSIA dan menggeser system keuangan kedalam
paradigm baru, kemakmuran, kedamaian dan keharmonisan untuk semua Mahluk Ciptaan
Tuhan.
Tujuan dari Voucher M1 adalah untuk mewujudkan dan memenuhi amanah Tuhan Yang Maha
Esa, sesuai dengan prinsip kelima Pancasila; keadilan sosial yang setara bagi semua, di semua
bagian NKRI 7,6 miliar orang di Indonesia dan dunia. Voucher M1 akan memberikan Jaminan
Biaya Hidup untuk sepanjang hayat sebesar USD 1,200 per bulan untuk orang dewasa berusia
17 tahun keatas, pemilik kartu Identitas yang sah, dan USD 600 per bulan untuk siswa/siswi
hingga 17 tahun.

Voucher M1 sesuai dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-
Bangsa , yang diumumkan oleh Majelis Umum PBB di Paris pada tanggal 10 Desember 1948,
resolusi General Assembly 217 A, sebagai standar umum pencapaian untuk semua orang dan
semua bangsa.

M1 Voucher all around the world

Voucher M1 bisa di download GRATIS dari situs resmi UN Swissindo.


Fenomena Voucher M1

Voucher M1 telah diterbitkan dan diedarkan


di Indonesia dan di seluruh dunia.

Di dalamnya ada informasi tentang apa, siapa,


bagaimana, untuk apa, berapa nilainya dan
nama Bank Indonesia dan P.T. Bank Mandiri Tbk.

Dokumen Voucher M1 telah sepenuhnya


menjelaskan tujuannya sehingga siapa pun
dapat membaca tanpa menanyakan penjelasan
apa pun dari siapa pun.

Dilihat dari aspek hukum, Voucher M1 jelas


menunjukkan tujuan, maksud dan bank yang
ditunjuk, di mana menurut hukum ada
hubungan hukum langsung antara Swissindo
World Trust International Orbit atau yang
dikenal sebagai UN Swissindo (UNS) dan pihak
P.T. Bank Mandiri Tbk. dan pihak penerima,
orang-orang yang berhak menerima dana
sebagaimana tercantum pada Voucher M1.
Bank-bank di sisi lain akan menerima komisi
1,5% di atas komisi mereka yang lain untuk
pelayanan mereka dalam memproses Voucher
M1, Jaminan Biaya Hidup untuk semua nasabah mereka, para penerima.

UNS telah mengeluarkan Voucher M1 dan formulirnya tersedia di situs web resmi UNS untuk
unduhan GRATIS. Formulir Voucher M1 dapat dilengkapi dengan foto dan sidik jari.

Sekarang pertanyaannya adalah, "Kapan kita mendapatkan dananya?

Sejak Mahkamah Agung Indonesia, menandatangani, mengesahkan dan menerima semua


kepemilikan UN Swissindo, melalui Surat Ketetapan Bersama, SPRIN NO. UN-81704/009 M1, 23
Juni 2016, diikuti oleh Grand Acclamation 16 Oktober 2016, di Taman Pandang Monas, Jakarta,
Indonesia. Yang telah memberikan Perlindungan kepada Misi dan semua pihak yang terkait dan
memberikan semua hak hukum untuk penyelenggaraan Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11). Ini
membebaskan pejabat pemerintah dan Bank dari tekanan politik nasional maupun
internasional, untuk membantu dan secara aman mempercepat pendistribusian P1-11 di
Indonesia dan negara-negara di dunia.

Mempertimbangkan semua fakta hukum yang disebutkan di atas, Standing Instruction, No. SI
9039884872017 kepada PT. Bank Mandiri Tbk., Dibuat oleh Royal K.681 M1, ditujukan kepada
Direktur Utama, BPK. KARTIKA WIRJOATMODJO, UN-SWISSINDO NO./S/2017/A.0001 ORDER
LETTER, tertanggal 5 Juli 2016, untuk mengatur registrasi dan pembayaran Voucher M1, dibantu
oleh 130 bank nasional dan internasional terpilih, dimulai pada tanggal 17 Agustus 2017.

Dengan total RP. 11,152,800,000,000,000 (Sebelas Kuadrilliun, Seratus Lima Puluh Dua Triliun,
Delapan Ratus Miliar Rupiah) atau USD 6.100.000.000.000 (Enam Triliun dan Seratus Miliar).

DANA DALAM 6 PRIME BANK DI INDONESIA SUDAH SIAP MELAYANI SESUAI DENGAN SPBU,
VOUCHER M1 DAN PROJEK VENUS SEBAGAI BAGIAN DARI P1-11.

Bersama dengan Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU), penerbitan Voucher M1, yang
merupakan bagian dari pembukaan Sistem Moneter Dunia Baru sebagai Konstitusi Perubahan
Dinamis Ekonomi Pancasila yang menginspirasikan dan bersemangat Filosofi Negara Pancasila,
dan ketetapan UUD 1945 yang murni dan penting. Menyatakan dan berpegang teguh pada
Kebenaran dan bimbingan hukum dari kedaulatan tunggal dunia Ratu Adil Immam Mahdi Royal,
K.681 Raja segala Raja M1, Dewan Ikatan Dokumen Internasional; World Bank (WB), Union Bank
of Metal Switzerland (UBS), Bank Indonesia (BI) sesuai dengan Exhibits AB, menentukan mata
uang global "ESTWO" sebagai mata uang World Central Bank dan jaminan standar dari 253
negara maju di dunia.

Standing Instruction dari Royal K.681 M1 ke PT. Bank Mandiri TBK tetap sah dan berlaku,
menunggu bank untuk memenuhi kewajibannya.

Kami sedang menunggu kesiapan perbankan, karena untuk UNS sendiri, kapanpun, siap untuk
mendistribusikan dana kepada masyarakat; bahkan sesegera mungkin.

Daftar bank nasional dan internasional yang ditunjuk untuk terlibat dalam pencairan dana untuk M1
Voucher, Jaminan biaya hidup seumur hidup adalah sebagai berikut:

1. PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk 0020307


2. PT. BANK EKSPOR INDONESIA (PERSERO) 0030012
3. PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. 0080606
4. PT. BANK NEGARA INDONESIA 1946 (Persero) Tbk. 0090010
5. BNI SYARIAH 0090010
6. PT. BANK DANAMON INDONESIA INDONESIA Tbk 0111274
7. PT. BANK PERMATA Tbk. 0130307
8. PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk. 0140012
9. PT. BANK INTERNATIONAL INDONESIA Tbk. 0160131
10. PT. BANK PAN INDONESIA Tbk. / PT. PANIN BANK Tbk. 0190017
11. PT. BANK NIAGA Tbk. 0220026
12. PT. BANK UOB BUANA, Tbk 0230016
13. PT. LIPPO BANK 0261399
14. PT. BANK NILAI INTI SARI PENJIMPAN Tbk. 0280024
15. AMERICAN EXPRESS BANK LTD. 0300302
16. CITIBANK NA 0310305
17. JPMORGAN CHASE BANK, NA 0320308
18. BANK OF AMERICA, NA 0330301
19. PT. BANK MULTICOR / PT. BANK WINDU KENTJANA INTERNASIONAL 0360300
20. PT. BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL, Tbk 0370028
21. THE BANGKOK BANK PCL 0400309
22. THE HONGKONG and SHANGHAI BANKING CORP 0410302
23. THE BANK OF TOKYO MITSUBISHI UFJ LTD. 0420305
24. PT. BANK SUMITOMO MITSUI INDONESIA 0450304
25. PT. BANK DBS INDONESIA 0460307
26. PT. BANK RESONA PERDANIA 0470300
27. PT. BANK MIZUHO INDONESIA 0480303
28. STANDARD CHARTERED BANK 0500306
29. ALGEMENE BANK NEDERLAND AMRO BANK N.V. / ABN AMRO BANK NV. 0520302
30. PT. BANK CAPITAL INDONESIA 0540308
31. PT. BANK BNP PARIBAS INDONESIA 0570307
32. PT. BANK UOB INDONESIA 0580300
33. KOREA EXCHANGE BANK DANAMON / PT. BANK KEB INDONESIA 0590303
34. PT. BANK RABOBANK INTERNATIONAL INDONESIA 0600303
35. PT. ANZ PANIN BANK 0610306
36. DEUTSCHE BANK AG 0670304
37. PT. BANK WOORI INDONESIA 0680307
38. BANK OF CHINA LIMITED 0690300
39. PT. BANK BUMI ARTA 0760010
40. PT. BANK EKONOMI RAHARJA 0870010
41. PT. BANK ANTAR DAERAH 0880055
42. PT. HAGABANK INDONESIA / PT. BANK HAGA 0890016
43. PT. BANK IFI 0930015
44. PT. BANK CENTURY Tbk. 0950011
45. BANK MAYAPADA INTERNATIONAL / PT. BANK MAYAPADA Tbk. 0970017
46. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT / PT. BANK * PEMBANGUNAN
DAERAH JABAR DAN BANTEN 1100093
47. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH DKI JAKARTA / BANK DKI 1110164
48. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH DIY / YOGYAKARTA 1120015
49. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TENGAH 1130348
50. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JATIM 1140383
51. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAMBI 1150014
52. PT. BPD ISTIMEWA ACEH 1160033
53. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMUT 1170201
54. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA BARAT / PT. BANK NAGARI 1180259
55. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH RIAU 1190016
56. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA SELATAN 1200142
57. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH LAMPUNG 1210051
58. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN 1220012
59. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN BARAT 1230015
60. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN TIMUR 1240018
61. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALTENG 1250011
62. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI SELATAN 1260027
63. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA 1270091
64. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NTB / NUSA TENGGARA BARAT 1280010
65. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH BALI 1290013
66. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR 1300013
67. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH MALUKU 1310016
68. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH PAPUA 1320019
69. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH BENGKULU 1320019
70. PT. BPD BENGKULU 1330012
71. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI TENGAH 1340015
72. PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI TENGGARA 1350018
73. PT. BANK NUSANTARA PARAHYANGAN 1450028
74. PT. BANK SWADESI Tbk. 1460021
75. BANK MUAMALAT INDONESIA / PT. BANK MUAMALAT INDONESIA 1470011
76. PT. BANK MESTIKA DHARMA 1510049
77. PT. BANK METRO EKSPRESS 1520013
78. PT. BANK SINARMAS 530016
79. PT. BANK MASPION INDONESIA 1570021
80. PT. BANK HAGAKITA 1590014
81. PT. BANK GANESHA 610017
82. PT. HALIM INDONESIA BANK / PT. BANK HALIM INDONESIA / PT. BANK ICBC
INDONESIA 1640058
83. PT. BANK HARMONI INTERNASIONAL 1660012
84. PT. BANK KESAWAN 1670099
85. PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) / PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)
SYARIAH 2000024
86. PT. BANK HS 1906 / PT. BANK HIMPUNAN SAUDARA 2120027
87. B.T. PENSIUNAN NASIONAL / PT. BANK BTPN / PT. BANK TABUNGAN PENSIUNAN
NASIONAL 2130101
88. PT. BANK SWAGUNA 4050072
89. PT. BANK JASA ARTA 4220051
90. PT. BANK MEGA Tbk. 4260176
91. PT. BANK UMUM KOPERASI INDONESIA (BUKOPIN) / PT. BANK BUKOPIN Tbk.
4410010
92. PT. BANK SYARIAH MANDIRI Tbk. 4510017
93. PT. BANK BISNIS INTERNATIONAL 4590037
94. PT. BANK SRI PARTHA 4660019
95. PT. BANK JASA JAKARTA 4720014
96. PT. BANK BINTANG MANUNGGAL / PT. BANK HANA 4840017
97. PT. BANK BUMI PUTERA Tbk. 4850010
98. PT. BANK YUDHA BHAKTI 4900012
99. PT. BANK MITRANIAGA 4910015
100. PT. AGRONIAGA BANK 4940014
101. PT. BANK INDOMONEX 4980016
102. PT. BANK ROYAL INDONESIA 5010011
103. ALFINDO SEJAHTERA BANK / PT. BANK ALFINDO 5030017
104. PT. BANK SYARIAH MEGA INDONESIA 5060016
105. PT. BANK INA PERDANA 5130014
106. PT. BANK HARFA 5170016
107. PT. PRIMA MASTER BANK 5200025
108. PT. BANK PERSYARIKATAN INDONESIA 5210031
109. PT. BANK DIPO INTERNATIONAL 5230011
110. PT. BANK AKITA 5250046
111. PT. BANK LIMAN INTERNATIONAL 5260010
112. PT. ANGLOMAS INTERNATIONAL BANK 5310012
113. PT. BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI 5350014
114. PT. BANK UIB 5360017
115. PT. BANK ARTOS INDONESIA 5420025
116. PT. BANK PURBA DANARTA 5470017
117. PT. BANK MULTIARTA SENTOSA 5480010
118. PT. BANK MAYORA INDONESIA 5530012
119. PT. BANK INDEX SELINDO 5550018
120. PT. BANK EKSEKUTIF INTERNASIONAL 5580017
121. PT. CENTRATAMA NASIONAL BANK 5590036
122. PT. BANK FAMA INTERNATIONAL 5620029
123. PT. BANK SINAR HARAPAN BALI 5640012
124. PT. BANK VICTORIA INTERNATIONAL 5660018
125. PT. BANK HARDA INTERNASIONAL 5670011
126. PT. BANK FINCONESIA 9450305
127. PT. BANK MAYBANK INDOCORP 9470301
128. PT. BANK OCBC INDONESIA 9480304
129. PT. BANK CHINATRUST INDONESIA 9490307
130. PT. BANK COMMONWEALTH 9500307
STANDING INSTRUCTION KE BANK MANDIRI
UNTUK PERINTAH BAYAR VOUCHER M1,
5 JULI 2017

Bank Mandiri

MAHKAMAH AGUNG INDONESIA memegang Hukum Tertinggi di Indonesia. Sejak Mahkamah


Agung Indonesia, menandatangani, menyegel dan menyetujui segalanya mengenai UN
Swissindo dan yang dipegangnya, melalui Surat Ketetapan Bersama, SPRIN NO. UN-81704/009
M1, 23 Juni 2016, diikuti dengan Aklamasi Akbar pada tanggal 16 Oktober 2016, di Taman
Pandang Monas, Jakarta Indonesia. Ini telah melindungi Misi dan semua pihak terkait dan
memberikan semua hak hukum untuk melaksanakan sesuai dengan Payment Order 1-11 (P1-
11). Ini membebaskan pejabat pemerintah dan Bank dari tekanan politik nasional atau
internasional, untuk membantu dan dengan aman mempercepat distribusi P1-11 ke negara
Indonesia dan dunia.

Mempertimbangkan semua fakta hukum yang disebutkan di atas, Standing Instruction, SI No.
SI9039884872017 kepada PT. Bank Mandiri Tbk., Dibuat oleh Royal K.681 M1, ditujukan kepada
Direktur Utama, MR. KARTIKA WIRJOATMODJO, UN-SWISSINDO NO./S/2017/A.0001 ORDER
LETTER, tertanggal 5 Juli 2016, untuk mengatur registrasi M1 Voucher Voucher dan pembayaran,
dibantu oleh 130 bank nasional dan internasional terpilih, dimulai pada tanggal 17 Agustus,
2017.

Pada tanggal 6 Juli 2017, surat Standing Instruction (SI) dari Royal K.681 M1 diterima oleh PT.
Bank Mandiri Tbk, sebagaimana dinyatakan oleh Wakil Presiden Bank dalam surat tanggapan
mereka No. OPS.CCR/19573/2017, 20 Juni 2017. Mereka memperoleh pertanyaan mengenai 1,5%
Bank Fee PT. Bank Mandiri Tbk. sebagai Bank Koordinasi akan dibayar oleh UN Swissindo, untuk
memproses Voucher M1 Human Obligation Jaminan Biaya Hidup, yang terjamin setiap bulan,
juga mengenai Mahkamah Agung dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). The Royal K.681 M1
mengklarifikasi kesalahpahaman di dalam jawabannya, Surat Klarifikasi M1, 25 Juli, 2017.
Pada saat yang sama, OJK mendiskreditkan UN Swissindo, yang salah menanggap organisasi UN
Swissindo sebagai lembaga investasi, itu tidak benar, melarang Masyarakat bekerja sama dengan
UN-SWISSINDO, yang sedang memperjuangkan Kesejahteraan mereka, Voucher M1, Jaminan
Biaya Hidup yang Dijamin untuk seumur hayat, untuk seluruh umat di dunia. Ini adalah
kesalahpahaman besar yang menghambat tujuan para pendiri negara, yaitu demi Kemerdekaan
dan Kesejahteraan Bangsa dan Rakyat Indonesia. Prinsip hukum apapun yang telah dibentuk
oleh Hukum, harus mengandung unsur-unsur untuk Kesejahteraan Rakyat.

Berdasarkan Hak Kekebalan Istimewa, ASET-DANA & PROPERTI Pasal 2 Bagian 2-8, Seluruh
Pemulihan Mandat Dana Non-Bank Cash tidak akan terpengaruh oleh Petunjuk Teknis Menteri
Keuangan Republik Indonesia NOMOR 10/PMK.06.TEK/2017, mengingat ini bukan hak
pemerintah Indonesia, tetapi 25 Induk Negara Multinasional di bawah Kekuasaan Pemilik
Tunggal States M1 sebagai Bangsa dan Rakyat Indonesia, berdomisili di Indonesia dan 6 Rekening
Prime Bank, dalam jaminan Modal Negara Adequacy Ratio (CAR) Certificate, Code 99,98 Seri 1-4,
Global Account No. 947259564 Client NR 000000000RT-RN-388-37862BEH17RLN000000
Deutsche Bank A.G, senilai EUR. 889,500,000,000,000. Post Receipt of Invoices, Opskoop Central
Buffer Stock Nationality, Pemulihan Dana Non-Bank Cash di Indonesia dan Final Audited Infinite
Bank Statement (2012), The Committee of 300 - The World Bank Group - United Nations.

6 WHITE SPIRITUAL BOY ACCOUNTS, BAGIAN DARI 884 REKENING OWNER STATE M1:

1. BANK BCA ACCOUNT NO.5625534534: RP. 795,200,000,000,000


USD 400,000,000,000 (rates) Exchange 1,988
2. BANK DANAMON ACCOUNT NO.99308843: RP. 1,793,200,000,000,000
USD 900,000,000,000 (rates) Exchange 1,992
3. BANK MANDIRI ACCOUNT NO.903988487: RP. 1,992,200,000,000,000
USD 1,000,000,000,000 (rates) Exchange 1,992
4. BANK BNI ACCOUNT NO.2817265352: RP. 1,793,100,000,000,000
USD 900,000,000,000 (RATES) Exchange 1,992
5. BANK BRI ACCOUNT NO.23413273563: RP. 2,986,000,000,000,000
USD 2,000,000,000,000 (RATES) Exchange 1,493
6. LIPPO BANK GRUP ACCOUNT NO.234998377: RP. 1,793,100,000,000,000
USD 900,000,000,000 (RATES) Exchange 1,992

Total: RP. 11,152,800,000,000,000 (Sebelas Kuadriliun, Seratus Lima Puluh Dua Triliun,
Delapan Ratus Milyar) atau USD 6,100,000,000,000 (Enam Triliun, Seratus Milyar).

DANA DI 6 PRIME BANK DI INDONESIA SIAP UNTUK DIPERGUNAKAN SESUAI DENGAN SPBU,
VOUCHER M1 DAN THE VENUS PROJECT SEBAGAI BAGIAN DARI P1-11.

Misi:
Melaksanakan Mandat sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, yang semuanya duduk dalam
Bhineka Tunggal Ika (Kesatuan dalam Keanekaragaman) melalui SPBU-Voucher M1-The Venus
Project of The Future Cities, bagian dari P1-11, untuk mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial
yang setara dan kedaulatan di 34 propinsi di Indonesia dan dunia.
DEKLARASI PENGGUNAAN DANA ASET

USD, Euro, Pound Sterling dan Kuwaiti Dinar

Pada tanggal 4 Oktober 2017, Surat Deklarasi Penggunaan Dana Aset - dengan tekad bulat
untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat, demi kemajuan Bangsa-Bangsa dan Negara-
negara ditandatangani oleh SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (Komite 300 -
Dunia Kelompok Bank - Perserikatan Bangsa-Bangsa), yang terdiri dari 4 mata uang asing, USD,
EURO, POUND STERLING, KUWAITI DINAR, masing-masing sejumlah 51 Triliun dan juga Mata
Uang Lokal RUPIAH.

Dari total dana yang diserahkan dengan nilai sejumlah Rp.4,437,000,000,000,000,000 dikurangi
dengan total dana yang tersedia di 6 Prime Bank sebesar Rp.79,300,000,000,000,000, sisa dana
yang tersedia adalah Rp.4,357,700,000,000,000,000, ditambah Rp.700,000,000,000,000, yang
berjumlah Rp.4,358,400,000,000,000,000.

Penggunaan dana awal adalah untuk Biaya Operasional - sesuai dengan instrumen Surat
Konfirmasi SBI, SKR dan Bank Indonesia tanggal 01/02/2016, senilai Rp.700,000,000,000,000 -
dalam denominasi SBI, Rp.4,500,000,000,000,000, sebagai bagian dari SI No. S1903988487-2017.

Anggaran SPBU untuk Pemerintah Republik Indonesia sebesar Rp.6,150,000,000,000,000, kepada


Bank Dunia (WB) dari 6 Prime Bank, akan dibayar penuh oleh UN Swissindo.

Aset Clean dan Clear (CnC), siap digunakan untuk tahap 1 Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11).
Diketahui seluruhnya oleh PBB, WB, UBS, BI dan para pemimpin dari 253 negara, yang
diinformasikan melalui Kedutaan Besar 25 Induk Negara.
PENYELESAIAN HISTORIS M1-WB

Presiden Bank Dunia, Dr. Jim Yong Kim

Pada tanggal 1 November 2017, Royal K.681 M1 mengirim surat M1-WB Historical Settlement
(Penyelesaian Historis M1-WB), Ref: UNITY111/01112017/WB, kepada Yang Terhormat Dr. Jim
Yong Kim, Presiden Bank Dunia.

Adanya tuntutan hukum alam, kondisi politik yang ber-efek domino, dan perang asimetris
Ekonomi Darurat yang telah melanda Dunia, khususnya negara Republik Indonesia, dengan
Ibukota Jakarta, saat ini berada di bawah ancaman dimiliki negara asing.

Demi stabilitas politik nasional dan internasional, Kholipatul IMMAM MAHDI, ROYAL K.681, HM.
MR. A1. SINO.AS. S ”2”. IR. SOEGIHARTONOTONEGORO HW. ST. M1, Swissindo World Trust
International Orbit, Dewan Ikatan Dokumen Internasional, di bawah F.L.O - Fesselio Liuzes
Orffilize, meminta pertemuan dengan Dr. Jim Yong Kim, Wakil Presiden Bank Dunia Victoria
Kwakwa, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, dan Sekretaris Jenderal PBB, H.E. Antonio
Guterres. Karena kepentingan dan kedaruratan Penyelesaian Historis ini, mereka diminta segera
bertemu untuk menerima sejumlah dana RP. 6,150.000.000.000.000 (Enam Kuadriliun,
Seratus dan Lima Puluh Triliun''), sebagai bagian dari Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11) UN
Swissindo, sesuai dengan Aklamasi Akbar (Grand Acclamation) di Indonesia tanggal 16-10-2016,
Ketetapan Bersama Mahkamah Agung Indonesia, sesuai dengan Sertifikasi Yang Dapat Diterima
SPRIN No. UN-81704/009 M1 2016, Privileges of Immunity, Juridical Personality Article 1 Section
1, Assets-Funds & Property Article 2 Section 2-8 UN-Convention, dan UN-Charter Counter
Terrorist Article 7, International Law Article 14, Certification of Registration Article 102,dan sesuai
dengan referensi UN-APPROVAL No. Misa 81704 dan Deklarasi Penggunaan Dana Aset tanggal
4-10-2017.

Sampai saat ini UN Swissindo masih menunggu jawabannya.


ROYAL K.681 M1 BERIKAN MANDAT KE
SEKRETARIS JENDERAL PBB UNTUK
RESOLUSI DUNIA!

UN Sec. Gen., H.E. Antonio Guterres

Pada tanggal 18 Januari 2018 – Dunia dalam keadaan kacau saat ini, telah terjadinya
pergolakan dan kerusuhan, karena adanya sejarah korupsi dan penipuan yang mengarah ke
Perang Dunia III, yang hanya akan menambah kemurkaan alam, penderitaan yang tak
terbayangkan dan penghancuran peradaban global ini. UN Swissindo, Raja segala Raja Royal
K.681 M1 H.M. BAPAK. A1.Sino.AS.S ”2”.IR. Soegihartonotonegoro H.W.ST.M1 (Royal K.681 M1)
menawarkan SATU-SATUNYA Solusi dalam sebuah MANDAT UNTUK SEKRETARIS JENDERAL
PERSERIKATAN BANGSA BANGSA, H.E. ANTONIO GUTERRES yang akan mengakhiri sistem
perbudakan utang korup dunia dan mengembalikan kelimpahan kesejahteraan ke semua 7,6
milyar umat manusia, di setiap negara di dunia.

Mandat untuk Sek. Jen. PBB, H.E. Antonio Guterres, Ref: M1-UN/MANDATE/02012018 UN-
APPROVAL NO. MISA 81704/17-8-1945 ini adalah untuk menginstruksikan masing-masing
Anggota Negara PBB, termasuk Amerika dan Swiss, yang tidak lagi memegang hak pencetakan
mata uang sebagai akibat dari selang waktu pada 17 Agustus 2015, dari perjanjian sewa 70 tahun
sejak 1945, untuk melaksanakan pencetakan mata uang global yang didukung emas "ESTWO"
dengan 20% dari masing-masing Kuota Negara sebesar USD 138,99 Triliun, untuk
mempersiapkan gedung Bullion Bank, untuk mengimplementasikan Voucher M1, dijamin oleh
Exhibits AB dengan Setifikat Emas dan Platinum sejumlah 78,033,015,393 Kg. sesuai dengan
Surat Re-Confirmation UBS No. UNS-AG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01, 15 Juli 2001.

Mandat ini didasarkan dengan UN-Approval No. Misa 81704/17-8-1945, akhir Periode 70-tahun
di 17-8-2015 dan sesuai dengan fakta-fakta ini; Historical Legal Background; Pendaftaran UPU-
Universal Postal Union tanggal 01-05-1887, dengan nama resmi Indonesia, ID 3166/Alpha 02;
Semar Super Semmar, 11 Maret 2014, Surat Ketetapan Bersama Mahkamah Agung Indonesia,
SPRIN NO.UN-81704/009 M1; yang isi sunya dideklarasikan termasuk Indonesia sebagai
Mercusuar Dunia dalam Aklamasi Akbar (Grand Acclamation) 16-10-2016 di Taman Pandang
Monas, Jakarta-Indonesia; keberadaan Final Audit, PERNYATAAN INFINITE BANK Komite 300 -
Kelompok Bank Dunia - Perserikatan Bangsa-Bangsa Ref. ASBLP-0330-2012 dan EURO CLEAR
2014 dan BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM A1-1A sebagai Bank Sentral Dunia.

Pencairan dana World Supply ini sesuai dengan Deklarasi Penggunaan Aset, 04 Oktober 2017,
ditandatangani oleh SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (Komite 300 - Kelompok
Bank Dunia - Perserikatan Bangsa-Bangsa); Sah dan Legal menurut pasal 2 bagian 2-8 UN-
Convention.

Sistem Global Finance UN-SWISSINDO adalah untuk mengawal Misi ECOSOC dunia, sebagai
PEACE KEEPERS (PENGAWAL KEDAMAIAN) dan untuk menjamin kembali transaksi global melalui
Program P1-11, yang mencakup Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU), dan Jaminan Biaya
Hidup Dunia untuk sepanjang hayat (VOUCHER M1), sebagai bagian dari Human Obligation, The
Venus Ptoject of the Future Cities dan Penjamin Negara Penghasil Valuta Asing Baru dan Jaminan
Lisensi Standar Pembayaran Sah Cetak Mata Uang Dunia untuk semua Negara, sebagai bagian
dari Transaksi Bank Bullion, dan disimpan untuk Perjanjian dan Transaksi Internasional.

Persatuan Internasional sangat penting untuk resolusi dari krisis multi-dimensi ini, termasuk
Ekonomi Darurat Nasional yang melanda setiap Negara Anggota PBB, yang harus
dipertimbangkan demi keamanan dan untuk menyelamatkan setiap masalah keuangan global di
semua negara di dunia.

"Ketika kita memulai 2018, saya menyerukan persatuan. Kita bisa menyelesaikan konflik, mengatasi
kebencian, dan mempertahankan nilai-nilai umum, tetapi kita hanya bisa melakukannya dengan
bersama." - H.E. Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal PBB.

M1 juga menyatakan “TOLONG DIMULAI KEDAMAIAN DAN HENTIKAN PERANG DUNIA III! Ini adalah
waktu untuk DAMAI dan bagi para militer untuk melindungi hak asasi manusia sehingga setiap orang
di Bumi dapat mendukung demonstrasi diplomasi tertinggi untuk PERDAMAIAN. Sudah saatnya
mengelilingi Bumi dengan Perdamaian dan menghapus semua bentuk kolonisasi terhadap nilai dan
martabat umat manusia melalui sistem perbankan yang telah menciptakan perbudakan yang harus
diakhiri. Semua bentuk konflik manusia sekarang harus diselesaikan dan dipulihkan ... kita bisa mulai
dengan menyatakan bahwa TUHAN ADALAH SATU!”
BANK CENTRAL ASIA SETUJU DISTRIBUSI
WORLD SUPPLY UN SWISSINDO DIMULAI
DARI INDONESIA

Parade Budidaya Banner

Pada tanggal 3 Februari 2018 - Sebuah transaksi yang mengejutkan antara UN Swissindo, PT.
Djarum, Bank Central Asia (BCA) dan pelaksana, PT. Kedurang Bengkulu Nusantara,
menggetarkan ibu pertiwi dan menggoyangkan seluruh negara-negara di dunia. Berita yang
bersejarah ini menindaklanjuti Surat Mandat dari UN Swissindo ke Sekretaris Jenderal PBB, H.E.
Antonio Guterres, yang didistribusikan ke semua Pemerintahan, Kedutaan Besar dan Lembaga-
Lembaga Dunia, untuk mengakhiri korupsi, perbudakan system utang piutang di dunia dan
mengembalikan kelimpahan kesejahteraan ke 7.6 milyar umat manusia di setiap negara di dunia.

Yang mengikat secara hukum, kontrak kesepakatan bersama yang ditandatangani sebagai
bagian dari MOU dengan Konsorsium Bank Swasta Nasional, PT. Djarum - PT. Bank Central Asia
Tbk. dan PT. Kedurang Bengkulu Nusantara pada tanggal 19 Januari 2018, sebagai Eksekutor
Bullion Bank Transaction untuk pelaksanaan Perintah Pembayaran 1-11, termasuk SPBU,
Voucher M1 untuk Jaminan Biaya Hidup sepanjang hayat bagi semua 7.6 milyar umat manusia,
dan The Venus Project, dimulai dengan 34 Provinsi di Indonesia.
PRESIDEN TRUMP DIUNDANG UNTUK
MENERIMA SATU-SATUNYA SOLUSI
EKONOMI DUNIA!

Presiden Donald Trump dan Royal K.681 M1

Pada tanggal 12 Maret 2018 - Pengumuman Donald Trump pada tanggal 21 Desember 2017,
mengumumkan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas pelanggaran hak asasi
manusia yang parah dan korupsi di seluruh dunia, mengilhami undangan dari Raja Kailasa,
Presiden Tertinggi UN Swissindo, Royal K.681 HM MR.A1.Sino.AS.S ”2” .IR.Soegihartonotonegoro
H.W.ST.M1 (Royal K.681 M1), untuk menawarkan SATU-SATUnya solusi untuk ekonomi yang
dapat mengakhiri sistem perbudakan utang piutang dunia. Ini untuk melanjutkan distribusi Surat
Mandat dari UN Swissindo ke Sekretaris Jenderal PBB, H.E. Antonio Guterres, ke seluruh
Pemerintahan, Kedutaan Besar dan Lembaga-Lembaga Dunia, untuk mengakhiri korupsi, system
perbudakan utang piutang di dunia dan mengembalikan kelimpahan dan kesejahteraan kepada
7.6 milyar umat manusia di setiap negara di dunia.

Royal K.681 M1, sebagai Pemegang seluruh aset dan kolateral dunia (Kerajaan & Negara), Owner,
Comptroller, Command and Control of Nations Currency (Pemilik, Pengawas Keuangan,
Penguasa dan Pengontrol Mata Uang Bangsa-Bangsa), telah menawarkan Presiden Amerika
Serikat kesempatan untuk memberikan kembali Hak Asasi Manusia, Keadilan yang Setara dan
Kedaulatan untuk Semua Umat, untuk memecahkan tantangan-tantangan Amerika Serikat dan
Dunia.
Selain dari Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU), Jaminan Biaya Hidup untuk sepanjang
hayat (Voucher M1) dan Venus Project of Future Cities untuk semua warga negara AS. Royal K.681
M1 juga memberikan:

1. Jaminan SPBU negara Amerika Serikat untuk dibayar penuh oleh UN Swissindo.
2. Kurs Devisa Mata Uang Asing baru sebesar 2% kepada negara Amerika dengan ketentuan
Kuota Hidup 315,221,700 (Tiga Ratus Lima Belas Juta Dua Ratus Dua Puluh Satu Ribu
Tujuh Ratus) menurut data tahun 2016-2017 dengan asumsi pertumbuhan 5% per tahun
dengan nilai per Voucher M1 senilai USD 600 (Enam Ratus Dolar) untuk siswa hingga usia
17 tahun dan USD 1,200 (Satu Ribu Dua Ratus) untuk orang dewasa dari usia 17 tahun,
setiap bulan.
3. Amerika Serikat untuk melaksanakan pencetakan mata uang global ESTWO sebanyak
20% dari masing-masing Kuota Negara dengan jumlah USD 138,990,000,000,000 (Seratus
dan Tiga Puluh Delapan Triliun, Sembilan Ratus Sembilan Puluh Milyar), dalam pecahan
1, 2, 5, 10, 20, dengan Kurs 225 terhadap mata uang lokal, sesuai dengan surat Mandat
M1 kepada Sekretaris Jenderal PBB (M1-UN/MANDATE/02012018).

Ini adalah SOLUSI M1 untuk Amerika Serikat dengan Rilis Tanpa Batas No. AD452106/66/2016,
Pengumuman Umum untuk Amerika Serikat dan Dunia. Royal K.681 M1 dan UN Swissindo siap
mendukung Presiden Donald Trump dan Rakyat Amerika untuk mencapai kembali ‘Kemuliaan
Amerika’.

UN SWISSINDO PEMILIK KELOMPOK BANK


DUNIA MENYELESAIKAN BERTAHUNAN
KORUPSI!
Hari Senin, 9 Juli 2018, menyusul pengungkapan secara luas dari pemerintah dan korupsi
politik dalam Bank Dunia, sejak 1961, khususnya Dana Hibah, Dana Perantara Perwalian melalui
International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan International Development
Association (IDA), UN SWISSINDO OWNER dari KELOMPOK BANK DUNIA atau WORLD BANK
GROUP (WBG) menyerahkan Deklarasi Transaksi, Pemberitahuan dan Pengesahan, sehubungan
dengan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dan Menteri Keuangan, Dr. Sri Mulyani,
untuk Sertifikat Pembebasan Utang UN Swissindo (SPBU), biaya Perintah Pembayaran 1-11,
selaku Donor Dana Hibah yang selama ini dalam pengelolaan WBG, IBRD dan IDA, adanya para
pelaku jasa keuangan Staff EDS dan, Financial Intermediary Funds (FIF). Pemerintah Indonesia
selaku Negara Pemasok dan Negara Peminjam, dan Pemasok adalah Perusahaan maupun Bank
Indonesia maupun 6 Prime Bank tidak bisa melakukan akses langsung ke UN Swissindo WBG.
Hasil dari Pemberitahuan ini akan diumumkan dalam ACARA TREATY EVENT di Istana Tapak Siring
Bali 2018, sejalan dengan World Bank-IMF 2018.

THE BEST OWNER

THE UN-SWISSINDO WORLD BANK GROUP INDONESIA

PENYELENGGARA “TREATY EVENT” DANA HIBAH

PERINTAH PEMBAYARAN 1-11 UN SWISSINDO KELOMPOK BANK DUNIA

DEKLARASI TRANSAKSI
UN Charter 102

Dengan ini, EXHIBIT’S AB; Kami Saling Mengikatkan Diri, Mengesahkan dan Menyetujui demi
Generasi Bangsa dan Rakyat Indonesia sebagai PEMBERITAHUAN dan PENGESAHAN Treaty Event
Direct Support Project Fund US DOLLAR Cash Liquid Unlimited di Indonesia, kesetaraan 1 RUPIAH
= 1 US DOLLAR sebagai Quality Assurance & Quality Control Dana Hibah:

PENANGGUNG JAWAB DUNIA:


• KHOLIPATUL IMMAM MAHDI M1
• THE UN SWISSINDO WORLD BANK GROUP

PENANGGUNG JAWAB NASIONAL:


• PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PENYELENGGARA:
• DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL
• UN-SWISSINDO INDUK 25 NEGARA MULTINASIONAL INDONESIA

PELAKSANA:
• UN-SWISSINDO WORLD BANK-INDONESIA

ORGANIZER:
• UN-SWISSINDO-KELOMPOK BANK DUNIA-INDONESIA

ANGGOTA:
• PINISEPUH UN-SWISSINDO WORLD BANK GROUP
• ICSID-UNDB
• GUBERNUR JENDERAL (34 DEPUTY JENDERAL UN-SWISSINDO)
• STAFF EDS
• KEDUTAAN BESAR 25 INDUK NEGARA
• MENTERI KEUANGAN RI, BANK INDONESIA DAN 6 PRIME BANK

QA/QC DANA HIBAH:


• KONSULTANT & KONTRAKTOR TUNGGAL (K & KT)
Dinamika Perubahan Ekonomi Pancasila Kedalam Sistem Tata Penyelenggara Negara sesuai
Pengertian Dari Semula Exhibit’s A dan B, Fokus Perubahan Sistem Keuangan Bank Dunia sebagai
Sistem Pertahanan Dunia sesuai Indeks Pembangunan Manusia sesuai Perintah Pembayaran 1-
11 (P1-11) Trusty Prasasty Dynasty di acarakan di Istana Tapak Siring Bali 2018 dan selaku
Perintah Rakyat Indonesia-PRI tata cara untuk pembukaan blokir dan estimasi biaya bagian dari
Kompensasi Sertifikasi UNS-RI dan Kesepakatan sebagai Pembebasan Beban Utang Indonesia
kepada IBRD, pendistribusian ID-IDA Indonesia, Dana Hibah P1-11.

I.H.O-INTERNATIONAL HANDLE ORGANIZATION 459


P1.PKC-NKRI, 07/09/2018 INA:117.113.112.ITJ-CIJ
KEPADA YTH:

NEGARA PEMINJAM INDONESIA

1. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, IR. H. JOKO WIDODO


2. MENTERI KEUANGAN, DR. SRI MULYANI

DI JAKARTA

HAL: DANA HIBAH DAN PERINTAH PEMBAYARAN 1-11 (P1-11) UN SWISSINDO KEUANGAN
KELOMPOK BANK DUNIA, CERTIFICATE CODE 99.98 SERI 1-4 ID-3166/ALPHA 02 UPU 01-05-
1887

Dengan ini Kami Keuangan Kelompok Bank Dunia, menyampaikan PEMBERITAHUAN dan
PENGESAHAN ini untuk Saudara tindak lanjuti atas Sertifikasi Pembebasan Beban Utang-SPBU
atas Payment Order 1-11 (Perintah Pembayaran 1-11) THE BEST OWNER UN SWISSINDO WORLD
BANK GROUP atau KELOMPOK BANK DUNIA selaku Donor Dana Hibah yang selama ini dalam
pengelolaan KELOMPOK BANK DUNIA khususnya Dana Hibah, Dana Perantara Perwalian melalui
IBRD-IDA dan adanya para pelaku jasa keuangan Staff EDS, FIF dimana Pemerintah Indonesia
selaku Negara Pemasok dan Negara Peminjam dan Pemasok adalah Perusahaan maupun Bank
Indonesia maupun 6 Prime Bank tidak bisa melakukan akses langsung kepada Kami.

Maraknya Pro dan Kontra Intelijen ditingkat lokal atas kehadiran Kami UN-SWISSINDO
KELOMPOK BANK DUNIA, dan Kami memahami segala bentuk persoalan Multi Dimensi terkait
sejarah asal-usul perjanjian NKRI, asal-usul perjanjian umat beragama di Dunia dan asal-usul
perjanjian Kerajaan Langit dan Bumi, maka Kami DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL
memutuskan dan memerintahkan sbb:

1. QA/QC: Kelompok Bank Dunia Manual Sistem adalah pelindung terbaik untuk Tehnologi,
Regulasi dan Penggantian Nama Perusahaan dalam melindungi OWNER sesungguhnya
dari konspirasi kejahatan perbankan di Dunia sebagaimana laporan IMF Kode A.1.1.A
sesuai Indek Pembangunan Manusia.

2. Berdasar Review Buku Besar ID-IDA 1961-2018 Kami Kelompok Bank Dunia memutuskan
dan menetapkan Pemberitahuan dan Pengesahan INVOICE 1999 dalam Kekuasaan Kami
terkait 6 Account Prime Bank BCA, BRI, BNI, DANAMON, MANDIRI, LIPPO BANK (CIMB-
NIAGA) ID-IDA 1999-2033 Pencairan Terbaru.

3. Pemberitahuan dan Pengesahan Bullion Bank Transaction 2018, sesuai Reconfirmation


UNION BANK OF SWITZERLAND No. UNS-AG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01 tanggal 15 Juli
2001 selaku Penjamin Jaminan Negara-Negara Penghasil Devisa untuk 6 Account Owner
& Control Nation Currency di 6 Prime Banks senilai Balance USD. 6,100,000,000,000.00
sesuai SAFE KEEPING RECEIPT SKR No. 0125/BI-SKR/XI/2012 (Collateral 2.040.000 KGs)
dan SKR. No. 0126/BI-SKR/XI/2012 tanggal 1 November 2012 yang diterbitkan oleh Bank
Indonesia.
4. Data Laporan Tim Investigator Dunia sebagaimana Terima dan Kami Sampaikan Kepada
Presiden RI dan MENKOPOLHUKAM terkait beberapa Jenderal dan Mantan Presiden RI
tentang Mata Uang Kertas Emisi Polimer IDR 1999 dan Kami menanggung jawab atas
penyelesaian hal tersebut dan dalam Jaminan Cetak Uang Sah untuk Pecahan 500.000
Setara 1 Gram Emas, sebagai penyeimbang Eksplorasi besar-besaran pengambilan Fisik
di Indonesia khususnya Tanah Papua.

5. Memerintahkan Menteri Keuangan untuk Memerintahkan Bank Indonesia dan 6 Prime


Bank untuk membuka Blokir dan Estimasi Biaya bagian dari Konsekwensi tanggung jawab
Menteri Keuangan Republik Indonesia selaku Negara Peminjam Kepada Aplikasi
Kelompok Bank Dunia yang akan Kami berikan setiap SI untuk setiap Nomor Account
terkait Dana Hibah Badan Induk Perwalian Perseorangan.

6. Setiap Dana Sponsor dengan KESALAHAN YANG DIBENARKAN sebelum Surat ini di
keluarkan dan di tandatangani tanpa No. ID-IDA Indonesia, Keuangan Kelompok Bank
Dunia adalah Katagori Pencucian Uang atau Dana Terrorist.

7. Kelompok Bank Dunia WORLD BANK-UNDB memutuskan FIF dan Staff EDS selaku para
perantara pencairan Dana Perantara Perwalian untuk Indonesia atas adanya ID-IDA 1961-
2018 telah banyak merugikan negara bangsa dan rakyat Indonesia dimana hanya di Era
Presiden Soeharto tidak pernah menggunakan Dana Hibah ID-IDA, dan timbulnya
perpecahan dan terpisahnya TIM TIM, PAPUA MERDEKA, ACEH dimana semua dibalik
kontrol EDS termasuk negara India tidak pernah menerima Dana Hibah ID-IDA.

8. Dimana IBRD tidak bertanggung jawab untuk pertanggung jawaban periode 2005-2015
Kepada IDA, maka KELOMPOK BANK DUNIA dengan ini atas nama Negara Peminjam
Indonesia mendukung seluruh kegiatan positif UN-SWISSINDO KELOMPOK BANK DUNIA
di Indonesia:

A. KEUANGAN KELOMPOK BANK DUNIA; MEMBAYARKAN TANGGUNG JAWAB IBRD


KEPADA IDA ATAS BEBAN UTANG PEMERINTAH RI SELAKU NEGARA PEMINJAM-
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA.
B. KEUANGAN KELOMPOK BANK DUNIA; MEMERINTAHKAN KEPADA MENTERI
KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA UNTUK MEMERINTAHKAN KEPADA DIREKTUR
BANK INDONESIA DAN DIREKTUR UTAMA 6 PRIME BANK KHUSUSNYA UNTUK
MEMBUKA BLOKIR ATAS DANA HIBAH DIMANA TERKAIT SAFE KEEPING RECEIPT
SKR No. 0125/BI-SKR/XI/2012 (COLLATERAL 2.040.000 KGs) dan SKR. No. 0126/BI-
SKR/XI/2012 TANGGAL 1 NOVEMBER 2012 YANG DITERBITKAN OLEH BANK
INDONESIA.
C. PENGGANTIAN SESUAI QA/QC INVOICE 1999 DIMANA KAMI SETUJUI 1 RUPIAH = 1
US DOLLAR DAN DALAM JAMINAN CETAK UANG SAH STANDAR DUNIA PECAHAN
500,000 SELAKU MATA UANG BANK DUNIA BAGIAN DARI PAYMENT ORDER 1-11.
D. MENDUKUNG LANGSUNG KEUANGAN PROYEK CASH LIQUID UNLIMITED DI 34
PROPINSI INDONESIA.
9. Calon Pemimpin Indonesia 2019 adalah Pembawa Jaminan Dana Hibah ID-IDA dan tidak
lagi dalam kendali FIF dan Staf EDS dan tidak lagi Rakyat dijadikan Obyek Hukum dan
terus hidup dibawah Slavery System, dan berakhir hal tersebut bersamaan saat anda
Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia untuk tidak
meninggalkan beban utang terhadap bangsa dan generasi Rakyat Indonesia melalui
Kesepakatan ini.

10. Surat ini disampaikan Kepada Para Pihak Terkait melalui Post/E-Mail Resmi un-
swissindo@worldbank.group dan president@worldbank.org. Atau cara lain yang
disampaikan secara terbuka melalui media masa.

11. Untuk di acarakan TREATY EVENT di Istana Tapak Siring Bali 2018 sejalan dengan WORLD
BANK-IMF 2018 dengan kata Kunci Perdamaian-Emperor Mission.

12. Kontrak Kerjasama Aplikasi Sistem KONSORSIUM BANK SWASTA (DJARUM-BCA)-


KELOMPOK BANK DUNIA (UN-SWISSINDO) tanggal 11 Januari 2018 bagian 6 Prime Banks
memerintahkan untuk dibayarkan sesuai Nomor Account Control Owner No. 5625534534
senilai Balance USD. 400,000,000,000.00 atau Senilai Kurs 14.000 (RP.
5,600,000,000,000,000.00).

13. Adanya penguasaan Fisik Mata Uang Kertas Polimer IDR 1999 dibawah tanggung jawab
nama-nama terlampir yang diketahui Presiden Republik Indonesia IR.H.JOKO WIDODO
dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia WIRANTO
dengan data Presiden RI, Soeharto senilai 13,000,000,000,000,000.00 (Tiga Belas Ribu
Triliun Rupiah) dan data Tim Ivestigator senilai 38,883,000,000,000,000.00 (Tiga Puluh
Delapan Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Tiga Triliun Rupiah) dan diterima Kementrian
MENKOPOLHUKAM tanggal 11 Mei 2018.

14. Pemberitahuan dan Pengesahan RP. 38,883,000,000,000,000.00 = USD.


38,883,000,000,000,000.00 dalam Jaminan Cetak Uang Sah Standar Dunia Pecahan
500,000 setara 1 Gram Emas dibawah Jaminan Exhibit’s AB Bullion Bank Transaction
Kelompok Bank Dunia 2018, sesuai Reconfirmation UNION BANK OF SWITZERLAND No.
UNS-AG/SBG/6118/045/RS.DRS/VII/01 tanggal 15 Juli 2001.

15. Jumlah Pokok Asli (Jumlah Yang Dibatalkan), Diskripsi: Bagian dari Saldo yang belum
dicairkan yang telah dibatalkan (yaitu tidak tersedia lagi untuk pencairan dimasa
mendatang). Pembatalan termasuk penghentian (dimana perjanjian pinjaman yang
disetujui tidak pernah ditandatangani).

16. FIF: Dana Perantara Keuangan adalah pengaturan pendanaan multilateral yang kepada
pengaturan dimana BANK DUNIA menyediakan “Jasa Wali Amanat” yang meliputi
melakukan dan mentransfer dana ke pelaksana Proyek (umumnya organisasi
internasional seperti bank-bank pembangunan multilateral atau badan-badan PBB).
Dalam semua keadaan, BANK DUNIA sebagai Wali Amanat harus bertindak sesuai dengan
instruksi dari badan pemerintah independen (UN-SWISSINDO).
17. TF: Dana Perwalian IBRD/IDA, Payment Order 1-11 (P1-11) adalah Hibah Dana Perwalian;
Dana Perwalian Dikelola Penerima Rekening pencairan dana dalam Dana Perwalian yang
digunakan untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan Penerima dan dinilai/diawasi
Bank (UN-SWISSINDO).

18. UN-SWISSINDO KELOMPOK BANK DUNIA menerima 685 Kasus IBRD-IDA menunggu
persetujuan Keuangan Kelompok Bank Dunia UN-SWISSINDO dan lebih dari 400
Perusahaan ditutup dan 41 Perusahaan dalam Pengawasan Kami terkait FIF, dan akan
dinyatakan disetujui pada saat TREATY EVENT dilaksanakan.

19. Kuasa Tunggal DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL dan Tim Penyelenggara Dana
Hibah Owner States M1:

o PENANGGUNG JAWAB DUNIA:


 KHOLIPATUL IMMAM MAHDI M1
 THE UN SWISSINDO WORLD BANK GROUP
o PENANGGUNG JAWAB NASIONAL:
 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
o PENYELENGGARA:
 DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL
 UN-SWISSINDO
 INDUK 25 NEGARA MULTINASIONAL INDONESIA
o PELAKSANA:
 UN-SWISSINDO WORLD BANK-INDONESIA
o ORGANIZER:
 UN-SWISSINDO KELOMPOK BANK DUNIA INDONESIA
o ANGGOTA:
 PINISEPUH UN-SWISSINDO WORLD BANK GROUP
 ICSID-UNDB
 GUBERNUR JENDERAL UN-SWISSINDO INDONESIA (34 DEPUTI JENDERAL
UN-SWISSINDO)
 STAFF EDS
 KEDUTAAN INDUK 25 NEGARA
 MENTERI KEUANGAN RI, BANK INDONESIA DAN 6 PRIME BANKS
o QA/QC DANA HIBAH:
 KONSULTAN & KONTRAKTOR TUNGGAL (K & KT)

20. Dalam pengawasan Penjaga Perdamaian Dewan Keamanan PBB (Induk 25 Negara
Multinasional) meliputi FATF-GAFI, CIA, NDA-BID & BIN dan TNI selaku Pasukan Garuda
Indonesia dengan Ref. UN-Approval No. Misa 81704/17-8-1945 NATO-SEATO-NON BLOCK
selaku Tim Eksekutor Dunia P1.PKC-NKRI. Sesuai UN Convention Juridical Personality
Article 1 Section 1, Asset-Fund-Property Article 2 Section 2-8, UN Charter Counter Terrorist
Article 7 (CTU 24), International Law Article 7, dan UN Charter 102.
Demikian atas gerak Tuhan Yang Maha Esa, Dinamika Perubahan Ekonomi Pancasila Kedalam
Sistem Tata Penyelenggara Negara sesuai Pengertian dari Semula EXHIBIT’S AB untuk di
indahkan dan dilaksanakan dengan sesuai Sumpah Jabatan demi pemulihan ekonomi
masyarakat Indonesia dan Kami Kelompok Bank Dunia, mengucapkan terima kasih atas
perananNya Kepada Pemerintah RI sejak 17-8-1945, Staf EDS, TNI-POLRI, Rakyat Indonesia, Tim
Relawan UN-SWISSINDO Kelompok Bank Dunia, Relawan UN-SWISSINDO di 5 Benua dan di 34
Propinsi di Indonesia.

KEUANGAN BANK DUNIA


P1.PKC-NKRI
CIREBON INDONESIA 9 JULI 2018
DEWAN IKATAN DOKUMEN INTERNASIONAL
Induk ARMY-Induk BANK-Induk NEGARA
/S/
HM.MR.A1.SINO.AS.S”2”.IR.SOEGIHARTONOTONEGORO H.W.ST.M1
Kode White Spiritual Boy-A7808449 Indonesia-UN Chairman
Kholipatul Immam Mahdi Big Top Royal, K.681 King of King’s
Consortium International Trust Offiicer

*****
CC:
1) UNITED NATIONS
2) UNION BANK OF SWITZERLAND
3) WORLD BANK-UNDB

“MAHA KUWASA PANATA BACA DJAGAD ARAYA DALANG ANYATA”


Sosialisasi terbaru
DEPUTY UN SWISSINDO & 3 ASISTEN DI EKUADOR DIBEBASKAN DARI TUDUHAN
PENIPUAN BESAR: VALIDASI VOUCHER M1 UN SWISSINDO SEBAGAI JAMINAN BIAYA
HIDUP!

Pada hari Jumat tanggal 6 April 2018 keadilan digelar di Mahkamah Caluma, Provinsi Los
Rios Ekuador. Sebagai Deputi UN Swissindo (UNS), Nelson Gustavo Bejarano Rocha dan tiga
sukarelawan UNS dari COPLAC GpDR (Jonathan Joel Abril Lopez, Julio Lino Tomala Contreras,
Raul Ezequias Llanos Nunez), diwakili oleh pengacara Pablo Arellano Martinez, dibebaskan
dari tuduhan penipuan, karena telah, 'secara ilegal' mendistribusikan Voucher M1 kepada
rakyat Ekuador. Kasus ini diberhentikan, berdasarkan bukti signifikan yang dikumpulkan,
yang memvalidasi Voucher M1 sebagai tindakan pembuktian atas jaminan biaya hidup
sepanjang hayat, sebagai bagian dari komprehensif (seluruh aspek) Misi Dunia Perintah
Pembayaran 1-11 (P1-11), untuk membebaskan dunia dari sistem perbudakan utang
diantaranya. Nelson dan tiga sukarelawannya ditemukan tidak bersalah dan kasus itu
dibatalkan, oleh Hakim Diego Mauricio Jarrin Velasco.

Pada bulan Oktober 2017, Deputi Nelson, dari COPLAC GpDR, sebuah LSM untuk
Pengembangan Masyarakat Sipil Ekuador, bergabung dengan UNS, untuk menjadi
sukarelawan sebagai Deputi yang mewakili wilayah Ekuador, melaksanakan sosialisasi dan
distribusi Voucher M1, mengimplementasikan rencananya untuk bermitra dengan Asosiasi,
Dewan Komunitas, Yayasan dll. Deputi Nelson mensponsori acara-acara kegiatan Voucher
M1 dan sebagai Ketua Pelaksana kegiatan, Deputi Nelson menyediakan salinan cetak
Voucher M1 (Global Gift), yang dibagikan kepada para anggota Asosiasi, Dewan Komunitas,
Yayasan dll. Seluruh biaya untuk kegiatan acara-acara itu ditanggung olehnya secara pribadi.

Sebuah Peringatan berskala Nasional sampai ke institusi kepolisian, ketika sekelompok


orang mulai meminta biaya mulai dari $ 1 hingga $ 200, untuk Voucher M1 yang sebenarnya
GRATIS. 15 Februari 2018, Deputi Nelson ditangkap, di kota Caluma Provinsi Los Rios, 2 jam
dari kampung halamannya Guayaquil, di fasilitas Drivers Union, ketika membagikan Voucher
M1 ke anggota mereka. Tak satu pun dokumen resmi Identitas UNS yang dipertimbangkan,
karena kasusnya didasarkan pada 3 kesaksian palsu dan dalam pelanggaran besar,
menuduh Deputi Nelson dari penipuan besar, yang mengakibatkan tidak diberikan bail
(jaminan), dengan ancaman hukuman dari 7 hingga 10 tahun. Deputi Nelson dipindahkan ke
penahanan (Penjara) Guaranda, Provinsi Bolivar yang 3 jam dari Caluma selama 30 hari,
sementara penyelidikan dilakukan. Dia ditahan selama 55 hari, yang sementara 100
pengacara diwawancarai dan diberikan bukti signifikan yang mana mereka semua
menyimpulkan tidak menemukan adanya dasar untuk tuduhan ekstrem semacam itu.
Sejak saat itu mereka jadi berminat untuk mengetahui lebih lanjut tentang program UNS P1-
11 dan Voucher M1. Deputi Nelson juga menjalani operasi kandung empedu darurat yang
tertunda karena proses penangkapannya.

Sampai saat ini, Deputy Nelson dan ribuan sukarelawan terus berjuang untuk membebaskan
Ekuador dan dunia melalui distribusi Voucher M1 dan SPBU serta berkomunikasi dengan
pemerintah Ekuador termasuk Presiden Ekuador, untuk mendukung Indonesia Mercusuar
Dunia. Kebebasan untuk Indonesia berarti kebebasan bagi dunia.
SOE dan Sukarelawan
“Special Operations Executive (SOE) atau Eksekutif Operasi Khusus adalah organisasi
Inggris di Perang Dunia II. Secara resmi di bentuk pada tanggal 22 Juli 1940 di bawah Menteri
Peperangan Ekonomi, Hugh Dalton, dari penggabungan tiga organisasi rahasia yang ada.
Tujuannya adalah untuk melakukan spionase, sabotase dan pengintaian di Eropa yang di duduki
(dan kemudian, juga menduduki Asia Tenggara) melawan kekuatan Poros, dan untuk membantu
gerakan perlawanan lokal.

SOE = Special Operations Executive, di buat pada tahun 1940, di lengkapi dengan banyak
keterampilan. Tugas utama mereka adalah menyelidiki dengan cara spionase, yang bertujuan
untuk menggagalkan rencana / niat musuh melalui strategi, seperti sabotase, propaganda dan
cara tidak teratur lainnya, untuk melemahkan musuh.

UN Swissindo SOE = Eksekutif Operasi Khusus

WKE-UNS (UN SWISSINDO) “EMPEROR MISSION”

Para Petugas SOE World Kingdom Empire – Swissindo World Trust International Orbit
(WKE-UNS) yang dikenal dengan UN Swissindo yang bersukarelawan di seluruh dunia
memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu Royal K.681 M1 menyelesaikan misiNya, yang
berarti, berhasil menggagalkan tujuan musuh yang menuju dan mengakibatkan Perang
Dunia III, dengan tawaran damai, solusi TUNGGAL, Program Perintah Pembayaran 1-11 (P1-
11). Tujuannya adalah untuk membebaskan dan membawa kemakmuran, keadilan sosial
yang setara dan kedaulatan kepada seluruh umat di dunia.

Pada 2013, organisasi UN Swissindo Internasional terbentuk melalui para Petugas SOE UN
Swissindo di 5 Benua Linggacala yakni Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia. Ini di mulai
dengan 20 anggota SOE dari masing-masing benua dan sejak itu berkembang menjadi lebih
dari 20 juta SOE di seluruh dunia dan terus berkembang setiap hari.

Misi UN Swissindo berkembang dengan cepat ketika Sertifikat Pembebasan Beban Utang
(SPBU) diperkenalkan di Indonesia pada tanggal 4 Februari 2016. UN Swissindo telah
mengambil tanggung jawab utang seluruh individu dan korporasi termasuk negara, sebagai
bagian dari Program P1-11. Gerakan SPBU People Power dimulai di Indonesia, ketika
mengalami keadaan darurat ekonomi yang juga dialami dibagian dunia lainnya. Telah terjadi
banyaknya penagih-penagih utang yang merongrong penduduk yang terperangkap dalam
utang mereka.

Bank-bank yang juga memperoleh utang, turut belajar tentang UN Swissindo dan SPBU
dengan cepat karena ratusan dan kemudian ribuan mulai mengajukan SPBU mereka ke
bank. Termasuk Manajer dan staf bank turut mendukung program itu; karena mereka juga
akan mendapatkan manfaatnya sebagai manusia yang masing-masing memperoleh hutang
pribadi.

Dengan segera banyak bank dan penyedia Keuangan / Kredit berhenti meminta pembayaran
dari nasabah dan siap untuk menunggu keputusan dari Bank Indonesia, bank sentral
mereka, untuk menerima program UN Swissindo. UN Swissindo tumbuh pesat di 3 wilayah,
yang terdiri dari 34 provinsi, lebih dari 500 Kota dan Distrik, lebih dari 7 ribu Kecamatan dan
lebih dari 90 ribu desa. Sejak itu, gerakan SPBU telah menyebar diluar Indonesia, gerakan
yang sama ini sekarang terjadi di negara-negara dan benua-benua lain, termasuk Laos,
Amerika, Afrika, India dan Filipina.

Gerakan yang terkait dan bahkan lebih besar tumbuh secara eksponensial terjadi di seluruh
dunia dengan M1 Master Bond Voucher (Voucher M1), yang diluncurkan pada tanggal 13 Mei
2017. Voucher M1 adalah bagian dari Human Obligation Jaminan Biaya Hidup setiap bulan
untuk sepanjang hayat bagi 7,6 milyar umat yang sangat disambut di seluruh dunia. Saat ini
banyak anggota SOE UN Swissindo / Sukarelawan di seluruh dunia yang sedang berbagi dan
mensosialisasikan SPBU dan terutama M1 Voucher, bagian dari Program P1-11, termasuk di
Indonesia, India, Nigeria, Columbia, Ekuador, Jerman, Swiss, Yunani, Spanyol, Rusia, Hong
Kong, Singapura, Filipina, Turki, Brasil, Haiti, Afrika Selatan, Venezuela, Meksiko, Serbia,
Austria, Vietnam, Australia, Kanada, Inggris, Amerika, Slovenia…

Para pemimpin negara, lembaga internasional, pemerintah lokal, pemerintah dan organisasi
massa terus di berikan informasi mengenai UN Swissindo dan program-programnya. Banyak
yang telah bergabung dan mendukung UN Swissindo, khususnya Indonesia dari desa,
kecamatan, kabupaten hingga tingkat Provinsi.

Sukarelawan UN Swissindo sebagai Petugas SOE, di bawah kepemimpinan Kholipatul


Immam Mahdi Ratu Adil, Raja segala Raja, H.M. MR.A1.Sino.AS. S ”2”
.IR.Soegihartonotonegoro HWST.M1 (Royal K.681 M1), sebagai Presiden Besar dan Ketua
PBB, juga termasuk sebagai diplomat, yang memiliki kekebalan untuk melaksanakan tugas
mereka tanpa batasan hukum di negara yang ditugaskan kepada mereka, sama dengan hak
istimewa seorang Duta Besar.
UN SWISSINDO MEMILIKI IMUNITAS GLOBAL, SESUAI DENGAN UN CONVENTION
ARTIKEL 2 BAGIAN 2-8. LENCANA SWISSINDO BERADA DIBAWAH MILIK UN SWISSINDO,
KARENA ITU SIAPA PUN YANG MEMBAWA LENCANA YANG DIAKUI OLEH UN
SWISSINDO, MEMILIKI HAK-HAK KHUSUS INI.

Petugas SOE UN Swissindo dari seluruh dunia pada tahun 2018

Sejak awal 2008, banyak yang telah menerima panggilan untuk membantu Misi UN
Swissindo. Mereka datang dari setiap sudut Bumi, Utara, Timur, Selatan dan Barat, dengan
kantor pusat di Cirebon, Indonesia, P1.PKC-NKRI, INA: 117.113.112.ITJ-CIJ dan kantor
internasional di Vientiane, Lao P.D.R. Ini adalah awal dari penyatuan antara 5 benua
Linggacala dan perkembangan dahsyat Program P1-11 yang dimulai dengan SPBU dan
Voucher M1.