Anda di halaman 1dari 3

STEAM TEST PABRIK GULA

1. DEFINISI STEAM TEST DI PABRIK GULA


Steam test adalah kegiatan di pabrik gula yang dilakukan sebelum giling untuk
memastikan semua peralatan dan mesin yang akan digunakan dalam proses produksi
dapat beroperasi sesuai dengan standard masing-masing peralatan, setelah dilakukan
individual test masing-masing peralatan dan dinyatakan diterima.

2. TUJUAN STEAM TEST


Diperoleh gambaran keragaan kesiapan peralatan pabrik secara keseluruhan dan
diharapkan operasional pabrik saat giling bisa maksimal sehingga pabrik dapat
dinyatakan layak giling.

3. PROSEDUR STEAM TEST


 Menguji coba semua mesin dan peralatan yang akan dipergunakan pada musim giling
tahun ini.
 Mengamati dan mencatat hasil kerja mesin-mesin dan peralatan Pabrik mengacu pada
standard masing-masing mesin dan peralatan.
 Melakukan perbaikan dan penyempurnaan apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai
dengan standard.
 Membuat berita acara hasil steam test.

4. RUANG LINGKUP STEAM TEST


Ruang lingkup kegiatan steam test meliputi namun tidak terbatas pada peralatan dan
kegiatan sebagai berikut:

No. Stasiun Cakupan Pekerjaan


1. Persiapan Steam Test  Koordinasi dengan Dinas Pengairan dan
DISNAKER (Bila diperlukan) untuk jadwal
kebutuhan air injeksi.
 Pembersihan umum seluruh Pabrik, mesin –
mesin dan peralatan maupun lingkungan
kerja, termasuk pengecatan/ pengapuran.
 Persediaan air pengisi boiler di dalam feed
water tank terpenuhi.
 Persediaan bahan bakar ampas dan kayu
untuk pemanas boiler dan saat percobaan uap
terpenuhi.
 Pemanasan awal untuk Boiler
 Pemeriksaan pelumas mesin dan peralatan
sesuai spesifikasi yang ditentukan (OEM).
 Instrumen dan peralatan listrik telah bersih
dari debu, terkalibrasi dan teruji.
 Pengisian air untuk memudahkan penggunaan
air pada saat percobaan terutama Single tray,
Evaporator, Masakan dan lain – lain ( ± 60%
volume )
 Dengan menggunakan Diesel Generator / PLN
dapat dilakukan percobaan secara individu
pada beberapa mesin dan peralatan sebelum
percobaaan uap.
 Semua peralatan bejana bertekanan, pesawat
angkut, elektrikal dan alat ukur sudah
diperiksa oleh instansi terkait dan
mendapatkan sertifikat.
2. Steam Test Stasiun Boiler  Stasiun boiler melakukan pemanasan boiler,
dan secara bertahap menaikkan suhu dan
tekanannya sesuai dengan tekanan kerja
 Setting safety valve boiler takuma/stork sesuai
tekanan kerja
 Mencatat semua percobaan
 Boiler harus terus operasi selama steam test
berlangsung
3. Steam Test Stasiun Turbin  Memanaskan pipa-pipa uap jurusan turbin
dan turbin
 Turbin mulai dijalankan pelan-pelan
 Turbin Alternator dicoba over speed Trip
Governor
 Turbin Alternator mulai operasi penuh serta
aliran listrik mulai ditransfer ketiap-tiap bagian
 Semua kegiatan percobaan dicatat RPM,
Beban< dan semua alat ukur
4. Steam Test Stasiun  Power listrik untuk inline shredder
Gilingan  Operasional elektro motor inline shredder 11
Kv
 Balacing rotor inline shredder dan komplit
dengan hammer tip
 Semua peti diisi air dan pompa-pompa
dijalankan, dicek kebocorannya di gilingan dan
rotary juice screen
 Percobaan penggerak motor individual drive
gilingan 1,2,3,4 dan 5
5. Steam Test Stasiun  Memasukkan air injeksi
Pemurnian, Evaporator,  Membuka drain valve disemua jalur uap
Masakan
 Setelah semua kelistrikan tersambung maka
dapat dimulai percobaan peralatan-peralatan
yang digerakkan oleh listrik
 Pompa-pompa dicoba menggunakan air
dimulai dari stasiun pemurnian sampai stasiun
masakan
 Pompa vacuum dan pompa injeksi dicoba,
diamati kemampuan waktu jalan : tekanan
beban maksimum, lama jalan
 Melaksanakan percobaan vacuum untuk
semua bejana vacuum, mulai evaporator
sampai masakan
 Percobaan vacuum dilaksanakan secara
individu maupun secara compound (formasi),
catat waktu menaikkan vacuum, vacuum
maksimal maupun penurunannya
 Percobaan masak air untuk evaporator dan
pan masakan. Stasiun evaporator
menggunakan uap bekas, stasiun masakan
menggunakan uap bekas dan atau uap nira.
 Percobaan seluruh pemanas nira
menggunakan air dan pemanasnya
 Percobaan pembakaran belerang
 Percobaan sirkulasi susu kapur
 Percobaan bejana pengendap
 Semua percobaan dicatat dalam form steam
test
6. Steam Test Stasiun  Setelah listrik tersambung stasiun puteran bisa
Puteran Dan Penyelesaian melaksanakan percobaan
 Percobaan puteran Low grade dan High grade
satu persatu
 Percobaan puteran Low grade dan High grade
sesuai formasi giling
 Percobaan talang goyang, sugar dryer &
cooler, yakob elevator, vibrating screen
 Catat RPM, vibrasi, ampere
 Pompa-pompa dicoba memakai air
 Semua percobaan dicatat
7. Steam test WWTP / UPLC  Spray pond diaktifkan
/ IPAL  UPLC, semua pompa dicoba menggunakan air,
semua aerator dihidupkan