Anda di halaman 1dari 2

Angiogenesis sel tumor

• Pada kejadian ini sel tumor harus melepaskan sendiri ikatannya ke sel sel tetangga, masuk ke
pembuluh darah, meninggalkan aliran darah untuk mencapai organ lain untuk membentuk
koloni sel tumor yang baru.

• Meninggalkan lokasi awal membutuhkan kemampuan migrasi, dan menghancurkan ikatan


jaringan.

• Selanjutnya melepaskan enzim proteolitik atau menekan ekspresi /aksi proteinasi penghambat.

• Sekali tumor masuk ke pembuluh darah mereka akan tetap di kapiler selanjutnya.

• Untuk meninggalkan aliran darah mereka harus menjangkar ke molekul adhesi spesifik dari
endothelium lalu merusak dindidng pembuluh darah.

• Peningkatan ukuran tumor dan metastasenya membutuhkan pembentukan kapilerisasi, jadi


tumor mendapat suplai dari o2 dan substratnya.

• Angiogenesis distimulasi dengan pelepasan mediator yang dapat dihambat inhibitor


angiogenesis. (seperti angiostatin, endostatin)

• jika tumor sangat besar, perlu tambahan aliran darah melalui tumor meningkatan kapasitas
sirkulasi (Kardiak output meningkat—B)

• Kebutuhan energy dari sel tumor sering ditemui melalui glikosis anaerob, bahkan jika suplai o2
cukup, melalui jumlah produksi alami glukosa per mol hanya 5% dari pemecahan glukosa.

• Hasilnya hipoglikemi dan asidosis ( B). hipoglikemi merangsang pelespasan glucagon,


efineprin dan glukokortikoid yang memicu pemecahan lemak dan protein.

• Pasien akan kehilangan berat badan (tumor cachexia B)

Patofisiologi neoplasma

Sel abnormal membentuk sebuah kelompok san memulai poliferasi secara abnormal, membiarkan
sinyal pengatur pertumbuhan di lingkungan sekitar sel. Sel mendapatkan karakteristik invasive di
lingkungan sekitarnya. Sel menginfiltrasi jaringan dan memperoleh akses ke limfe dan pembuluh darah,
yang membawa sel ke area tubuh lain. Keadaaan ini dinamakan metastasis ( kanker menyebar pada
bagian tubuh lain).

Sel sel kanker tersebut neoplasma ganas / malignan dan di klasifikasiskan serta di beri nama
berdasarkan tempat dan jaringan yang tumbuhnya sel kanker tersebut. Kegagalan system imun untuk
menghancurkan sel abnormal secara cepat tersebut mneyebabkan sel-sel tumbuh menjadi besar untuk
dapat ditangani dengan menggunakan imun yang normal. Kategori agent factor tertemtu yang
berperandan dalam karsinomagenesis ( transportasi malignan ) mencangkup virus dan baktersi, agent
fisik, agent kimia, factor genetic, factor diet dan agent hormonal.

Neoplasma merupakan pertumbuhan baru. Menurut seorang ankologi dari inggris menamakan
jaringan neoplasma sebagai massa jaringan yang abnormal, tumbuh berlebih, dan terkondisi dengan
jaringan yang normal dan selalu tumbuh meskipun rangsangan yang menimbulkan ssudah hilang .
poliferasi neoplastic menimbulkan masa neoplasma sehingga menimbulkan pembengkaan atau benjolan
pada jaringan tubuh, sehingga terbentuknya tumor.