Anda di halaman 1dari 5

Spesialisasi dalam ekonomi adalah suatu bentuk pembagian tenaga kerja di mana individu atau perusahaan

memusatkan usaha-usaha produktif mereka pada sebuah kegiatan atau sejumlah kegiatan-kegiatan yang terbatas.

Faktor Penyebab Kelangkaan :

Keterbatasan sumber daya


Alam memang menyediakan sumber daya yang cukup melimpah. Namun, tetap saja jumlahnya terbatas, apalagi
jika manusia mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumber daya tersebut dapat diperbaharui atau
tersedia secara bebas, tetap saja akan berkurang dan lama-kelamaan akan habis.

Perbedaan letak geografis


Sumber daya alam biasanya tersebar tidak merata disetiap daerah. Ada daerah yang sangat subur, ada pula daerah
yang kaya akan bahan tambang. Namun, ada pula daerah yang gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini
menyebabkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi daerah yang tidak mempunyai sumber
daya yang melimpah.

Pertambahan jumlah penduduk


Pertumbuhan jumlah penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa.
Hal ini telah diamati oleh seorang ekonom, Thomas Robert Malthus. Menurutnya, jumlah manusia tumbuh
mengikuti deret ukur (1, 2, 4, 8, 16, dan seterusnya). Sementara jumlah produksi hanya tumbuh mengikuti deret
hitung (1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya).

Keterbatasan kemampuan produksi


Kemampuan produksi didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Misalnya kapasitas faktor produksi
manusia terbatas karena masih bisa sakit, lelah, atau bosan. Mesin produksi juga bisa rusak dan aus. Selain itu,
keterbatasan produksi juga ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju,
perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Sementara itu, di negara berkembang perkembangan
kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologinya.

Bencana alam
Bencana alam merupakan faktor perusak yang berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Banjir, gempa
bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain telah membawa dampak kerugian yang cukup besar.
Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumber daya alam, dan bahkan korban jiwa yang menjadi korban bencana
alam tersebut

Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia


Misalnya penebangan hutan yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan hutan menjadi gundul dan
mengakibatkan banjir

Keterbatasan manusia untuk mengolah sumber daya yang ada


Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah Sumber Daya terjadi karena kekurangan ilmu pengetahuan
dan teknologi, modal dan faktor-faktor yang lain

Pernyataan positif adalah pernyataan yang sesuai dengan fakta fakta sedangkan pernyataan normatif ialah
pernyataan yang menganjurkan yang lebih baik bagaimana

Ekonomi makro merupakan kegiatan perekonomian yang mempelajari secara keseluruhan, artinya dalam cabang
ilmu ekonomi makro menjelaskan perubahan ekonomi yang memengaruhi banyak masyarakat, perusahaan, dan
pasar.

Aspek analisis dalam Ekonomi Mikro adalah sebagai berikut..


1. Pendapatan nasional
2. Investasi
3. Kesempatan kerja
4. Inflasi
5. Neraca pembayaran
Ekonomi mikro merupakan kegiatan perekonomian yang mempelajari hanya pada bagian kecilnya, artinya bagian
kecilnya yaitu seperti perilaku konsumen ,perusahaan penentuan harga-harga pasar barang, dan jasa yang
diperjualbelikan.

Dalam aspek analisis Ekonomi Mikro adalah sebagai berikut..


1. Teori permintaan dan penawaran
2. Elastisitas
3. Model-model pasar
4. Industri
5. Teori produksi
6. Teori harga

Barang Substitusi/pengganti adalah barang yang dapat menggantikan fungsi/ kegunaan barang lain secara
sempurna, artinya bila tidak ada barang yang satu, maka dapat digantikan dengan barang yang lainnya.
Misalnya baju dengan kaus, teh dengan kopi, mobil dengan sepeda motor, dan kompor dengan tungku<br>

Barang perlengkap/ Komplementer adalah barang yang dalam penggunaanya saling melengkapi dengan barang lain
atau akan lebih berguna apabila digabungkan dengan barang lain<br>

Jika barang tersebut diguanakan sendirian, maka barang tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan secara maksimal
atau bahkan tidak dapat digunakan

Misalnya baju dengan celana, kopi dengan gula, mobil dengan bensin, dan kompor dengan minyak tanah.

Barang netral (neutral good) adalah barang konsumsi yang jumlah pembelian atau pemakaiannya tetap meskipun
pendapatan konsumen bertambah dan barang yang satu dengan yang lainnya tidak memiliki keterkaitan sama sekali.
contoh bila pendapatan seorang konsumen yang awalnya Rp 1.000.000,- dan dia biasanya dapat membeli 10 kg beras
dan 10 buku tulis. Kemudian pendapatan dia bertambah menjadi Rp 1.500.000,- dan hal tersebut tidak akan merubah
jumlah barang yang biasanya dia beli karena permintaan terhadap beras dan buku tulis tidak mempunyai hubungan
sama sekali, maksudnya perubahan permintaan dan harga beras tidak akan mempengaruhi permintaan buku tulis
begitu juga sebaliknya

Barang inferior adalah barang yang banyak diminta oleh orang-orang yang berpendapatan rendah.
Contoh: ubi kayu akan diganti oleh beras jika pendapatan naik.

Barang esensial adalah barang yang sangat penting artinya dalam kehidupan masyarakat sehari hari. Biasanya terdiri
dari barang keb sehari hari/pokok. Tidak bakal naik walaupun pendapatan meningkat
Misal: pakaian,beras,kopi<br>

Barang Normal Suatu barang dinamakan barang normal apabila dia mengalami kenaikan dalam permintaan sebagai
akibat dari kenaikan pendapatan
Contoh: televisi, atau peralatan rumah tangga.

Barang mewah adalah Jenis barang ini dibeli apabila orang berpendapatan menengah ke atas atau tinggi.
Contoh: motor, mobil.

Jenis-jenis permintaan

a.Berdasarkan daya beli


1)Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi.
2)Permintaan potensial, yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih
mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi)
3)Permintaan absolute, yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli.

b.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan


1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan
(penjumlahan permintaan individu)

Faktor permintaan
a. Faktor Harga Barang
bila harga suatu barang naik maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan turun. Dan sebaliknya, bila
harga turun maka permintaan akan naik.

b. Faktor Pendapatan
Bila pendapatan pembeli/konsumen meningkat maka permintaan terhadap barang atau jasa cenderung akan
bertambah. Sebaliknya, bila pendapatan menurun maka permintaan terhadap barang dan jasa pun akan berkurang.

c. Faktor Intensitas Kebutuhan


Intensitas kebutuhan adalah mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Bila kebutuhan akan barang atau jasa bersifat
mendesak maka permintaan akan barang atau jasa tersebut akan meningkat. Contohnya, menjelang musim hujan
orang akan terdesak untuk membeli payung dan jas hujan, sehingga permintaan terhadap dua barang tersebut akan
meningkat.
d. Faktor Selera

Bila selera konsumen pada suatu barang atau jasa sedang naik, permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan
meningkat. Selera remaja yang meningkat pada grup band SOS (Sheila on Seven) membuat permintaan akan kaset
SOS meningkat. Demikian pula sebaliknya.

e. Faktor Jumlah Penduduk

Semakin banyak jumlah penduduk, otomatis yang semakin kecil akan menambah permintaan. Sebaliknya, jumlah
penduduk dapat mengurangi permintaan. Jumlah penduduk dapat berkurang dengan berbagai cara di antaranya
karena bencana alam dan peperangan.

f. Faktor Perkiraan terhadap Harga pada Masa yang akan Datang

Bila diperkirakan harga akan naik pada masa yang akan datang maka konsumen akan cepat-cepat menambah
permintaannya sebelum harga betulbetul menjadi naik. Sebaliknya, bila diperkirakan harga akan turun, konsumen
cenderung mengurangi permintaannya sambil menunggu harga benar-benar turun.

Faktor penawaran

1. Harga barang lain

Bahwa barang-barang ada yang saling bersaingan atau bersubtitusi dan ada barang-barang yang komplementer
(pelengkap) seperti yang telah dijelaskan di permintaan.<br>

2. Biaya Produksi

Dibeberapa perusahaan kenaikan pengeluaran untuk memperoleh faktor-faktor produksi akan menyebabkan biaya
produksi melebihi hasil penjualannya dan mereka mengalami kerugian. Ini dapat menimbulkan penutupan
perusahaan tersebut dan jumlah penawaran barang akan berkurang begitu juga sebaliknya.

3. Tujuan perusahaan

Tujuan yang berbeda-beda tersebut menimbulkan efek yang berbeda-beda terhadap penentuan tingkat produksi.
Dengan demikian penawaran jua akan berbeda sesuai tujuan yang ingin dicapai.

4. Teknologi

Kemajuan teknologi dapat mengurangi biaya produksi mempertinggi produktifitas, mutu dan menciptakan barang-
barang baru. Ini akan mendorong kenaikan penawaran.<br>

Definisi Elastisitas

Elastisitas (pemuluran) adalah pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau yang
ditawarkan. Dengan kata lain elastisitas adalah tingkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap
perubahan gejala ekonomi yang lain.

Elastisitas terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut.

a. Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan,
yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang tersebut.

b. Elastisitas silang (cross elasticity) adalah persentase perubahan jumlah barang x yang diminta, yang disebabkan
oleh persentase perubahan harga barang lain (y).
c. Elastisitas pendapatan (income elasticity) yaitu persentase
perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan
oleh persentase perubahan pendapatan
(income) riil konsumen.

2. Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar
kecilnya jumlah barang yang diminta

Sedangkan besar kecilnya perubahan tersebut dinyatakan dalam koefisien elastisitas atau angka elastisitas yang
disingkat E

Keterangan:
ΔQ : perubahan jumlah permintaan
ΔP : perubahan harga barang
P : harga mula-mula
Q : jumlah permintaan mula-mula
Ed : elastisitas permintaan

a. Macam-Macam Elastisitas Permintaan


Elastisitas permintaan terdiri atas lima macam.
Keterangan:
% ΔQd = Persentase perubahan jumlah barang yang diminta
% ΔPd = Persentase perubahan harga barang

b. Kurva Elastisitas Permintaan

c. Menghitung Elastisitas Permintaan secara Matematis

Dari rumus elastistas:


menunjukkan, bahwa:
adalah turunan pertama dari Q atau Q1.
Contoh 1:

Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q = 50 – -P. Tentukan besar elastisitas permintaan pada
tingkat harga P = 80!

Jawab:
Jika P = 80, maka Q = 50 – 1/2 (80)
Q = 50 – 40
Q = 10
Contoh 2:
Diketahui fungsi permintaan P = 100 – 2Q. Hitung elastisitas permintaan pada
tingkat harga P = 50!
Jawab:

3. Elastisitas Penawaran

Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang
yang ditawarkan. Adapun yang dimaksud koefisien elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan
perbandingan antara perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan perubahan harganya.

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti
menahan inflasi, dan mendorong usaha pembangunan nasional.

Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui
pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.