Anda di halaman 1dari 3

Catatan Interpret Prof Hanna

DD1: Abses periodontal kronis et causa retensi makanan diperberat oleh unfavorable condition
pada gigi dan TFO

DD2: Severe chronic adult marginal localized periodontitis et causa retensi makanan diperberat
oleh unfavorable condition pada gigi dan TFO
 Severe  kehilangan dan kerusakan tulang > 50% dari panjang akar
 Chronic  sesuai dengan faktor lokal dan kerusakan yang tidak agresif serta pasien tidak
merasakan sakit ketika dilakukan tes perkusi
 Adult  usia pasien 51 tahun
 Marginal  kerusakan yang terjadi di area kortikal
 Localized  tidak ada faktor pendukung untuk region lainnya
 Periodontitis  adanya kehilangan tulang akibat adanya retensi makanan diperberat
unfavorable condition dan TFO

Distorsi horizontal:
 Kesalahan angulasi horizontal menyebabkan gambar radiografi bergeser ke kanan atu ke kiri
sehingga permukaan interproksimal menjadi terlihat tumpang tindih. Gambaran yang terlihat
tumpang tindih menyebabkan bagian proksimal tidak dapat diinterpretasikan.
 Kesalahan angulasi horizontal dapat dihindari dengan menempatkan film sejajar
dengan gigi sehingga sinar-x dapat langsung melewati kontak bidang. Hal ini dapat
dilakukan dengan menempatkan film dan bagian bukal gigi sejajar terhadap kolimator

Distorsi vertikal:
 Elongasi  angulasi vertical yang terlalu kecil. Untuk menghindari terjadi elongasi
operator harus meningkatkan angulasi vertikal. Angulasi positif pada maksila harus
ditingkatkan dengan mengarahkan cone ke bawah dan angulasi negatif pada mandibula harus
ditingkatkan dengan mengarahkan cone ke atas. Elongasi yang terjadi pada teknik bisecting
disebabkan oleh sinar-x yang tegak lurus terhadap sumbu panjang gigi dibandingkan dengan
sudut antara gigi dan film

 Foreshortening  Pemendekan adalah hasil dari angulasi yang terlalu besar dari sinar-x.
Untuk memperbaiki foreshortening ketika menggunakan teknik paralel operator harus
menurunkuan angulasi vertikal pada maksila dan menurunkan angulasi vertikal pada
mandibular

Buat under/over develop/exposure


Kalau foto kalian kontras detail ketajamannya ada yg ga bener:
 Gelap: over  Kalo difoto ada fog (kabut) nya: develop
 Terang: under  Kalo difoto gak ada fog (kabut) nya:
exposure
Jadi misal: kalo di foto kalian terlalu terang tapi difoto itu ga ada kabut, disebutnya
underexposure!!

Evaluasi 7 clues (untuk evaluasi kelainan periapikal):


1. Radiodensitas lesi: Radiolusen
2. Lokasi lesi: pada 1/3 apikal akar gigi
3. Perluasan lesi: lesi meluas hingga ke 1/3 tengah akar gigi dan mengarah ke bagian distal gigi
45
4. Ukuran dan bentuk lesi: bentuk lesi ireguler dengan ukuran diameter ± 3mm
5. Batas tepi: batas tepi jelas namun tidak tegas
6. Struktur interna lesi: radiolusen dengan adanya kabut tipis radiopak
7. Efek lesi terhadap jaringan sekitar: lesi menyebabkan hilangnya lamina dura dan ruang
periodontal serta terjadinya peningkatan densitas tulang di sekitar area lesi

Evaluasi 10 clues (untuk evaluasi kelainan periodontal):


1. Tinggi tulang yang ada mengalami penurunan sebesar ± 8mm dari normal pada sisi mesial
dan ± 5mm dari normal pada sisi distal
2. Keadaan alveolar crest mengalami penurunan akibat kerusakan tulang dalam arah vertikal
pada sisi mesial dan arah horizontal pada sisi distal
3. Perubahan jaringan periodonsium adanya kehilangan lamina dura pada 1/3 servikal - 1/3
apikal sisi mesiolateral, 1/3 apikal sisi mesiomedial, 1/3 apikal sisi distomedial, 1/3 apikal
sisi distolateral, dan ruang periodontal tidak dapat ditentukan
4. Adanya keterlibatan furkasi
5. Faktor lokal yang ada yaitu malposisi gigi dan adanya tambalan yang overhang di sisi
distoklusal mahkota
6. Rasio mahkota: akar = 10:1
7. Pertimbangan anatomis gigi yang unfavorable
8. Pertimbangan patologis TAK
9. Hubungan interdental yang tidak baik
10. Garis oklusi yang tidak seimbang (tidak sebidang sehingga dapat menyebabkan terjadinya
TFO)

Prof ga mau kalau 7 clues, batasnya jelas cuma dibilang "berbatas jelas" harus ada tambahannya
karena untuk membedakan kista dan granuloma.
Kista -> berbatas jelas berupa sel-sel epital yang menyerupai lamina dura
Granuloma -> berbatas jelas berupa pemadatan tulang kanselus