Anda di halaman 1dari 13

KELIPING

Perdagangan internasional
(Ekpor dan impor)

Disusun Oleh

Sufyan Setiawan
Kelas IIID
SMP NEGERI II SUKOREJO
Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke
negara lain.

Proses ini sering kali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai
menengah sebagai strategi utama untuk bersaing di tingkat internasional. Strategi
ekspor digunakan karena resiko lebih rendah, modal lebih kecil dan lebih mudah
bila dibandingkan dengan strategi lainnya. Strategi lainnya misalnya franchise dan
akuisisi.

Jenis
Kegiatan ekspor terbagi menjadi 2, yaitu:

Ekspor langsung

Ekspor langsung adalah cara menjual barang atau jasa melalui perantara/ eksportir
yang bertempat di negara lain atau negara tujuan ekspor. Penjualan dilakukan
melalui distributor dan perwakilan penjualan perusahaan. Keuntungannya,
produksi terpusat di negara asal dan kontrol terhadap distribusi lebih baik.
Kelemahannya, biaya transportasi lebih tinggi untuk produk dalam skala besar
dan adanya hambatan perdagangan serta proteksionisme.

Ekspor tidak langsung

Ekspor tidak langsung adalah teknik di mana barang dijual melalui perantara/
eksportir negara asal kemudian dijual oleh perantara tersebut. Dengan
menggunakan cara ini, eksporter memiliki kesempatan untuk.. Melalui,
perusahaan manajemen ekspor ( export management comapanies ) dan
perusahaan pengekspor ( export trading companies ). Kelebihannya, sumber daya
produksi terkonsentrasi dan tidak perlu menangani ekspor secara langsung.
Kelemahannya, kontrol terhadap distribusi kurang dan pengetahuan terhadap
operasi di negara lain kurang.

Umumnya, industri jasa menggunakan ekspor langsung sedangkan industri


manufaktur menggunakan keduanya.

Tahap-tahap
Dalam perencanaan ekspor, perlu dilakukan berbagai persiapan, berikut 4 langkah
persiapannya: Identifikasi pasar yang potensial

1. Penyesuaian antara kebutuhan pasar dengan kemampuan, SWOT analisis


2. Melakukan Pertemuan, dengan eksportir,agen,dll
3. Alokasi sumber daya

Komoditi ekspor Indonesia


Sepuluh komoditi ekspor utama Indonesia adalah Tekstil dan Produk Tekstil
(TPT), produk hasil hutan, elektronik, karet dan produk karet, sawit dan produk
sawit, otomotif, alas kaki, udang, kakao dan kopi.[6] Namun, pasar internasional
semakin kompetitif sehingga sepuluh komoditas ekspor utama Indonesia
berdiversifikasi. Komoditas lainnya ,yaitu makanan olahan, perhiasan, ikan dan
produk ikan, kerajinan dan rempah-rempah, kulit dan produk kulit, peralatan
medis, minyak atsiri, peralatan kantor dan tanaman obat. [6]

Ekspor Indonesia dari tahun ke tahun

Kesalahan umum
Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh perusahaan yang baru
melakukan ekspor,yaitu: Tidak melakukan penyelidikan yang lengkap sebelum
melakukan ekspor.

1. Tidak melakukan konsultasi terlebih dahulu.

Istilah-istilah ekspor
Berikut adalah istilah-istilah ekspor yang sering digunakan:

Airway bill
Suatu kontrak mutlak yang dikeluarkan perusahaan angkutan udara.

Bill of landing (B/L)


Surat tanda terima barang yang dimuat di atas kapal dan merupakan bukti
kepemilikan atas barang serta perjanjian pengangkutan barang melalui laut.

Invoice
Faktur atau nota yang berisi harga dan jumlah barang serta total harga.

C&F (Cost and Freight)


Seluruh biaya produksi dan pengapalannya masuk dalam harga barang.

Clearence
1. hak kapal untuk meninggalkan pelabuhan.
2. Ijin berangkat kapal dari pelabuhan.
3. Ijin mengeluarkan barang dari pabean.

Consignee
Nama dan alamat penerima barang atau pembelinya.

F. O. B (free on the boat)


Suatu kewajiban penjual hanya sebatas sampai pelabuhan pengirim

Packing list
Faktur atau nota yang berisi jumlah dan berat barang (berat bersih dan berat kotor)

Comodity
Barang yang merupakan hasil pertanian, namun saat ini disebut produk.

Phytosanitary certificate
Sebuah surat yang dikeluarkan oleh lembaga karantina hewan dan tumbuhan,
Departemen Pertanian Republik Indonesia. Proses mendapatkannya melalui
serangkaian prosedur dan uji laboratorium, agar tidak terjadi penyebaran penyakit
antar negara
maupun antar pulau di Indonesia (surat karantina antar pulau)
Weight
Berat kotor suatu barang yang menyangkut isi dan pembungkusnya.
CONTOH BARANG EKSPOR INDONESIA

1. Kelapa Sawit

Minyak sawit adalah salah satu komoditi ekspor utama milik Indonesia dan
hal tersebut telah tertera dalam perjanjian kerjasama antar Negara ASEAN dan
India FTA (Free Trade Agreement) yang telah disepakati bersama di New
Delhi-India beberapa tahun lalu.
Banyak perusahaan India yang melirik kepada sektor minyak sawit karena
diketahui Indonesia sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar se-Asia
Tenggara, hal ini dilakukan oleh beberapa investor besar India untuk
mengurangi tingginya inflasi dalam negeri India serta memenuhi permintaan
yang semakin meningkat oleh pasar konsumsi minyak sawit di India sendiri.

2. Karet.

Data Kementerian Perdagangan menyebutkan, tahun lalu ekspor karet


terbilang memble, namun mulai membaik lagi di kuartal I tahun 2010. Asal
tahu saja, sepanjang 2009 lalu Indonesia mencatatkan nilai ekspor karet
sebesar US$ 2.952,0 juta, turun dari tahun 2008 yang sempat menembus US$
5.484,7 juta.
3. Cengkeh

Cengkeh adalah tanaman Indonesia yang di ekspor, namun saat ini menjadi
barang impor karena melambungnya produksi kretek dalam Negeri.

4. mebel.

Mebel adalah kerajinan yang mempunyai nilai ekspor. Tapi harga mebel rotan
menurun.
PENGERTIAN IMPOR

Pengertian Impor

Impor adalah pembelian barang atau jasa asing. Jika perusahaan menjual
produknya secara lokal, mereka dapat manfaat karena harga lebih murah dan
kualitas lebih tinggi dibandingkan pasokan dari dalam negeri. Impor juga sangat
dipengaruhi 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat impor dipengaruhi oleh
hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan tariff (pajak) pada
produk impor. Pajak itu biasanya dibayar langsung oleh importir, yang kemudian
akan membebankan kepada konsumen berupa harga lebih tinggi dari produknya.
Demikianlah sebuah produk mungkin berharga terlalu tinggi dibandingkan produk
yang berasal dari dalam negeri. Ketika pemerintah asing menerapkan tariff,
kemampuan perusahaan asing untuk bersaing di Negara-negara itu dibatasi.
Pemerintah juga dapat menerapkan kuota pada produk impor, yang
membatasi jumlah produk yang dapat diimpor. Jenis hambatan perdagangan
seperti ini bahkan lebih membatasi dibandingkan tariff, karena secara eskpilit
menetapkan batas jumlah yang dapat diimpor.

PROSEDUR DAN PERSYARATAN IMPOR

prosedur impor

1. Melaporkan rencana pemasukan kepada petugas karantina hewan di


bandara/pelabuhan pemasukan dengan mengajukan permohonan periksa 2
hari sebelum pemasukan.
2. Diserahkan kepada petugas karantina setibanya di bandara/pelabuhan
pemasukan untuk keperluan tindak karantina sesuai dengan peraturan
perundangan karantina.
Persyaratan Impor

1. Dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit yang
diterbitkan oleh pejabat yang berwenang.
2. Surat keterangan asal (COO) bagi media yang tergolong benda lain yang
diterbitkan oleh perusahaan tempat pengolahan di daerah asal.
3. Surat persetujuan pemasukan (SPP) dari Direktorat Jendral Peternakan.
4. Melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan.
5. Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk keperluan
tindakan karantina.
6. Surat angkut satwa (CITES) bagi media yang tergolong hewan liar yang
diterbitkan oleh pejabat berwenang di negara asal.

Jenis-jenis Barang Impor.

Jenis jenis barang impor meliputi kayu, kain, perhiasan, alat elektron (seperti, TV,
komputer, laptop, kulkas, dan juga peralatan rumah tangga dan olah raga lainnya.

Contoh jenis barang impor.

1. Komputer

Komputer adalah barang impor yang sangat di butuhkan bagi kalangan


menengah ke atas. Sehingga komputer sangat di butuhkan dalam impor.
2. sepeda motor.

Sepeda motor memang banyak yang di produksi dalam negeri, seperti Honda,
Yamaha, suzuki, kawasaki untuk kawasaki ninja di impor langsung dari negeri
asalnya.

3. mobil.

Mobil tidak seperti halnya sepeda motor yang sebagian di produksi dalam
negeri tapi kalau seperti mobil yang ada pada gambar di atas langsung dari
sananya.
4. Impor Kain.

Meskipun di Indonesia ada jenis kain yang kualitas ekspor, tapi Indonesia
masih mengimpor jenis kain lain seperti kain MMF, ani buttler, dan momo

5. Impor Perhiasan

Jenis perhiasan yang di impor oleh Indonesia adalah mutiara, permintaan


impor tertinggi mutiara adalah dari BALI.
Grafik impor

Grafik impor mutiara