Anda di halaman 1dari 26

BAB IV

PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Pendalaman Core Isu yang Terpilih


Proses pembelajaran yang ada di sekolah bertujuan untuk
mengembangkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia berkaitan
dengan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Berkaitan dengan hal
tersebut, setiap guru dituntut profesionalitas dalam menciptakan proses
pembelajaran yang berkualitas, diantaranya menggunakan metode dan media
pembelajaran yang relevan dengan materi secara efektif dan efisien dalam
pembelajaran sangat diperlukan agar siswa lebih menguasai materi pelajaran,
bukan justru hanya jadi pendengar dan mencatat materi pelajaran
Untuk menghindari agar pembelajaran tidak terlalu verbalistik, maka
metode dan media pembelajaran yang paling memungkinkan digunakan
dalam pembelajaran adalah metode yang bervariatif agar siswa terlibat secara
aktif dalam mendemonstrasikan materi, karena hal tersebut dapat
meningkatkan kemampuan belajar siswa sehingga pada gilirannya dapat
meningkatkan hasil belajarnya.
Sekolah Dasar Negeri 1 Gamping pada hakikatnya telah menerapkan
berbagai metode dan media dalam pembelajaran. Akan tetapi, tidak konsisten
dan tidak dilakukan dalam waktu yang panjang, kegiatan tersebut lebih sering
dilakukan pada waktu tertentu saja dan kurang melibatkan siswa. Bahkan
tidak sedikit siswa kurang memperhatikan guru saat menerangkan, malas
mengerjakan tugas, ribut saat guru menerangkan, dan cenderung pasif saat
belajar sehingga guru yang lebih dominan dalam pembelajaran.

Dari uraian masalah atau core issu tersebut, dalam kegiatan aktualisasi
(habituasi) dilakukan 9 (sembilan) tahapan kegiatan yang diharapkan dapat
memecahkan masalah tersebut. Sehingga kegiatan pembelajaran
menggunakan media benda konkrit di Sekolah Dasar Negeri 1 Gamping
menjadi lebih optimal setelah kegiatan aktualisasi dan dapat meningkatkan
hasil belajar siswa kelas 3.

20
B. Pelaksanaan Aktualisasi
Adapun pelaksanaan aktualisasi dapat diuraikan sebagai berikut:
Kegiatan 1. Konsultasi dengan mentor (kepala sekolah)
1.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 1 s/d 11 Juli 2019. Kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan oleh seorang guru sebelum
melaksanakan tahapan kegiatan aktualisasi. Sehingga penulis (guru)
mendapatkan izin/persetujuan dari Kepala Sekolah selaku mentor. Selain
itu, guru mendapatkan bimbingan dan arahan dari mentor dalam
melaksanakan aktualisasi sesuai tahapan kegiatan yang telah dirancang.

1.2 Tahapan Kegiatan


1. Menghubungi mentor
2. Memaparkan permasalahan dan gagasan pemecahan isu
3. Meminta persetujuan dari mentor mengenai gagasan yang diajukan

1.3 Output/ Hasil


Mendapat ijin untuk melaksanakan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN
Bukti : 1. Surat persetujuan dari kepala sekolah
2. Foto kegiatan

1.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas :
Tanggungjawab dan berintegritas dalam menyampaikan kondisi di
lapangan dan upaya mengajukan solusi atau ide
Nasionalisme :
Menumbuhkan nilai-nilai kesetaraan dan persamaan hak di dunia
pendidikan
Etika Publik :
Menghargai komunikasi dan pendapat dari atasan dalam
mengkoordinasikan gagasan ide

21
Komitmen Mutu :
Melakukan trobosan terbaik demi kualitas proses pendidikan
Anti Korupsi :
Jujur, bertanggung jawab, peduli, dan berintegritas dalam meyampaikan
keadaan di lapangan dan mengajukan ide solusi

Agenda III
Keterkaitan dengan Agenda Peran dan Kedudukan PNS adalah Whole of
Government yaitu adanya komunikasi antara kepala sekolah dan guru

1.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan dalam berkonsultasi kepada kepala sekolah sebelum memulai
suatu tindakan memberikan kontribusi pada pencapaian misi sekolah
yaitu melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan.

1.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Dengan adanya konsultasi antara guru dan kepala sekolah akan lebih
memudahkan kegiatan aktualisasi, serta adanya tanggung jawab dari
guru maupun pihak sekolah untuk melakukan aktualisasi dengan baik.
 Dampak Negatif
Jika kegiatan koordinasi dan konsultasi tidak dilakukan, maka akan
menghambat kegiatan aktulisasi dikarenakan kurangnya komunikasi
antara guru dengan pihak sekolah lainnya.

Kegiatan 2. Konsultasi dan diskusi dengan coach atau pembimbing


terkait rancangan aktualisasi yang dibuat
2.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 8 Juli s/d 11 Juli 2019. Kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan sebelum melaksanakan tahapan
kegiatan aktualisasi. Sehingga penulis mendapatkan bimbingan dan

22
arahan dari coach atau pembimbing dalam melaksanakan aktualisasi
sesuai tahapan kegiatan yang telah dirancang.

2.2 Tahapan Kegiatan


1. Memaparkan rancangan aktualisasi yang sudah direncanakan
2. Meminta saran, masukan dan dari coach atau pembimbing

2.3 Output/ Hasil


Mendapatkan persetujuan atas rancangan aktualisasi yang dibuat
Bukti : 1. Foto kegiatan

2.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas :
Tanggungjawab dan berintegritas dalam menyampaikan kondisi di
lapangan dan upaya mengajukan solusi atau ide
Nasionalisme :
Menumbuhakan nilai-nilai kesetaraan dan persamaan hak di dunia
pendidikan
Etika Publik :
Menghargai komunikasi dan pendapat dari atasan dalam
mengkoordinasikan gagasan ide.
Komitmen Mutu :
Melakukan trobosan terbaik demi kualitas proses pendidikan.
Anti Korupsi :
Jujur, bertanggung jawab, peduli, dan berintegritas dalam meyampaikan
keadaan di lapangan dan mengajukan ide solusi

Agenda III
Keterkaitan dengan Agenda Peran dan Kedudukan PNS adalah Whole of
Government yaitu adanya komunikasi antara coach atau pembimbing
dan guru

23
2.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi
Kegiatan dalam berkonsultasi dengan coach atau pembimbing sebelum
memulai suatu tindakan memberikan kontribusi pada pencapaian misi
sekolah yaitu melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan.

2.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Dengan adanya konsultasi antara penulis dengan coach atau
pembimbing akan lebih memudahkan kegiatan aktualisasi.
 Dampak Negatif
Jika kegiatan koordinasi dan konsultasi tidak dilakukan, maka akan
menghambat kegiatan aktualisasi dikarenakan kurangnya komunikasi
antara penulis dengan coach atau pembimbing.

Kegiatan 3. Menyiapkan dan Membuat Rencana Pelaksanaan


Pembelajaran (RPP)
3.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Juli s/d 18 Juli 2019. Kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan untuk menentukan kegiatan
pembelajaran di kelas yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada
kegiatan ini penulis (guru) menganalisis Kompetensi Dasar pada silabus
mata pelajaran kurikulum 2013 kelas 3 yang kemudian dikembangkan
menjadi RPP.

3.2 Tahapan-Tahapan Kegiatan


1. Menyiapkan silabus
2. Merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran
3. Menyiapkan dan memiliih materi Pembelajaran
4. Menyusun langkah-langkah pembelajaran

24
3.3 Output/ Hasil
1. RPP
2. Foto

3.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas:
Dalam menyiapkan penyusunan RPP dapat diselesaikan dengan cepat
dan hasil yang tepat dan benar sesuai dengan tujuan pembelajaran
Nasionalisme:
Dibutuhkan kerja keras, dan tanggung jawab dalam mempersiapkan RPP
dengan konteks yang jelas dan tepat bagi seorang guru merupakan
kewajiban agar dapat menghasilkan siswa yang bermutu untuk kemajuan
bangsa.
Etika Publik:
Penyusunan RPP dilakukan dengan cermat yaitu memahami format dan
aturan penyusunan yang berlaku, serta selektif dalam memilih metode
dan media pembelajaran
Komitmen Mutu:
Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran dalam RPP dilakukan
dengan menyenangkan dan variatif
Anti Korupsi:
Di akhir pembelajaran penyusunan soal evaluasi pembelajaran yang
dibuat sesuai dengan kebutuhan siswa dan bahan ajar.

Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai Manajemen ASN
dimana kegiatan mempersiapkan RPP sebelum memulai kegiatan
pembelajaran adalah tugas guru agar tercapainya tujuan sebagai guru
yang profesional dan etika profesi.

25
3.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi
Kegiatan dalam menyiapkan materi pembelajaran yang dituangkan
dalam RPP memberikan kontribusi pada misi sekolah yaitu
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan.

3.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Dalam kegiatan menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) diperlukan komunikasi antara guru yang satu bidang, selain itu
juga merujuk pada silabus sehingga dalam proses pembelajaran sudah
lebih terarah, teratur dan kondusif.
 Dampak Negatif
Jika dalam kegiatan menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) tidak sesuai dengan silabus dan tujuan pembelajaran, maka
saat proses pembelajaran tidak akan tercapai dengan baik

Kegiatan 4. Menyiapkan media benda konkrit


4.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 19 Juli s/d 20 Juli 2019. Kegiatan
pembelajaran dengan menggunakan media benda konkrit dapat
menumbuhkan keaktifan dan kreatifitas siswa. Untuk itu guru harus
menyiapkan media terlebih dahulu sebelum pembelajaran dimulai.

4.2 Tahapan-Tahapan Kegiatan


1. Menyiapkan Media

4.3 Output/ Hasil


1. Tersedianya media pembelajaran
2. Foto

26
4.4 Nilai Dasar
Agenda II
Akuntabilitas:
Memilih media pembelajaran benda konkrit disesuaikan dengan materi
ajar
Nasionalisme:
Memilih media pembelajaran dikonsultasikan terlebih dahulu dengan
guru senior atau kepala sekolah
EtikaPublik:
Memilih media pembelajaran harus cermat sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
Komitmen Mutu:
Pemiihan media pembelajaran harus efektif dan efisien
Anti Korupsi:
Pemiihan media pembelajaran yang sederhana namun sesuai dengan
tujuan pembelajaran

Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai pelayanan publik
dimana kegiatan pembelajaran dengan media benda konkrit dapat
membantu proses pembelajaran dan tercapainya tujuan pembelajaran

4.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari misi sekolah yakni
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan

4.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Kegiatan pembelajaran menggunakan media pembelajaran benda
konkrit akan memberikan suasana yang kondusif dimana siswa juga

27
akan ikut berperan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga siswa
bisa lebih aktif dalam belajar.

 Dampak Negatif
Dalam melaksanakan kegiatan ini memerlukan waktu yang cukup
banyak, apabila kekurangan alat atau media yang tidak sesuai dengan
kebutuhan maka metode ini kurang efektif.

Kegiatan 5. Melakukan Koordinasi dengan rekan kerja atau guru senior


mengenai media pembelajaran benda konkrit
5.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 22 s/d 23 Juli 2019. Kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan oleh seorang guru sebelum
melaksanakan tahapan kegiatan aktualisasi. Sehingga penulis (guru)
mendapatkan saran dan dukungan dari rekan kerja. Selain itu, guru
mendapatkan bimbingan dan arahan dari rekan kerja dalam
melaksanakan aktualisasi sesuai tahapan kegiatan yang telah dirancang.

5.2 Tahapan Kegiatan


1. Memaparkan rencana pelaksanaan pembelajaran
2. Meminta saran, masukan dan dari guru senior

5.3 Output/ Hasil


Mendapatkan saran dan masukan dari guru yang lebih senior
Bukti : 1. Surat pernyataan dukungan dari rekan kerja
2. Foto kegiatan

5.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas :
Tanggungjawab dan berintegritas dalam menyampaikan kondisi di
lapangan dan upaya mengajukan solusi atau ide

28
Nasionalisme :
Menumbuhakan nilai-nilai kesetaraan dan persamaan hak di dunia
pendidikan
Etika Publik :
Menghargai komunikasi dan pendapat dari atasan dalam
mengkoordinasikan gagasan ide.
Komitmen Mutu :
Melakukan trobosan terbaik demi kualitas proses pendidikan.
Anti Korupsi :
Jujur, bertanggung jawab, peduli, dan berintegritas dalam meyampaikan
keadaan di lapangan dan mengajukan ide solusi
Agenda III
Keterkaitan dengan Agenda Peran dan Kedudukan PNS adalah Whole of
Government yaitu adanya komunikasi antara guru dengan rekan kerja.

5.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan dalam berkonsultasi kepada rekan kerja sebelum memulai suatu
tindakan memberikan kontribusi pada pencapaian misi sekolah yaitu
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan

5.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Dengan adanya konsultasi antara guru dan rekan kerja akan lebih
memudahkan kegiatan aktualisasi, serta adanya tanggung jawab dari
guru maupun rekan kerja untuk melakukan aktualisasi dengan baik.
 Dampak Negatif
Jika kegiatan koordinasi dan konsultasi tidak dilakukan, maka akan
menghambat kegiatan aktulisasi dikarenakan kurangnya komunikasi
antara guru dengan rekan kerja.

29
Kegiatan 6. Melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan media
pembelajaran benda konkrit
6. 1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 24 Juli 2019. Kegiatan
pembelajaran dengan media pembelajaran benda konkrit sangat penting
dilakukan karena dapat menumbuhkan keaktifan, kreatifitas siswadan
mengoptimalkan kegiatan pembelajaran di kelas 3. Kegiatan
pembelajaran disesuaikan dengan pengaturan jadwal belajar mengajar di
sekolah agar tidak berbenturan dengan jadwal yang lain sehingga
kegiatan aktualisasi dapat berjalan lancar.

6. 2 Tahapan-Tahapan Kegiatan
1. Menjelaskan materi dan tujuan pembelajaran
2. Melaksanakan pembelajaran

6.3 Output/ Hasil


1. Materi dan tujuan pembelajaran tersampaikan
2. Terlaksananya pembelajaran dengan media benda konkrit
Bukti : 1. Foto kegiatan
2. Daftar hadir siswa

6.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas:
Menyiapkan materi pembelajaran yang sesuai dengan silabus dan RPP
yang telah dibuat
Nasionalisme:
Memilih materi pembelajaran yang dikonsultasikan terlebih dahulu
dengan guru senior atau kepala sekolah
Etika Publik:
Menyampaikan materi pembelajaran harus cermat sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai

30
Komitmen Mutu:
Pemilihan media pembelajaran harus efektif dan efisien
Anti Korupsi:
Pemiihan media pembelajaran yang sederhana namun sesuai dengan
tujuan pembelajaran

Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai pelayanan publik
dimana kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media benda
konkrit dapat membantu proses pembelajarn dan tercapainya tujuan
pembelajaran

6. 5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari misi sekolah yakni
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan

6.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Kegiatan pembelajaran menggunakan media benda konkrit akan
memberikan suasana yang kondusif dimana siswa juga akan ikut
berperan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga siswa bisa lebih
aktif dalam belajar sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih
optimal.
 Dampak Negatif
Dalam melaksanakan kegiatan ini memerlukan waktu yang cukup
banyak, apabila media ada yang tidak sesuai dengan kebutuhan maka
proses pembelajaran menjadi kurang optimal.

31
Kegiatan 7. Membuat soal ulangan harian
7.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 25 Juli 2019. Kegiatan ini sangat
penting untuk dilaksanakan oleh seorang guru sebelum melaksanakan
kegiatan pembelajaran. Dengan menyiapkan soal tes, dapat mengukur
kemampuan siswa setelah kegiatan pembelajaran. Sehingga proses
pembelajaran yang terlaksanakan bisa diketahui optimal atau tidaknya.

7.2 Tahapan-Tahapan Kegiatan


1. Membuat soal ulangan harian

7.3 Output/ Hasil


Tersusunnya soal ulangan harian
Bukti : 1. Foto
2. Arsip soal

7.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas:
Dalam membuat soal ulangan harian disesuaikan dengan indikator dan
tujuan pembelajaran
Nasionalisme:
Soal ulangan harian yang diberikan dapat dipertanggung jawabkan
dengan kesesuaian tujuan pembelajaran
EtikaPublik:
Soal ulangan harian yang diberikan harus cermat dan sesuai dengan
kompetensi yang akan dicapai
KomitmenMutu:
Soal ulangan harian yang sesuai dengan inovasi indikator
Anti Korupsi:
Soal ulangan harian yang cukup mudah dimengerti dan sederhana
sehingga tujuan pembelajaran terpenuhi.

32
Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai Manajemen ASN
dimana kegiatan memberikan soal ulangan harian dapat melihat
kompetensi siswa yang dimiliki

7.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan ini merupakan upaya dalam misi sekolah yaitu melaksanakan
pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

7.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif
Kegiatan pembelajaran memberikan tes siswa dapat mengukur
kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan sudah optimal atau
tidak.
 Dampak Negatif
Sulit mengetahui apakah tes itu dikerjakan sendiri atau mencontoh
yang lain

Kegiatan 8. Mengoreksi dan menilai hasil belajar siswa


8.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 26 s/d 29 Juli 2019. Kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan karena akan mengukur kemampuan
siswa dalam memahami materi yang telah dipelajari. Sehingga guru bisa
mengetahui kekurangan pada proses pembelajaran yang telah dijalankan.

8.2 Tahapan-Tahapan Kegiatan


1. Mengoreksi hasil ulangan harian siswa
2. Memasukkan hasil ulangan ke dalam daftar nilai

8.3 Output/ Hasil


Nilai harian siswa terpenuhi
Bukti : 1. Hasil ulangan siswa
2. Daftar nilai

33
3. Foto kegiatan

8.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas:
Dalam memberikan soal ulangan guru bertanggung jawab akan
kesesuaian kegiatan dengan indikator dan tujuan pembelajaran
Nasionalisme:
Guru menilai hasil ulangan siswa dengan adil tanpa membeda-bedakan.
EtikaPublik:
Soal ulangan yang diberikan harus cermat dan sesuai dengan kompetensi
yang akan dicapai
Komitmen Mutu:
Soal ulangan siswa yang sesuai dengan inovasi indikator
Anti Korupsi:
Soal ulangan siswa yang cukup mudah dimengerti dan sederhana
sehingga tujuan pembelajaran terpenuhi

Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai Manajemen ASN
dimana kegiatan memberikan soal ulangan kepada siswa melihat
kompetensi siswa yang dimiliki

8.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan ini merupakan upaya dalam pelaksanaan misi sekolah yaitu
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan

8.6 Analisis Dampak


 Dampak Positif

34
Kegiatan pembelajaran memberikan soal ulangan siswa dapat
mengukur kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan sudah
optimal atau tidak.
 Dampak Negatif
Siswa yang tidak bisa mengerjakan soal akan mendapatkan nilai di
bawah KKM yang telah ditetapkan.

Kegiatan 9 Menyusun Laporan Kegiatan


9.1 Deskripsi Proses
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 30 Juli s/d 10 Agustus 2019.
Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan karena digunakan untuk
mengetahui dari rancangan aktualisasi telah dilaksanakan atau belum.
Sehingga dapat menjadi acuan untuk membuat rancangan aktualisasi
lebih baik.

9.2 Tahapan-Tahapan Kegiatan


. 1. Mengumpulkan data dan bukti pendukung laporan
2. Melakukan konsultasi dengan mentor mengenai hasil aktualisasi
3. Mencetak hasil laporan

9.3 Output/ Hasil


1. Terkumpulnya data dan bukti pendukung laporan
2. Terealisasinya laporan kegiatan

9.4 Nilai Dasar


Agenda II
Akuntabilitas:
Dalam memberikan laporan disesuaikan rancangan aktualisasi dan
dipertanggung jawabkan
Nasionalisme:
Dalam memberikan laporan harus kerja keras dalam menyelesaikannya.

35
EtikaPublik:
Pelaksanaan laporan harus hati-hati dan cermat agar tidak keliru
memasukkan data pendukung.
Komitmen
Proses pelaporan ini harus bermuara pada pada pencapaian hasil yang
baik sesuai kegiatan pada rencana aktualisasi.
Anti Korupsi:
Dalam proses pelaporan, hasil pelaporan akan diumumkan secara jujur
tanpa menambah atau mengurangi data.

Agenda III
Keterkaitan dengan tugas ASN yakni sebagai nilai Manajemen ASN
dimana kegiatan pelaporan adalah salah satu tugas pendidik yang sesuai
dengan tujuannya yakni menjadi ASN yang profesional dan mempunyai
etika profesi

9.5 Kontribusi Terhadap Visi, Misi dan Nilai Organisasi


Kegiatan ini merujuk pada misi sekolah melaksanakan pembelajaran
yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan

9.6 Analisis Dampak


Dampak dari penerapan nilai-nilai dasar ASN dalam kegiatan ini yaitu
melakukan pelaporan aktualisasi adalah terlaksananya salah satu tugas
Latsar 2019.

36
Tabel 4.1 Capain Kegiatan Aktualisasi
C. CAPAIAN KEGIATAN AKTUALISASI
Prosentase
No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Output Keterangan
Capaian
1 Melakukan koordinasi dengan Mentor atau 1 s/d 11 Juli 2019 100 % - Surat pernyataan ijin dan dukungan Terlaksana
Kepala Sekolah terkait isu dan gagasan dari kepala sekolah
yang dibuat - Foto kegiatan

2 Melakukan konsultasi dan diskusi dengan 8 s/d 11 Juli 2019 100 % - Foto kegiatan Terlaksana
Coach atau Pembimbing terkait rancangan
aktualisasi yang dibuat

3 Menyusun Rencana pelaksanaan 15 s/d 18 Juli 2019 100 % - RPP Terlaksana


pembelajaran (RPP) sesai media - Foto
pembelajaran

4 Menyiapkan media pembelajaran 19 s/d 20 Juli 2019 100 % - Media Terlaksana


- Foto

5 Melakukan koordinasi dengan rekan kerja 22 s/d 23 Juli 2019 100 % - Surat pernyataan dukungan dari Terlaksana
atau guru senior mengenai media rekan kerja
pembelajaran benda konkrit - Foto kegiatan

6 Melaksanakan kegiatan pembelajaran 24 Juli 2019 100% - Foto kegiatan Terlaksana


menggunakan media pembelajaran benda - Daftar Hadir Siswa
konkrit
7 Membuat soal ulangan harian 25 Juli 2019 100 % - Lembar soal ulangan Terlaksana
- Foto

8 Mengoreksi dan menilai hasil belajar siswa 26 s/d 29 Juli 2019 100 % - Hasil ulangan siswa Siswa Terlaksana

37
- Foto kegiatan

9 Menyusun laporan Kegiatan 30 Juli s/d 10 Agustus 100 % - Terkumpulnya data dan bukti Terlaksana
2019 pendukung laporan
- Terealisasinya laporan kegiatan

D. Matriks Rekapitulasi Aktualisasi dan Habituasi ANEKA

Tabel 4.2 Matriks Rekapitulasi Aktualisasi dan Habituasi Nilai-nilai ANEKA


Catatan Nilai-nilai Dasar Aneka
No NamaKegiatan A N E K A

38
1 Melakukan Tanggungjawab Menumbuhkan Menghargai Melakukan Jujur, 5
koordinasi dengan dan berintegritas nilai-nilai komunikasi dan trobosan terbaik bertanggung
Mentor atau dalam kesetaraan dan pendapat dari demi kualitas jawab, peduli,
Kepala Sekolah menyampaikan persamaan hak di atasan dalam proses
kondisi di dan berintegritas
terkait isu dan dunia pendidikan mengkoordinasi pendidikan.
gagasan yang lapangan dan kan gagasan dalam
dibuat upaya ide. meyampaikan
mengajukan keadaan di
solusi atau ide
lapangan dan
mengajukan ide
solusi
2 Melakukan Tanggungjawab Menumbuhkan Menghargai Melakukan Jujur, 5
konsultasi dan dan berintegritas nilai-nilai komunikasi dan trobosan terbaik bertanggung
diskusi dengan dalam kesetaraan dan pendapat dari demi kualitas jawab, peduli,
Coach atau menyampaikan persamaan hak di atasan dalam proses
kondisi di dan berintegritas
Pembimbing dunia pendidikan mengkoordinasi pendidikan.
terkait rancangan lapangan dan kan gagasan dalam
aktualisasi yang upaya ide. meyampaikan
mengajukan keadaan di
dibuat
solusi atau ide
lapangan dan
mengajukan ide
solusi

39
3 Menyusun Tanggungjawab Dibutuhkan kerja Menghargaiko Kerjasama, Jujur, 5
Rencana dan berintegritas keras, dan rela munikasi dan professional, bertanggung
pelaksanaan dalam upaya berkorban dalam pendapat dari tepatwaktu, jawab, peduli,
pembelajaran mengajukan mengkoordinasik atasan dan wali melakukanyang dan berintegritas
(RPP) solusi atau ide an solusi atau ide dalam terbaik, dalam
pada atasan dan mengkoordinasi cermatdalam meyampaikan
wali kan gagasan mengkoordinasi keadaan di
lapangan dan
ide. kan gagasan
mengajukan ide
ide. solusi
4 Menyiapkan Memilih media Memilih media Memilih media Pemilihan Pemilihan media 5
media pembelajaran pembelajaran pembelajaran media pembelajaran
pembelajaran benda konkrit dikonsultasikan harus cermat pembelajaran yang sederhana
disesuaikan terlebih dahulu sesuai dengan harus efektif
dengan materi namun sesuai
dengan guru tujuan dan efisien
ajar senior atau pembelajaran dengan tujuan
kepala sekolah yang akan pembelajaran
dicapai

40
5 Melakukan Tanggungjawab Menumbuhkan Menghargai Melakukan Jujur, 5
koordinasi dengan dan berintegritas nilai-nilai komunikasi dan trobosan terbaik bertanggung
rekan kerja atau dalam kesetaraan dan pendapat dari demi kualitas jawab, peduli,
guru senior menyampaikan persamaan hak di atasan dalam proses
kondisi di dan berintegritas
mengenai media dunia pendidikan mengkoordinasi pendidikan.
pembelajaran benda lapangan dan kan gagasan ide. dalam
konkrit upaya meyampaikan
mengajukan keadaan di
solusi atau ide
lapangan dan
mengajukan ide
solusi
6 Melaksanakan Tanggungjawab Dibutuhkan kerja Menghargaikom Kerjasama, Jujur, 5
kegiatan dan berintegritas keras, dan rela unikasi dan professional, bertanggung
pembelajaran dalam upaya berkorban pendapat dari tepatwaktu, jawab, ,peduli,
menggunakan mengajukan dalam atasan dan wali melakukanyang dan berintegritas
media benda konkrit solusi atau ide mengkoordinasik dalam terbaik, dalam
an solusi atau ide mengkoordinasi cermatdalam meyampaikan
pada atasan dan kan gagasan ide. mengkoordinasi keadaan di
lapangan dan
wali kan gagasan
mengajukan ide
ide. solusi
7 Membuat soal Tanggungjawab Dibutuhkan Menghargai Kerjasama dan Jujur, peduli, dan 5
ulangan harian dan berintegritas kerjakeras, dan komunikasi dan tepatwaktu, berintegritas
relaberkorban pendapat dari melakukanyang dalam
atasan dan wali terbaik,
meyampaikan
dalam cermatdalam
mengkoordinasi mengkoordinasi keadaan di
kan gagasan ide. kan gagasan ide. lapangan

41
8 Mengoreksi dan Tanggung jawab Dibutuhkan Menghargai Kerjasama dan Jujur dan peduli 5
menilai hasil dan profesional kerja keras komunikasi dan cermat dalam
belajar siswa pendapat dari mengkoordinasi
atasan dalam kan tugas dan
mengkoordinasi fungsi
kan gagasan ide.

9 Menyusun laporan Tanggung jawab Dibutuhkan Menghargai Kerjasama dan Jujur dan peduli 5
Kegiatan dan profesional kerja keras komunikasi dan cermat dalam
pendapat dari mengkoordinasi
atasan dan wali kan tugas dan
dalam fungsi
mengkoordinasi
kan gagasan ide.

Jumlah 9 9 9 9 9 4
5
Prosentase 9/4520= %100‫٭‬% 9/45%100‫ ٭‬9/4520= %100‫٭‬% 9/4520=%100‫٭‬% 9/4520=%100‫٭‬% 45/45‫٭‬
20=% %100
100=

42
Penerapan nilai – nilai dasar PNS dalam pelaksanaan kegiatan ialah sebagai
berikut:
1. Nilai dasar akuntabilitas memiliki prosentase sebesar 20%. Nilai dasar
akuntabilitas diterapkan pada seluruh kegiatan untuk memecahkan isu.
Nilai akuntabilitas yang paling banyak diterapkan ialah, tanggung jawab,
integritas, profesionalisme dan konsisten. Melalui penerapan nilai
akuntabilitas diharapkan dapat dihabituasikan dalam menjalankan
tanggungjawab sebagai seorang guru kelas.
2. Nilai dasar nasionalis mememiliki prosentase sebesar 20%. Nilai dasar
Nasionalisme diterapkan pada seluruh kegiatan untuk memecahkan isu.
Nilai Nasionalisme yang paling banyak diterapkan ialah saling
membantu, bekerjasama, adil, dan saling menghargai pendapat. Hal itu
menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab,
penulis tidak dapat bekerja sendiri dan butuh bantuan orang lain.
3. Nilai dasar etika publik memiliki prosentase sebesar 20%. Nilai dasar
etika publik diterapkan pada seluruh kegiatan, karena fungsi ASN
sebagai pelayan publik yang tidak pernah lepas dari penilaian kepuasan
publik. Seorang guru juga perlu memiliki kemampuan yang
berkomunikasi yang baik terhadap siswa, rekan kerja, maupun orang
tua siswa. Adanya etika publik yang baik dapat meningkatkan pelayanan
dan kepuasan dalam bekerja.
4. Nilai dasar komitmen mutu memiliki prosentase sebesar 20%. Nilai
dasar komitmen mutu diterapkan dalam upaya menoptimalkan
pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Nilai yang
paling menonjol ialah berorientasi pada mutu dan inovasi serta
munculnya kepedulian.
5. Nilai dasar anti korupsi memiliki prosentase sebesar 20%. Nilai anti
korupsi yang paling menonjol ialah jujur dan peduli. Penggunaan alat
dan bahan yang sederhana dan tanpa meminta biaya dari siswa sudah
penulis terapkan. Nilai kemadirian dan jujur juga muncul dalam anti
korupsi. Penulis juga menerapkan sikap kepedulian terhadap siswa yang
masih membutuhkan bimbingan saat melakukan kegiatan.

43
Aktualisasi dan habituasi nilai–nilai dasar ASN tersebut dilaksanakan untuk
penyelesaian isu Kurang variatifnya media pembelajaran yang digunakan dalam
kegiatan pembelajaran sebelumnya sehingga hasil belajar siswa kurang maksimal
di SDN 1 Gamping. Untuk menumbuhkan karakter ideal seorang ASN yang
didasari oleh nilai ANEKA, maka tidak hanya akan berhenti sampai kegiatan
aktualisasi dan habituasi. Penulis akan senantiasa mengimplementasikan nilai–
nilai ANEKA dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

44
45