Anda di halaman 1dari 27

LAPORAN PRAKTIKUM

FORMULASI DAN TEKNOLOGI SEDIAAN STERIL

TETES TELINGA

DI SUSUN OLEH:

NAMA : RILA SALSABILLA

NO BP : 1804140

KELAS : C

SHIFT : 2C

NO MEJA : 8

DOSEN : MIMI ARIA, M.Farm, Apt

SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA

YAYASAN PERINTIS PADANG

2020
TETES TELINGA

R/ Lc Blecidex 10 ml

m. f guttae auric

Alat – alat :

 Tang krus
 Spatel
 Batang pengaduk
 Kaca arloji
 Serbet
 Corong
 Pinset
 Tutup botol
 Gelas ukur
 Botol
 Erlenmeyer
 Perkamen
 Beaker gelas
 Cawan penguap

Bahan :

 Framicetin sulfat
 Gramicidin
 Dexametason
 Propilengliko
Formula standar

IOS ed 2 (2010) hal : 567

R/ Blecidex Tiap ml tetes telinga

Framycetin sulfat 5 mg

Gramicidin 0,05

Dexametason 0,5 mg

Data Pendukung

1. Framicetin sulfat ( K )
Kelarutan : Larut dalam 1 bagian air, praktis tidak larut dalam etanol 95% dalam
kloroform p.
Khasiat : Antibiotikum
Cara sterilisasi : Filtrasi
2. Dexametason (K)
Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air, larut dalam bagian etanol 95% p dan dalam
kloroform p.
Khasiat : Adrenoglikokortkoid
Cara sterilisasi :Filtrasi
3. Propilenglikol
Kelarutan : Dapat campur dengan air, dengan etanol 95% p dan dengan kloroform p.
Khasiat : zat pembawa
Cara sterilisasi : Autoclave

OTT :

Usul : volume dilebihkan 5 ml untuk evaluasi

Perhitungan dan tonisitas


Formula akhir
R/ Framecitin sulfat 5 mg
Gramicidin 0,05 mg
Dexametason 0,5 mg
Propilenlglikol ad 15 ml

Penimbangan Bahan

1. Framecitin sulfat = 5 mg x 15 ml = 75 mg
2. Gramicidin = 0,05 mg x 15 ml = 0,75 mg
3. Dexametason = 0,5 mg x 15 ml = 7,5 mg
 Pengencaran Gramisidin ( 0,75 mg )
Timbang = Gramicidin 50 mg
Propilenglikol 15 ml
Diambil = 0,75 mg
------------ x 15 ml = 0,225 ml
50 mg
Sp = 15 – 0,225 = 14,775
 Pengenceran Dexametason ( 7,5 mg )
Timbang = Dexametason 50 mg
Propilenglikol 15 ml
Diambil = 7,5 mg
------------ x 15 ml = 2,25 ml
50 mg
Sp = 15 - 2,25 ml = 12, 75
 Propilenglikol yang diambil
= 15 - ( 0,075 + 0,225 + 2,25 )
= 15 - 2,25
= 12, 45 ml

N/b = 1 ml = 20 tetes

0,1 ml = 2 tetes
Cara Sterilisasi Alat dan Bahan

ALAT/BAHA CARA WAKTU


AWAL PARAF AKHIR PARAF
N STERILISASI
Tangkrus Flambeer 20
detik
Pinset Flambeer 20
detik
Spatel Flambeer 20
detik
Kaca arloji Flambeer 20
detik
Cawan penguap Flambeer 20
detik
Perkamen SWD 30 Menit
Kertas saring SWD 30 Menit
Erlenmeyer SWD 30 Menit
Gelas ukur SWD 30 Menit
Corong SWD 30 Menit
Beker SWD 30 Menit
Batang pengadu SWD 30 Menit
Serbet Aseptis
Botol & tutup Rendam dalam
alkohol
Propilenglikol Autoclave
Framecitin Filtrasi
sulfat
Gramicidin Filtrasi
Dexametason Filtrasi

Cara Kerja

1. Sterilisasi alat dan bahan sesuai dengan cara masing masing


2. Lakukan pengenceran Gramisidin ( M1 )
3. Lakukan pengencaran Dexametason ( M2 )
4. Larutkan Framisetin sulfat ( M3 ) dan propilen
5. Masukkan M1 + M2 + M3 didalam beaker gelas, aduk homogen.
6. Masukkan kedalam wadah, tambahkan propiklengliklol sampai tanda batas, tutup.
7. Lakukan sterilisasi akhir
8. Masukkan dalam kotak, beri etiket & brosur.

Evaluasi

1. Organoleptis
 Bau :
 Warna :
 Bentuk :
2. Ph
Celupkan kertas pH kedalam sediaan lalu bandingkan dengan Ph standar
Hasil :
3. Kejernihan
Dilihat secara visualisasi, lihat wadah padat latar belakang hitam, untuk melihat yang
tidak berwarna. Gunakan latar putih untuk melihat kotoran berwarna
Hasil :
4. BJ
Picno kosong =
Picno + Sediaan =
Volume Picno = 10 ml
Picno sediaan – Picno kosong
-------------------------------------
Vol picno

Etiket
Komposisi Indikasi
Tiap ml mengandung : Otitis eksterna, membrane
Framicetin sulfat............5 mg timpani
Gramicidin................0,05 mg
Dexamethason............0,5 mg SALSA® Kontaindikasi
Hipersensitivitas terhadap
Cara pakai Tetes telinga steril framicetin sulfat
Gunakan pada telinga yang
sakit 2-3 tetes 3-4 x sehari Efek samping
Reaksi alergi local
HARUS DENGAN RESEP
DOKTER
No.reg : DKL 2000100248A1 Netto : 10 ml Diproduksi oleh
No batch : 191412
Exp date : 24 maret 2022
Het : Rp.55.000 PT.RILA FARMA
PADANG-INDONESIA
Brosur

SALSA®
Tetes telinga steril

Komposisi
Tiap ml mengandung :
Framicetin sulfat............5 mg
Gramicidin................0,05 mg
Dexamethason............0,5 mg

Farmakologi
Framicetin sulfat adalah antibiotic spectrum luas
yang akan mengendalikan dan membawa
sebagian infeks sekunder yang mungkin hadir
dalam lesi dan pada saat yang sama akan
memberikan perlindungan mekanis

Indikasi
Otitis eksterna, membrane timpani

Kontaindikasi
Hipersensitivitas terhadap framicetin sulfat

Efek samping
® Reaksi alergi local

Cara pakai
Gunakan pada telinga yang sakit 2-3 tetes 3-4 x
sehari

Perhatian
Harus dengan resep dokter

Penyimpanan
Simpan pada suhu ruang dan terhindar dari sinar
matahari langsung

Kemasan : 10 ml
No.reg : DKL 2000100248A1

Diproduksi oleh
PT.MAFE FARMA

KOTAK
Indikasi
Komposisi Otitis eksterna, membrane
Tiap ml mengandung : timpani
Framicetin sulfat........5 SALSA® SALSA®
mg Kontaindikasi
Gramicidin............0,05 Hipersensitivitas terhadap
mg Tetes Telinga Steril framicetin sulfat Tetes Telinga Steril
Dexamethason.........0,5
mg Efek samping
Reaksi alergi local
Cara pakai
Gunakan pada telinga Aturan Pakai
yang sakit 2-3 tetes 3-4 Gunakan pada telinga yang
x sehari sakit 2-3 tetes 3-4 x sehari
HARUS DENGAN Diproduksi oleh Diproduksi oleh
RESEP DOKTER
PT.RILA FARMA HARUS DENGAN PT RILA FARMA
PADANG-INDONESIA RESEP DOKTER PADANG-INDONESIA
No.reg :
DKL2000100248A1 Keterangan lebih lanjut lihat brosur
Netto : 10 ml Netto : 10 ml
No batch : 191412
LAPORAN PRAKTIKUM

FORMULASI DAN TEKNOLOGI SEDIAAN STERIL

TETES MATA
DI SUSUN OLEH:

NAMA : RILA SALSABILLA

NO BP : 1804180

KELAS : C

SHIFT : 2C

NO MEJA : 8

DOSEN : MIMI ARIA, M.Farm, Apt

SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA

YAYASAN PERINTIS PADANG

2020

TETES MATA

R/ Atropin Sulfat 2%
Fisostigmin 1%
m.f gutt. ophtalmik steril isot 10 ml
Alat-alat :
- lumpang + stamfer - beker gelas
- tangkrus - serbet
- pinset - perkamen
- spatel - pipet tetes
- cawan penguap - wadah/botol
- kaca arloji - tutup botol
- sudip
- gelas ukur

Bahan:
- atropin sulfat
- benzalkorium klorida
- dinatrium edetat
- Nacl
- aqua pro injeksi

Formula Standar

fornas hal 32

Atropini guttae ophtalmic

R/ atropini sulfat 100 mg

natrii chloridum 70 mg

benzalkorium klorida 2 ml

dinatrii edetat 5 mg

aqua pro injeksi ad 10 ml


Data Pendukung:
a. atropin sulfat
- Bm: 694,85
- pemerian: serbuk hablur tidak bewarna/ serbuk putih, tidak berbau, sangat pahit, sangat
beracun.
- kelarutan: larut dalam kurang dari 1 bagian air dan dalam lebih kurang 3 bagian etanol 90%
p sukar larut dalam kloroforom p, praktis tidak larut dalam eter p dan dalam benzen p.
- khasiat : parasimpatolitik
b. Natrium klorida
- pemerian : serbuk hablur heksahedral tidak bewarna/ serbuk hablur putih, tidak berbau, rasa
asin
- kelarutan : larut dalam 2,8 bagian air dalam 47 bagian air mendidih, dan dalam lebih kurang
10 bagian gliserol p, sukar larut dalam etanol 95% p.
- khasiat: sumber ion klorida dan ion natrium
c. benzalkonium klorida
- pemerian : gel kental/ potongan seperti gelatin, putih/ putih kekuningan, biasanya bau
amoniak lemah, larutan dalam air berasa pahit, jika dikocok sangat berbusa dan biasanya
sedikit alkali.
- kelarutan : sangat mudah larut dalam air dan etanol, bentuk anhidrat mudah keruh dalam
benzen.
- khasiat: pendapar
d. dinatrii edetat

- pemerian : serbuk hablur, putih tidak berbau rasa agak asam

- kelarutan : larut dalam 11 bagian air sukar larut dalam etanol 95% p praktis tidak larut
dalam kloroforom p dan eter p.

khasiat : pengompleks

e. aqua pro injeksi

air suling yang segar disuling kembali, disterilkan dengan cara A atau o

-pemerian: cairan jernih, tidak bewarna tidak berbau tidak punya rasa.

khasiat : pelarut

OTT :
Usul : sediaan dilebihkan untuk evaluasi sediaan dibuat 15 ml
sediaan ampul dilebihkan 0,1 ml

Perhitungan dan Tonisitas :

- atropin sulfat 2/100 x 15 = 0,3 (W1)


- benzolkonium 0,01/100 x 15 = 0,0015 (W2)
- EDTA 0,02/100 X 15 = 0,003 (W3)
V= ( W1.E1) - (W2.E2) + (W3.E3)
= (0,3.0,13) + (0,0015.0,16) + (0,0013.0,03)
= 0,03993.111,1= 4,446 ml (sudah isotonis)

E1 = 0,13 E2 = 0,16 E3 = 0,003


Volume yang belum isotonis
15-4,436 ml
= 10,564 ml
Nacl ditambahkan
= 10,564/100 x 0,9 = 0,095 gr
%= 0,095/15x100%= 0,63%

Formula Akhir

R/ atropin sulfat 2%
Nacl 0,63 %
benzalkonium klorida0,01 %
dinatrii edetat 0,02%
aqua pro injeksi 10 ml

Penimbangan Bahan

1. atropin sulfat 2/100 x 15= 0,3 g= 300 mg


2. Nacl 0,63/100 x 15 = 0,0945 g = 95 mg
3. benzalkonium klorida 0,01/100 x 15 = 0,0015 g =1,5 mg
pengenceran : 50mg diambil 1,5/50 x 50 = 1,5
aqua pro injeksi= 100ml
4. dinatrium edetat : 0,02/100 x 15 = 0,003 g= 3 mg
pengenceran: EDTA 50 mg diambil 3mg/50mg x 50ml =3 ml
5. aqua pro injeksi =15-(0,3+0,095+15+3)
=15-4,8945
=10ml

Cara Sterilisasi Alat dan Bahan

Alat/bahan cara sterilisasi waktu


N awa paraf akhir paraf
o l
1 lumpang=stamfer dibakar dengan
metanol
2 Pinset
3 Spatel
4 cawan penguap Flamber (30 menit)

5 Kaca arloji
6 Gelas ukur
7 Beker gelas swd (30 menit)
8 Perkamen
9 Atropin sulfat
10 Benzolkonium Oven (30 menit)
11 Dinatrii edetat
12 Nacl Swd (30 menit)
13 Aqua pro injeksi
14 Wadah/botol Rendam (30
menit)
15 Tutup botol
16 Sterilisasi akhir Swd (30 menit)

Cara Kerja :

1. sterilkan alat dan bahan

2. buat kalibrasi 10ml

3. buat aqua pro injeksi (30 menit)

4. buat pengenceran benzalkonium (m1) dan pengenceran EDTA (M2)


5. larutkan Nacl dengan aqua pro injeksi (m3)

6. larutkan atropin sulfat dengan aqua pro injeksi (m4)

7. m1+m2+m3+m4 aduk ad homogen

8. saring dengan kertas saring (12 rangkap), 2-3 tetes pertama dituang. selanjutnya
ditampung, saring ad jernih

9. masukkan dalam wadah/botol 10ml+etiket+brosur+kocok

Evaluasi :

1. organoleptis

- Warna :
- Bentuk :
- bau :
- rasa :

2. uji PH

celupkan kertas ph kedalam cawan, lalu bandingkan dengan Ph meter

3. kejernihan

letak wadah pada latar belakang hitam untuk kotoran yang tidak bewarna dan latar putih
untuk kotoran yang bewarna

4. uji kebocoran

wadah takaran tinggin disterilkan terbalik, jika ada kebocoran maka cairan akan keluar dalam
wadah.

ETIKET

KOMPOSISI INDIKASI
Atropin Sulfat 2% SALSA Mengurangi ketegangan atau
Fisostigmin 1% ® kelelahan mata setelah membaca
dan menonton tv
No. Reg :
DTL2000200746A1 TETES MATA STERIL
ATURAN PAKAI
No. Bacth : B402007
3 kali 24 jam
Exp date : Oktober 2020
Diproduksi oleh : P. No. 1
HARUS DENGAN
RESEP DOKTER PT. Mafe Farma Awas! Obat Keras
Padang - Indonesia Bacalah aturan
memakainya

Simpan ditempat sejuk serta Keterangan lebih lanjut lihat


terhindar dari cahaya matahari brosur
Netto : 10 ml
SALSA®
Zink sulfat
TETES MATA STERIL

Komposisi
Atropin Sulfat 2%
Fisostigmin 1%

Farmakologi
Vhizolin® mengandung zink sulfat yang berfungsi
sebagai astrigen jika digunakan secara topikal pada mata
bekerja dengan cara membersihkan mucus dari
permukaan mata

Indikasi
Mengurangi ketegangan atau kelelahan mata setelah
membaca dan menonton tv

Aturan pakai
3 kali 24 jam

Kontra Indikasi
Hipersensitif terhadap komponen obat ini, glaucoma
sudut sempit (narrow angle glaucoma)

Efek samping
Dilatasi pupil disertai kenaikan tekanan intramoskular,
efek sisemik karena terjadi absorbsi (hipertensi, cardiac
irregularitas, hiperglikemia)

Penyimpanan
Simpan ditempat sejuk dan kering serta terhindar dari
cahaya matahari langsung

Perhatian
- Hanya digunakan untuk mata
BROSUR
- Hindarkan dari jangkauan anak – anak
- Tutup rapat hindari pencemaran
- Jangan digunakan bila larutan berubah warna atau
keruh
- Jangan dipakai setelah dibuka 1 bulan

Kemasan : Botol @ 10 ml
No. Reg : DTL2000200746 A1

P. No. 1
Awas! Obat Keras
Bacalah aturan memakainya

HARUS DENGAN RESEP DOKTER


KOTAK
KOMPOSISI INDIKASI
Atropin Sulfat 2% Mengurangi
Fisostigmin 1% ketegangan atau
SALSA ® kelelahan mata SALSA ®
No. Bacth : 2091114003
Exp date : oktober 2020 KONTRA INDIKASI
HET : Rp. 50.000,- Tetes Mata Steril Hypersensitivitas Tetes Mata STeril
ATURAN PAKAI EFEK SAMPING
3 kali 24 jam Hipertensi,
cardiac irregularitas,
Diproduksi oleh : hiperglikemia Diproduksi oleh :
HARUS DENGAN PT. RILA Farma PT. RILA Farma
RESEP DOKTER
Padang - Indonesia ATURAN PAKAI Padang - Indonesia
3 kali 24 jam

Keterangan lebih lanjut Netto : 10 ml Netto : 10 ml


lihat brosur Keterangan lebih lanjut
lihat brosur
LAPORAN PRAKTIKUM

FORMULASI DAN TEKNOLOGI SEDIAAN STERIL

TETES HIDUNG
DI SUSUN OLEH:

NAMA : RILA SALSABILLA

NO BP : 1804180

KELAS : C

SHIFT : 2C

NO MEJA : 8

DOSEN : MIMI ARIA, M.Farm, Apt

SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA

YAYASAN PERINTIS PADANG

2020

TETES HIDUNG

R/ Oksimetazolin HCl

m. f guttae nasal 10 ml
Alat – alat :

 Tangkrus
 Pinset
 Spatel
 Batang Pengaduk
 Kaca Arloji
 Cawan Penguap
 Serbet
 Perkamen
 Erlenmeyer
 Gelas Ukur
 Beaker Glass
 Botol
 Tutup botol
 Corong
Bahan :
 Oksimetazolin HCl
 API
 NaCl
 Na2HPO4
 naH2PO4
 benzalkonium Klorida

Formula Standar :
( ForNas hal 222 )
Tiap 10 ml mengandung :
R/ Oxymetazolin Hydroclorida 5 mg
Aquadestilata ad 10 ml

Dosis : 2 x sehari 2 – 4 tetes


Tiap 10 mg
Catatan : ph = 4 – 6,5
Pada etiket harus tertera Kadaluarsa
Formula Beredar
(iso vol 50 hal 462 )
R/ Oksimetazolin 0,05%
Obat semprot hidung

(iso vol 50 hal 469)


R/ Oksimetazolin HCl 0,5 mg/ml
Obat semprot = 0,25 mg/ml
Tetes hidung anak

(iso vol 50 hal 364)


Visine LR
R/ Oksimetazolin HCl 0,025%

Data Pendukung :
Monografi
a. Oksimetazolin HCl ( golongan : K )
 Pemerian : serbuk hablur putih sampai praktis putih, higroskopis, melebur, padat
suhu ± 500 ° C di sertai penguraian.
 Kelarutan : larut dalam air dan etanol, praktis tidak larut dalam benzene, dalam
kloroform, dan dalam eter.
 Khasiat : simpatomimetik
b. NaCl ( golongan : B )
 Kelarutan : larut dalam air dingin, larut dalam 28 bagian air, dalam 21 bagian air
mendidih dan dalam 40 bagian gliserol P, sukar larut dalam etanol.
 Khasiat : Pengisotonis

c. Benzalkonium Klorida ( golongan : B )


 Pemerian : gel kental atau potongan seperti gelatin, putih atau putih kekuningan,
biasanya bau aromatic lemah, larutan dalam air berasa pahit, jika di kocok sangat
berbusa dan biasanya sedikit alkali.
 Kelarutan : sangat mudah larut dalam air dan etanol, bentuk anhidrat, mudah
larut dalam benzene.
 Khasiat : pengawet
d. Na Hidrogen fosfat
 Pemerian : Kristal putih, tidak berbau, hampir putih.
 Kelarutan : sangat mudah larut dalam air, lebih laurt dalam air panas, dalam
etanol 95% , bahan anhidrat laut dalam 8 bagian air.
 Khasiat : pendapar
e. Na Dihidrogen Fosfat
 Pemerian : hablur heksahedral, tidak berwarna, serbuk hablur putih, tidak berbau.
 Kelarutan : larut dalam 1 bagian air, sangat sedikit larut dalam etanol.
 Khasiat : pendapar

OTT :

Usul : Sediaan dilebihkan menjadi 10 ml untuk evaluasi

Perhitungan dan Tonisitas :


 Oksimetazolin HCl = 0,12 c= 0,05%
 Benzalkonium HCl= 0,09 c= 0,01%
 PTB NaCl= 0,576
 B = (0,52-0,05x0,12) + (0,01x0,09)
0,576
= 0,52-(0,006+0,0009)
0,576
= 0,8907

Formula Akhir
R/ Oksimetazolin HCl 0,05 %

Benzalkonium HCl 0,01%


NaCl

Penimbangan Bahan

 Oksimetazolin 0,05/100 x 20 ml = 0,01 = 10 mg


 Pengenceran 10 mg/50 mg x 5 ml = 1 ml
 Sisa pengenceran 5 – 1= 4 ml
 Benzalkonium 0,01/100 x 5 ml = 2 ml
 Pengenceran 2 mg/50 mg x 25 ml= 1 ml
 Sisa pengenceran 5 – 1= 4 ml
 NaCl 0,8907/100 x 20 ml = 0,178 gr
 API 20 ml – 1 + 1+ 0,178 = 20 ml - 2,178= 17,822 ml

Cara Sterlisasi Alat dan Bahan

CARA WAKTU
ALAT/BAHAN
STERILISASI AWAL PARAF AKHIR PARAF
Tangkrus Flambeer 20
detik
Pinset Flambeer 20
detik
Spatel Flambeer 20
detik
Kaca arloji Flambeer 20
detik
Cawan Flambeer 20
penguap detik
Perkamen SWD 30 Menit
Kertas saring SWD 30 Menit
Erlenmeyer SWD 30 Menit
Gelas ukur SWD 30 Menit
Corong SWD 30 Menit
Beker SWD 30 Menit
Batang
SWD 30 Menit
pengadu
Serbet Aseptis
Botol & tutup Rendam dalam
alkohol
NaCl SWD 30 Menit
Oksimetazolin SWD 30 Menit
API Pemansan
Benzalkonium Oven 170, 130
derajat

CARA KERJA

1) Kalibrasi botol
2) Siapkan alat dan bahan lalu sterilkan dengan cara masing-masing
3) Buatkan pengenceran oksimetazolin HCl (M1)
4) Buatkan pengenceran benzalkonium HCl (M2)
5) NaCl + API aduk ad larut
6) M1+M2+M3 aduk ad larut
7) Saring dengan kertas saring 2 lapis, tetes 1 dan 2 dibuang ukur 10ml masukkan dalam
wadah, beri etiket
8) Lakukan sterilisasi akhir
9) Lakukan evaluasi

EVALUASI:

1) Organoleptis
 Bentuk : cairan
 Rasa :-
 Warna : putih
 Bau :-
2) pH
Celupkan kertas kedalam sediaan, lalu bandingkan dengan pH meter.
3) Kejernihan
Dilihat secara makroskopis, lihat wadah pada latar belakang hitam untuk melihat kotoran
yang tidak berwarna, gunakan latar putih untuk melihat kotoran berwarna.
4) Partikel melayang
Diamati secara visual ada atau tidaknya partikel dalam sediaan.
5) BJ
Pikno sediaan – pikno kosong
10 ml

ETIKET

KOMPOSISI: INDIKASI:
Tiap 10 ml mengandung: Mengurangi hidung tersumbat,
Oksimetazolin HCl 0,05% konjungtivitas.

ATURAN PAKAI:
SALSA
KONTRA INDIKASI
Teteskan pada hidung 2xsehari 2-3
TETES HIDUNG Hipersensitif
tetes
EFEK SAMPING
Kemasan :botol berisi 10 ml
Hipertensi, takiaritmia, sakit kepala,
No.reg :DKL 2000100447A1
insomnia, gugup, bersin.
No. batch : 2000147
Mfg : 30 maret 2020
Exp date : 30 juni 2021
HET : Rp 10.000.- Diproduksi oleh
OBAT LUAR PT. RILA FARMA
Netto: 10 ml PADANG-INDONESIA
BRO HARUS DENGAN RESEP DOKTER
SALSA®
TETES HIDUNG

KOMPOSISI
Tiap 10ml mengandung:
Oksimetazolin HCl 0,05%

FARMAKOLOGI
Bekerja pada reseptor alfa-adrenergik dalam
arteriol mukosa hidung untuk menghasilkan
vasokonstriksi yang menyebabkan penurunan
aliran darah ke jaringan yang mengakami
edema yang dapat mengurangi sinus.

INDIKASI
Mengurangi hidung tersumbat, konjungtivitas.

KONTRA INDIKASI
BROSUR Hipersensitif
EFEK SAMPING
Hipertensi, takiaritmia, sakit kepala, insomnia,
gugup, bersin.

ATURAN PAKAI
Teteskan pada hidung 2 x sehari 2-3 tetes.

OBAT LUAR

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Simpan ditempat sejuk dan terhindar dari cahaya

Kemasan : Botol isi 10 ml.


No.reg : DKL 2000100447A1

Diproduksi oleh
PT. RILA FARMA
PADANG-INDONESIA