Anda di halaman 1dari 3

Pengelolaan Limbah Medis

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
Puskesmas ABDUL SAMAD ALI, SKM

Wakaokili NIP. 19750624 200604 1 009

1. Pengertian 1. Limbah adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan dalam
bentuk padat, cair, dan gas
2. Limbah Padat adalah semua limbah yang berbentuk padat sebagai
akibat kegiatan puskesmas yang terdiri dari limbah medis padat dan
non-medis
3. Limbah Medis Padat adalah limbah padat yang terdiri dari limbah
infeksius, limbah patologi, limbah benda tajam, limbah farmasi, limbah
sitotoksis, limbah kimiawi, limbah radioaktif, limbah container
bertekanan, dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.
4. Limbah Padat Non-medis adalah limbah padat yang dihasilkan dari
kegiatan dirumah sakit diluar medis yang berasal dari dapur,
perkantoran, taman, dan halaman yang dapat dimanfaatkan kembali
apabila ada teknologinya.
5. Limbah Cair adalah semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari
kegiatan puskesmas yang kemungkinan mengandung mikriorganisme,
bahan kimia beracun dan radioaktif yang berbahaya bagi kesehatan.
6. Limbah Gas adalah semua limbah yang berbentuk gas yang berasal
dari kegiatan pembakaran di puskesmas seperti insenerator, dapur,
perlengkapan generator, anastesi, dan pembuatan obat citotoksik.
7.Limbah Infeksius adalah limbah yang terkontaminasi organisme
pathogen yang tidak secara rutin ada dilingkungan dan organisme
tersebut dalam jumlah dan virulensi yang cukup untuk menularkan
penyakit pada manusia rentan.
8. Limbah Sangat Infeksius adalah limbah berasal dari pembiakan dan
stock bahan sangat infeksius, otopsi, organ binatang percobaan, dan
bahan lain yang diinokulasi , terinfeksi atau kontak dengan bahan yang
sangat infeksius.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah pengelolaan limbah


3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Wakaokili Nomor
4. Referensi Keputusan Mentri Kesehatan Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang
Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit
Pengelolaan Limbah Medis
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
Puskesmas ABDUL SAMAD ALI, SKM

Wakaokili NIP. 19750624 200604 1 009

5. Produser 1. Tempat sampah


6. Langkah- 1. Pemilahan limbah dilakukan pada setiap sumber dan ruangan yang
langkah berpotensi menghasilkan limbah
2. Pemilahan dilakukan berdasarkan parameter yang sudah ditentukan
yang digolongkan dalam limbah berbahaya dan limbah tidak berbahaya
3. Pemilahan dapat dilakukan oleh petugas RTP, petugas medis (dokter
dan perawat) dan petugas non-medis (tekhnisi/praktisi) yang memiliki
pengetahuan tentang limbah berbahaya
4. Hasil pemilahan harus didokumentasikan dan dibuat petunjuk
pelaksanaan penanganannya yang harus ditempel pada ruangan
instalasi yang berpotensi menghasilkan limbah.
7. Bagan Alir

8. Hal-hal yang
perlu di
perhatikan
9. Unit Terkait 1. Poli Umum
2. Poli gigi
3. Poli KIA/KB
4. Ruang bersaln
5. UGD
6. Laboratorium
7. Ruang Konseling
8. Ruang Gizi
10. Dokumen
Terkait
11. Riwayat Tanggal Mulai
No Yang Diubah Isi Perubahan
Perubahan Diberlakukan
Pengelolaan Limbah Medis
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
Puskesmas ABDUL SAMAD ALI, SKM

Wakaokili NIP. 19750624 200604 1 009

Dokumen