Anda di halaman 1dari 3

Requirement Modeling

Teknik Penemuan Fakta Research

Informasi Latar Belakang :


Perkembangan teknologi informasi di Indonesia mengikuti perkembangan perusahaan
yang bergerak dalam bidang bisnis perhotelan.Sebagaimana diketahui bahwa makin cepatnya
suatuhotel dalam melayani tamu dalam hal proses reservasi,check in serta check out
akanmeningkatkan kepuasan tamu hotel.Dengan adanya perkembangan system informasi
yang berbasis computer akan menjawab berbagai masalah khususnya dalam hal proses
reservasi,checkin serta check out.Selain itu dengan teknologi tersebut juga akan meningkatkan
operasionalinternal departemen karna data dapat diolah dengan cepat dan akurat sehingga
menghasilkansuatu informasi yang bermanfaat bagi pebisnis hotel

Strategi Pemasaran :
1. Tawarkan pengalaman unik kepada calon tamu
2. Jangan pernah perang harga
3. Aktif di media sosial
4. Lakukan kerjasama dengan aggregator perjalanan wisata
5. Temukan ceruk pasar yang cocok dengan hotel Anda dan dominasi ceruk tersebut
6. Gunakan kekuatan email marketing
7. Fokus pada repeat guest
8. Berikan pelayanan kepada tamu layaknya keluarga
9. Retarget (target ulang) calon tamu potensial
10. Mintalah saran dari tamu Anda
11. Buat blog untuk hotel Anda

Tren teknologi merevolusionerkan industri perhotelan :


1. Cloud / Software sebagai Layanan (SaaS)
Perangkat lunak yang dikirim sebagai layanan, daripada diadakan di premis sudah menjadi topik
teknologi utama dan meskipun konsep baru di sektor perhotelan, itu sudah menjadi berita besar.
Di Informasikan 85% dari pertanyaan yang kami lihat dari perusahaan perhotelan dan hotel
termasuk pandangan serius pada komputasi awan. Ada dua faktor utama di balik ini.
2. Mobilitas
Seluler adalah wajah baru komputasi karena perangkat seperti tablet dan ponsel cerdas
merevolusi cara kita berinteraksi dengan teknologi. Perhotelan tidak terkecuali pada revolusi ini,
dalam beberapa kasus memimpin perang.

Sering ada harapan bahwa karena hotel, menurut sifatnya, entitas tetap, teknologi seluler
mungkin memiliki dampak minimal. Namun, mitos ini telah benar-benar dibiarkan sebagai
tablet, ponsel, smartphone dan laptop telah menjadi alat penting di kedua sisi meja check-in.
3. Sosial
Media sosial memiliki dampak besar pada industri perhotelan. Penasihat Perjalanan telah
menjadi salah satu sumber informasi utama bagi orang-orang yang meneliti hari libur, hotel, dan
fasilitas rekreasi. Sementara itu, alat sosial yang lebih baru seperti Facebook atau Twitter dengan
cepat menjadi sama berpengaruh. Untuk setiap hotel untuk tidak setidaknya memantau media
sosial sama saja dengan rela terbang buta.
4. Sistem yang dipersonalisasi
Pelanggan mengharapkan pengalaman mereka di dalam sebuah hotel untuk sepenuhnya
dipersonalisasi kepada mereka: dari pesan selamat datang di layar televisi dan preferensi
makanan untuk layanan tambahan seperti pelatihan pribadi atau bunga di ruangan.
5. Integrasi
Hotel memiliki banyak fungsi – dari akomodasi dan katering acara hingga fasilitas khusus seperti
golf atau spa kesehatan. Masing-masing bidang ini, secara tradisional, mengoperasikan sistem
perangkat lunak individual. Sementara pendekatan ini telah memberikan fungsionalitas tertentu,
itu juga menyebabkan silo informasi.

6. Globalisasi
Tren utama terakhir saat ini di industri perhotelan adalah globalisasi.. perusahaan perhotelan
perlu mengadopsi pendekatan manajemen yang berbeda untuk bertahan hidup dan berkembang
di tengah tingkat ketidakpastian ekonomi yang tinggi. Ketika perdagangan dan bisnis
internasional berkembang, tidak diragukan lagi bahwa hubungan internasional akan menjadi
lebih penting untuk industri hotel. Ini berarti bahwa sistem teknologi yang digunakan – terutama
yang ada dalam rantai besar – harus memperhitungkan perspektif global.
1. Siapa yang melakukan setiap prosedur didalam sistem?
2. Prosedur seperti apa yang dilakukan? Apa sistem ini lebih efesien?
3. Dimana sistem baru pada hotel ini dilakukan?
4. Kapan Prosedur seperti ini dilakukan?
5. Mengapa dengan menerapkan sistem baru yang terkomputerisasi proses pencarian data
akan lebih mudah?
6. Bagaimana cara menggunakan prosedur tersebut? Mungkinkah dengan cara tersebut
lebih efesien, atau biaya yang lebih sedikit di bandingkan dengan beberapa cara lain?