Anda di halaman 1dari 4

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UTAMA)

TAHUN AKADEMIK 2019/2020

Mata Kuliah : MSDM II


Dosen : DR. ALI ZAENAL ABIDIN, ST, MM
Fakultas : EKONOMI MENEJEMEN
Semester : IV
Kelas : 04SMJE042, R. 638
Waktu Ujian : 90 menit
Sifat : Close Book
Hari/Tanggal : Maret 2020

Jawab secara singkat dan jelas

1. Bagaimana cara mengatasi permasalahan pengangguran akibat dari kemajuan teknologi global?
2. Apakah itu analisa jabatan? Kenapa analisa jabatan itu penting
3. Apakah itu evaluasi pekerjaan? Kenapa evaluasi pekerjaan itu penting?
4. Menurut anda apakah bonus demografi menjadi keuntungan ataukah menjadi kerugian bagi
Indonesia dengan besarnya pencari kerja? Jelaskan jawaban anda!
5. Masalah utama adalah masalah produktivitas dan keahlian buruh bila berkaitan dengan upah
kerja. Menurut anda bagaimana mengatasinya agar tercipta SDM unggul?

***Selamat mengerjakan sendiri***

Jawaban :
1. -. Melakukan pelatihan bagi pekerja yang terdampak
Pekerja yang menjadi pengangguran akibat dari munculnya teknologi baru ini harus
mendapatkan pelatihan, agar pekerja ini dapat memiliki ketrampilan yang dapat
digunakan untuk mencari atau membuka lapangan kerja baru.

-. Membuka lapangan kerja baru yang padat karya


Pemerintah perlu membuka program padat karya untuk memberikan pekerjaan bari bagi
mereka yang terdampak. Misalnya dengan menyelenggarakan program perbaikan jalan.
-. Meningkatkan kualitas pendidikan
Agar angkatan kerja tidak mudah terdampak oleh penerapan teknologi baru, pendidikan
perlu ditingkatkan. Pekerja dengan pendidikan tinggi lebih mudah beradaptasi dengan
adanya teknologi baru dibanding dengan pekerja yag berpendidikan rendah.

- Menyediakan kredit pinjaman modal


Salah satu penyebab pengangguran teknologi adalah karena tidak adanya modal bagi
pekerja untuk mengadopsi teknologi baru tersebut. Dengan menyediakan kredit pinjaman lunak,
maka adopsi teknologi bisa lebih mudah dilakukan.

2. Dalam bahasa Inggris, Analisis Jabatan dikenal dengan istilah “Job Analysis”, dalam
bahasa Indonesia biasa diterjemahkan langsung menjadi Analisis Pekerjaan. Analisis
Jabatan ini adalah salah satu fungsi penting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat.
Karena Job Analysis/Analisa Jabatan meliputi pengumpulan dan pencatatan data terkait
pada pekerjaan serta jabatan seperti pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan
untuk melakukan pekerjaan, tugas serta tanggung jawab, kualifikasi pendidikan serta
pengalaman yang dibutuhkan serta karakteristik dan emosional yang dibutuhkan untuk
melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang diinginkan dari manajemen perusahaan.

3. Evaluasi kinerja atau penilaian prestasi karyawan yang adalah ”penilaian prestasi kerja
(Performance Appraisal) adalah suatu proses yang digunakan pimpinan untuk
menentukkan apakah seorang karyawan melakukan pekerjaannya sesuai dengan tugas
dan tanggng jawabnya.

=Meningkatkan Saling pengertian antara karyawan tentang persyaratan kinerja.

=Mencatat dan mengakui hasil kerja seorang karyawan, sehingga mereka termotivasi untuk
berbuat yang lebih baik, atau sekurang-kurangnya berprestasi sama dengan prestasi yang
terdahulu.

=Memberikan peluang kepada karyawan untuk mendiskusikan keinginan dan aspirasinya


dan meningkatkan kepedulian terhadap karier atau pekerjaan yang di embannya sekarang.

=Mendefinisikan atau merumuskan kembali sasaran masa depan, sehingga karyawan


termotivasi untuk berprestasi sesuai dengan potensinya.

=Memeriksa rencana pelaksanaan dan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan


pelatihan, khusus rencana diklat, dan kemudian menyetujui rencana itu jika tidak ada hal-hal
yang perlu diubah.

4. bonus demografi juga bisa menjadi bumerang yang justru memberikan efek domino bagi
bangsa Indonesia. Banyaknya penduduk usia kerja tidak selalu mendatangkan
keuntungan tapi juga bisa mendatangkan masalah. Pengangguran merupakan masalah
awal yang ditimbulkan dari bonus demografi tersebut. Ketika jumlah pencari kerja yang
banyak tidak diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja yang bisa menampung
seluruh tenaga kerja, yang terjadi selanjutnya adalah tidak terserapnya tenaga kerja
tersebut yang mengakibatkan terjadinya pengangguran. Banyak faktor yang
menyebabkan tenaga kerja tersebut tidak terserap dengan baik, diantaranya disebabkan
karena terbatasnya lapangan kerja dan tingkat keterampilan atau kemampuan pekerja
yang kurang.

5. Sebuah perusahaan yang hebat tentu membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
hebat pula. Pada masa sekarang ini, persaingan bisnis semakin ketat, maka produktivitas
SDM harus ditingkatkan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan. Untuk itu,
program pelatihan dan pengembangan SDM harus dilaksanakan agar dapat mengatasi
permasalahan ini. Berikut adalah jenis-jenis pelatihan dan pengembangan SDM yang
bisa Anda lakukan. Skill Training (Pelatihan Keahlian)

Pelatihan keahlian atau skill training merupakan jenis pelatihan yang sering dilakukan pada setiap
perusahaan. Program skill training relatif sederhana seperti menilai kebutuhan atau kekurangan dan
kemudian diidentifikasi melalui penilaian yang teliti.

Retraining (Pelatihan Ulang)

Pelatihan ulang atau retraining yaitu memberikan keahlian yang dibutuhkan oleh karyawan untuk
menghadapi tuntutan kerja yang berubah-ubah. Melalui hal ini, karyawan dapat lebih percaya diri
dalam menyelesaikan pekerjaan.

Cross Functional Training

Cross functional training atau pelatihan lintas fungsional adalah pelatihan yang melibatkan
karyawan untuk melakukan aktivitas kerja dalam bidang lainnya selain pekerjaan yang ditugaskan.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan juga sinergitas antara fungsional satu
dengan lainnya.

Team Training (Pelatihan Tim)

Pelatihan tim dilakukan dengan bekerja sama yang terdiri dari sekelompok individu untuk
menyelesaikan pekerjaan demi tercapainya tujuan bersama dalam sebuah tim kerja. Pelatihan tim
biasanya dilakukan di luar ruangan dengan menerapkan beberapa permainan namun tidak jarang
pelatihan tim juga dilakukan di dalam kantor.

Language Training

Pelatihan Bahasa menjadi penting karena di masa depan atau bahkan saat ini beberapa perusahaan
lokal sudah terhubung dengan perusahaan asing. Dengan adanya pelatihan bahasa maka karyawan
dapat meningkatkan komunikasi bahasa asing dan dapat memberikan value tambahan pada
karyawan.

Technology Training

Beberapa perusahaan atau fungsi pasti menerapkan teknologi. Misalnya saja digital marketing,
developer,dan juga administrasi. Pelatihan teknologi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas
dan keahlian karyawan.
Pelatihan kreativitas atau creativity training yaitu pelatihan dengan memberikan peluang untuk
mengeluarkan gagasan sebebas mungkin berdasarkan pada nilai rasional. Gagasan tersebut nantinya
dapat dikembangkan untuk membangun perusahaan yang lebih baik.