Anda di halaman 1dari 4

Trigger Case Kasus Bedah

Untuk absen 1-2


An. T umur 10 bulan dirawat di Rumah Sakit sejak 2 hari yang lalu,
karena menderita Hidrosepalus. An. T menderita penyakit ini sudah 6
bulan yang lalu.
Pada saat dilakukan pengkajian pada hari ini data yang diperoleh dari
orang tuanya yaitu Ny. M umur 25 tahun : An. T tidak dapat
beraktifitas dengan baik, dia hanya menggerakkan tangannya saja,.
Data lain : mata terlihat seperti matahari tenggelam, banyak
menangis, matanya kadang melirik ke kanan kiri atas dan bawah,
tubuhnya kecil dan kurus, kesulitan pencapaian ketrampilan pada
kelompok usia, penurunan respon, afek datar, posisi selalu tetap
selama tidak dirubah orang tua, pergerakan lambat, minimnya
pergerakan. Terlihat bagian pantat mengalami kemerahan dan
kering, sebagian kulitnya juga mengalami kematian jaringan.
Hasil pemeriksaan fisik tanda-tanda vital RR 40 x/mnt, suhu 37,5
derajat C, N 100 x/mnt dan suhu 37,3 C. Rencana mau dilakukan
tindakan operasi pembuatan shunt.
Ny. M berharap anaknya bisa segera sembuh kembali seperti anak
seusianya. Untuk kebutuhan sehari-hari semua aktifitas An. T dibantu
oleh ibunya.
Untuk absen 3-4
Nn. M umur 23 tahun datang ke UGD Rumah Sakit pada tanggal 05
Juli 2020 dengan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak 1 minggu
yang lalu, nyeri dirasakan hilang timbul, bertambah saat
membungkuk ataupun duduk dan berkurang jika berbaring, dan
dirasakan menjalar keseluruh bagian perut yang lain. Pasien juga
sering merasa panas dingin sejak 1 minggu yang lalu bersamaan
dengan munculnya nyeri perut, demam dirasakan tidak terlalu tinggi,
berkeringat tetapi tanpa disertai kejang dan menggigil. BAB tidak
lancar sejak 5 hari yang lalu, terasa ingin BAB namun tidak keluar.
Keluhan perut melilit dan mencret sebelumnya disangkal. Awalnya
sebelum nyeri perut kanan bawah muncul pasien mengeluh nyeri
dibagian ulu hatinya disertai keluhan mual dan muntah setiap masuk
makanan dan minum. BAK tidak ada keluhan. Haid teratur dan tidak
pernah merasakan nyeri saat haid. Pasien mengaku memiliki
kebiasaan makan makanan yang pedas dan asam. Setelah dilakukan
pemeriksaan pasien didiagnosa medis apendisitis.
Saat Pengkajian hari ini Nyeri masih hilang timbul pada perut kanan
bawah dengan keluhan tambahan : Demam, mual, muntah, nafsu
makan berkurang, sulit BAB. Tekanan Darah : 120/70 mmHg, Nadi :
80 x/mnt, RR : 22 x/mnt, Suhu : 37,8 o C. Pasien belum pernah
merasakan sakit seperti ini sebelumnya. Pasien memiliki riwayat
penyakit maag.
Hasil Laboratorium : Hb 10,5 g/dL, LED 28 mm/jam, Leukosit
19.800/ul, Hitung jenis Limfosit : 8,1, Monosit : 5,0, Granulosit : 86,9,
Trombosit 341.000. Obat yang diberikan Inj Gentamisin 2x 80 mg,
Metronidazol infuse 3×500 mg, Inj Ranitidin 2x 1 amp, Paracetamol
3×500 mg.
Penanggung jawab pasien Ny. S umur 55 tahun pekerjaan sebagai ibu
rumah tangga.
Untuk absen 5-6
Sdr MN umur 25 tahun pekerjaan karyawan swasta, dirawat di
Rumah Sakit post kecelakan kendaraan bermotor satu hari yang lalu.
Saat dilakukan pengkajian pada hari ini didapatkan data : pasien
mengeluh nyeri pada kaki kanan, bengkak dan tidak dapat digerakan,
skala nyeri 7 dari skala nyeri 10. Saat di IGD pasien mendapat
penanganan pemasangan infus ditangan kiri dan mendapat obat
pereda nyeri. Hasil pemeriksaan tanda vital suhu 38 derajat C, Nadi
84 x/mnt, RR 20 x/mnt, TD 110/70 mmHg. Semalam klien
mengatakan tidak bisa tidur karena merasakan nyeri yang sering
muncul, tidur hanya 3 sampai 4 jam saja dan sering terbangun, wajah
terlihat kusut. Semua aktifitas nya dibantu oleh ibunya. Klien
mengatakan baru pertama kali kecelakaan yang mengakibatkan
fraktur.
Hasil pemeriksaan foto rontgen : terdapat fraktur pada 1/3 distal
tibia fibula dextra. Pemeriksaan laboratorium : Hb 12 gr/dl, leukosit
15.000.
Hari ini pasien rencana akan dilakukan operasi pemasangan pen.
Pasien mengatakan cemas karena baru pertama kali menjalani
operasi. Dia berharap setelah operasi kondisi nya membaik dan
cepat pulih kembali.
Selama di rumah sakit penanggung jawab klien adalah ibunya yaitu
Ny. S umur 45 tahun dengan pendidikan SMA, pekerjaan sebagai ibu
rumah tangga.
TUGAS:
1. Buat LP terlebih dahulu
2. Buat Asuhan Keperawatan minimal 3 hari pengelolaan
3. LP dan Askep dikonsulkan kepada dosen pembimbing