Anda di halaman 1dari 26

LK-5.

PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

ON-1

Tujuan Kegiatan:
Mereviuw bahan pembelajaran dari unit materi pembelajaran dan mengembangkan penyusunan rencana
pelaksanaan pembelajaran.

Langkah Kegiatan:
1. Pengembangan Pembelajaran
a Peserta mengkaji sistematika penyusunan RPP berorientasi HOTS (LK-5)
b RPP disusun secara individu sesuai dengan jenjangnya berdasarkan pada LK-3 yang telah
dikerjakan pada kegiatan IN-2
c Melengkapi RPP dengan penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan.
d Penilaian pengetahuan memasukkan soal-soal HOTS yang telah disusun pada LK-4 di kegiatan IN-
2.
e Menyusun Bahan Ajar dan dilampirkan pada RPP.
2. Desain Pembelajaran Unit ke-2
a. Mendesain pembelajaran pada Lembar Kerja (LK-3) dengan ketentuan (110’):
1. Unit pembelajaran ke-2 didesain untuk digunakan pada ON
2. Guru kelas (tematik terpadu):
 mendesain pembelajaran dengan memadukan minimal dua mata pelajaran yang
akan dilaksanakan pada On-3.
 Jika pada On-3 muatan mata pelajaran yang akan diajarkan tidak ada unit
pembelajarannya maka guru harus mengembangkan sendiri muatan mata pelajaran
tersebut dan dipadukan dengan muatan mata pelajaran yang ada unit
pembelajarannya.
3. Desain Penilaian Pembelajaran
a Mengembangkan penilaian pembelajaran berdasarkan KD pada unit pembelajaran yang
terpilih pada LK-4.
b Menyusun soal HOTS dengan menggunakan LK-4 dengan langkah kegiatan sebagai
berikut:
1. Menyusun kisi-kisi soal pada LK-4.a
2. Menyusun soal pilihan ganda pada LK-4.b
3. Menyusun soal uraian pada LK-4.c
1.

1
LK-5 PENGEMBANGAN RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMK Bhakti Indonesia Medika Mojokerto
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/Ganjil
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Topik : Permutasi

A. Kompetensi Inti (KI):


1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
3. Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Menganalisis aturan pencacahan (aturan  Menjelaskan aturan pencacahan (aturan
penjumlahan, aturan perkalian, permutasi penjumlahan, aturan perkalian, permutasi,
dan kombinasi) melalui masalah kontekstual dan kombinasi) melalui masalah kontekstual.
 Menentukan hasil aturan pencacahan bentuk
permutasi
 Memecahan masalah kontekstual melalui
aturan pencacahan (aturan penjumlahan,
aturan perkalian, permutasi dan kombinasi).
4.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang  Menyajikan masalah kontekstual ke dalam
berkaitan dengan kaidah pencacahan (aturan bentuk model matematika yang berkaitan
penjumlahan, aturan perkalian, permutasi dengan kaidah pencacahan
dan kombinasi)
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan kaidah pencacahan yaitu aturan
2
permutasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengamati, berdiskusi dan menggali informasi dengan mengunakan pendekatan scientific
learning dalam pembelajaran aturan pencacahan ini diharapkan peserta didik dapat:
 menjelaskan aturan pencacahan (aturan penjumlaha, aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi) melalui
masalah kontekstual.
 menentukan hasil aturan pencacahan bentuk permutasi
 memecahan masalah kontekstual melalui aturan pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,
permutasi dan kombinasi).
 menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan kaidah pencacahan yaitu aturan permutasi.
dengan penuh rasa ingin tahu, kerjasama dan teliti.

D. Materi Pembelajaran
 Motivasi (salah satu motivasi)
Tahukah Anda ?

Setelah mempelajari materi ini , tentu akan mudah menyelesaikan permasalahan diatas, serta
permasalahan sehari – hari.

3
 Peta Konsep

 Materi Prasyarat
Materi Prasyarat untuk mempelajari materi kaidah pencacahan dan peluang adalah :
a) Jenis - jenis bilangan (Bilangan Bulat, Genap, Ganjil, Real, dsb )
b) Operasi Bilangan (Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian dan Pembagian)
c) Himpunan (pengelompokan)

 Materi Inti
1) Permutasi
Permutasi dari sekumpulan unsur yang berbeda adalah cara penyusunan unsur-unsur tersebut dengan
memperhatikan urutannya.
Permutasi n unsur adalah banyaknya susunan terurut yang berbeda dari unsur-unsur tersebut.
Beberapa bentuk-bentuk permutasi yang ada :
 Permutasi dari unsur yang berbeda
Banyak permutasi k unsur yang diambil dari n unsur yang tersedia adalah :

n!
n Pk =
(n−k)! dengan

 Permutasi beberapa unsur yang sama

4
Banyak permutasi dari n unsur yang tersedia jika terdapat k 1 unsur yang sama, k 2 unsur

yang sama, ... k n unsur yang sama adalah :

n!
P=
k 1 ! k 2 !k 3 !...k 4 ! dengan

 Permutasi Siklis
Jika tersedia n unsur yang berbeda, maka banyaknya permutasi siklis dari n unsur itu, adalah :
Psiklis =( n−1) !

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran koperatif (cooperative
learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based learning).

F. Media Pembelajaran
Media/Alat :
 Worksheet atau Lembar Kerja Peserta Didik
 Slide Presentasi (PPT)
 Lembar Penilaian
 Laptop + LCD
Bahan :
 Alat Tulis + papan tulis
 Kertas Warna

G. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)


Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-
hari.
5
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
  Permutasi
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 60 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Permutasi dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
  Menayangkan slide presentasi PPT tentang soal/ masalah.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Permutasi
● Pemberian contoh-contoh materi Permutasi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari
media interaktif, dsb
→ Membaca.
  Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Permutasi
→ Menulis
  Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Permutasi
→ Mendengar
  Pemberian materi Permutasi oleh guru.
→ Menyimak
  Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
  Permutasi
   
  untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
  Permutasi
   
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang
bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
  Mengamati dengan seksama materi Jarak antara Titik dan Titik yang sedang dipelajari

6
dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
  Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Permutasi yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
  Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Permutasi yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
  Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Permutasi yang telah disusun dalam
daftar pertanyaan kepada guru.
   

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
  Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Permutasi
→ Mengumpulkan informasi
  Mencatat semua informasi tentang materi Permutasi yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

→ Mempresentasikan ulang
  Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Permutasi sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
  Permutasi
   
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR


processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
  Permutasi
   
→ Mengolah informasi dari materi Permutasi yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan
pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Permutasi
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

7
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
  Permutasi
   
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal
yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Permutasi berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
  Permutasi
   
→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Jarak antara
Titik dan Titik dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Permutasi yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.
   
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
  Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
  Permutasi
   
→ Menjawab pertanyaan tentang materi Permutasi yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Permutasi yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Permutasi yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Permutasi berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Permutasi yang baru dilakukan. Dalam hal ini juga mengkonfirmasi
jawaban siswa dengan jawaban yang benar yang ditampilkan di slide presentasi PPT.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Permutasi yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Permutasi
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Permutasi kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.

H. Sumber Belajar

8
 Buku penunjang kurikulum 2013 mata pelajaran Matematika Wajib kelas XII
kemendikbud,tahun 2018
 Pengalaman peserta didik dan guru
 Manusia dalam lingkungan, misal : guru, warga sekolah
I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
1) Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang
Jumla Skor Kode
No Nama Siswa Dinilai
h Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 ... ... ... ... ... ... ...
2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 4 x 4 = 16
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 16 : 4 = 68,75
4. Kode nilai diperoleh = skor sikap x 25 = 100
Predikat kode nilai
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian
yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format
penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Kadang- Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya
Kadang Tidak Skor Sikap Nilai
1 Selama diskusi, saya ikut
serta mengusulkan
ide/gagasan.
9
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan
kesempatan untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam
3 membuat kesimpulan hasil
diskusi kelompok.
4 ...

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 2, Kadang-Kadang = 1 dan Tidak = 0
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 2 = 8
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (8 : 8 ) x 100 = 100
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan
keterampilan

-
-
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama
halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian,
membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format
penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...
Jumla Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
h Skor Sikap Nilai
Mau menerima pendapat
1
teman.
Memberikan solusi terhadap
2
permasalahan.
Memaksakan pendapat sendiri
3
kepada anggota kelompok.
4 Marah saat diberi kritik.
5 ...

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 1 dan Tidak = 0 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 0 dan Tidak = 1
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 1 = 5
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (5 : 5) x 100 = 100
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

10
- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog

Penilaian Aspek Percakapan


Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai
1 2 3 4 Skor Sikap Nilai

1 Intonasi

2 Pelafalan

3 Kelancaran

4 Ekspresi

5 Penampilan

6 Gestur

-
-
-
- Penugasan (Lihat Lampiran)
Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.

c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian
keterampilan berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
Kuran
Sangat Tidak
No Aspek yang Dinilai Baik g
Baik Baik
Baik

Kesesuaian respon dengan


1
pertanyaan

2 Keserasian pemilihan kata

Kesesuaian penggunaan tata


3
bahasa

4 Pelafalan
11
Kriteria penilaian (skor)
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Kurang Baik
1 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal
dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai SB B KB TB

1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan

3 Kemampuan mengolah kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah

4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Kurang Baik
1 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal
dikali skor ideal (100)

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai SB B KB TB

4 = Sangat Baik
12
3 = Baik
2 = Kurang Baik
1 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal
dikali skor ideal (100)

2) Instrumen Penilaian (terlampir)


a) Pertemuan Pertama
b) Pertemuan Kedua
c) Pertemuan Ketiga
d) Pertemuan Keempat (Ulangan Harian/Hasil Belajar)

J. Remedial dan/atau Pengayaan


1) Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan di luar kegiatan pembelajaran (soal terlampir)
CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Bentuk
Nilai Indikator yang Nilai Setelah
No Peserta Tindakan Keterangan
Ulangan Belum Dikuasai Remedial
Didik Remedial
1
2
3
dst

2) Pengayaan
Bagi peserta didik yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal , guru memberikan nasihat agar tetap
rendah hati. Guru memberikan soal pengayaan dengan menyelesaian beberapa soal dari UN, Olimpiade
atau HOTS (terlampir):

Mengetahui, Mojokerto, 6 Desember 2019


Kepala SMK BIM Mojokerto Guru Mata Pelajaran,

Ina Dwi Wijayanti, S.E. Yeni Anggraeni, S.Pd.


13
KISI-KISI PENULISAN SOAL

PROSES KOGNITIF
Kompetensi Bahan LEVEL No
NO Materi Indikator soal
Dasar/Indikator Kelas KOGNITIF DIMENSI KATA KERJA Soal

Disajikan dua kasus berbeda berkaitan


Aturan dengan rute perjalanan, peserta didik
L3
Penjumlahan atau dapat membandingkan kedua kasus C5 Membandingkan 1  
(Penalaran)
Perkalian tersebut sebagai aturan penjumlahan atau
perkalian yang digunakan

Disajikan beberapa masalah atau kasus,


peserta didik dapat membandingkan
Permutasi atau L3
kedua kasus tersebut sebagai aturan C5 Membandingkan 2  
Kombinasi (Penalaran)
permutasi atau kombinasi yang
Menganalisis digunakan
aturan
pencacahan Disajikan persamaan yang memuat
(aturan kombinasi, peserta didik dapat L3
Kombinasi C5 Membuktikan 3  
penjumlahan, membuktikan persamaan tersebut benar (Penalaran)
1 XII
aturan perkalian, atau salah.
permutasi dan
kombinasi) Disajikan persamaan permutasi, peserta
L3
melalui masalah Permutasi dapat membuktikan persamaan tersebut C5 Membuktikan 1  
(Penalaran)
kontekstual dengan nilai n

Disajikan permasalahan susunan kata


sandi, peserta didik dapat menentukan
Aturan Perkalian L3
persamaan susunan kata sandi yang C5 Menentukan 2  
dan Kombinasi (Penalaran)
dapat dibentuk dengan kombinasi dan
aturan perkalian

Disajikan permasalahan pembagian jam


Kaidah kerja, peserta didik dapat merencanakan L3
C6 Merencanakan 4  
Pencacahan komposisi jam kerja dengan (Penalaran)
menggunakan aturan kaidah pencacahan.
14
Disajikan data jenis buku, peserta didik
dapat menentukan hasil susunan buku L3
Aturan Perkalian C5 Menentukan 3  
sesuai dengan kaidah pencacahan aturan (Penalaran)
perkalian

Disajikan permasalahan yaitu isi roti


bakar dengan 2 isi utama dan 5 isi
tambahan , peserta didik dapat L3
Permutasi C5 Menentukan 4  
menentukan banyaknya jenis roti sesuai (Penalaran)
dengan aturan kaidah penacacahan
permutasi
Menyelesaikan Disajikan permasahan susunan
masalah Aturan Perkalian penempatan untuk berfoto, peserta didik L3
kontekstual yang C5 Menentukan 5  
dan Kombinasi dapat menentukan hasil banyaknya posisi (Penalaran)
berkaitan dengan berfoto yang dapat dilakukan.
kaidah
2 pencacahan XII Disajikan 5 unsur dengan masing unsur
(aturan memuat n jumlah, peserta didik dapat
L3
penjumlahan, Aturan Perkalian merancang hasil susunan dari 5 unsur C6 Merancang 6  
(Penalaran)
aturan perkalian, tersebut dengan kaidah pencacahan
permutasi dan aturan perkalian
kombinasi)
Disajikan rute perjalanan, peserta didik
dapat merancang hasil susunan rute
Aturan Perkalian L3
perjalanan yang dapat dibuat sesuai C6 Merancang 7  
dan Penjumlahan (Penalaran)
dengan kaidah pencacahan aturan
perkalian dan aturan penjumlahan

Disajikan data posisi pemain sepak bola,


peserta didik dapat merancang dan
Aturan Perkalian menentukan hasil susunan pemain sepak L3
C6 Merancang 5  
dan Kombinasi bola yang dapat dibuat sesuai dengan (Penalaran)
kaidah pencacahan aturan perkalian dan
kombinasi

15
16
PENILAIAN HARIAN
SUB MATERI : KAIDAH PENCACAHAN
WAKTU : 80 menit
Kompetensi Dasar :
3.3 : Menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian, permutasi dan kombinasi) melalui masalah
kontekstual
4.3 : Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kaidah pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,
permutasi dan kombinasi)

PETUNJUK :
1. Tulislah nama, kelas pada lembar yang tersedia, jangan lupa berdo’a serta kerjakan dengan penuh keyakinan dan tanggung
jawab.
2. Bentuk soal terdiri dari Pilihan Ganda dengan 5 pilihan jawaban dan Uraian (Essay)
3. Bentuk soal Pilihan Ganda, beri tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E yang menurut Anda merupakan jawaban yang
paling tepat , sertakan penyelesaiannya pada kolom yang disediakan
4. Bentuk soal Uraian (Essay), tulis penyelesaiannya pada lembar yang disediakan.
5. Selamat bekerja semoga sukses

NAMA : ………………………………………………
KELAS : ………………………………………………

A. PIILIHAN GANDA

NO SOAL PENJELASAN /PENYELESAIAN

1. Tentukan nilai n jika diketahui persamaan berikut :


10 P n4 =Pn5
A. 10
B. 11
C. 12
D. 13
E. 14
2. Suatu kata sandi yang terdiri atas 3 huruf hidup
berbeda dan 3 angka berbeda dengan susunan bebas,
akan disusun dari 5 huruf hidup dan angka 0, 1, 2, 3,
4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Banyak kata sandi yang dapat
disusun adalah …

A. C53 ×C 10
3

B. C53 ×C 10
3 ×3 !×3!

C. C53 ×C 10
3 ×6 !

D. (C53 +C10
3 )×6 !

E. (C53 +C10
3 )×3 !

3. Seorang mahasiswa akan meminjam buku tentang


optik, kalor, gaya dan mekanika di perpustakaan. Di
perpustakaan yang dikunjunginya, ia menemukan
beberapa macam buku dari jenis buku yang ia
perlukan.

Berikut ini data buku yang ada di perpustakaan


tersebut.

17
No Jenis Banyak
Buku Macamnya
1. Optik 5
2. Kalor 3
3. Gaya 2
4. Mekanika 3

Jika mahasiswa tersebut hanya boleh meminjam satu


buku untuk setiap jenis yang diingikannya, berapa
banyak pilihan susunan buku yang dapat dipinjam oleh
mahasiswa tersebut.
A. 90 pilihan
B. 80 pilihan
C. 72 pilihan
D. 60 pilihan
E. 54 pilihan
4. Seorang penjual roti bakar menjual roti bakar dengan
dua macam isi yaitu cokelat dan selai kacang. Pembeli
dapat memesan roti bakar dengan isi tambahan.
Pembeli dapat memilih empat macam isi tambahan
yaitu keju, selai nanas, selai stroberi dan selai anggur.
Rini memesan sebuah roti bakar dengan dua macam
isi tambahan . Berapa banyaknya jenis roti bakar
berbeda yang dapat dipilih Rini ?
A. 4 jemis
B. 6 jenis
C. 8 jenis
D. 12 jenis
E. 24 jenis
5. Pak Tomo, Bu Tomo, dan empat anaknya akan berfoto
duduk sejajar dalam satu baris. Pak Tomo, Bu Tomo
dan anak bungsunya selalu duduk berdampingan.
Banyak posisi berfoto berbeda yang dapat dilakukan
adalah …
A. 144 cara
B. 360 cara
C. 720 cara
D. 1.080 cara
E. 2.160 cara
6. Erik suka sekali main skateboard. Dia mengunjugi
sebuah toko bernama SKATERSi untuk mengetahui
beberapa model.

Di toko ini dia dapat membeli skateboard yang


lengkap. Atau, ia juuga dapat membeli sebuah papan,
satu set roda yang terdiri atas 4 roda, satu set sumbu
yang terdiri atas dua sumbu, dan satu set
perlengkapan kecil untuk merakit skateboard sendiri.

Daftar barang dan model/jenis skatebiard di toko ini


sbb :

18
Toko itu menawarkan tiga macam papan, dua macam
set roda, dan dua macam set perlengkapan kecil.
Hanya ada satu macam set sumbu.

Berapa banyak skaterboard berebeda yang dapat


dibuat Erik ?
A. 6 macam
B. 8 macam
C. 10 macam
D. 12 macam
E. 22 macam
7. Kota A dan kota E dihubungkan oleh beberapa jalan
melalui kota B, kota C, dan kota D seperti pada
gambar berikut.

Jika Ali berangkat dari kota A ke kota E, banyak


alternatif jalan yang dapat dipilih adalah …
A. 9 macam
B. 12 macam
C. 14 macam
D. 21 macam
E. 36 macam

B. URAIAN

1. Perhatikan dua kasus berikut !


Kasus I
Seorang backpacker akan melakukan perjalanan dari kota A ke kota B. Dari kota A ke kota
B ada beberapa jenis angkutan yang dapat digunakan. Ada m travel , n kapal laut , dan k
pesawat terbang yang dapat dipilih. Ada berapa total cara berbeda untuk berangkat dari
kota A menuju kota B ?
Kasus II
Seorang backpacker akan melakukan perjalanan dari kota A ke kota B. Dari kota A ke kota
B ada 3 jenis angkutan yang bisa digunakan travel T1, travel T2 dan travel T3. Dari kota B

19
ke kota C ada 2 jenis angkutan yang bisa digunakan kapal laut KL1 dan KL2. Berapa
banyak cara berbeda untuk berangkat dari kota A ke kota C dengan melalui kota B ?
Dari kedua kasus tersebut bandingkan dengan cara tahap tahap penyelesaian sesuai
dengan kaidah pencacahan.

2. Perhatikan dua kasus berikut !


Kasus I
Kampung Seblak akan mengadakan kegiatan Peringatan 17 Agustus 2019. Jumlah warga
Kampung Seblak untuk remaja pemuda dan pemudi masing masing berjumlah 15 pemuda
dan 17 pemudi. Kepala kampung berinisiatif membentuk kepanitiaan 17 Agustus 2019 yang
terdiri dari 12 orang terdiri dari pemuda dan pemudi. Berapa banyak cara susunan panitia
yang bisa dibentuk oleh Kepala Kampung dari keseluruhan pemuda pemudi yang dimiliki ?
Kasus II
Kampung Seblak akan mengadakan pemilihan pengurus kampung yang terdiri atas Kepala
Kampung, Wakil Kepala , Sekretaris dan Bendahara . Panitia pemilihan pengurus telah
melakukan seleksi adminitrasi dan wawancara dari 20 pelamar. Proses terakhir adalah
voting terakhir oleh warga kampung Seblak, warga kampung Seblak akan memilih 6 orang
pelamar yang telah lulus tahap sebelumnya sesuai dengan kriteria. Berapa banyak susunan
pengurus kampung yang bisa dibentuk oleh panitia ?

Dari kedua kasus tersebut bandingkan dengan cara tahap tahap penyelesaian sesuai
dengan kaidah pencacahan.

3. Tunjukkan bahwa rC ( n ,r ) ≡nC ( n−1 ,r −1 )

4. Amir seorang mahasiswa yang bekerja paroh waktu. Ia bekerja di suatu tempat selama 9
jam per mingg. Dalam satu minggu ia bekerja hanya tiga hari. Jika ia bekerja paling sedikit
2 jam perhari. Rencanakan dengan membuat tabel berupa komposisi lama jam kerja Amir
yang mungkin selama 3 hari tersebut.

5. Seorang pelatih sepak bola mempunyai 18 orang pemain dengan perincian sebagai berikut.
No Posisi Banyak
Pemain
1. Kiper 2
2. Defender 6
3. Midfielder 6
4. Striker 4

Pelatih tersebut ingin menggunakan pola permainan 4-3-3. Berarti ia membutuhkan 1 orang
kiper, 4 orang defender, 3 orang midfielder, dan 3 orang striker untuk dimainkan. Berapa
banyak pilihan susuna pemain yang dapat diturunkan pelatih tersebut ?

PENYELESAIAN :

20
…………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………………………

PEDOMAN PENSKORAN

A. PILIHAN GANDA

NO URAIAN JAWABAN SKOR


1
10P n4 =Pn5
n! n!
10 =
(n−4 )! (n−5)!
n(n−1)(n−2)(n−3)(n−4 )! n(n−1)(n−2)( n−3)(n−4 )(n−5 )!
10 =
(n−4 )! (n−5 )!
10n(n−1)(n−2)(n−3)=n(n−1)(n−2)(n−3)(n−4 )
n(n−1)(n−2 )(n−3)(n−4 )
10=
n(n−1)(n−2 )(n−3)
10=(n−4 )
10+4=n
14=n 8
n = 14
Jadi pilihan jawaban adalah E
2. Pemahaman
Pemilihan 3 huruf dari 5 huruf dan 3 angka dari 10 angka , masing masing bebas.
Katas sandi yang akan terbentuk adalah 3 huruf dan 3 angka, penempatan bebas.
Melakukan analisis

kejadian 1 = Banyak cara memilih 3 huruf dari 5 huruf secara bebas maka C53
10
Kejadian 2 = Banyak cara memilih 3 angka dari 10 angka secara bebas maka C3
Kejadian 3 = banyak kata sandi yang terbentuk dari 3 angka dan 3 huruf, memperhatikan urutan

21
6
maka P6 =6 !
5 10
Banyak kata sandi yang tersusun = C3 ×C 3 ×6 !
Jadi pilihan jawaban adalah C
8
3. Pemahaman :
Banyak pilihan buku tentang optik = 5
Banyak pilihan buku tentang kalor = 3
Banyak pilihan buku tentang gaya = 2
Banyak pilihan buku tentang mekanika = 3
Menentukan susunan sesuai dengan kaidah pencacahan.
Banyak pilihan susunan buku yang dapat dipinjam = 5×3×2×3=90
Jadi banyak susunan buku yang dapat dipijam oleh mahasiswa tersebut adalah
90.
Jadi pilihan jawaban adalah 90 pilihan. 8
Pilihan Jawaban adalah A
4. Pemahaman :
Isi roti bakar ada 2 piihan yaitu cokelat atau selai kacang. Dan dua isi tambahan
dapat dipilih dari 4 pilihan, yaitu keju, selai nanas, selai stroberi, dan selai
anggur.
Banyak isi tambahan yang dapat dipilih merupakan kaidah pencacahan memilih
4
2 unsur dari 4 unsur secara acak, dengan kombinasi = C2
4! 4 ! 4×3 12
C24 = = = = =6
2 ! ( 4−2 ) ! 2 !2! 2 ! 2
Banyak jenis roti bakar ada 2 jenis atau pilihan.
Maka, menentukan hasil banyak jenis roti bakar sesuai dengan kaidah
4
pencacahan yaitu = 2×C 2 =2×6=12 8
Jadi terdapat 12 jenis roti berbeda yang dapat dipilih Rini.
Pilihan jawaban adalah D.
5. Pemahaman
Misalkan empat anak Pak Tomo adalah A, B, C, dan D sebagai anak bungsu
Pak Tomo, Bu Tomo, dan D selallu duduk berdampingan berarti dianggap satu
3
kelompok atau 1 kejadian. Banyak cara kejadian I adalah P3 .
Misal kejadian I adalah X.
4
Banyak cara duduk X, A, B, dan C = P4 , sebagai kejadian II
Karena kejadian I dan II saling mempengaruhi maka, banyak posisi foto adalah
=P33 ×P44
¿ 3 !×4 !
¿ 6×24 8
¿ 144
Jadi, banyak posisi foto berbeda yang dapat dilakukan adalah 144 cara.
Pilihan jawaban adalah A.
6. Pemahaman
Untuk membuat satu set skateboard lengkap diperlukan, satu papan, satu set
roda, satu set sumbu, dan satu set perlengkapan kecil.
Papan ada 3 pilihan
Set roda ada 2 pilihan
Set sumbu ada 1 pilihan
Set perlengkapan kecil ada 2 pilihan.
Menentukan susunan sesuai dengan kaidah pencacahan yaitu aturan perkalian
22
= 3×2×1×2=12 8
Jadi banyak skateboard berbeda yang dapat dibuat oleh Erik ada 12 macam.
Pilihan jawaban adalah D
7. Pemahaman
Alternatif jalan yang dapat dipilih Ali sebagai berikut.
a. Ali berangkat dari kota A melalui kota B dan kota E, lalu sampai di kota E.
b. Ali berangkat dari kota A melalui kota B dan kota D, lalu sampai di kota E
Melakukan analisa
a. Kejadian pertama = A – B – C – E, dengan aturan perkalian
b. Kejadian kedua = A – B – D – E, dengan aturan perkalian
c. Kejadian pertama dan kedua, tidak saling mempengaruhi maka K1 + K2
(aturan penjumlahan)
Menentukan hasil
a. Kejadian pertama = 3×2×2=12 macam
b. Kejadian kedua =3×3×1=9 macam
c. Alternatif jalan yang dapat dipilih =K 1+ K 2=12+9=21 macam 8

Jadi banyak alternatif jalan yang dapat dipilih Ali ada 21 macam.
Pilihan jawaban adalah D

TOTAL SKOR PILIHAN GANDA 56


(Jumlah Benar x 8 poin = 7 x 8 poin = 56 poin )

B. URAIAN

NO URAIAN JAWABAN SKOR


1. Berikut perbandingan cara penyelesaian dari kedua kasus tersebut.
Kasus I :
 Membuat rute perjalanan dalam bentuk diagram 1
 Dari diagram yang telah terbentuk, terlihat bahwa :
o Jika kita memilih travel maka tidak akan mempengaruhi angkutan
1
yang lain yaitu kapal laut dan pesawat.
o Jika kita memilih kapal laut maka tidak akan mempengaruhi travel
dan pesawat.
o Jika kita memilih pesawat maka tidak akan mempengaruhi travel 1

dan kapal laut


 Jadi andai memilih salah satu angkutan tidak akan mempengaruhi
angkutan yang lain. 0,5
 Karena antara kejadian satu dengan kejadian yang lain tidak
memngaruhi maka penyelesaian kasus ini dapat menggunakan
kaidah pencacahan jenis aturan penjumlahan
1
Kasus II :
 Membuat rute perjalanan dalam bentuk diagram
 Dari diagram yang telah terbentuk, terlihat bahwa :
o Ada dua rute yaitu dari kota A ke kota B dan dari kota B ke kota 1

C.
o Untuk rute kota A ke kota B, terdapat 3 travel. Pemilihan salah
satu travel tidak mempengaruhi travel yang lain
1
o Untuk rute B ke kota C, terdapat 2 kapal laut. Pemilihan salah
23
satu kapal laut tidak mempengaruhi kapal laut yang lain 0,5
 Untuk rute dari kota A ke kota C, pemilihan salah satu angkutan
mempengaruhi angkutan yang lain. 7 poin
 Karena antara kejadian pertama yaitu dari kota A ke kota B dan
kejadian kedua yaitu dari kota B ke kota C saling mempengaruhi
maka kasus ini dapat diselesaikan dengan menggunakan kaidah
pencacahan jenis aturan perkalian
SKOR TOTAL NO. 1
2. Berikut perbandingan cara penyelesaian dari kedua kasus tersebut.
Kasus I :
 Diketahui pemilihan panitia sebanyak 12 orang.
1
 Pemilihan tersebut dapat dipilih dari 15 pemuda dan 17 pemudi = 32
orang 1
 Urutan susunan panitia tidak diperhatikan
1
 Memilih 12 orang dari 32 orang
 Karena pemilihan tersebut tidak memperhatika urutan maka kasus 0,5
ini dapat diselesaikan dengan kaidah pencacahan jenis permutasi.
1
Kasus II :
 Diketahui pemilihan panitia dengan susunan Ketua, Wakil, 1
Sekretaris dan Bendahara = 4 unsur
1
 Pemilihan tersebut dipilih dari 6 orang atau 6 unsur.
 Urutan susunan panitia diperhatikan.
 Memilih 4 unsur dari 6 unsur. 0,5
 Karena pemilihan tersebut tidak memperhatika urutan maka kasus 7 poin
ini dapat diselesaikan dengan kaidah pencacahan jenis kombinasi.
SKOR TOTAL NO. 2
3. rC ( n ,r ) ≡nC ( n−1 ,r −1 )
Akan dibuktikan dari ruas kanan
=nC ( n−1 , r−1 )
( n−1 )!
=n
( r−1) !( n−1−( r−1 )) !
1
n ( n−1 )!
=
( r−1 )!( n−1−r+ 1) ! 1
1 n( n−1) !
= × 1
( r−1 )! ( n−r )!
r n(n−1) ! 1
= ×
r ( r −1) ! (n−r )!
r n! 2
= ×
r ! ( n−r )!
2
r ×n !
=
r !( n−r )! 1
n! 1
=r ×
r !( n−r )!
=rC ( n , r ) 10
Terbukti
Skor total no.3
24
4. Pemahaman
Amir bekerja selama satu minggu = 3 hari
Tiap hari = paling sedikit 2 jam 2
Satu minggu = 9 jam bekerja
Membuat tabel rencana :
Hari Kerja I II III Komposisi Jam Kerja
Jam Kerja Maksimal 2 2 2 hari I, hari II, Hari III
Komposisi tambahan 0 0 3 2 jam, 2 jam , 5 jam
jam kerja (3 jam) 0 3 0 2 jam , 5 jam , 2 jam 8
dalam seminggu 3 0 0 5 jam , 2 jam , 2 jam
0 1 2 2 jam, 3 jam, 4 jam
0 2 1 2 jam, 2 jam, 3 jam
1 0 2 3 jam, 2 jam , 2 jam
1 2 0 3 jam, 4 jam, 2 jam
2 0 1 4 jam, 2 jam, 3 jam
2 1 0 4 jam, 3 jam, 2 jam
0 1 1 2 jam, 3 jam, 3 jam
1 0 1 3 jam, 2 jam, 3 jam 10
1 1 0 3 jam, 3 jam, 2 jam
Dari tabel diperoleh 12 komposisi jam kerja hari I, hari II, dan hari III.

Skor Total No. 4


5. Pemahaman :
Pada formasi 4 – 3- 3 ada 1 kiper, 4 defender, 3 midfielder dan 3 striker .
Masing – masing posisi dipilih dari 2 orang kiper, 6 orang defender, 6 orang
mieldfender dan 3 orang striker. 2
Susunan pemain terdiri dari kiper, d efender , midfielder dan striker. Posisi
pemain mempengaruhi posisi yang lain.
Menganalisis :
Pemilihan masing masing posisi dipilih dari sekian orang secara acak, kaidah
pencacahan yang digunakan adalah kombinasi. 2
a. Pada posisi kiper, dipilih 1 orang dari 2 orang =
2! 2×1
C21 = = =2
1! ( 2−1 ) ! 1×1 pilihan 2
b. Pada posisi defender, dipilih 4 orang dari 6 orang =
6! 6! 6×5 30
C64 = = = = =15 2
4 ! ( 6−4 ) ! 4 !×2 ! 2×1 2 pilihan
c. Pada posisi midfielder, dipilih 3 orang dari 6 orang =
2
6! 6×5×4 120
C63 = = = =20
3 ! ( 6−3 ) ! 3! 6 pilihan
d. Pada posisi striker, dipilih 3 orang dari 4 orang =
4! 4! 4 2
C34 = = = =4
3! ( 4−3 ) ! 3!×1! 1 pilihan
Banyak pilihan susunan pemain 10
= posisi kiper x posisi defender x posisi midfielder x posisi striker
= 2×15×20×4=2400
Jadi, banyak pilihan susunan pemain yang dapat diturunkan pelatih tersebut ada 2.400
macam.
Skor Total No 5
TOTAL SKOR URAIAN 44

25
SKOR KESELURUHAN :
SKOR PILIHAN GANDA + SKOR URAIAN
= 56 poin + 44 poin
= 100 poin

26