Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS INTERAKSI TANAH-STRUKTUR

PONDASI TIANG GEDUNG CIPUTRA WORLD 1 TOWER 4


Christopher Tanjung
NIM 15010112

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan


Institut Teknologi Bandung

Abstrak: Analisis ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi tanah-struktur pada gedung
Ciputra World 1 Tower 4 di Jakarta Selatan. Pengaruh interaksi yang dianalisis adalah perubahan
periode struktur dan perubahan percepatan bangunan. Periode struktur dapat meningkat akibat
adanya interaksi inersial antara struktur atas dan struktur bawah karena adanya deformasi
perletakan struktur atas yang terjadi akibat gaya inersial seperti base shear dan base moment.
Percepatan struktur akibat beban gempa dapat tereduksi akibat adanya interaksi kinematik antara
struktur bawah dan struktur atas. Pada analisis ini, perubahan periode struktur akan dihitung
berdasarkan SNI 1726-2012, sedangkan perubahan percepatan struktur akibat beban gempa akan
dihitung berdasarkan FEMA 440 tahun 2005, NEHRP SSI 2012, dan studi Flores-Berrones dan
Whitman dan studi Caterino dkk tentang pile filtering effect.

Kata kunci: Interaksi tanah-struktur; Interaksi inersial; Interaksi kinematik

Pendahuluan
Interaksi tanah-struktur adalah analisis yang function pondasi rakit dapat digunakan
bertujuan menganalisis respon struktur, dalam analisis ini.
pondasi, dan tanah akibat free field motion
tertentu. Terdapat dua jenis interaksi tanah- Interaksi kinematik lain yang dianalisis
struktur, yaitu interaksi inersial dan interaksi adalah pile filtering effect, yaitu penyaringan
kinematik. gelombang gempa dengan frekuensi tinggi
sehingga hanya gelombang gempa dengan
Pada analisis ini, dilakukan permodelan frekuensi rendah yang diteruskan ke struktur.
kelompok pondasi tiang dan struktur Akibat penyaringan ini, terjadi reduksi
basement untuk mendapatkan kekakuan percepatan lateral. Pada analisis ini, besar
sistem basement dan pondasi yang akan reduksi yang terjadi dihitung berdasarkan
digunakan sebagai konstanta pegas lateral hasil studi yang dilakukan oleh Flores-
dan rotasional perletakkan struktur dalam Berrones dan Whitman dan hasil studi yang
analisis peningkatan periode struktur akibat dilakukan oleh Caterino dkk. Berdasarkan
interaksi inersial. studi yang dilakukan oleh Fan dkk, pengaruh
kelompok tiang dalam analisis reduksi
Pada analisis kinematik, diasumsikan bahwa percepatan lateral akibat pile filtering effect
pelat basement memiliki perilaku yang sama dapat diabaikan.
dengan pondasi rakit sehingga persamaan –
persamaan yang berlaku untuk menghitung Metode
reduksi percepatan lateral akibat base slab Berdasarkan tujuan dan ketersediaan data,
averaging, embedment effect, dan transfer metode yang digunakan adalah:
1. Mengolah data hasil investigasi tanah yang terjadi akibat beban inersial menjadi
lapangan untuk mendapatkan parameter sangat kecil.
tanah yang diperlukan dalam analisis ini.
2. Memodelkan kelompok pondasi pada Dari analisis interaksi kinematik yang
perangkat lunak Group 8.0 untuk dilakukan, didapatkan bahwa reduksi
mendapatkan kekakuan kelompok tiang. percepatan lateral yang terjadi akibat base
3. Memodelkan pelat basement dan slab averaging dan embedment effect tidak
kelompok tiang pada perangkat lunak signifikan, dan reduksi percepatan lateral
SAP 15.0 untuk mendapatkan matriks yang terjadi akibat transfer function juga
kekakuan sistem pelat basement dan tidak signifikan. Hal ini disebabkan dimensi
kelompok tiang. pondasi rakit yang ditinjau cukup besar, dan
4. Memodelkan struktur basement pada juga tanah pada lokasi proyek merupakan
perangkat lunak SAP 15.0 untuk tanah keras.
mendapatkan matriks kekakuan struktur
basement. Berdasarkan analisis pile filtering effect yang
5. Mengondensasi matriks kekakuan sistem dilakukan, tidak terjadi reduksi percepatan
pelat basement dan kelompok tiang dan lateral sama sekali. Hal ini disebabkan tanah
matriks kekakuan struktur basement keras pada lokasi proyek dan juga pondasi
untuk mendapatkan kekakuan sistem yang digunakan merupakan pondasi yang
basement dan pondasi. relatif kaku sehingga rasio kekakuan pondasi
6. Menghitung perubahan periode struktur tiang terhadap tanah menjadi relatif kecil.
akibat interaksi inersial berdasarkan SNI
1726-2012. Referensi
7. Menghitung reduksi percepatan lateral Applied Technology Council. 2005. FEMA 440
akibat interaksi kinematik pondasi rakit. Improvement of Nonlinear Static Seismic
Reduksi akibat base slab averaging dan Analysis Procedures. California: National
embedment effect dihitung berdasarkan Earthquake Hazards Reduction Program
FEMA 440 tahun 2005, sedangkan
Badan Standardisasi Nasional. 2012. Tata Cara
reduksi akibat transfer function dihitung
Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk
berdasarkan NEHRP SSI 2012. Struktur Bangunan Gedung dan Non-Gedung
8. Menghitung reduksi percepatan lateral (SNI 1726:2012). Jakarta: BSN
yang terjadi akibat pile filtering effect
berdasarkan hasil studi yang dilakukan Caterino, N., de Sanctis, L., Di Laora, R., dan
oleh Flores-Berrones dan Whitman dan Maddaloni, G. 2013. “Piles-Induced Filtering
hasil studi yang dilakukan oleh Caterino Effect Action and Its Effect on The Seismic
dkk dengan mengasumsikan pengaruh Response of Buildings”. Greece: 4th
kelompok dapat diabaikan. ECCOMAS Thematic Conference on
Computational Methods in Structural
Dynamics and Earthquake Engineering
Analisis dan Simpulan
Dari analisis interaksi inersial yang
National Earthquake Hazards Reduction
dilakukan, didapatkan bahwa peningkatan Program. 2012. NIST GCR 12-917-21 Soil-
periode struktur yang terjadi tidak signifikan. Structure Interaction for Building Structures.
Hal ini disebabkan tanah yang ditinjau pada California: National Earthquake Hazards
proyek ini termasuk tanah keras sehingga Reduction Program
sistem basement dan pondasi memiliki
kekakuan yang tinggi sehingga deformasi