Anda di halaman 1dari 2

Karakteristik dalam kepemimpinan sangat dibutuhkan dalam mengelola suatu organisasi

termasuk rumah sakit, pemimpin adalah ujung tombak dalam kemajuan organisasi. Rumah
sakit merupakan organisaasi sosial ekonomi yang sangat kompleks, kompleksitasnya dapat
dilihat dari padatnya modal, padat karya dan padatnya jenis pekerjaan yang ada. dengan
banyak nya jenis pekerjaan dan banyaknya karyawan yang memeiliki profesi yang berbeda-
beda, maka dibutuhkan pendekatan pola kepemimpinan yang baik.

Menurut Robbins dan Judge kepemimpinan adalah teori kepemimpinan berdasarkan sifat
yang mempertimbangkan kualitas dan karakterisrik pribadi yang membedakan pemimpin dan
bukan pemimpin. Teori ini berkaitan dengan karakteristik suatu organisasi yang dipimpin
memiliki karakter sesuai dengan budaya kepemimpinan yang diterapkan di organisasi
tersebut sehingga dapat berbeda dengan organisasi lain.

Era disrupsi dalam dunia kesehatan sangat mempengaruhi perilaku kepemimpinan di rumah
sakit, peningkatan efisiensi dan efektifitas sdm yang tinggi mengharuskan seorang pemimpin
memiliki kemampuan dalam melakukan pendekatan terhadap karyawan. Seorang pemimpin
harus membuat budaya organisasi dalam meningkatkan kemampuan karyawan dengan cara
pemimpin yang memberikan contoh kepada karyawannya dalam menerapkan dimensi budaya
kepemimpinan yang dijelaskan oleh robbins dan Judge yaitu meningkatkan inovasi dalam
bekerja, meningkatkan daya analisis dan memperhatikan hal yang kecil, berorientasi pada
hasil, mengajak berfikir dalam pengambilan keputusan, bekerja dalam kelompok, agresihf
dan positif dalam bekerja juga menciptakan kestabilan dalam organisasi itu sendiri. Nilai –
nilai yang disampaikan tersebut ada satu nilai yang menurut saya harus dipertimbangkan
terkait pencapaian hasil, hal ini perlu dipertimbangkan karena proses dalam pencapaian
tujuan pun harus tetap dihargai selama masih dalam jalur yang positif dan sesuai rencana
organisasi tersebut.

Dari gambar diatas dapat dikembangkan dalam melakukan branding sebuah organisasi dalam
hal ini kita ambil contoh rumah sakit. Dalam membuat karakter sebuah rumah sakit saat ini
kita dihadapkan pada pendekatan pola market ke arah pelayanan yang syariah. Gambar diatas
dapat dibuat pola dari dalam atau values syariah yang bertujuan pendekatan pelayanan
melalui keagamaan yang sedang saya coba di rumah sakit saya bekerja, dari values tersebut
kita dapat mengembangkan ritual – ritual keagamaan yang sangat positif yang berefek pada
pembentukan karakteristik karyawan maupun pembentukan brand rumah sakit itu sendiri,
nilai heroes pundapat kita terapkan dari berbagai contoh karakter islam yang terlibat dalam
pengembangan dunia kesehatan maupun karakter islam yang sederhana dalam membentuk
pribadi muslim yang kuat, kesemua hal tersebut dapat membentuk sebuah symbol atau brand
yang lebih menonjol dan lebih dekat terhadap tujuan organisasi dan dapat berfokus pada
dakwah terhadap karyawan itu sendiri dan konsumen secara menyeluruh.

Dimensi budaya yang diterapkan di rumah sakit saya sudah dimensi – dimensi yang
diterapkan berdasarkan pendekatan kultur nega kita yaitu dengan power distance, coectivism,
feminin, dan menjamin kepastian dalam informasi dan penjelasan dalam penugasan.

Kekuatan karakter pemimpin dalam mengembangkan budaya organisasi yang nyaman


sehingga dapat membuat kepuasan bekerja dan menimbulkan phsycological well being
dengan cara mencontohkan, kharismatik, memotivasi, santun dan menjaga ketenangan dalam
berorganisasi sehingga dapat mempengaruhi karyawannya dan merubah budaya organisasi
menjadi lebih baik lagi.

Insa allah pembelajaran ini bermanfaat