Anda di halaman 1dari 1

Dalam mengukur keterikatan psikologis tenaga medis terhadap pekerjaan nya yang paling

menonjol dijadikan indikator menurut saya adalah employee engagement. Menurut Kahn (1990)
employee engagement didefinisikan sebagai kedekatan karyawan secara pribadi terhadap peran dan
tanggung jawabnya dalam bekerja, dalam hal ini menggunakan dirinya secara fisik, kognitif dan
emosional untuk memberikan kinerja yang optimal dan menjalankan tanggung jawabnya dalam bekerja.

Memiliki perasaan yang selalu positif dan kecintaan terhadap sebuah pekerjaan apalagi yang
dijalankan oleh petugas medis yang merupakan profesi yang biasanya didasari oleh cita-cita yang mulia
sejak kecil dapat menjadikan energi yang sangat baik untuk kemajuan sebuah organisasi. Keterikatan
terhadap profesi yang menjadikan “ passion to work “ yang tinggi dan berefek positif terhadap
pekerjaan. Sisi lain dari profesi kesehatan yang bersifat sosial menjadikan pekerjaan yang dijalankan
menjadi sarana ibadah dan dapat menjadikan karyawan lebih termotivasi dalam menjalankan
pekerjaannya.

Ketertarikan secara psikologis tenaga medis terhadap pekerjaan nya juga dipengaruhi oleh
faktor-faktor individu karyawan tersebut sebagai contoh pemberian status bahwa karyawan merupakan
asset perusahaan yang berharga dengan memberikan kesempatan kepada karyawan dalam
pengambilan keputusan, memberi pendapat, memberikan kesempatan ada karyawan untuk
mengembangkan kemampuan klinis maupun kemampuan managemen nya dan memberikan perhatian
khusus kepada karyawan dalam hal kesehatan dan kesejahteraan.