Anda di halaman 1dari 3

TINEA UNGIUM

No. Dokumen : 047/C/VII/SOP/PKM-TP/VIII/2015


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 18 AGUSTUS 2015
Halaman : 1/2
Rahma Yulia Istuti
UPT. PUSKESMAS
24 NIP. 19840730 201001 2
TANJUNG PALAS
010

1.Pengertian Dermatofitosis adalah infeksi jamur dermatofita yang memiliki sifat mencernakan
keratin di jaringan yang mengandung zat tanduk, misalnya stratum korneum pada
epidermis, rambut dan kuku.
Tinea ungium adalah dermatofitosis pada lempeng kuku
2.Tujuan Sebagai acuan petugas dalam tatalaksana Tinea Ungium
3.Kebijakan SK KEPALA UPT. PUSKESMAS TANJUNG PALAS Nomor :
TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN KLINIS
4.Referensi Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. 2nd ed.
Jakarta : Ikatan Dokter Indonesia ; 2017.

Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin edisi 2 : DEP/SMF Kesehatan Kulit dan Kelin FK
Unair/RSUD Dr. Sutomo;

5. Prosedur 1. Petugas melakukan anamnesa ke pasien. Pasien datang dengan keruh dan rapu
pada kuku.
2. Petugas melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital (Tekanan Darah, Nadi, Respirasi
dan Suhu), pada bentuk Distal lateral subngual onychomycosis (DSLO) didapatkan
tampak perubahan warna kuku, lepasnya lempeng kuku dari dasar kuku, penebalan
lempeng kuku dan subngual hiperkeratosis / debris, pada bentuk superfisial, pada
bentuk superfisial white onychomycosis (PSO) permukaan lempeng kuku ada
bercak batas jelas, pulau-pulau opak, putih (bila lama berwarna kuning),
permukaan menjadi kasar, lunak seperti kapur dan mudah dikerok, bentuk
Proximal subngual onychomycocic (PSO) gejala klinis pada proximal kuku.
3. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang bila diperlukan dengan melakukan
pemeriksaa mikroskopis dengan KOH, akan ditemukan hifa panjang dan
artrospora.
4. Petugas menegakkan diagnosa tinea manum berdasarkan anamnesa dan
pemeriksaan fisik., bila diperlukan dilakukan pemeriksaan penunjang
5. Petugas memberikan tatalaksana obat topikal ciclopirox 8% lacquer selama
1x/minggu 6 bulan atau bulan I :3x/minggu, bulan ke II : 2x/minggu, bulan ke III :
1 x /minggu (dapat diteruskan sampai bulan IV)
6. Petugas memberikan tatalaksana obat oral : terbinafin 1 tablet/hari untuk tangan 6-
8 minggu, kaki 12-16 minggu. Itrakonazole 2 kapsul/hari tangan 6 minggu kaki 12
minggu, atau terapi denyut yaitu itrakonazole 400mg (2x2 kapsul) / hari untuk 1
minggu istirahat 3 minggu/siklus kuku tangan 2 siklus kuku kaki 3-4 minggu
7. Petugas memberikan konseling dan edukasi mengenai penyebab dan cara
penularan penyakit, keluarga juga harus menjaga higiene tubuh namun penyakit ini
bukan merupakan penyakit yang berbahaya.
8. Petugas mengecek kembali pelayanan yang sudah diberikan untuk mencegah
pengulangan yang tidak perlu.
9. Petugas memasukkan data pasien ke buku rekam medis..
6.Unit Terkait 1. UGD
2. Ruang Pemeriksaan Umum
3. Ruang kesehatan lansia
4. Ruang kesehatan anak
5. Ruang kesehatan ibu
6. Ruang Rawat inap
7. Ruang farmasi

7.Dokumen
Terkait

TINEA UNGIUM

No. Dokumen : 047/C/VII/SOP/PKM-TP/VIII/2015


2/2
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 18 AGUSTUS 2015
Halaman : 1/2
Rahma Yulia Istuti
UPT. PUSKESMAS
20 NIP. 19840730 201001 2
TANJUNG PALAS
010

8. Rekaman Historis Perubahan


No. Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan

3/2