Anda di halaman 1dari 3

BAB II

ISI

A. Persiapan alat
1. Bagian-bagian pada Syringe Pump Type Terumo TE-311 antara lain :
2. Operation panel : yang didalamnya terdapat beberapa tombol untuk
mengoperasikan syringe pump
3. Clamp : berfungsi sebagai penjepit syringe (suntikan).
4. Slit merupakan celah untuk menempatkan syringe
5. Slider
6. Hook
7. Cluth
8. Slider
9. Dial

B. Langkah-langkah pelaksanaan
1. Cuci tangan,pasang sarung tangan.
2. Oplos obat dan tempatkan obat atau cairan pada syringe pump ukuran 20
ml,30 ml atau 50 ml sesuai dengan kebutuhan khusus. Untuk perfusor braun
gunakan syringe braun 50 cc
3. Sambungkan syringe pump ke tube atau selang syiringe pump.
4. Sambungkan kabel listrik ke sumber listrik
5. Tekan tombol ON atau OFF pada bagian belakang perfusor untuk
menghidupkan alat (pada layar akan tampak FT syringe pump tipe printer
setelah berfungsi).
6. Lepaskan knop putar,letakkan syringe pump ke jalur intravena.
7. Tentukan kecepatan pemberian obat atau cairan dengan cara menekan tombol
angka sesuai nilai yang diinginnkan,kemudian tekan tombol START/STOP
untuk memulai pemberian obat.
8. Bandingkan nilai masukan dan nilai yang tertera di layar perfusor.
9. Untuk mengganti atau membatalkan volume obat atau cairan yang akan
diberikan, tekan tombol START/STOP kemudian tekan tombol C sampai
tampak nilai 00,0 dilayar. Tekan tombol angka untuk menentukan volume
yang akan diberikan kemudian tekan tombol START/STOP
10. Untuk mematikan alat tekan tombol ON/OFF
11. Setelah selesai rapikan alat dan lepas sarung tangan
12. Cuci tangan

C. Catatan khusus
1. Plunger clut ( pengunci spuit tidak tepat)
2. Nearly empty (medikasi hampir habis)
3. Occlusi ( ada buntuan pada selang penghubung,medicut)
4. Lowbat (baterai hampir habis)

Cara ketika terjadi hal diatas dengan :

1. ketika terjadi eror maka alarm akan berbunyi dan lampu indikator berkedip
merah (tanda alat tidak beroperasi).
2. Matikan ALARM dengan tekan tombol STOP
3. Cari penyebab dan selesaikan masalah (sesuai indikator eror)
4. Ukur dosis / rute ulang terus jalankan START

BAB III
ANALISA TINDAKAN

A. Manfaat tindakan secara patofisiologi


1. Agar pasien mendapatkan asupan cairan atau obat sesuai dengan
kebutuhannya
2. Dosis yang diberikan tepat (akurat) baik waktu dan volumenya
B. Yang perlu diperhatikan pada pasien dan peralatan
1. Perhatikan keadaan umum dan keluhan pasien saat dilakukan terapi
2. Pastikan penghitungan obat sudah sesuai dengan kebutuhan dengan
pengenceran yang dilakukan.
3. Pastikan bahwa memberikan obat menggunakan syring pump, dosis yang
masuk kedalam sirkulasi adalah dalam bentuk cc per jam, sehingga didapatkan
dosis sesuai kebutuhan
4. Pengenceran obat yang dilakukan untuk mempermudah memberikan jumlah
dosis sesuai kebutuhan.