Anda di halaman 1dari 13

PEMANFAATAN BUAH PEPAYA BUSUK (Carica PapayaL.

)
SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOGAS

Oleh :

MUHAMAD IRHAS
NIM :60400117038

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
2020
DAFTAR ISI

SAMPUL ......................................................................................................... i

DAFTAR ISI ................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ..................................................................................... 1

B. Rumusan Masalh .................................................................................. 2

C. Ruang Lingkup Penelitian .................................................................... 2

D. Tujuan Penelitian ................................................................................. 2


E. Manfaat Penelitian ............................................................................... 2

BAB II TINJAUAN TEORITIS

A. Biogas ................................................................................................... 3

B. Pepaya .................................................................................................. 4

C. Integrasi Ayat ....................................................................................... 5

BAB III METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat ............................................................................... 7

B. Alat dan Bahan ..................................................................................... 7

C. Prosedur Kerja ...................................................................................... 8

D. Bagan Alir ............................................................................................ 9

E. Rancangan Penelitian…………………………………………………10
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 11

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Gas merupakan salah satu komponen paling penting dalam kehidupan

masyarkat karena peranannya dapat menunjang berbagai aktivitas salah satunya

namun. Namun gas sampai sekarang masih diperoleh dari bahan bakar fosil.

Bahan bakar fosil adalah sumber energi yang sifatnya tidak dapat
diperbaharui artinya jika penggunaanya tidak dibatasi maka sumber energi ini akan

habis dan akan menyebabkan krisis energi selain itu, dampak yang dihasilkan dari

bahan bakar fosil berlebih juga dapat mengakibatkan terjadiya efek rumah kaca

karena gas yang dihasilkan dari pembakaran sempurna. Sehingga dibutuhkan solusi

untuk mengatasi hal tersebut.


Biogas meruakan teknologi dengan memanfaatkan bakteri sebagai media

untuk menghasilkan gas dalam kondisi anaerobik proses pembentukan gas

dilakukan dengan memanfaatkan proses fermentasi dari sayur atau sampah organik

yang sudah busuk yang dilakukan secara kendap.

Pepaya (Carica Papaya L.) Merupakan tanaman buah berupa herba dari
family Caricaceae. Pepaya merupakan tanaman asli amerika tropis yang besaral dari

persilangan alami Carica Peltata Hook . dan arn dan sekarang tersebar luas di

seluruh daerah tropik dan subtropik di seluruh dunia. buah pepaya mengandung

banyak nutrisi dan Vitamin. Menutrut Samson (1980) buah pepaya mengandung 10

% gula , vitamin A, vitamin C dengan kadar gula utama terdiri dari sukrosa 48.3
%,glulosa 29.8 % dan Fruktosa 21.9 % .pepaya memilki produktivitas yang sangat
saat musim hujan sehingga daya tampung buah pepaya di pasaran sangat kurang

dan mengakibatkan buah pepaya membusuk buah pepaya saat kondisi busuk jarang

sekali dimanfaatkan dan umumnya dibuat di tempat sampah

1
2

Berdasarkan uraian diatas penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi buah
pepaya busuk sebagai bahan baku pembuatan biogas.

B. Rumusan Masalah
Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh Rasio
Buah pepaya busuk (Carica Papaya L.) dan air serta waktu pendiaman terhadap
kualitas gas metana yang dihasilkan
C. Tujuan Penelitian
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar
gas metan yang dihasilkan oleh buah pepaya dan untuk mengetahui berapa lama

produksi gas yang dihasilkan dari input sampai dengan bertekanan maksimal

D. Ruang Lingkup Penelitan


Ruang Lingkup pada penelitian ini hanya mencakup oenelitian tentang
biogas dengan memanfaatkan buah pepaya busuk. Pengambilan sampel pada buah
dilakukan berdasarkan tiga jenis yakni busuk sedikit, setengah busuk, dan busuk
total.
E. Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui apakah buah pepaya busuk (Carica Papaya L.) dapat

dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan biogas dan dapat dimanfaatkan sebagai gas

alternatif pengganti LPG.


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Biogas
Menurut (Badrussalam, 2018:4) Biogas adalah proses menghasilkan metana
dengan memanfaatkan media kotoran ternak atau sayuran yang sudah busuk untuk
difermentasi secara anaerobik. Menurut proses pembentukan gas metana dilakukan
dengan memanfaatkan proses fermentasi (pembusukan) dari sayur bekas/sampah
organik yang dilakukan dengan cara kendap atau anaerobik. Dengan memanfaatkan
bakteri metan.proses anaerobik berlangsung dalam tiga tahap takni Hodrolisis,
Asignogenesis,da metanogenesis. Tahap pertama adalah hidrolisis. Pada tahap ini
bahan-bahan organik seperti karbohidrat,lipid,protein didegradasi (dilumatkan )
pleh mikroorganisme hidrolitik sehingga menjadi senyawa terlarut,seperti asam
karboksilat, asam keto, asam hidroksi, keton, alkohol,gula sederhana,asam-asam
amino,H2 dan O2. Kemudian dilanjutkan dengan proses asidogenesis dimana
senyawa yang telah dilumatkan diubah menjadi asam lemak berantai pendek seperti
asam format dan asam asetat kemudian kedua asam tersebut mengalami proses
metanogenesis dimana asam asam tersebut diubah lagi menjadi H2 dan O2 dan asetat
kemudian senyawa asetat akan mengalami dekarboksilasi dan reduksi CO2, dan
bersamaan dengan H2 dan O2. Menghasilkan metana (CH4) dan Karbondioksoda
Ada beberapa faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap efisiensi

produksi biogas, misalnya suhu, keasaman (pH),Konsentrasi Keasaman

Volatile,nutrisi (nisbah karbon dan nitrogen), zat racun, waktu retensi

hidrolik,konsentrasi amonia . berikut beberapa kondosi optimum prodikso biogas

, seperti yang tercantum pada tabel berikut

3
4

Tabel 2.1 Parameter Biogas Yang Baik


Parameter Kondisi Optimum

Suhu 35oC

Derajat Keasaman 7-7,2

Nutrite Utama Karbon dan Nitrogen

Nisbah karbon dan Nitrogen 20/1 sampai30/1

Sulfida < 200 mg/L

Logam-logam Berat Terlarut <1 mg/L

Sodium <5.000 mg/L

Kalsium < 2.000 mg/L

Magnesium <1.200 mg/L

Amonia < 1.700 mg/L

Parameter pada tabel tersebut bisa dijadikan sebagai patokan dasar untuk
mengontrol proses pencernaan anaerobik. Tujuannya adalah agar proses tersebut

dapat berjalan secara maksimal.

B. Pepaya
Pepaya (Carica Papaya L.) Merupakan tanaman buah berupa herba dari
family Caricaceae. Pepaya merupakan tanaman asli amerika tropis yang besaral dari
persilangan alami Carica Peltata Hook . dan arn dan sekarang tersebar luas di
seluruh daerah tropik dan subtropik di seluruh dunia. buah pepaya mengandung
banyak nutrisi dan Vitamin. Menutrut Samson (1980) buah pepaya mengandung 10
% gula , vitamin A, vitamin C dengan kadar gula utama terdiri dari sukrosa 48.3
%,glulosa 29.8 % dan Fruktosa 21.9 % .
5

Menurut Yuktiana (2017), klasifikasi tanaman pepaya yaitu sebagai berikut :


Tabel 2.1 Klasifikasi Tanaman Pepaya

Kingdom Plantae

Subkingdom Tracheobionta

Superdivisio Spermatophyta

Divisio Magnoliophyta

Kelas Magnoliopsida

Subkelas Dilleniiade

Ordo Violales

Famili Caricaceae

Genus Carica L

Species Carica Papaya L


Sumber:Yuktiana. 2017:3
C. Integrasi Ayat
Di dalam Al-Quran Allah SWT mengemukakan tentang pemanfaatan

tumbuh-tumbuhan sebagai bahan baku Energi. Sebagaimana Firman-Nya dalam

surah Al Waqiah ayat 71-72

Terjemahan : Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu


nyalakan ddengan kayu. Kamulah yang menumbuhkan kayu itu ataukah kamu yang

membutuhkan

Kabarkan kepadaku tentang api yang kalian nyalakan dengan antuan kayu

–kayu pepohonan . kalian geesek dengan gesekan yang kuat sehingga tersulutla api

dari gesekan kayu itu . layaknya batu yang mengandung besi , kalian pukul-
pukulkan sehingga keluarlah api . bukankah kami menumbuhkan kayu itu dengan

kekuasaan kami, tanpa bantuan kalian sedikitpun, kayu-kayu yang dapat

digunakan sebagai pemantik atau penyulut api ini dikalangan orang arab antara
6

lain adalah pohon markh,ifar,kalkh.(Tafsir Al Muktashar)


BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat


Waktu dan tempat dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut :
Waktu : 13 April 2021
Tempat : Laboratorium Kimia Organik, Fakultas Sains dan teknologi
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

B. Alat dan Bahan


Alat dan Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Alat
1. Erlenmeyer berkapasitas 500 ml
2. Erlenmeyer berkapasitas 250 ml
3. Gelas Ukur Berkapasitas 100 ml
4. selang berkapasitas 0.4 inci
5. Bak kecil
8. Timbangan

b. Bahan
1. Buah pepaya busuk
2. Stater EmM-4
3. Air

C. Prosedur Kerja
Prosedur kerja pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan Alat dan bahan
2. Buah pepaya busuk dicampur dengan air dicacah hingga halus kemudian
dimasukkan kedalam Erlenmeyer dengan kapasitas 500 ml.
3. Setelah bahan tercampur semua kemudian ditambah EM-4 sebanyak 20 ml ke
dalam Erlenmeyer kemudian diaduk merata. Kemudian merangkai alat pada
percobaan seperti pada gambar berikut.
7
8

Gambar 3.1 Susunan Rangkaian Percobaan.

4. Melakukan Pengamatan Pada Pertama, Ke-dua, Ke-tiga.


5. Mencatat Hasil Pengamatan Pada Tabel Pengamatan.

Tabel 3.1 Pengaruh Rasio Buah Pepaya Busuk dan Air Dengan Waktu Pengamatan
Terhadap Jumlah Gas Yang Dihasilkan (ml)
Waktu Pengamatan (Hari)
No. Rasio
I II III
9

D. Diagram Alir
10

E. Rancangan Penelitian
DAFTAR PUSTAKA

Badrussalam. 2014. Kaya Raya Dari Buah Pepaya California.Jakarta : PT Bina


Ilmu.
Tafsir Al Muktasar Surah Al-Waqiah Ayat 71-72.
Yuktiana, dkk. 2017. Toksisitas Akut Ekstrak Air Buah Pepaya ( Carica Papaya L.)
Muda Terhadap Morfologi Eritrosit. Jurnal jamu vol. 1, No (2): 15-9.
(Diakses pada tanggal 23 Juni 2020)

11