Anda di halaman 1dari 3

Office Automation System (OAS)

Office automation system adalah sistem elektronik yang digunakan perusahaan atau pabrik
untuk memudahkan aliran komunikasi informasi baik itu komunikasi formal atau informal
dengan orang orang yang berada didalam maupun diluar perusahaan yang memiliki tujuan
untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Pada awalnya penggunaan office automation system hanya sebatas pada kalangan pabrik
industri. Namun, sekarang penggunaan office automation system sudah menyebar hingga
perkantoran-perkantoran. office automation system dimulai pada tahun 1964, ketika IBM
memasarkan mesin Magnetic Tape / Selectric Typewriter ( MT/ST), mesin ketik yang
mampu mengetik kata-kata yang sebelumnya telah direkam dalam pita magnetik secara
otomatis.

Office automation system sebagai word processing, electronic message, work group
computing ataupun scheduling, facsimile processing, imaging and electronic documents, and
work flow management. 

Office automation sendiri dirancang menjadi dua yaitu personal dan kelompok.
 Personal information system, sistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
single user supaya dapat meningkatkan produktivitas individu. contoh: microsoft
office, IBMs Lotus Smartsuite,dll.
 Work group information system, sistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
dari suatu kelompok kerja supaya dapat meningkatkan produktivitas dari kelompok
kerja. contoh: outlook, microsoft exchange,dll.

Dalam pembuatan sistem informasi kita harus mengabungkan dan menyatukan semua
kegiatan dalam suatu kesatuan proses. Berikut adalah contoh tahapan proses pembuatan
sistem informasi :
1. Proses transaksi pertama digunakan sebagai input data transaksi dalam transaction
processing system.
2. Proses transaksi kedua menghasilkan suatu output transaksi.
3. Sistem informasi management yang pertama berguna untuk menyederhanakan laporan
dan data proses transaksi
4. Sistem informasi manajemen yang kedua menggunakan model bisnis (contohnya
MRP) untuk menghasilkan operational management information.
5. Menunjukkan bahwa MIS menggunakan data lebih dari satu operational database
6. Menunjukkan gambaran dari operational database yang ada dari sekumpulan data
warehouse.
7. Decision support and executive information systems akan menyediakan akses read-
only kepada data warehaouse untuk menghasilkan Decision support and executive
information
8. Sebuah expert system membutuhkan database khusus yang menyimpan pengetahuan
dan data dari seorang ahli.
9. Expert system mendapatkan suatu masalah sebagai sebuah input dan kemudian
menghasilkan solusi sesuai dengan database sistemnya.
10. Personal office automation systems memelihara keseluruhan data dan proses bisnis
yang dibutuhkan oleh user.
11. Work group office automation system menghasilkan suatu solusi untuk sebuah
kebutuhan departemen. 

Tujuan dari office automation system adalah:


 Membantu kegiatan sekertariat dan karyawan administrasi
 Menaikkan produktifitas
 Membantu memfasilitasi komunikasi formal dan informal atar karyawan di dalam dan
di luar organisasi
 Mengurangi penghentian kerja
 Pengurangan biaya peralatan

Pengguna office autmation biasanya merupakan orang-orang yang bekerja di dalam kantor.
Pengguna office automation dibagi ke dalam 4 kategori, yaitu :
1. Manajer
2. Profesional
3. Sekretaris
4. Pegawai Administratif