Anda di halaman 1dari 17

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PDA Tn.

S DENGAN HIPERTENSI
DIDESA BUMIREJO KECAMATAN MUNGKID KABUPATEN MAGELANG

1. PENGKAJIAN KEPERAWATAN
A. IDENTITAS DATA
1. Nama kepela keluarga (KK) : Tn. S
2. Alamat dan telpon : DesaBumirejo,
Rt.02/02 , Kec.mungkid,
Kab. Magelang
3. Pekerjaan kepala keluarga :Wiraswata
4. Penddikan kepala keluarga : SMA

1. Komposisi keluarga :

Hubunga
N Jenis Pendidika Imunisas
Nama n dengan Umur Ket
o kelamin n i
kk
1. Tn.S L Kepala 60 SMA
keluarga tahun

2 Ny.S P Mengurus 55 SMA


rumah tahun
tangga

3. Ny.A P Anak 31 Sarjana


kandung tahun

4 Tn.M L Menantu 35 Tni AD


tahun
5.. An Z L Cucu 7 SD
tahun

6.Genogram
Keterangan :

: tinggal satu rumah

: perempuan

: penderita hipertensi

: laki-laki

2. Tipe keluarga
Tipe keluarga Tn.S adalah keluarga inti (Nuclear Family),
3. Suku bangsa
Tn. S adalah suku jawa dan istrinya adalah suku jawa. .
Status sosial ekonomi keluarga
N
Nama Pekerjaan Pendapatan/bulan Peneluaran Ket
o
1 Tn.S Wiraswata ±3.800.000 ±3.800.000 Kurang
(pendapatan Tn.A – pengeluaran Tn.A) = 0
Sisa pendapatan keluarga = 0
4. Aktivitas rekreasi keluarga
Tn. S mengatakan tidak memiliki aktivitas rutin untuk rekreasi ataupun jalan-
jalan keluarga keluar kota. Biasanya Tn.S dan keluarga hanya menghabisnya
waktu libur untuk menonton televisi dan bercerita dengan
saja.

B. RIWAYAT TAHAP PERKEMABNGAN KELUARGA


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn.S berapa pada tahap perkembangandengan anak dewasa (12-20
tahun).

2. Tahap perkembangan yang belum terpenuhi


Tidak ditemukan tahap perkembangan yang belum terpenuhi karena Tn.S dan
Ny.S sudah melakukan tugasnya sebagai oring tua dengan baik untuk
memberikan perhatian lebih dan bersama-sama mendiskusiakan mengenai
kedua anaknya tersebut.
3. Riwayat keluarga inti
Hanya Tn.S yang memiliki riwayat hipertensi
4. Riwayat keluarga sebelumnya
Riwayat prang tua baik dari pihak kelaurga istri ataupun pihak suami tidak
memiliki riwayat hipertensi atau kebiasaan pemabuk atau penjudi.

C. DATA LINGKUNGAN
1. Denah rumah

C D E

A
Keterangan :

A. Ruang tamu
B. Kamar (2)
C. Musholah
D. Kamar (3)
E. Kamar mandi
F. Kamar (1)
G. Ruang keluarga
H. Dapur

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


Tn. S mengatakan beliau bertetangga dengan mayoritas pedagang dan pegawai
PNS, tetangga mayoritas beragama islam dan didaerah Tn.S merupakan
daerah mayoritas penduduk asli dari wilayah tersebut.
3. Mobilitas geografis keluarga
Semenjak menikah sampai sekarang Tn.S dan Ny.S pernah tinggal dengan
orang tua Ny.S dan sekarang sudah tinggal dirumah milik sendiri.

4. Perkembangan keluarga dan interaksi dengan maksyarakat


Pada malam hari Tn,S berkumpul dengan keluarga, selalu meluangkan waktu
berkumpul dengan keluarganya. Tn.S dan semua anggota keluarganya
berinteraksi sangat baik dengan tetangganya dan masyarakat sekitar.
5. Sistem pendukung keluarga
Tn.S dan keluarga mengatakan jika ada masalah pasti akan mendiskusikannya
dengan semua keluarga intinya, Ny.S mengatakan bila ada anggota keluarga
yang sakit langsung dibawa kepuskesmas atau dokter praktik swasta.

D. STRUKTUR KELUARGA
1. Stuktur kekuatan keluarga
Tn.S dan keluarga saling menghargai satu sama lain. AapabilaTn.S
menghadapi masalah selalu berdiskusi bersama Ny.S
2. Pola komunikasi kelaurga
Dalam keluarga saling terbuka satu sama lain dan dalam keluarga bebas untuk
menyamiakan pendapat tetapi pengambilan keputusan tetap diambil oleh Tn.S
sebagi kepala keluarga.
3. Nilai dan norma keluarga
Keluarga Tn.S merupakan aturan-aturan sesuai dengan ajaran agama islam
dengan mengharapkan kedua anaknya menjadi anak yang taat untuk menjalani
ibadahnya.
Struktur peran (formal dan non formal)
a. Tn.S : sebagai kepala kelaurga berperan sebagai suami, ayah dari anak
anaknya dan mencari nafkah yang utama.
b. Ny.S : seabagai ibu rumah tangga serta mendidik anak.
c. Tn.M dan NyA : seorang anak berperan sebagai anak yang tugasnya
bebakti dan menghormati kedua orang tuanya.
E. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi Afektif
Semua anggota keluarga TnS saling menyayangi satu sama lain. Tempat
tinggal saudara ada yang dekat dan ada yang jauh. Namun jika ada
kesusahan dalam keluarga Tn.S saudara sangat membantu.
2. Fungsi sosial
Keluarga Tn.S menerapkan perlu adanya hubungan dengan orang lain.
Mereka membiasakan anak-anaknya bermain dengan teman-teman dan
menekankan juga anaknya untuk belajar.
3. Fungsi perawatan keluarga
Tn.S mengatakan bahwa kepalanya akan sangat sakit dan pusing bila
sedang banyak fikiran atau sedang stress. Dan bila nyeri kepala tidak
sembuh Tn.S lalu berobat ke rumah sakit.
4. Fungsi reproduksi
Tn.S mengatakan tidak ada masalah dalam hal reproduksi begitu juga
Ny.S
5. Fungsi ekonomi
Tn.S mengatakan semua yang sudah didapatkan harus di syukuri walaupun
pendapatannya tidak banyak.

F. Stress dan Koping Keluarga


1. Stress jangka panjang dan pendek
Tn.S mengatakan selama 6 bulan trakhir ini tidak ada masalah yang membuat
stress dan kepikiran.
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor
Tn.S dan Ny.S selalu berfikir bahwa semua yang diberikan, semua masalah
yang diberikan dan cobaan yang diberikan adalah ujian dari Allah SWT.

3. Strategi koping yang digunakan


TnS mengatakan bila ada masalah selalu menceritakan da dibicarakan
kesemua keluarga inti agar cepat selesai dan mendapatkan solusinya.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Tn.S mengatakan ya pasti akan dibicarakan baik-baik jangan sampai ada
cekcok yang membuat masalah tidak selesai dan tidak mendapatkan solusi
yang baik.
G. Pemeriksaan fisik
Nama Pemeriksaa Senin 4/10/2020 Selasa Rabu 6/10/2020 Kamis Jumat
n fisik 5/10/2020 7/10/2020 8/10/2020
n. S Kepala Rambut bersih, Rambut Rambut Rambut bersih, Rambut bersi
dan sedikit bersih,dan bersih,dan dan sedikit dan sedikit
beruban , sedikit beruban sedikit beruban , beruban ,
benjolan (-) , benjolan (-) beruban , benjolan (-) benjolan (-)
benjolan (-)
TTV Td:160/100Mmh Td:155/90Mm Td:150/90Mmh Td:150/100mm Td :
g hg g hg 140/90mmhg
S : 37,4ºc S : 36,8ºc S : 37,3ºc S : 37,4ºc S : 37,4ºc
N : 89x/menit N : 84x/menit N : 88x/menit N : 89x/menit N : 89x/menit
Rr : 21x/menit Rr : 20x/menit Rr : 22x/menit Rr : 21x/menit Rr : 21x/menit
TB/BB TB : 170Cm TB : 170 Cm TB : 170 Cm TB : 170 Cm TB : 170Cm
BB : 80 Kg BB : 80 Kg BB : 80 Kg BB : 80 Kg BB : 80 Kg
Mata Konjungtiva Konjungtiva Konjungtiva Konjungtiva Konjungtiva
merah muda merah muda merah muda merah muda merah muda
(ananemis), mata (ananemis), (ananemis), (ananemis), (ananemis),
simetris, bulu mata simetris, mata simetris, mata simetris, mata simetris,
mata tidak bulu mata tidak bulu mata tidak bulu mata tidak bulu mata
rontok rontok rontok rontok tidak rontok
Hidung Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
penciuman penciuman penciuman penciuman penciuman
baik,benjolan (-) baik,benjolan baik,benjolan baik,benjolan baik,benjolan
(-) (-) (-) (-)
Mulut dan Bersih, tidak ada Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak
tenggorokan sariawan, gigi ada sariawan, ada sariawan, ada sariawan, ada sariawan,
bersih, bibir gigi bersih, gigi bersih, gigi bersih, gigi bersih,
berwarna merah bibir berwarna bibir berwarna bibir berwarna bibir berwarna
muda, tidak ada merah muda, merah muda, merah muda, merah muda,
pembesaran tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
tonsil pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran
tonsil tonsil tonsil tonsil
Telinga Bersih, tidak ada Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak
peradangan ada ada peradangan ada peradangan ada
peradangan peradangan
Leher Jakun Jakun Jakun Jakun Jakun
Simetris,Tidak Simetris,Tidak Simetris,Tidak Simetris,Tidak Simetris,Tida
ada pembesaran ada ada pembesaran ada pembesaran k ada
tiroid, pembesaran tiroid, tiroid, pembesaran
tiroid, tiroid,
Integumen Warna kulit Warna kulit Warna kulit Warna kulit Warna kulit
kuning langsat, kuning langsat, kuning langsat, kuning langsat, kuning
luka (-), penyakit luka (-), luka (-), luka (-), langsat,luka
(-), benjolan (-) penyakit (-), penyakit (-), penyakit (-), (-), penyakit
benjolan (-) benjolan (-) benjolan (-) (-), benjolan
(-)
Sistem Thorax Thorax Thorax Thorax Thorax
pernapasan I: simetris 21x/m I:simetris I : simetris I : simetris I : simetris
dan Pa : tidak ada 20x/m 22x/m 21x/m 21x/m
kardiovasku benjolan Pa : tidak ada Pa : tidak ada Pa : tidak ada Pa : tidak ada
ler Pe : tidak ada benjolan benjolan benjolan benjolan
bunyi tambahan Pe : tidak ada Pe : tidak ada Pe : tidak ada Pe : tidak ada
Au : tidak ada bunyi bunyi tambahan bunyi tambahan bunyi
suara tambahan tambahan Au : tidak ada Au : tidak ada tambahan
Au : tidak ada suara tambahan suara tambahan Au : tidak ada
suara suara
tambahan tambahan
Sistem I : perut pampak I : perut I : perut pampak I : perut pampak I : perut
pencernaan buncit pampak buncit buncit buncit pampak
Au : bising usus Au : bising Au : bising usus Au : bising usus buncit
20x/menit usus 15x/menit 21x/menit 17x/menit Au : bising
Pa : nyeri tekan Pa : nyeri Pa : nyeri tekan Pa : nyeri tekan usus
(-) tekan (-) (-) (-) 21x/menit
Pe : masa (-) Pe : masa (-) Pe : masa (-) Pe : masa (-) Pa : nyeri
tekan (-)
Pe : masa (-)
Musculoske Edema (-) Edema (-) Edema (-) Edema (-) Edema (-)
letal Benjolan (-) Benjolan (-) Benjolan (-) Benjolan (-) Benjolan (-)
Eliminasi BAK dan BAB BAK dan BAB BAK dan BAB BAK dan BAB BAK dan
lancer, BAK 4- lancer, BAK 4- lancer, BAK 4- lancer, BAK 4- BAB lancer,
5x, dengan 5x, dengan 5x, dengan 5x, dengan BAK 4-5x,
konsistensi konsistensi konsistensi konsistensi dengan
kuning jernih, kuning jernih, kuning jernih, kuning jernih, konsistensi
tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri kuning jernih,
saat BAK. BAB saat BAK. saat BAK. BAB saat BAK. BAB tidak ada
1 x dengan BAB 1 x 1 x dengan 1 x dengan nyeri saat
konsistensi dengan konsistensi konsistensi BAK. BAB
lembek, warna konsistensi lembek, warna lembek, warna 1x dengan
kuning lembek, warna kuning kuning konsistensi
kecoklatan, tidak kuning kecoklatan, kecoklatan, lembek,
ada nyeri tekan kecoklatan, tidak ada nyeri tidak ada nyeri warna kuning
dan tidak tidak ada nyeri tekan dan tidak tekan dan tidak kecoklatan,
adadarh saat tekan dan tidak adadarh saat adadarh saat tidak ada
BAB adadarh saat BAB BAB nyeri tekan
BAB dan tidak
adadarh saat
BAB
Sistem Pusing (+) Pusing (+) Pusing (+) Pusing (+) Pusing (+)
persyarafan Tremor (-) Tremor (-) Tremor (-) Tremor (-) Tremor (-)
Estremitas Atas Atas Atas Atas Atas
atas dan Pembengkakan Pembengkakan Pembengkakan Pembengkakan Pembengkaka
bawah (-)kekuatan otat (-)kekuatan (-)kekuatan otat (-)kekuatan otat n (-)kekuatan
44 otat 4 4 44 44 otat 4 4
Bawah Bawah Bawah Bawah Bawah
Pembengkakan Pembengkakan Pembengkakan Pembengkakan Pembengkaka
(-) kekuatan otot (-) kekuatan (-) kekuatan (-) kekuatan n (-) kekuatan
44 otot 4 4 otot 4 4 otot 4 4 otot 4 4
H. ANALISA DATA
No Hari/tanggal Data fokus Diagnos keperawatan
1. Senin, 4 Juni Ds. Manajemen kesehatan
2020 1. TnS mengatakan sudah kelaurga tidak efektif
mengurangi berhubungan dengan
mengunsumsi garam ketidak mampuan
2. Keluarga mengatakan keluarga merawat dalam
kurang memahami cara mengenali dan
untuk merawat mengontrol keluarga
3. Keluarga kurang dengan hipertensi
memahami untuk
mengontrol tekanan
darah.
4. TnS mengatakan
memiliki riwayat
hipertensi
Do :
1. Keluarga tampak kurang
memahami tentang
mengontrol tekanan
darah dan cara untuk
mengontrolnya
Td:160/100Mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit
2. Senin,4 Ds : Nyeri akut berhubungan
Juni2020 Tn.S mengatakan bila tekanan dengan peningkaan
darahnya sedang tidak stabil tekanan vaskuler
sering mengalami sakit kepala cerebral
yang hebat
Do :
Klien tampak meringis
kesakitan pada bagian kepala
Td:160/100Mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit

I. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Manajemen kesehatan kelaurga tidak efektif berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga merawat dalam mengenali dan mengontrol keluarga
dengan hipertensi.
2. Nyeri akut berhubungan dengan peningkaan tekanan vaskuler cerebral

J. RENCANA KEPERAWATAN KELUARGA


N Diagnosa Tujuan Tujuan Evluasi Intervensi
O keparawatan umum khusus Kriteria Standar keperawatan
1 1. Manajemen Setelah Setelah Verbal 1. Mengetah 1. Promosi
kesehatan dilakukan dilakukan Pasien dan ui cara kesehatan
kelaurga tidak tindakan pengkajian keluarga bisa pencegaha 2. Anjurkan
efektif diharapkan selama 5x20 memahami n pada Tn.S untuk
berhubungan keluarga menit materi yang penyakit relaksasi
dengan ketidak mampu diharapkan diberikan hipertensi napas dalam
mampuan memberi pasien dan 2. Mengetah 3. Observasi
keluarga perwatan keluarga ui cara TTV setiap
merawat dalam pada Tn.S mampu perawatan hari
mengenali dan mengetahui pada
mengontrol tentang keluarga
keluarga dengan penyakit dengan
hipertesi. Tn.S hipertensi
3. Keluarga
dapat
memprakt
ekan
kembali
terapi
murottal
Al-Quran.
2 1. Nyeri akut Setelah Setelah Verbal 1. Mengetah 1. Obserfasi
berhubungan dilakuakan dilakukan Pasien dan ui TTV
dengan tindakan pengkajian keluarga bisa pentingny 2. Anjurkan
peningkaan diharapkan selama 5x15 memahami a istirahat pada
tekanan nyeri menit materi yang yang keluarga
vaskuler berkurang diharapkan sudah cukup untuk
cerebral dan merasa pasien dan dijelaskan 2. Mengetah menjadwalk
nyaman keluarga ui tentang an tidur
mampu pentingny Tn.S
mengetahui a diit 3. Anjurkan
tentang hipertensi relaksasi
penyakit untuk nafas dalam
Tn.S mengontr 4. Anjurkan
or Tn.S untuk
tekanan mendengarka
darah n terapi
murottal Al-
Quran surat
Ar-Rahman

K. IMPLEMENTASI
Tanggal No.dx Tujuan khusus Implementasi Evaluasi formatif Paraf
kep (TUK)
04 Juni I Agar Tn.S dan Melakukan pendidikan S : Tn.S dan
2020 keluarga mengetahui kesehatan tentang keluarga
tentang penyakit penyakit hipertensi mengatakan mulai
hipertensi mengetahui tentang
penyakit hipertensi. Maskur
O : TnS dan
keluarga tampak
memperhatikan
materi yang
dijelaskan.

I Agar Tn.S dan Mengobservasi tanda- S : Tn S dan


keluarga mengetahui tanda vital Tn.S dan kelaurga
tekanan darah semua semua anggota mengatakan
anggota keluarga keluarga bersedia untuk di
ukur tekanan
darahnya, Tn.S
mengatakan
kepalanya pusing
dan berat pada
daerah kepala.
O:
Tn.S
Td : 160/100
MmHg
S : 37,4ºc
N : 89x/m
Rr : 21x/m
Ny.S
Td : 120/80MmHg Maskur
Rr : 20x/m
N : 80x/m
S : 35,0 ºc
Ny A
Td : 110/80MmHg
Rr : 21x/m
S : 36,0 ºc
N : 80x/m
Tn M
Td : 110/70MmHg
Rr :20x/m
N : 80x/m
S : 36,8 ºc
05 Juni II Agar Tn. S lebih Menganjurkan Tn S S : TnS mengatakan
2020 rileks dan tenang, untuk relaksasi napas pusingnya lumayan
untuk membantu dalam berkurang setelah
menurunkan rasa latihan relaksasi
nyeri pada kepalanya napas dalam Maskur
O : pasien tampak
lebih nyaman dan
rileks
06 Juni II Agar membuat TnS menganjurkan Tn.S S : Tn S
2020 lebih nyaman dan untuk mendengarkan mengatakan setelah
rileks guna terapi murottal Al- mendengarkan
menurunkan tekanan Quran surat Ar- murottal Al-Quran
darahnya dan Rahman surat Ar-Rahman
mengurangi nyeri lebih rileks dan
pada kepala tenang Maskur
O : TnS tampak
lebih tenang dan
rileks
07 Juni II Agar kualitas menganjurkan pada S : kelaurga
2020 istirahat Tn.S keluarga untuk emngatakan tidur
tercukupi dan menjadwalkan tidur Tn.S selalu jam 11
membantu untuk Tn.S malam dan sellu
menurunkan tekanan terbangun dan Maskur
darahnya susah untuk
memulai tidur
kembali dan saat
siang tidak tidur
siang karena
bekerja
O:-
08 Juni I Agar Tn.S dan Mengobservasi tanda- S : Tn.S dan
2020 keluarga mengetahui tanda vital kelaurga
tekanan darah semua mengatakan
anggota keluarga bersedia untuk di
ukur tekanan
darahnya, TnS
mengatakan
kepalanya pusing
dan berat pada
daerah kepala.
O:
NY A Maskur
Td : 120/80 mmhg
S : 36,0ºc
N : 80x/m
Rr :20x/m
Tn M
Td : 110/70 mmhg
S : 36,5ºc
N : 80x/m
Rr : 20
Ny.S
Td : 110/70 mmhg
S : 37,0ºc
N : 80x/m
Tn.S
Td :140/90mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit

L. EVALUASI SUMATIF
Tanggal Dx Evaluasi sumatif Paraf
kep
04 juni I S : Tn.S mengatakan sudah mulai
2020 memahami tentang penyakit hipertensi dan,
Tn. S mengatakan kepalanya pusing dan
berat.
O : Tn.S dan keluarga tampak Maskur
memperhatikan selama di berikan
penyuluhan.
Tn S
Td : 160/100 MmHg
S : 37,4ºc
N : 89x/m
Rr : 21x/m
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (penkes )

05 Juni II S : pasien mengatakan setelah relaksasi


2020 napas dalam nyeri pada kepalanya lumayan
berkurang dan lebih rileks
O : pasien tampak mengikuti anjuran untuk Maskur
relaksasi napas dalam dan tampak lebih
rileks
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (murottal al-quran
surat ar-rahman dan relaksasi napas dalam)

06 Juni II S : pasien mengatakan saat mendengarkan


2020 murrotal Al-Quran surat Ar-Rahman
merasa lebih tenang dan rileks Maskur
O : pasien tampak lebih tenang dan rileks
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervesni (murottal al-quran
surat ar-rahman dan relaksasi napas dalam)
07 Juni II S : keluarga Tn.S mengatakan Tn.S sering
2020 tidur pada jam 11 dan bila terbangun sulit
untuk memulai tidur kemabali dan
membuat tekanan darah meninkat
O:
Tn.S
Td:150/100mmhg Maskur
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (murottal al-quran
surat ar-rahman dan relaksasi napas dalam)
08 Juni I S : keluarga dan Tn.S bersedia untuk di cek
2020 tanda-tanda vitalnya
O:
NyA
Td : 120/80 mmhg
S : 36,0ºc
N : 80x/m
Rr :20x/m
Tn M
Td : 110/70 mmhg
S : 36,5ºc
N : 80x/m Maskur
Rr : 20
Ny. S
Td : 110/70 mmhg
S : 37,0ºc
N : 80x/m
Tn.S
Td :140/90mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit
A : masalah teratasi
P : lanjutkan intervensi (observasi TTV)