Anda di halaman 1dari 5

ATURAN PENGGUNAAN “ING” DAN “ED” DALAM BAHASA INGGRIS

Aturan Penggunaan “Ing” dan “ed” Dalam Bahasa Inggris – Penggunaan ing atau ed dalam suatu kata
kerja digunakan untuk semua tenses kecuali simple present tense. Penggunaan ing menunjukkan pada
aktivitas atau kejadian (juga menunjukkan perubahan kata kerja) dalam continuous tense, continuous tense
dapat berupa past continuous tense, present continuous tense, dan future continuous tense. Sedangkan ed
menunjukkan perubahan pada kata kerja, perubahan menjadi verb2 atau verb3 (verb regular). Kemudian
ketika kita ingin menggunakan verb2 atau verb3 maka kita harus melihat kembali pada rumus tenses yang
digunakan, karena penggunaan ini akan berbeda-beda tergantung dengan aktivitas dan atau kejadiannya.
Advertisement
.

Pada kebanyakan kata kerja, ketika kita diharuskan untuk menggunaan tambahan akhiran ing atau ed maka
yang perlu kita lakukan hanyalah menambahkan ing atau ed, namun pada beberapa kata kerja tertentu,
terdapat aturan yang harus kita ikuti dan tidak boleh kita abaikan. Apa sajakah itu? Silahkan simak
penjelasannya dibawah ini.

Baca juga: perubahan verb2 dan verb3.

Aturan Penulisan Penggunaan “Ing” dan “ed” Dalam Bahasa Inggris


Aturan yang akan saya berikan ini adalah aturan dalam penulisan, bukan dalam penggunaan tenses. Jika
dalam penggunaan tenses maka akan ada rumus-rumus yang harus kalian perhatikan pula.

Menggandakan huruf terakhir


Ada dua kondisi yang mengharuskan kita menggandakan huruf terakhir, yang pertama ini dilakukan ketika
ada kata kerja yang terdiri dari satu suku kata yang diakhiri oleh 1 huruf mati (consonant) yang terlebih
dahulu diawali oleh 1 huruf hidup (vocal). Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh dibawah ini
Kata kerja Ing Ed
Plan planning Planned
Stop Stopping Stopped
Tap Tapping Tapped

Perhatikan yang berwarna merah, itu adalah huruf mati (consonant), sedangkan yang berwarna hijau
adalah huruf hidup (vocal). Namun pengecualian untuk kata kerja yang berakhiran w,x, y, jika ada kata
kerja yang berakhiran w,x,y maka tinggal ditambah ing/ed saja tanpa ada aturan khusus. Contoh, mix
=mixing/mixed, play = playing/played.

Oh iya, kalian juga terlebih dahulu harus paham ya apa yang dimaksud dengan  suku kata, misalkan kata
“sayang” terdiri dari dua suku kata yaitu “sa” dan “yang” (sa-yang), itulah yang dimaksud dengan suku
kata.

Kondisi yang kedua, ini dilakukan ketika ada kata kerja yang terdiri dari dua suku kata dengan penekanan
pada suku kata kedua.

Contoh
Kata kerja Ing Ed
Admit Admitting Admitted
Prefer Preferring Preferred
Advertisement

Kata kerja yang berakhiran “c”


Perhatikan contoh berikut ini
Kata kerja Ing Ed
Panic Panicking Panicked
Picnic Picnicking Picnicked

Untuk yang berakhiran “c” maka kita hanya perlu menambahkan “k” kemudian baru kita tambahkan ing
atau ed seperti yang telah dicontohkan diatas.

Kata kerja yang berakhiran “e”


Untuk kata kerja yang berakhiran “e”, maka jika kita ingin menambahkan ing, kita harus menghilangkan
“e”nya kemudian baru kita tambahkan ing. Sedangkan untuk menambahkan ed, kita hanya perlu
menambahkan “d” saja. Berikut adalah contohnya
Kata kerja Ing Ed
Live Living Lived
Hope Hoping Hoped
Smile Smiling Smiled
Like Liking Liked
Snore Snoring Snored

Perhatikan yang berwarna merah ya, dimana “e” hilang.

Kata kerja yang berakhiran “ie”


Untuk kata kerja yang berakhiran “ie”, maka jika ingin menambahkan ing kita harus menghilangkan “ie”
dan diganti dengan “y”, kemudian baru ditambahkan ing. Sedangkan jika akan menambah ed, maka kita
hanya perlu menambahkan “d” saja tanpa menghilangkan dan mengganti “ie”. Perhatikan contoh berikut
ini
Kata kerja Ing Ed
Die Dying Died
Lie Lying Lied

Perhatikan yang berwarna merah ya, dimana “ie” berubah menjadi “y”.

Kata kerja yang berakhiran “y” yang didahului dengan satu atau lebih huruf mati (consonant)
Jika kalian menemukan kata kerja yang berakhiran “y” yang didahului oleh huruf mati maka jika ingin
mengubah ke bentuk ing, kita hanya perlu menambahkan ing saja. Sedangkan untuk mengubah ke bentuk
ed maka kita harus mengubah “y” menjadi “i” kemudian baru ditambahkan ed.
Contoh :
Kata kerja Ing Ed
Fry Frying Fried
Study Studying Studied

Untuk kata kerja yang lainnya


Selain kata kerja yang termasuk dalam aturan penulisan penggunaan “ing dan “ed” dalam bahasa inggris
diatas, maka kita hanya perlu menambahkan “ing” atau “ed” saja tanpa merubah atau mengganti apapun
lagi.

Dan yang benar-benar harus kalian perhatikan adalah penggunaan “ed”, penggunaan “ed” hanya berlaku
untuk kata kerja regular (perubahan kata kerja yang beraturan), sedangkan untuk kata kerja irregular maka
penggunaan “ed” tidak berlaku dan tentu saja aturan-aturan penulisan diatas juga tidaklah berlaku, maka
lupakan saja penggunaan “ed” beserta aturannya untuk kata kerja yang bersifat irregular (perubahan kata
kerja yang tidak beraturan)

PENGERTIAN, RUMUS, DAN CONTOH KALIMAT PASSIVE VOICE

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Passive Voice – Kalimat pasif atau dalam bahasa inggris di
sebut dengan passive voice sering sekali di gunakan dalam berkomunikasi, passive voice merupakan cara
alternative dalam menyampaikan sesuatu, kalau biasanya anda menyampaikan sesuatu dalam
berkomunikasi dengan menggunakan kalimat aktif (active voice) maka sebagai alternative anda juga bisa
menyampaikannya dengan menggunakan passive voice, intinya adalah bahwa passive voice ini merupakan
kebalikan dari active voice. Gampangnya lagi, jika anda ingin menggunakan passive voice maka anda
hanya tinggal mengubah active voice menjadi passive voice, artinya anda membalikkan kalimat aktif
menjadi pasif.
Advertisement
.

Yang menjadi masalah sekarang adalah cara membaliknya itu, untuk membalikkan atau mengubah active
voice menjadi passive voice tidak boleh sembarangan karena harus menggunakan rumus-rumus tertentu,
maka dari itu untuk menciptakan sebuah passive voice anda harus mempelajari rumus-rumus tersebut.
Namun sebelum anda mempelajari rumusnya, lebih baik pelajari terlebih dahulu dasar-dasar dari
pengertian passive voice, berikut penjelasannya:

Pengertian Passive Voice


Passive voice (kalimat pasif) adalah kalimat yang subjeknya dikenai suatu pekerjaan atau aksi atau
tindakan, artinya subjek tidak melakukan suatu tindakan/aksi dan hanya menerima suatu tindakan/aksi.
Sudah jelas bahwa ini merupakan kebalikan dari active voice, dalam active voice subjek lah yang
melakukan aksi atau tindakan dan tidak menerima aksi/tindakan. Untuk lebih memperjelas, perhatikan
contoh berikut:

 Feri hits Budi. (Feri memukul Budi.) – Active voice


 Budi is hit by Feri. (Budi di pukul oleh Feri.) – Passive voice
Antara aktif dan pasif merupakan suatu kebalikan bukan? Pada active voice, Feri merupakan subjek, di
mana dia melakukan suatu aksi/tindakan yaitu memukul Budi. Sedangkan pada passive voice, Budi
sebagai subjek, di mana dia menerima aksi/tindakan dari Feri yaitu di pukul. Sedangkan untuk subjek,
subjek sendiri dapat berupa noun, pronoun, ataupun noun phrase.

Namun sebagai catatan bahwa tidak semua kalimat aktif (active voice) dapat di rubah menjadi kalimat
pasif (passif voice). Kalimat yang dapat di rubah menjadi kalimat pasif adalah kalimat aktif yang
mempunyai objek, yaitu kalimat verbal yang memiliki kata kerja transitive.

Rumus Passive Voice


Pada dasarnya rumus passive voice hanya ada satu yaitu S + Auxiliary Verb + Past Participle. S berarti
subjek, auxiliary verb berarti kata kerja bantu, dan past participle berarti verb3 (bentuk ketiga dari suatu
kata kerja). Nah yang menjadi masalah sekarang adalah auxiliary verb yang seperti apa yang di gunakan,
karena jika kita berkomunikasikan dapat menggunakan berbagai macam tenses, sehingga auxiliary verb
yang di gunakan tentu saja dapat berbeda, untuk itulah rumus passive voice di atas harus di spesifikkan
sesuai dengan tenses yang akan di gunakan.

Namun sebelumnya, anda harus paham terlebih dahulu dengan rumus-rumus tenses, baru kemudian
mempelajari rumus passive voice sesuai dengan tenses, agar tidak bingung nantinya. Untuk yang belum
paham rumus tenses, berikut rumusnya
EVENT/TIME Present Past Future Past future
Simple S + is/am/are + Non S + was/were + non S + will + verb1 S + would + verb1
verb verb S + Be + Going to +
S + verb1 S + verb2 Verb1
Continuous S + is/am/are + verb.ing S + was/were + S + will + be + verb.ing S + would + be + verb.ing
verb.ing
Perfect S + have/has + verb3 S + had + verb3 S + will + have + verb3 S + would + have + verb3
Perfect S + have/has + been + S + had + been + S + will + have + been + S + would + have + been +
continuous verb.ing verb.ing verb.ing verb.ing
Advertisement

Perlu di ketahui juga bahwa rumus tenses di atas juga merupakan rumus active voice, jadi jika kalian ingin
mengubah kalimat aktif yang termasuk dalam salah satu tenses, semisal kalimat aktif yang merupakan
present continuous tense, maka untuk mengubahnya anda harus menggunakan rumus passive voice yang di
gunakan pada present continuous tense, begitu juga untu semuanya.
Untuk rumus passive voice nya sendiri adalah sebagai berikut:
EVENT/TIME Present Past Future Past future
Simple S + Is/am/are + S + Was/were + S + Will/shall + Be + S + Would/should + Be +
Verb3 Verb3 Verb3 Verb3
Continuous S + Is/am/are + Being S + Was/were + S + Was/were + Being + S + Would/should + Be +
+ Verb3 Being + Verb3 Being + Verb3
Perfect S + Have/has + Been S + Had + Been + S + Will/shall + Have + S + Would/should + Have +
+ Verb3 Verb3 Been + Verb3 Been + Verb3
Perfect S + Have/has + Been S + Had + Been + S + Will/shall + Have + S + Would/should + Have +
continuous + Being + Verb3 Being + Verb3 Been + being + verb3 Been + Being + Verb3

Contoh Kalimat Passive Voice


Nah setelah anda paham dengan apa yang di maksud passive voice, dan anda juga sudah mempelajari
rumus-rumusnya, alangkah baiknya jika anda juga mencermati beberapa contoh kalimat passive voice
yang akan saya berikan berikut ini, agar pemahaman anda menjadi lebih baik. Contoh kalimat passive
voice yang akan saya berikan ini juga akan di sertai dengan kalimat aktifnya, agar anda tahu asal mula
pembalikannya, berikut contoh kalimatnya:
Contoh Active Voice Contoh Passive Voice
Andi buys a book. A book is bought by Andi.
A thief had stolen much money. Much money had been stolen by a thief.
Didik will pay the newspaper. The newspaper will be paid by Didik.
Dina calls me every day. I am called by Dina every day.
They are studying English right now. English is being studied by them right now.
The mechanic has been repairing my car. My car has been repaired by the mechanic.
She will have finished Shinta’s report before the meeting Shinta’s report will have been finished by her before the meeting
begins tomorrow. begins tomorrow.
We did the test yesterday. The test was done by us yesterday.
Shanti was watching some movies. Some movies were being watched by Shanti.
My father buys me a book. I am bought a book by my father.
My father buys a book to me. A book is bought to me by my father.