Anda di halaman 1dari 13

TUGAS BESAR UTS

JARINGAN KOMPUTER

DOSEN PENGEJAR :

Vincentius Abdi Gunawan S.T.,M.T

Judul

Membuat Desain Jaringan Pada Sebuah Organisasi

DISUSUN OLEH KELOMPOK 11

NAMA : ANDRIANTO ( DBC 118 044 )


MUHAMMAD JAILANI ( DBC 118 075 )

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2020/2021
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kegiatan kami yaitu membuat sebuah tugas jaringan komputer dengan tugas "Membuat
jaringan untuk suatu organisasi ". Sebelum ke tahap implementasi, kami menyusun langkah
untuk memulai perancangan sistem jaringan untuk sebuah organisasi di mana pada organisasi
tersebut atau kantor tersebut dapat mengakses komputer,leptop serta printer yang saling
terhubung untuk keperluan kantor tersebut.

1.2 Maksud Dan Tujuan


- Sebagai penyelesaian tugas besar dari mata kuliah jaringan komputer
- Untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana membuat suatu jaringan untuk
sebuah organisasi

1.3 Fungsi dan Manfaat


Manfaat yang diperoleh dalam pembuatan jaringan komputer ini adalah memberikan
kemudahan dan efisiensi bagi pengguna jaringan di suatu organisasi untuk melakukan
komunikasi data antar pengguna jaringan tersebut .Dan dengan ada nya jaringan di organisasi
ini maka dapat dimanfaatkan secara optimal karena komputer, leptop, printer yang berada di
jangkauan jaringan yang telah di buat dapat mengirim data, serta mengakses berbagai
informasi yang di perlukan dengan ada nya jaringan tersebut dan juga dapat mempermudah
pekerjaan pegawai yang sedang bekerja di organisasi tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perangkat yang perlukan


Perangkat yang di butuhkan untuk membuat jaringan dari suatu organisasi ini yaitu kami
menggunakan alat di bawah ini:
1. Leptop

2. Simulasi jaringan dengan Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah sebuah software simulator tools jaringan cisco yang sering
digunakan untuk latihan dan pembelajaran sebelum menggunakan perangkat aslinya, dan
software ini dibuat langsung oleh Cisco Systems disediakan secara gratis untuk siswa dan
juga network administrator.

3. Straigh-Through

Kabel ini biasa digunakan untuk menghubungkan 2 pernagkat jaringan yang berbeda
jenis dengan port ethernet, seperti menghubungkan PC-Host dengan Switch atau hub, router
dengan switch, dll.

4. Routers
Perute atau penghala (bahasa Inggris: router) adalah sebuah alat yang mengirimkan
paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses
yang dikenal sebagai Routing. Proses Routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti
Internet Protocol) dari protokol tumpukan (stack protocol) tujuh-lapis OSI.

5. End Devices

Perangkat jaringan yang paling akrab dengan orang-orang ini disebut dengan End
Devices. Perangkat ini membentuk antarmuka antara jaringan manusia dan jaringan
komunikasi yang mendasarinya. Seperti yang biasa kita gunakan sehari-hari, Laptop atau PC
dll,

6. Switch

Switch pada dasarnya mempunyai fungsi sebagai pembagi sinyal dan penguat sinyal
pada jaringan komputer, Switch dapat mengenali alamat data yang harus ditransmisikan dan
mampu mengatur lalu lintas data dalam jaringan secara lebih baik dibandingkan dengan Hub.

7. Access point

Access point merupakan salah satu perangkat dalam jaringan komputer yang berguna
untuk membuat jaringan nirkabel yang sifatnya lokal atau disebut dengan istilah Wireless
Local Area Network (WLAN). Pada access point terdapat antena dan transceiver, komponen
ini bertugas untuk memancarkan dan menerima sinyal dari client server ataupun
menuju client server.
2.2 Teknisi Yang Digunakan
1. aplikasi cisco pakcet creaker
2. 9 komputer
3. 3 router
4. 2 switch
5. 2 access point
6. 4 leptop
7. 2 buah printer ip
8. 1 kabel utp serta perlengkapannya
Karena nantinya gedungnya berlantai 2 jadi saya membagi dan menyambungkan antara
jaringan di lantai 1 dan lantai 2 dengan sebuah Router. Pada lantai satu saya akan
menempatkan 4 buah PC, 1 Acces Point, 1 Switch dan 1 buah Printer IP. Dan untuk di lantai
2 nantinya saya akan meletakkan 5 Buah PC, 1 Acces Point, 1 Switch dan 1 buah Printer IP.

2.3 Denah Atau Deskripsi

Gambar 2.1 Denah kantor 2 lantai


Pada bagian ini merupakan denah kantor yang akan di gunakan untuk membuat jaringan di
mana telah di persiapkan perangkat yang di butuhkan. Pada lantai 1 terdapat 4 ruangan utama
sebagai ruangan dari karyawan serta pekerja lainnya. Untuk 1 ruangan nya lagi sebagai
tempat tamu yang akan datang ke kantor tersebut. Untuk lantai 2 terdapat 5 ruangan utama di
mana tiap ruangan tersebut tempat pekerja lain nya juga. Serta terdapat 1 perpustakaan, 1
toilet dan 1 tempat tamu yang datang ke lantai 2. Di sini kami menggunakan denah kantor
dari kantor DPRD
Gambar 2.2 desain topologi untuk jaringan organisasi yang di gunakan
Pada topologi diatas kami merancang dengan konsep dimana pada tiap ruangan telah di
bagi beberapa pc dan leptop serta printer untuk dapat di akses tiap pegawai di kantor tersebut,
baik itu di lantai 1 maupun lantai 2, yang di lantai 1 terdapat 1 switch, 4 pc, 2 leptop, 1
access point, 1 printer ip. Dan untuk lantai 2 terdapat 1 switch, 2 leptop, 1 access point, 5 pc,
dan 1 printer ip.

Gambar 2.3 Desain denah Jaringan organisasi kantor dengan cisco


Pada bagian ini merupakan susunan denah yang telah disatukan dengan topologi yang
telah di buat dan digabungkan menjadi susunan organisasi tersebut
Pada bagian ini akan kami jelaskan langkah – langkah atau perancangan untuk membuat
jaringan pada suatu organisasi dengan topologi yang telah di buat di atas.

1. Kemudian Masuk ke menu config dari router0 dan ubah konfigurasinya seperti di bawah
ini.

Gambar 2.4 konfigurasi ip adress

Gambar 2.5 konfigurasi ip adress


Berikut merupakan penambahan ip pada bagian router untuk menghubungkan jaringan
dari lantai 1 dan lantai 2. Dimana pada lantai 1 ip adress getaway nya yaitu 192.168.1.1 /
255.255.255.0 dan untuk lantai 2 ip address getaway nya 192.168.2.1 / 255.255.255.0
2. Masuk ke IP Configuration dari PC untuk lantai 1, lalu ubah IP Address PC pada bagian
lantai 1.

Gambar 2.6 konfigurasi Ip Adress PC lantai 1


Pada bagian ini kami mensetting secara statis / manual untuk ip Pc yang di mana telah di
masukan dengan getaway dari ip router
- Konfigurasi IP dari PC 0 :
IP Address : 192.168.1.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/0)
- Konfigurasi IP dari PC 1 :
IP Address : 192.168.1.3
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/0)
- Konfigurasi IP dari PC 2 :
IP Address : 192.168.1.4
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/0)
- Konfigurasi IP dari PC 3 :
IP Address : 192.168.1.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/0)
3. Kemudian untuk setting ip dari printer lantai 1

Gambar 2.7 konfigurasi ip dari printer lantai 1


Pada bagian ini merupakan konfigurasi dari printer ip yang dapat di akses oleh pc pada
lantai 1
Konfigurasi IP dari printer :
IP Address : 192.168.1.7
Subnet Mask : 255.255.255.0

4. Lalu untuk selanjutnya setting access point di mana hanya akan di berikan nama domain
sebagai pembeda untuk access point lantai 1 dan lantai 2

Gambar 2.8 konfigurasi nama domain SSID untuk access point pada lantai 1

Gambar 2.9 konfigurasi ip adress untuk access point pada lantai 1


Pada bagian ip setting dari ip access point dan nama domain untuk lantai 1 dimana pada
bagian ini juga setelah selesai leptop akan di berikan nama yang telah di berikan pada access
point di atas dengan nama jailani sebagai pengganti pasword untuk leptop pada lantai 1 hanya
dapat access point yang ada di lantai 1 tidak di lantai 2.

5. Setelah itu masuk ke konfigurasi pc lantai 2

Gambar 2.10 konfigurasi IP PC untuk lantai 2


Pada bagian ini kami mensetting secara statis / manual untuk ip Pc yang di mana telah di
masukan dengan getaway dari ip router
- Konfigurasi IP dari PC 4 :
IP Address : 192.168.2.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/1)
- Konfigurasi IP dari PC 5 :
IP Address : 192.168.2.3
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/1)
- Konfigurasi IP dari PC 6 :
IP Address : 192.168.2.4
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/1)
- Konfigurasi IP dari PC 7 :
IP Address : 192.168.2.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1 (IP Address router0 dari interface Fast Ethernet 0/1)
6. selanjutnya masuk ke konfigurasi Ip pada printer lantai 2

Gambar 2.11 konfigurasi IP Printer lantai 2


Pada bagian ini kami setting ip dari printer untuk lantai 2 dengan ip address 192.168.2.7
dengan yang dapat akses printer tersebut hanya pc lantai 2 yang bisa menggunakan nya.

7. lalu masuk ke konfigurasi wireless acces point untuk lantai 2

Gambar 2.12 konfigurasi SSID


Pada bagian ini kami menamakan SSID wireless access point lantai 2 dengan nama
kami masing-masing di mana pada lantai 1 yaitu dengan nama SSID jailani dan lantai 2
dengan nama SSID andri sebagai pembatas untuk leptop pada masing2 lantai hanya dapat
akses jaringan pada lantai tersebut tanpa terhubung ke lantai yang lainnya untuk wirelles
acces point tersebut.
8. setelah itu selesai maka lanjut melakukan pengetesan apakah telah berhasil atau tidak
setting ip pada masing lantai dengan mengirim data pada masing pc yang ada pada lantai
tersebut

Gambar 2.13 mengirim data pada masing – masing pc yang ada di lantai 1
Berikut adalah pengetesan pengiriman data pada lantai 1 di mana hanya dapat di akses
pada perangkat yang ada di lantai 1. Seperti leptop ke leptop, pc ke pc dan juga pc ke printer.

Gambar 2.14 ping dari antar perangkat lantai 2 dengan hasil successful
Berikut adalah pengetesan pengiriman data pada lantai 1 di mana hanya dapat di akses
pada perangkat yang ada di lantai 2. Seperti leptop ke leptop, pc ke pc dan juga pc ke printer.
BAB III
KESIMPULAN
3.1Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan yaitu pada suatu organisasi jaringan
merupakan hal yang penting karena dapat membantu para pegawai untuk lebih mudah akses
data pada masing-masing perangkat yang telah di sediakan di setiap ruangan, serta dapat
membantu pekerjaan para pegawai lebih cepat serta konsisten.
Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan
antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan
komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat
meminta dan memberikan layanan (service).