Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

Topik : Penyakit Jantung Koroner


Sasaran : Keluarga pasien ruang HCU
Waktu : 10.00 - 10.30 WITA, 30 menit
Hari/tanggal : Kamis, 21 Februari 2019
Tempat : Ruang tunggu keluarga pasien HCU
Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan di harapkan sasaran mampu memahami tentang penyakit
jantung coroner
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan ini, di harapkan sasaran mampu :
1. Menjelaskan pengertian PJK
2. Menjelaskan penyebab PJK
3. Menjelaskan tanda dan gejala PJK
4. Menjelaskan pencegahan PJK
5. Menjelaskan penanganan PJK di rumah
6. Menjelaskan makanan sehat untuk memelihara jantung
Metode : Ceramah dan Tanya jawab
Alat bantu : Leaflet
Kegiatan Penyuluhan

Tahap
KegiatanPenyuluhan KegiatanPeserta Metode
Kegiatan

Pembukaan 1.    Salam pembuka Menjawab Salam Ceramah

(5 menit) 2.    Memperkenalkan diri Mendengarkan 

3.    Menjelaskan maksud dan tujuan Mendengarkan

4.    Menyebutkan Materi Penyuluhan Mendengarkan

5.    Membagikan leaflet Menerima


Penyajian 6.    Menyampaikan materi Memperhatikan Ceramah
dan
(15 menit) a.    Definisi penyakit jantung koroner
mendengarkan
(PJK)
keterangan
b.   Penyebab penyakit jantung penyaji
koroner

c.    Tanda dan gejala Penyakit


Jantung Koroner

d.   Pencegahan Penyakit Jantung


Koroner

e.   Penanganan Penyakit Jantung


Koroner di rumah

Makanan sehat untuk memelihara


jantung

Evaluasi 7.   Melakukan tanya jawab seputar Bertanya Diskusi/


materi yang diberikan Tanya
(7 menit)
Jawab
8.   Melakukan Post Test kepada
peserta tentang materi yang telah
diberikan dan reinforcement Menjawab
peserta kepada peserta yang dapat Pertanyaan
menjawab

9.      

Terminasi MMengucapkan terima kasih atas Mendengarkan Ceramah


peran sertanya
(3 menit) Menjawa
MMengucapkan salam penutup b Salam
MATERI
1. Pengertian PJK

PJK ( penyakit jantung coroner) adalah penyakit jantung akibat aliran darah ke
otot jantung terganggu. Biasanya didasari oleh adanya aterosklerosis pembuluh darah
koroner. Nekrosis miokard akut hampir selalu terjadi akibat penyumbatan total arteri
koronaria oleh trombus yang terbentuk pada plaqus aterosklerosis yang tidak stabill
(Soeparman, 1996:1098)
2. Menurut Nurarif (2013), penyebab PJK yaitu :
a. Faktor Penyebab
1) Suplai oksigen ke miocard yang disebabkan oleh 3 faktor :
a) Faktor pembuluh darah : Arterioklorosis, Spasme, Arteritis
b) Faktor Sirkulasi : Hipotensi, Stenosos Aorta, Insufisiensi
c) Faktor Darah : Anemia, Hipoksemia, Polisitimia
2) Curah jantung yang meningkat
a) Aktifitas berlebihan
b) Emosi
c) Makan terlalu banyak
d) Hypertiroidisme
3) Kebutuhan oksigen miocard meningkat pada
a) Kerusakan miocard
b) Hypertropimiocard
c) Hypertensi diastol
b. Faktor Prediposisi
1) Faktor resiko biologis yang tidak dapat diubah
a) usia lebih dari 40 tahun
b) Jenis kelamin : insiden pada pria tinggi, sedangkan pada wanita meningkat
setelah menopause
c) Hereditas
d) Ras : lebih tinggi insiden pada kulit hitam
2) Faktor resiko yang dapat diubah :
a) Mayor : Hiperlipidemia, hipertensi, merokok, diabetes, obesitas, diet tinggi
lemak jenuh, aklori.
b) Minor : Inaktifitas fisik, pola kepribadian tipe A (emosinal, agresif,
ambisius, kompetetif), stress psikologis berlebihan
3. Tanda dan gejala PJK
Gejala PJK(M. Blasck, Joyce, 2014)
1. Nyeri dada sebelah kiri, mencengkeram dan diremas – remas, rasa terbakar, rasa
penuh ( merasa tertindih benda berat) rasa seperti tertusuk pisau, lamanya 5- 10
menit.
2. Lemah, mual, dan pusing
3. Keringat dngin, pucat
4. Sesak nafas, palpitasi
5. Gemetar dan perasaan mau mati

4.   Pencegahan

Pencegahan ditujukan untuk meminimalkan adanya faktor resiko yang ada melalui:

1. Hindari stress yang berlebihan


2. Hidup teratur (pola makan dan minum) hindari gaya hidup yang beresiko
(merokok, miras, kopi)
3. Olahra ga teratur
4. Hindari konsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol, gula, dan garam. Seperti:
jeroan, makanan yang digoreng dengan minyak banyak dan menggunakan minyak
yang berulang karena minyak tersebut telah mengalami oksidasi atau pemanasan
yang berlebihan sehingga meningkatkan resiko PJK
5. Diet sesuai aturan yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat seperti:
sayur dan buah karena makanan yang tinggi serat dapat melarutkan lemak dan
kolesterol di dalam darah dan makanan yang mengandung antioksidan seperti:
makan yang mengandung vitamin A,C dan E
6. Chek up sedini mungkin dan rutin bila terdapat faktor-faktor resiko.

5.   Tindakan yang dapat dilakukan bila ada tanda-tanda serangan PJK

Secara umum serangan yang timbul adalah nyeri dada yang terlokalisir di dada
kiri yang manjalar, sangat menusuk dan berat. Dapat dilakukan hal-hal sebagai
berikut :

a.   Ambil posisi yang nyaman, usahakan sirkulasi tetap adekuat , kurangi aktifitas /
istirahat cukup

b.   Ciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman


c.   Berikan cairan (minum hangat)

d.   Hilangkan kecemasan.   
Bawa segera penderita ke tempat pelayanan kesehatan dengan fasilitas
perawatan intensif jantung. Bila keluhan nyeri semakin berat dan lebih dari 30
menit. Diupayakan semaksimal mungkin agar pertolongan diberikan dan dibawa ke
perawatan intensif jantung dengan waktu < 6 jam setelah serangan nyeri

6. Makanan sehat untuk memelihara jantung

1. Aneka ikan laut misalnya ikan teri, tuna, tenggiri dan minyak ikan
2. Anti oksidan yang banyak terkadung dalam wortel, bamboo kuning, mangga,
bayam taoge, kacang-kacangan, daun singkong, jeruk, brokoli dn jambu biji
3. Asam follat yang terkandung dalam kacang-kacangan (kacang merah,kacang
kacang hijau,kacang tanah,hati ayam,jeruk,bayam, dll
4. Vitamin B6 yang terdapat dalam pisang, beras merah, ikan laut
5. Jeruk, anggur, pepaya, jambu biji (sebagai anti oksigen)
6. Makanan tinggi serat, terdapat dalam kacang-kaangan, sayuran, buah-buahan
(dapat menurunkan kadar LDL aliran darah
7. Bawang putih
8. Minyak zaitun
Evaluasi
1. Evaluasi structural
a. Kesiapan keluarga pasien
b. Kesiapan tempat pelaksanaan
c. Kesiapan waktu pelaksanaan
d. Kesiapan tim penyaji
e. Kesiapan materi
f. Kesiapan leaflet
2. Evaluasi Proses
a. Peserta penyuluhan akan memenuhi waktu pelaksanaan
b. Peserta aktif dalam melaksanakan Tanya jawab
3. Evaluasi hasil
a. Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah di tentukan
b. Keluarga pasien dapat menjelaskan tanda dan gejala serta pencegahan
penyakit PJK
SUMBER

Brunner & Suddarth. 2009. Keperawatan Medikal Bedah Vol. 2. Jakarta: EGC
Reeves, Charlene J., dkk. 2010. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: Salemba Medika
Guyton, Arthur C., dkk. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 9. Jakarta: EGC
Price, A. Sylvia. 1995. Patofisiologi Edisi 4. Jakarta: E
SATUAN ACARA PENYULUHAN
“PENYAKIT JANTUNG KORONER”

KELOMPOK IV

ASMA S. SULE
AYU RAHMATIAH SALEH
FITRIANTY THALIB
RISNAWATI NAGI
SRI YOLANDA SITI RAHMAWATI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI NERS
2019