Anda di halaman 1dari 22

Bekasi, 22 Juni2020

Kepada Yth:
Yth. Ketua Pengadilan Agama Bekasi
Di-
Tempat

Perihal : Eksepsi dan Jawaban atas Gugatan Penggugat Perkara Nomor :


1201/Pdt/G/2020/PA/Bks

Dengan Hormat,

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang bertanda tangan di bawah ini :

SURANTO, S.E., S.H., ARVIQ RIZKY ZULKARNAEN, S.H., DIAN AGUSTIAN


LINGGA, S.H. dan HERLI, S.H. Advokat dan asisten Advokat pada kantor Hukum
“Suranto.SH &Partners” yang beralamat di Kp. Jati Bulak RT.003/002 Blok Masda No. 94,
Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berdasarkan Surat
kuasa tertanggal 17 Juni 2020, (Surat kuasa terlampir) dalam hal ini. Bertindak untuk dan atas
Nama pemberi kuasa :

Nama : Cahyo Marko Juharyanto Bin Muradih


Umur : 38 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Perumahan Graha Asri ,Jl.Cimandiri Timur Blok C5 No.12 RT 003
RW010,Desa Jatireja,Kecamatan Cikarang Timur,Cikarang,Kabupaten
Bekasi,Jawa Barat.
.

Selanjutnya Disebut Sebagai Tergugat

Nama :Sri Rejeki Binti M.Kholib Suwarno


Umur : 32 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jalan Melati I Blok F 36 No.10-11 BJI,RT011/RW014,Kelurahan
Duren Jaya,Kecamatan Bekasi Timur,Kota Bekasi,Jawa Barat.

Selanjutnya disebut sebagai Penggugat;

1
Adapun alasan-alasan dan dalil-dalil diajukannya Eksepsi dan Jawaban atas Gugatan
Penggugat ini adalah sebagai berikut:

DALAM EKSEPSI

QUALIFIKASI PERBUATAN YANG DITUDUHKAN PADA TERGUGAT TIDAK


JELAS OLEH KARENANYA GUGATAN “OBSCURI LIBELLI”

1. Bahwa memperhatikan Gugatan Penggugat tertanggal 07 April 2020, yang mengambil


dasar Undang-undang Perkawinan No. 1 tahun 1974 Pasal 39 ayat (2) Jo pasal 19 huruf
(f) PP No. 9 tahun 1975, jelas bahwa Penggugat telah mengada ada dan
mendramatisir suatu keadaan yang sebenarnya tidak dialami oleh rumah tangga
antara keduanya karena kesalahan yang disangkakan dan tuduhkan oleh Penggugat
kepada Tergugat adalah TIDAK BENAR dan justru Penggugatlah yang telah banyak
melakukan kesalahan dengan tidak memposisikan diri Penggugat sebagai istri sekaligus
ibu rumah tangga dan ibu dari kedua anak Penggugat dan Tergugat, Penggugat sibuk
untuk bekerja dan sedang dekat dengan pria lain yang bernama Joko dan sering pulang
telat ke rumah pada saat Penggugat bekerja;
2. Bahwa alasan - alasan yang dijadikan dasar bagi Gugatan Penggugat adalah tidak
berdasar dan tidak dapat dijadikan alasan untuk diajukannya Gugatan Perceraian
sebagaimana dalam ketentuan Pasal 39 ayat (2) Undang - Undang Republik Indonesia
Nomor 1 tahun 1974 Jo. Pasal 19 huruf f Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 karena
percekcokan sebagaimana yang didalilkan Penggugat dalam Gugatannya, pemicunya
adalah kesalahan yang dibuat oleh Penggugat sendiri;
3. Bahwa berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 1981 “Penyebab
perselisihan tidak mungkin dapat meminta cerai berdasarkan pasal 19 huruf f Peraturan
Pemerintah No. 9 tahun 1975 : “Perkawinan bukan perjanjian biasa untuk hidup bersama
sebagai suami istri tetapi suatu perjanjian suci, yang untuk memutuskannya tidak boleh
diukur dengan kesalahan dari salah satu pihak saja;
4. Bahwa karena qualifikasi perbuatan dan kesalahan bukan ada pada Tergugat maka mana
mungkin Putusan akan didasarkan pada seseorang yang telah memicu dan membuat
kesalahan itu sendiri sebagai dasarnya;
5. Bahwa karena Gugatan diajukan oleh orang yang membuat kesalahan itu sendiri dan
untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat luas khususnya dan kepada
Keluarga Kedua belah pihak maka sudah selayaknya Gugatan tersebut ditolak atau
setidak - tidaknya dinyatakan tidak diterima.

DALAM POKOK PERKARA

1. Bahwa Tergugat menolak dengan tegas dalil-dalil Gugatan yang diajukan oleh
Penggugat kecuali yang secara tegas dan jelas diakui kebenarannya oleh Tergugat;
2. Bahwa hal-hal yang dianggap relevan dalam Eksepsi, mohon dapat dianggap dan
diberlakukan dalam pokok perkara ini;
3. Bahwa benar dari perkawinan tersebut Tergugat dan Penggugat telah di karuniai 2 (Dua)
orang anak perempuan;

a). Naomi Cesari Ramadane,Perempuanyang lahir di Bekasi pada tanggal 2 Agustus 2011
sebagaimana tertera dalam kutipanb Akta Kelahiran Nomor : 12254/PL/I/2011,yang
dikeluarkan oleh Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kota Bekasi pada
tanggal 5 Desember 2011;

2
b). Nayla Caesari Putri,Perempuan yang lahir di Bekasi pada tanggal 28 Januari 2013
sebagaimana tertera dalam kutipan Akta Kelahiran Nomor : 3275-LU-28022013-
0011,yang dikeluarkan oleh Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kota
Bekasi pada tanggal 7 Maret 2013;

6. Bahwa benar pada awal Perkawinan antara Penggugat dan Tergugat tinggal bersama
mertua / Orang tua Penggugat namun hanya tinggal beberapa bulan saja dan kami fokus
dengan keluarga kami yang baru menempati rumah orang tua saya bukan HADIAH
perkawinan yang disanggahan penggugat Orang tua masih lengkap dibilang hadiah
bilamana sudah yakin dengan menantunya akan dibalik nama ke menantunya tanpa harus
dikasih tau dan diberitahu, pupus harapan dan sakit hati sebagai mertua melihat ulah
mantu kesayangannya, menantu perempuan hanya sendiri terjadi sekitar pada tanggal 14
desember 2019,menyaksikan sebuah peristiwa memalukan dan aib keluarga kami
( penggakuan seorang menantu jalan berdua dengan lelaki yang sudah beristri pada
saat jam kerja,dan istrinya pun hadir beserta saksi adik dari istri perslingkuhannya
penggugat,penggakuan sadar mereka telah berzinah berpegangan tangan dengan
bukan pasangan suami istri yang halal dan tidak menghargai sebuah tali perkawinan (
bukti penggakuan chat terhadap pasangan terlampir dan bukti rekaman pengakuan
pun ada ) dan bagi aturan keluarga kami pun punya aturan dan kami hanya menempati
saja,dan juga bukan saya aja semua adik adik tergugat tidak permasalakan semua itu harta
orang tua karena mereka masih ada ,begitu juga ruko ruko walaupun sudah nama masing
masing anak anaknya..tetep anak tidak ada hak untuk itu..(tdk bolehmenguasai
kepemilikan )dan ada salah satu rumah masih ditempati sama tukang sol sepatu posisi
letak rumah dilemah abang hampir 15 tahun lebih dia tinggal sampai sekarang sudah
dibangun sama dia,karena dia merasa menepati yang bukan miliknya,dia sadar bukan
milik dia, dan orang tua Tergugat yang membayar angsuran rumah tersebut sampai
lunas,rumah yang dibahas sama penggugat,karena tau penghasilan anaknya yang tinggal
dirumah mertua pada waktu itu dan kondisi ekonomi keluarga penggugat yang hanya
dihasilkan ayahnya sebagai tukang ojek pangkalan perumahan,kakak yang bekerja
sebagai TKI dan penggugat sebagai karyawan magang bakti bca yang berpenghasilan pda
waktu itu 1.350.000/bln,pada waktu itu dan adik adiknya masih ada yang duduk disekolah
dasa ( SDN),dua orang lagi duduk Sekolah Menegah Atas(SMA).maka orang tua
TERGUGAT yang membayar rumah sampai lunas, yang berada di perumahan Graha
Asri jl.cimandiri timur blok c5 nomer 12 rt.03 rw010 desa Jati reja kec. Cikarang
timur,dan kami disana beraktifitas bekerja...pada waktu itu berjalannya waktu tak terasa
sudah berjalan 1 tahun 06 bulan belum dikarunia seorang anak yang kami dambakan
(mungkin dengan aktifitas kami bekerja kelelahan sehinga belum maksimal dan
produktif ) dikarenakan istri baru masuk dan bekerja sebagai karyawan magang yang
bernama Bakti BCA sebagai teller di cab. Bca MT.Haryono cawang jakarta,dengan gaji
waktu itu 1.350.000 di tambah uang 300 rb (uang jaga jaga) dan pada masa itu tempat
bekerja saya di lising (pembiayaan otomotif roda 2 )sebagai survey diatas angin
permintaan kredit lagi tinggi tingginya untuk difasilitasi kreditnya saya bekerja di PT.bess
FINANCE cab. Bekasi dengan gaji 950.000, blum insentif dan bonus dari mitra kerja atau

3
dealer motor dan blum dari nasabah,blum orderan sendiri Dan dengan frekwensi jauh
antara jakarta dengan cikarang,qt sepakat memutuskan untuk tinggal dirumah mertua
dibekasi dengan harapan kami dikasih karunia seorang buah hati yang kami dambakan
karena jarak yang dekat tempat kerja, anakyang sudah kami dambakan selama ini disaat
pernikahan kami yang tertunda untuk memiliki anak selama kurang lebih 1 tahun 06
lebih disebabkan,dan kebetulan rumah mertua ada 2 rumah yang bersampingan dengan
nomer 10-11 tembus jadi satu tembok tengah di bobol kami menempati rumah nomer 11 (
secara tidak langsung 1 atap ditinggali 5 orang ditambah 1 orang saya selaku menantu (
(TERGUGAT),yang masing masing mereka bersekolah dan bayaran pada nunggak dan
tidak satu pun bekerja pada waktu itu,dan mertua laki laki hanya mengandalkan menjadi
tukang Ojeg perumahan,dan PENGGUGAT selaku istri TERGUGAT dan juga hanya
mengandalkan kiriman kakakPENGGUGAT(ka iis)yang bekerja menjadi TKI.mertua
laki laki tidak suka anak bawaan dari mertua perempuan tinggal 1 rumah,dirumah
itu...ekonomi mertua hanya menjadi tukang ojek pangkalan perumahan,sedangkan
anak-anaknya masih bersekolah hanya PENGGUGAT dan TERGUGAT yang bekerja
dan akhirnya kami balik kerumah mertua dan alhamdulilah kami dikarunia anak yang
bernama NAOMI CAESARIA RAMAMADANE yang terlahir 2 agustus 2011,yang
pada waktu itu istri minta dicaesar tidak mau normal katanyasakit,bentuk kasih
sayang cinta tergugat terhadap penggugat,tergugat mengiyakan untuk dicaesar di RS
MITRA KELUARGA BARAT demi safty keamana ibu dan anak.. pada waktu itu
TERGUGATtidak mau pusing dan tugas saya hanya bayar biaya Rumah Sakit istri
(PENGGUGAT)agar selamat dan bekas jahitan bersih tidak terganggu kesehatan
ibunya...sebagai bentuk kasih sayang seorang suami yang sayang sama istri dan keluarga
kecilnya,sampai perawatan imunisasinya dan susu pun kami kasih yang layak (chilkid )
anak pertama kami tidak pernah namanya imunisasi atau sakit kepuskesmas selaku ayah
yang bertanggung jawab (TERGUGAT)ingin memberikan kasih sayang terhadap anak
dan istrinya selalu kedokter specialist(dari hamil sampai 1 menjadi anak anak selalu yang
terbaik kedokter specialis anak dan kandungan di RS mitra keluarga barat pada waktu itu
(lagi bekerja),begitu juga sama halnya lahirnya anak kedua kami PENGGUGAT minta
caesar sebagai suami TERGUGAT saya iyakan karena lihat perkembangan
caesarnya tidak mempengaruhi keadaan fisik PENGGUGATdan kesehatan( pada
masa itu saya bekerja sudah menjadi survey mobil div.mobil bekas di PT.ADIRA finance
cab. Kemayoran tahun 2010 pada masa tempat bekerja saya di lising (pembiayaan
otomotif roda 2 )sebagai survey diatas angin permintaan kredit lagi tinggi tingginya
untuk difasilitasi kreditnya...saat anakpertama usia 3 bulan PENGGUGAT minta cerai
sama TERGUGAT dan saya bicara kemertua..akhirnya mertua bilang ke
PENGGUGAT...,dan saya selidiki dia lagi deket sama atasannya satu kantor selalu saya
tanya hanya temen,dan saya percaya ucapan istri karena saya belum ada bukti jelas
dimata saya(semua itu karena mempertahankan rumah tangga saya apalagi anak masih
usia 3 bulan),semenjak tinggal dimertua kewajiban seorang istri terhadap suaminya
dicover sama mertua termasuk anak menyajikan minum dan makan justru bukan istri
yang seharusnya lebih banyak melayani suami (TERGUGAT) saat dirumah,
(PENGGUGAT) Istri bahkan selalu sibuk dengan aktivitasnya bekerja main
Hp( biasalah saya tidak heran dengan prilakuistri sampai saat ini terjadi ) hanya minta

4
Kejujuransaja( Selalu dijawab apaan siih hanya temen juga ) ,pada waktu itu temannya
sampai ngirim parcel ke istri saya pada saat hari raya idul fitri dan masih magang di
BCA..(sambil bertanya dalam hati masa iya temen dan juga saya tidak mau pusing
dalam hal itu,percaya sama istri),akhirnya tidak terjadi perceraian pada waktu itu
PENGGUGAT sambil kuliah SI program dari magang tempat bekerja di kantor BCA dan
waktu itu mengandung anak yang kedua dan setiap pulang kuliah pun TERGUGAT
selalu jemput pada malam hari dari kampusnya mengingat begitu sayangnya
TERGUGAT terhadap PENGGUGAT beserta anak dalam kandungannya ,tidak ada
pertengkaran yang hebat dan selalu di selesaikan di ranjang,tahun 2013 akhirnya lahir
anak kedua kami bernama NAYLA CAESARIA PUTRIlahir di RS Mitra keluarga barat
melalui Operasi Caesar lagi.

# sangahan tempat tinggal..penggugat dan tergugat telah 11 tahun tinggal dimertua...


( maaf itu bukan cerita sebenarnya)

Sebagai sanggahan ada di POINT 1 atas, Setelah lahir anak ke dua kami dan usia anak
pertma 7 thun( SD ) anak kedua 5 tahun ( TK ), tahun 2015 saya memutuskan sudah tidak
bekerja di lesing lagi dan saya pun memutuskan beruntuk blajar usaha dan berhenti
bekerja di dunia lising karena faktor bertentangan dengan hati sebagai manusia..dan
bekerja di sorum mobil bekas (yang penghasilannya tidak menentu, masa iya kaga ada
nafkah dari suami besar atau kecil)dan mendapat persetujuan dari istri selaku
penggugat..pada waktu berhenti bekerja di 2015(otomatis imbas seluruh finansial n style
kmi berubah drastis,hanya angka yang berbeda dan kebiasaan qt makan diluar n berenang
bersama anakanak sudah jarang tidak sama pada waktu saya bekerja,bisa dikatakan jarang
istri masak buat saya n anak anak )pada saat tinggal dirumah mertua dan dari awal
pacaran sampai saat ini penggugat tahu pendapatan penghasilan saya tak menentu,tidak
berada dizona nyaman dimasalah keuangan n nafkah qt semua sulang saling berjalan
seiring jalan waktu kami,.dan pernah istri tidak bekerja karena kontrak dari bakti BCA
habis masa kerjanya ( tahun 2011),saat itu saya bekerja sebagai survey mobil bekas dan
bekerja saya kasih atm gaji saya turun tanggal setiap tanggal 25..pada waktu itu UMR
kalau tidak salah 2.250.000,uang gaji saya mendapat Rp.6.5 juta plus insetif saya di
mobil waktu saya kerja di adira finance sebagi survey mobil ,di ambil semua sama
PENGGUGAT dan saya kecewa waktu itu istri(PENGGUGAT)bilang kesaya,posisi
tanggal 5 “ yah uang tinggal 500 ribu”alasan demi alasan di kumpulkan
PENGGUGAT buat biaya rumah tangga dan masih tinggal dirumah mertua ..dari
awal nikah TERGUGAT ingin PENGGUGATjujur,tapi PENGGUGAT selalu
berdalih biaya rumah tangga dalam hati saya sampai saat ini selalu melekat dihati
saya RUMAH TANGGA MANA YANG DIBIAYAI padahal belanja bulanan diluar
gaji,biaya anak dan bulanan,bayar mobil, susu imunisasi itu uang pendapatan di luar saya
disetiap saya habis survay pulang dari nasabah pasti dapet amplop dan dapet insetif dari
deler 1 juta per unit itu insentif saya dari dealer blum dari kantor, dan waktu
ituTERGUGAT tidak dipermasalahkan sama PENGGUGAT pada waktu itu masih
normal,walapun saya tau buat bayar tunggakan sekolah adik adiknya ada yang nunggak 3
bln,ada yang 2 bualn,nunggak listik pam mau diputus,akhirnya saya ambilkeputusan

5
daripada rumah tangga saya hancur gara gara materi atm diistrisaya berhenti
bekerja dari adira finance...pindah kerja di ufinance dengan gaji 1.750.000/perbulan
tanpa harus kasih atm gaji..saya trauma kerja di PT adira Finance div.mobil bekas ...dan
jadi cerita saya sampai saat ini.

saya keluar dari rumah mertua sekitar tahun 2017 karena adiknya PENGGUGAT mau
menikah. secara tidak langsung mertua mengharuskan kami untuk pindah..karena
pertanyan mertua ke istri berulang ulang.akhirnyaTERGUGAT dan PENGGUGAT
sepakat memutuskan untuk cari KONTRAKAN dan kami pun pindah dari Rumah mertua
( kalu tidak salah tahun 2017) Dan kami sempet tinggal dikontrakan selama 2 tahun dan
dikarenakan mertua selalu tanya kapan mau pindah...mertua bicara ke
PENGGUGAT..karena adiknya mau menikah..akhirnya kami tinggal disebuah kontrakan
kecil dan kebersamaan kami terasa hangat di kontrakan kecil selama 2 kali lebaran bukti
kontrakan terlampir...dan anak anak merasa nyaman tinggal di kontrakan karena selalu
damai dan kumpul bersama keluarga kecil baik dalam keadaan susah ataupun senang
daripada tinggal dirumah cikarang yang saat ini kami tempati, cerita kami berkumpul
bersama,dan menoreh luka dalam kami dengan adanya kejadian ini.

#.penggugat merasa bangun...sanggahan.

Wajar hidup numpang dirumah orang tua harus bebenah..apabila merasa membantu itu
hanya konsep dapur,kramik,kamar mandi...saya selaku TERGUGAT merasa bukan harta
bersama PENGGUGAT....dan TERGUGAT mempersilahkan untuk di bongkar merasa
penggugat telah membeli kramik itupun atas dasar keinginan PENGGUGAT dan tidak
ada paksaan dr TERGUGAT dan orang tua TERGUGAT...hanya meminjam KTP atas
nama PENGGUGAT di token pln dan pada tanggal 14 desember 2019 akhirnya saat itu
orangtuaTERGUGAT mengetahui menantunya jalan sama suami orang lain,dan
OrangtuaTERGUGAT sangat kecewa dan shok tidak menyangka atas perilaku
PENGGUGAT yang selama ini dibanggakan sebagai menantu kesayangan dan menantu
perempuan satu satu nya di keluarga TERGUGATyang ternyata mempunyai perilaku
tidak baik dan terpuji sebagai istriyang sudah bersuami berperilaku tidak baik
ahlaknya apalagi PENGGUGAT seorangibu yang dikarunia 2 anak perempuan
jalan dengan suami orang yang sudah mempunyai anak 3 yang masih kecil kecil,mereka
bersenang senang seharian tanpa memikirkan sucinya ikatan pernikahan ..dilakukan
mereka berdua secara matang dan praduga TERGUGAT penjelasaan dari mulut teman
lakinya sepertinya sudah terbiasa melakukan perjalanan itu (sangat terencana dan
perfect)..disaat jam bekerja.. ( bukti rekaman pengakuan mereka jalan,dan perdamaian
secara lisan dirumah PENGGUGAT dicikarang kedua belah pihak akan di buktikan),dari
sini perselisihan rumah tangga tergugat dimasukin orang ke 3 sampai datang kerumah
penggugat dan tergugat....prasaan hancur tergugat saat itu dimana seorang pria yang
haram secara agama megakui didpan matanya tergugat istrinya di pegang
tangannya...ama lelaki lain dan hanya jalan jalan ke lembang makan bakso..dan tergugat
menanyakan hbis berapa yang masuk makanan HARAM keistri saya dan dia manjawab
Rp.150.000 ( hanya tuhan yang tau ),tapi tergugat berjanji akan mengantikan uang
itu,alhamdulilah sudah saya balikan ke penggugat ( terserah uang ini kamu kasih

6
sedekahkan atau km kasih teman kantor kamu itu,agar janji saya sebagai suami pada
waktu itu ditepati karena uang haram yang bukan miik kamu kamu makan karena waktu
itu km masih istri saya) disaat penggugat minta pisah dan sudah kabur dan pergi tanpa
ijin pada saat pergi dan mau tinggal dirumahorang tuanyatanggal 13 maret 2020 dari
rumah yang kami tempati dan tergugat langsung memberikan talaq 1 di tanggal 28
maret 2020,kepada penggugat dan disaksikan orang tua penggugat.

Ada celoteh obrolan di hp ada bahasa yang menyinggung dan membahas mengenai istri
membicarakan (curhat keteman kantornya itu bernama bapak joko bagian IT di rumah
sakit dimana istri saya bekerja) masalah dapur rumah tangga keluarga kami dengan
teman sekantornya yaitu. Laki laki yang pergi sama istri sayaPENGGUGAT” dia bicara
kesaya masalah dapur rumah tangga keluarga kami dan menjelekan saya sebagai suami
yang kondisi ekonomi saat itu finansial saya lagi terpuruk “ TERGUGAT pastikan dia
bisa hadir sebagai saksi kalau dibutuhkan..pernyataan apa aja yang dilontarkan terhadap
istri saya kedia sampai dia terpana dan simpati sampai terjadi dan janjian jalan bersenang
senang dengan lelaki yang telah beristri (apa motif tujuan laki laki itu bisa jalan dengan
istri yang sudah bersetatus suami,alhamdulillah cepat ketahuan )dan istri yang bersuami
yang dilindungi haknya bersama hukum pernikahan Agama dan hukum pernikahan yang
tercatat di KUA,secara tidak langsung PENGGUGATsudah menjelekan dirinya sendiri
dan telah membuka aib rumah tangga nya...dan TERGUGATteringat pada waktu masa
pacaran istri selalu mengeluh masalah ekonomididalam keluarganya..dan dia berkata
kepada TERGUGATpada waktu masa pacaran” mas aku terasa lelah dan cape banting
tulang kerja dari pagi sampai malam untuk keluarga aku dirumah yang bontot masih
SD,yang 2 ya SMA blum ada yang lulus dan hanya mengandal kan PENGGUGAT dan
kiriman kakak yang menjadi TKI dan bapaknya sebagai tukang ojek“timbul rasa
TERGUGATuntuk mencintai dia perempuan yang tegar dan pada waktu itu bersaing
dulu sama supervisor tempat dia bekerja sama orang lapangan yang bau keringat
sepanjang hari dan dia saya nikahin di tahun 2008 menjadi istri dan selalu saya manjakan
kebahagian secara materi dan kesenangan istri saya ikutin ( tapi pada waktu itu saya
bekerja di lising perusahan pembiayaan kredit ) dan semenjak kejadian itu lelaki bicara
masalah dapur keluarga kami dan informasinya pasti curhatan istri saya kenapa orang lain
itu bisa tau dapur kami apalagi lelaki itu punya istri dan 3 orang anak,.timbul rasa
praduga negatif saya terhadap istri saya KOK SAMA YAA dengan cerita dulu saya
sampai saat sekarang yang dilakukan istri saya dengan bangga nya dia mengeluh dan
berbicara sama lawan jenis masalah dapur keluarganya...ada apa dengan hati istri saya
apa yang iya cari hidup berumah tangga???dan pada waktu itu TERGUGAT
mengabaikan permasalahan itu dan memaafkan PENGGUGAT demi rumah tangga dan
anak anak.walapun PENGGUGAT minta pisah pada waktu itu ketahuan melalui hp
selular PENGGUGAT juga dan keterangan dari anak anak selalu chat dengan pak joko
disaat saya pulang malam .dan TERGUGAT selalu memaafkan PENGGUGAT dan
bertahan keutuhan rumah tangga saya demi anak anak...dan beberapa minggu terasa indah
waktu setelah kejadian itu..

7. Bahwa apa yang disampaikan dan dituduhkan PENGGUGAT sangatlah tidak benar dan
hanya merekayasa kepada TERGUGAT kecuali PENGGUGAT kelaparan kurus kering

7
dan anak anak sampai tidak makan dan jajan bahkan vitaminnya pun selalu jadi perhatian
khusus TERGUGAT, dan TERGUGATSangatlah Paham Dan Mengerti Mana
kebutuhan yang lebih diutamakan untuk keluarga tau mana yang kebutuhan rumah tangga
Nafkah dan kewajiban seorang suami yang wajib dipenuhi untuk kebutuhan rumah
tangganya ,ini menjadi Alasan Klasik bagi TERGUGAT untuk penjabaran n penjelasan
sanggahan dipoint 4 ini pernikahan kami sudah berjalan 11 tahun..karena dia ibu dari
anak anak saya..kalu saya jelasin sudah jadi daging..( penjelasan saya sudah cukup di poit
1.kenapa penggugat tidak membahas waktu pertama kali penggugat menikah dengan
tergugat ga dibahas pada saat dia minta cerai anak kmi umur 3 bulan yang pertama????
dan kenapa ini dibahas di tahun 2020 WHY???????

8. Bahwa tidak benar apa yang di sampaikan PENGGUGAT tentang Puncaknya


Perselisihan rumah tangga atas perselisihan yang sulit diatasi kurang lebih diakhir 2019
karena waktu itu PENGGUGAT dan TERGUGAT masih tinggal bersama dan masih
adanya kebahagian seperti penganten baru yang ke dua kalinya antara PENGGUGAT
dan terggugat,dan terggugat merasa menikmati ini seorang istri yang sesungguhnya yang
saya nantikan selama ini menurut ajaran secara agama islam yang baru tumbuh slama 11
tahun dirumh sendiri tanpa ada anak anak ( pada waktu itu masa liburan sekolah
pulangkampung bersama neneknya dan anak anak kerumah uyutnya di majalengka,ini
momen terakhir kmi berkumpul bersama sama),karena saya maafkan dan istri merasa
salah yang telah terjadi di tanggal 14 desember 2019 (penjelesan ada di point 3),haknya
saya sebagai suami baik hubungan suami istri sampai sehari bisa 3 kali dan istri pun ada
perlawanan diranjang yang blum saya rasakan yang lebih seperti ini,ungkapan hati saya.
Alhamdulillah terpenuhi dari kopi makan selalu disediakan dimeja setiap hari ruang
tamu..indahnya istri sudah berubah sikapnya dan kewajiban nya melayani dengan hati,
itulah kebahagian saya terakhir yang saya rasakan dan juga kita berembuk masalah
kedepanya masalah keuangan dan kewajiban yang saya bayar terutama KTA dan
kebutuhan anak sekolah bayar ini itu lainnya dan kami telah sepakati bersama sama dan
sudah deal selesai dibahas...( ada bukti coretan kesepakatan bersama masalah kebutuhan
dirumah tangga,tapi tertinggal di rumah TERGUGAT secari kertas dan tidaklagi ada
sama saya yang tertinggal dirumah PENGGUGAT pada waktu saya memberitahukan
kepada orang tua PENGGUGAT dan sudah kami sepakati bersama tetapi kekeh
PENGGUGAT minta pisah ) usaha sorum mobil bekas yang slama ini saya kelola mulai
menurun dan terpuruk di awal 2019 otomatis segi finansial saya mempengaruhi
pendapatan saya,dan kami masih tinggal di kontrakan dan PENGGUGAT masih kerja di
RS.mitra keluarga timur,kaga ada permasalahan seperti yang dituduhkan kepada
TERGUGAT dan anak anak pun menyesali pindah dari kontrakan dan menyesali bunda
nya pindah kerja ke tempat yang baru RS.Graha mm2100 karena berubah total sikap dan
perilaku PENGGUGAT,tinggal di cikarang makin terpuruk dan ancur ancuran dan
TERGUGAT memahami itu sambil mencari solusi kita berdua, uang KTA pun masih
ditangan orang dan PENGGUGAT pun tau itu permasalahannya( kondisi masih bahagia
dan masih bisa dingin suasana masing masing),dan untuk kewajiban saya pun masih saya
penuhi..minimal mereka tidak kelaparan ada beras sama telor dan kebutuhan rumah saya
ada uang saya ngasih juga dan kami saling menutupi tentang kebutuhan selama tahun
2019,krisis kepercayaan saya terhadap istri berawal dari tanggal 14 desember
2019,mereka berdua mengakui nya di depan mata saya berzina tangan yang bukan
suaminya (Mukhrimnya) dan mengajak istri yang bukan istrinya melainkan istri
TERGUGAT dan kondisi itu saya memaafkan mereka..karena mereka satu kantor beda
divisi saja..akhir desember 2019 adalah kebahagian yang saya harapkan selama
ini,kewajiban seorang istri disaat berangkat kerja dan pulang kerja selalu menyediakan

8
teh atau pun kopi dimeja baik sebelum berangkat kerja maupun pulang kerja sudah
tersedia ( doa saya melihat perubahan itu,berucap ya Allah terimakasih dengan kejadian
ini mudah mudahan dia menjadi ibu yang baik buat hamba dan anak anak.)dan masalah
finansial keluarga karena sudah disepakati TERGUGAT pun bicara kepada
PENGGUGATsedang ngplay kerjaan ke job street alhamdulillah ada hasil interview di
PT Sukaku,dan laporan juga sama TERGUGAT shearing dan diterima sama
PENGGUGAT dan dapet panggilan interview dan test di bsd serpong tangerang minggu
ke 2 awal january 2020dan saya juga informasikan perkembangan saya slama ngeplay job
street dan sampai awal tahun baru 2020,walupun hujan kami berdua merasa pacaran
berdua menikmati dan menyambut tahun baru 2020 dengan cita cita dan harapan
kesuksesan didunia dan diakhirat karena kita sudah tinggal dicikarang dan jauh dari orang
tua (anak anak dan mertua perempuan masih di kampung liburan sekolah),dan rumah
mertua pun banjir kita berdua yang membersihkan ditambah adik ipar yang bontot
kebahagian sendiri sambil bercanda ria tanpa ada anak anak yang masih dikampung dan
sampai solusi jemput anak membicarakan biaya jemputnya kita rembukan antara
PENGGUGATsama TERGUGAT dapet pinjaman 500 ribu dari adik ipar, kita
berangkat jemput anak anak,dan kami berkumpulbersama sama dirumah di
Cikarang,PENGGUGAT menawarkan diri agar ikut TERGUGAT interview di bsd
serpong bersama anak ke dua saya sekaligus refresing keluarga dengan kejadian 14
desember 2019,kami menikmati itu dengan senyum dan kegembiraan yang lepas dan
solusi ongkos interview juga kita berdua berembuk bersama dan disepakati bersama dapet
lah pinjaman 500 ribu lagi dari adik ipar saya melalui PENGGUGAT karena istri saya
tahu keadaan usaha dan finansial suaminya selaku TERGUGAT dan telah kami sepakati
bersama sebagai tanggung jawab saya...pengeluaran tersebut... ( poto kebersamaan dan
kegmbiraan kami sekeluarga pada saat jemput anak anak di kampung dan anter saya tes
interview ada bukti nya )dan awal bulan Febuari 2019 saya bekerja di PT.Tecno body
spart asuransi sinarmas dan saya juga sering komunikasi sama PENGGUGAT didalam
jam kerja karena saya berangkat pagi pulang malamdan juga saya protect dia ketat jangan
sampai hubungan mereka timbul lagi karena teman sekantor dan tidak mau lagi ada
kejadian seperti itu lagi didalam rumah tangga saya ada penyusup pihak ke 3 yang telah
masuk kedalam rumah tangga TERGUGAT,TERGUGAT beranggapan wajar karena
TERGUGATsuaminya dan harus di jaga istrinya demi kebahagian rumah tangga
TERGUGATdan TERGUGAT merasa cemburu terhadap istri TERGUGATdan dihari
sabtu tanggal 14 febuary pada saat itu gerimis saya ajak pulang kerumah cikarang
bersama anak anaknya,karena rumah mereka bukan diduren jaya dan TERGUGAT tidak
dibukakan pintu pager yang di gembok dari dalam dan hanya menemui adik iparnya yang
bontot sdr FINA dan bicara seperti ini “ mas mba sri sama anak anak disini aja dulu sama
mba biar tenang “ itu ucapan adiknya kepada TERGUGAT itupun hanya ngobrol diluar
tanpa dibukakan pintu pager (TERGUGAT sudah merasa tidak dihargai lagi ).semua
tercatat dikalender saya setiap kejadian itu.puncak puncak permasalahan itu timbul disaat
PENGGUGAT mulai pakai pasword di hpnya kecemburuan dan kekesalan
TERGUGAT semakin menjadi memuncak nya dan semakin tajam dan susah untuk
komunikasi berdua pada akhir febuari 2020 berhubungan suami istri,PENGGUGAT
melayani Hubungan badan dengan TERGUGAT pundalam keadaan terpaksa dan
TERGUGATmenyadari itu terpaksa dan saya paksa dengan harapan permasalah ini
terurai dengan dingin dan bisa dibicarakan berdua, disaat tanggal 13 maret 2020 istri
pergi tidak pulang bersama anak anak dengan alasan tidur dirumah orang tuanya hanya
membawa beberapa baju anak anak.PENGGUGAT dan TERGUGAThanya bisa bicara
ke anak lewat telpon.

9
9. Bahwa tidak benar antara TERGUGAT dan PENGGUGAT tidak adanya persamaan visi
dan misi untuk membangun Hubungan Keluarga Yang Harmonis,itu hanya saja alasan
PENGGUGAT yang selalu menyalahkan TERGUGAT disaat kondisi ekonomi pekerjaan
dan Pendapatan Ekonomi yang belum stabil yang berakibat terjadinya perselisilahan
dalam rumah tangga ’ itu terjadi diawal 2020 yg tertulis digugatan untuk tergugat disaat
usaha saya hancur ancuran ( bangkrut ) hutang dimana mana,selama perjalanan rumah
tangga 11 tahun kita baik baik saja tanpa ada masalah selalu sadar satu sama lainnya
tentang kebutuhan dan rumah tangga dan anak anak sekolah saling bahu membahu
menutupi kekurangan antara TERGUGAT dan PENGGUGAT,setelah PENGGUGAT
masuk kerja di tempat baru RS graha mm 2100 berubah sikap dan prilaku nya
PENGGUGAT entah apa yang ada dikepala dia sampai berani berbohong disaat kerja
ternyata dia jalan sama suami orang,dan entah apa yang menyelimuti kepala dia sehingga
menggugat saya seperti ini dan memisahkan saya dengan anak anakmuncul praduga
praduga tak bersalahdengan kejadian di tanggal 14 desember 2019,itu membuat saya
yakin dan percayaada apakah dengan istri saya...????dan membuat praduga saya yakin
atas istri saya minta pisah dan tinggal dirumah orang tuanya agar lebih leluasa bebas
tanpa ada kontrol dari saya sebagai suaminya yang secara hak dia masih istri
TERGUGATberani pergi dari rumah dengan membawa anak anak tanpa seizin
TERGUGAT apa alasan dia membawa anak anakdengan keinginan dia menggugat
TERGUGATdan secara tidak langsung dia telah melakukan pendzoliman terhadap anak
anak diusia dini untuk memisahkan diriantara ayah dengan anak anak nyakenapa dia
harus bawa anak anak...??? dan berjalannya waktu praduga TERGUGAT terbukti
dengan Dengan Bangga NyaPENGGUGATsaya pasang status di media sosial di nomer
whats up yang dipasang distatusnya pada tanggal 19 maret 2020 jam 20.34 am bikin
status dan poto bersama laki laki yang bukan suaminya dengan bunyi status “ KAMI
SAAT INI “mereka poto selfi memakai masker...sedangkan istri saya pulang kerja jam
05.00 diRS.Graha mm2100 cibitung..yang jadi pertanyaan TERGUGATadalahapakah
prilaku sikap dan perbuatan terpuji seorang ibu mempunyai anak anak 2 perempuan dan
masih sah sebagai istri TERGUGAT jam 4 sore kurang lebih dan dengan bangganya
bersama seorang laki laki yang bukan suaminya pulang sampai larut malam dan
mengabaikan anak anak apakah itu alasan istri saya kabur dan pergi dari rumahyang
kami tempati biar dia bebas bersama laki laki dan anak diabaikankarena sudah sama
orang tuanya yang menjagadulukelakuan dan sikap nya tidak berubah....?????bukti
ada,secara tidak langsung praduga TERGUGATselama ini sudah terbuktidengan sikap
dan prilaku kurang baik yang di perlihatkan seorang ibu terhadap anak anak perempuan
dan hukum sosial padahal tanggal 13 maret 2020 PENGGUGATpergi dari rumah yang
kami tempati 8 bulan dan hari minggu tanggal 15 maret 2020 istri membawa semua baju
anak anak,buku pelajaran anak anak,surat surat seperti buku nikah kami berdua,ijasahnya
istri dan berkas penting termasuk akte kelahiran anak dan ijasah
PENGGUGATjuga.selepas dia pergi bukti acak acakan kondisi rumah setelah dia
membawa barang barang ada buktinya.padahal TERGUGAT belum memulangkan
secara lisan kepada kedua orang tuanyasaat kondisi itu aja sudah seperti itu kelakuan dan
sikap seorang ibu dari 2 anak perempuan,apalagi kondisi saat iniapa yang akan terjadi
kelakuannya pada saat gugatan perceraian kami masuk kepengadialn agama, hanya tuhan

10
lah yang tahu(semoga tuhan mengampuni niat jahat mereka berdua yang telah
mendzolimi TERGUGAThingga harus terpisah sama anak anak dan hak nya anak anak
di usia dini harus merasakan terpisah, demi keinginan keras mencari kebagian sendiri
dengan dalih anak anak seorang ibu yang prilakunya tidak pantas untuk ditiru oleh anak
anak saya...?????dengan bermacam dalih...,yang saya garis bawahi..kenapa
PENGGUGAT pergi dari rumah membawa anak anak..demi kesenangan dan kebahagian
pribadinya dan merampas hak anak anak demi lelaki yang dicintanyasaat ini dengan dalih
ingin hidup tenang dan bahagia bersama anak anak bukti chat ke saya ada dalih
PENGGUGAT seperti itu..???di tanggal 19 maret itulah allah memperlihatkan kebenaran
hati seorang yang selama ini durhaka terhadap suaminya nya dengan membuat status
dengan selfi bersama seorang lelakidan sudah 3 kali kesempatan TERGUGAT melihat
sikap dan prilakunya yang kurang baik terhadap perkembangan anak anak perempuan
kami.

10. Bahwa tidak benar apa yang disampaikan PENGGUGAT terhadap TERGUGAT kalau
sering terjadi percekcokan terus menerus,karena terbukti sejak menikah dan berumah
tangga sudah berjalan 11 Tahun dan di karuniai 2(dua)orang anak Perempuan,adapun
perselisihan dan permasalahan kecil dalam rumah tangga itupun sangatlah wajar karena
TERGUGAT dan PENGGUGAT selalu menyelesaikan permasalahan itu di ranjang
secara suami Istri.hanya saja Percekcokakan yang lebih serius dan memuncak di saat
PENGGUGAT pindah bekerja di RS GRAHA MM2100 dengan dan sudah berani
merubah penampilan yang semula berhijab sampai tidak memakai hijab lagi
danPENGGUGAT meyakinkan kepada TERGUGAT bahwa “sabtu minggu disini libur
ayah jadi bunda sama ayah bisa kumpul bersama anak anak,kan kalau dimitra jam
liburnya hari biasa jadi kita bentrok terus jam nya sama anak anak” itu pernyataan
PENGGUGATterhadap TERGUGATwaktu itu menyetujui merestui PENGGUGAT
pindah dengan harapan mendapatkan kebahagian bersama menciptakan keluarga yang
diridoi sama Allah,dan jujur TERGUGAT dan anak anak lebih enak tinggal dikontrakan
dan bundanya kerja ditempat lama itu yang ada di hati PENGGUGAT dan anak
anak( bukti kesederhanaan dan kebahagian kita tinggal di kontrakan ada buktinya dan
makanpun sederhana tapi kami bahagia” tidak dicampuri oleh orang lain yang telah
masuk kedalam rumah tangga kami tidak seperti saat ini dan terjadi adanya gugatan cerai
oleh seorang istri kepada seorang suami yang saat ini lagi bangkrut usahanya,banyak
hutang dan di tipu sama rekan bisnisnya dengan alasan kepada saya masalah
finansial,yang jadi pertanyaan TERGUGAT kenapa tidak pada waktu itu disaat
kebutuhan ekonomi PENGGUGAT butuh biaya banyak adik adiknya pada nunggak
bayaran dan pam mau diputus dan listrik pun mau diputus,dan mertua masih ngojek
dipangkalan perumahan..kenapa baru sekarang di tahun 2020 disaat pindah kerja RS
GRAHA MM 2100,ada apaa???dan kami masih berhubungan suami istri dibulan febuari
sebanyak 3 kali,pada saat siang dibangku istri masih ada perlawanan,pada malam hari
istri ada perlawanan sampai saya berucap kalau keselsama ayah lawanbunda dengan
permainan bunda disitu lah istri ada perlawanan dan disaat akhir febuari PENGGUGAT
sudah engan untuk dicumbu rayu sampai PENGGUGAT tidur TERGUGAT pun
mainkan alat kemaluan istri saya pakai bibir saya dan mulut saya dengan mengeser cd
kesamping V dan dalam hati saya berkata kok tidak bau yaa V nya istri saya wangi kok
dirawat siapa dan untuk siapa perawatan ini beda dengan sebelumnya bau apalagi tinggal
dikontrakan seperti tidak dirawat ini ada apa lagi dengan istri saya kejadian kejadian

11
praduga saya terbukti dengan dia pindah kerja berarti bukan alasan untuk keluarga kami
ada niat yang kurang baik terhadap keluarga kecil kami terbukti dengan kejadian kejadian
tersusun dan terencana secara rapih dan bukti meyakinkan gugatan cerai terhadap
TERGUGAT bukan faktor finansial yang utama tapi ada pihak ketiga yang merusak
dalam rumah tangga yang sudah dibangun susah dan senang bersama PENGGUGAT dan
biarlah Allah yang lebih tau semua ini dan akan membalas Kedzoliman ini.

11. Bahwa adanya Sebab sebab yang terjadinya perselisihan dan pertengkaran tersebut karena
diantaranya:
11.1. TERGUGAT paparkan itu terjadi silang pendapat saat 14 desember 2019 istri
jalan sama suami orang selama tidak ketahuan dengan mata kepala saya selama 11
tahun kita bisa bertahan kita selalu selesaikan diranjang, wajib hukumnya suami
memproteck istrinya karena sudah kelewatan dan melanggar hukum islam dan
undang undang dengan berzinah tangan yang bukan suaminya melainkan laki laki
yang sudah punya istri dan beranak 3 yang masih kecil kecil teman
sekantornya,janjian ijin sama TERGUGAT bekerja ternyata jalan bersama lelaki
yang sudah punya istri dari pagi sampai mlm jam 8 dan gitu mengakui lagi
dihadapan suami dan orang tua TERGUGAT atas kelakuan tidak baik yang
dilakukaan oleh menantu kesayangannya;

11.2. TERGUGAT sudah paparkan pada poin 8.1;

11.3. Bahwa tidak benar apa yang disampaikan oleh PENGGUGAT kalau
TERGUGAT tidak pernah memberikan nafkah,.karena sejak awal menikah dan
tinggal bersama orang tua PENGGUGAT dan TERGUGAT waktu itu masih
bekerja dan punya penghasilan yang sangat lumayan dan cukup lah buat kebutuhan
keluarga,dah bahkan sampai harus membayar kebutuhan sekolah adik
PENGGUGAT dan kebutuhan Orang tua PENGGUGATdisaat baru nikah
TERGUGATbelikan kacamata seharga 4.5 juta freme sama kacanya di apotik
seis,dia mau ceasar 2 kali lahiran saya ikutin sampai hp S7 edge terbaru diatas 10
juta lebih gress baru,tas 1 juta,baju yang hanya sekali gamis pakai saat lebaran
aja,makan direstoran bersama mertua bayaran ini itu disaat adik adiknya nunggak
bayaran dan masih pada sekolah,dan saat kuliah sampai S1 dengan penghasilan dia
di magang dibank bca dengan penghasilan dan sudah tertuang dipoit 3 berapa gaji
magang bhakti bca 1.350.000/bualn,justruPENGGUGATtidak melayani kewajiban
haknya sebagi istri dari makan minum anak selalu mertua yang beckup terkadang
TERGUGATberpikirwaktu masih tinggal sama mertua sebenarnya saya nikahin
anaknya apa mamahnya yaa sampai celana kerja saya bolong aja tidak dijahit..bukti
celana masih ada yang bolong dan tidak dijahit..(buat bukti )selama ini baik baik aja
dan kaga mungkin saya paparkan semua dan sudah pada jadi daging ,disaat pindah
kerja lah di RS GRAHA MM2100 itulah PENGGUGAT berubah prilaku dan
sikapnya 380 derajat TERGUGAT sangat menyesalkan dan mengijinkan
PENGGUGAT pindah kerja dan buka hijab, tapi semua rencana Allah,baik buat
manusia tetapi blum tentu baik kata Allah (manusia berencana Tuhanlah yang
menentukan)rencana nya baik ternyata Allah menunjukan kuasa kuasanya lewat hati
baik dan buruk hambanya terlihat bukti bukti disetiap kejadian buruk pasti bersama
seorang teman sekantornya yang sudah punya istri dan anak anak dan saya bersyukur
sekali tanpa campurtangan Allah saya sebagai (suami) TERGUGAT tidak

12
mengetahui kelakuan kurang baik PENGGUGAT selama ini disaat dia masuk jam
kerja.

11.4. .Bahwa tidaklah benar bila TERGUGAT kurang transparan/terbuka kepada


PENGGUGAT,dari sejak pacaran sampai menikah dari tinngal di mertua,tinggal d
kontrakan dan tinggal di rumah sendiri di cikarang pun TERGUGAT selalu jujur
dan transparan baik dari segi pekerjaan dan penghasilan karena bagi TERGUGAT
buat apa harus berbohong kepada PENGGUGAT karena dalam rumah tangga harus
saling terbuka,dan sudah TERGUGAT paparkan diatas sebagai sanggahan
TERGUGAT kenapa baru saat ini tahun 2020 dan disaat dia pindah ditempat kerja
yang baru dan kondisi ekonomi TERGUGAT lagi kurang baik.sebelum maret tgl 13
maret 2020 sebelumnya saya ucapkan “ nanti dulu masalah kita ini nanti setelah
lebaran kalau mau bunda pisah karena mau masuk bulan suci ramadhan”dan ayah
akan main / bekerja proyek setelah lebaran yang bunda inginkan dan tgl 13 maret
langsung pergi dan digazz gugat cerai padahal PENGGUGAT ini masih karyawan
kontrak baru kurang lebih 8 bulan kenapa tidak pada saat dia bekerja di RS mitra
keluarga bekasi timur yang sudah karyawaan tetap ada apa???? Aneh dengan bukti
bukti dan beberapa kejadian;

11.5. .Bahwa tidak benar kalau TERGUGAT suka boros dan suka menghamburkan
uang yang ada justru di saat lagi ada uang paling ajak makan anak dan
PENGGUGAT di luar rumah dan kadang membelikan mainan anak anak serta
kebutuhan anak baik keperluan sekolah dan memangnya PENGGUGAT punya uang
kaya raya gitu, mertua saya aja tukang ojek,dan sudah saya paparkan,dan
TERGUGAT tidak merasa menghambur hamburkan uang PENGGUGAT
penghasilan PENGGUGAT saja sampai sekarang tidak tau dan tidak ada laporan ke
TERGUGAT ,dan justru PENGGUGAT dan kluarganya pelit;

11.6. .Bahwa benar TERGUGAT lakukan Untuk menggadaikan Barang barang


itupun adanya persetujuan sebelumnya dari PENGGUGAT yang sah sebagai istri
karena demi menutupi kebutuhan rumah tangga karena kondisi
keuanganTERGUGAT lagi kurang baik karena usaha saya lagi hancur hncuran dan
mulai masa kebangkrutan dan TERGUGAT tidak melibat kan keuangan istri
TERGUGAT untuk hal itudan hanya terjadi di tahun 2019 dan kebutuhan pokok
tercover oleh TERGUGATdan kebutuhan rumah tangga dan saling menutupi
kekurangan atas dasar suami istri dan anak maupun PENGGUGAT tidak sampai
kelaparan walaupun setidak enak dulu waktu TERGUGAT ada pekerjaan dan
banyak uang malah TERGUGAT merasakan kebahagian bersama dikontrakan yang
Cuma 1 kamar.dan PENGGUGAT masih kerja di RS Mitra Keluarga timur dan
semenjak kejadian ini PENGGUGAT adalah guru terhebat TERGUGAT dalam
kehidupan berumah tangga bahgia beserta keluarga buat masa depan anak-anaknya;

11.7. Bahwa jelas tidak benar tuduhan PENGGUGAT terhadap TERGUGAT kalau
selama ini tidak menghargai Istri (PENGGUGAT) ,bagi TERGUGAT itu hanya
alasan yang mengada-ada terbukti dari awal menikahpun kemauan istri untuk tinggal
di rumah orang tuany pun di ikutin,untuk bekerja dan sambil kuliahpun juga
TERGUGAT izinkan itu semua justru karena TERGUGAT sangan menghargai dan
menghormati PENGGUGAT agar selalu memberikan bentuk kebebasan yang positif
demi kemajuan dalam membangun rumah tangga bersama TERGUGAT;

13
11.8. Bahwa tuduhan PENGGUGAT itu sangat tidaklah benar kalau mendapat
intimidasi dari TEGUGAT terbukti rumah tangga sudah berjalan 11 tahun,berarti
bisa dipastikan kalau benar intimidasi itu terjadi setiap hari dipastikan
PENGGUGATsudah kabur duluan tidak samapi bertahan 11 tahun pernikahan
kami,intimidasi terjadi pada tanggal 14 desember 2019 kejadian istri saya tidak
menghargai saya dan ijin pada jam kerja yang selama ini di gaungkan untuk
membantu keperluan rumah tangga kami..ternyata dia berbohong jalan dengan lelaki
yang sudah beristri dan punya anak yang masih kecil kecil dan mereka berzinah
berpegangan tangan dan berfoto mesra yang bukan suami istri dan mengakui depan
TERGUGAT selaku suaminya dan orang tua TERGUGAT itu awalnya..dan disaat
saat bekerja ditanggal 20 febuari 2020 rasa cemburu saya hebat terhadap istri saya
yang disebabkan mereka janjian sudah tersusun lama dan rapih..wajar saya
mempertahankan rumah tangga saya dan itu bukan bentuk intimidasi itu hanya
ketegasan seorang suami (TERGUGAT) menjaga istri dari orang lain dan disini dan
bahkan selama berumah tangga tidak pernah ada unsur kekerasan fisik dalam
rumah tangga dan TERGUGAT sangat mengerti hukum KDRT.

11.9. Bahwa benar TERGUGAT meminjam uang untuk modal usaha jual beli mobil
itupun TERGUGAT lakukan dengan persetujuan PENGGUGAT sebelumya kami
memang meminjam dan sudah keputusan bersama sama sebelum terjadi musibah
yang menimpa kami dan uang pun diglontorkan untuk membeli mobil dan
PENGGUGAT pun mengetahui atas persetujuan bersama dan tiap bulan yang kami
titipkan mobil tersebut dipaki uangnya saat pencairan dari leasing dan kopensasinya
kami dapet sebulan 3 juta dan hanya dua bulan kami merasakannya,yang bulan
pertama masuk langsung kerekening PENGGUGAT,dan yang bulan kedua
kerek.TERGUGAT dan TERGUGAT sudah memberitahukan ke PENGGUGAT
uang sudah masuk 3 juta,saya pakai dl yaa..nanti ini masukin aja buat bayar sekolah
anak anak dan PENGGUGAT pun mengetahui dan menyetujui,dan pada waktu
2019 telah masuk ajaran baru kami pun telah sepakat ambil uamg 10 juta ke orang
tersebut untuk keperluan masuk sekolah anak kami di SDIT Rabani Cikarang dan
itupun atas dasar persetujuan PENGGUGAT (istri)karena
PENGGUGATmengetahui finansial TERGUGATbaik usaha dan keuangannya
lagi pasif.jadi digunakan lah uang itu dan TERGUGATberjanji akan tanggung
jawab masalah hal itu setiap bulannya dari PENGGUGAT membayar cicilan tapi
setelah saya bekerja dan saya normalin keuangan saya dulu semuanya sudah kami
bicarakan sebelum terjadi surat gugatan cerai ini terbit untuk TERGUGATdan pada
waktu itu degan masalah Kredit tanpa agunan (KTA) kami saling komunikasi disaat
ada tagihan,cicilan serta anak sekolah dan kebutuhan rumah tangga dan kami pun
telah sepakat waktu itu,setelah kejadian kejadian tanggal 14 desember 2019,kenapa
saya ingkar janji karena usaha saya ditahun 2019 dan penghasilan saya gak bisa
ditentuakan tiap bulannyaTERGUGATkan usaha bukan pekerja dan kejadian uang
Kredit tanpa agunan (KTA) itu PENGGUGAT pun TERGUGAT ajak kerekan
bisnis TERGUGAT juga untuk meyakinikan alur uang KTA itu, dan kami bersama
anak anak sekalian pulang kerumah di Cikarang mampir kerumah pak jaelani dan
uang dia pun sebesar 250 juta masih ketahan bersama orang yang sama dengan dalih
berbelanja mobil setelah cair kerek dia banyak berdalih sana sini dan orang itu
ternyata lagi kolep dan TERGUGAT juga beliau dijanjikan nunggu rumah dijual
baru diganti niat saya mengajak PENGGUGAT kesana biar tau kondisi nya bukan
saya aja yang kena ada yang lebih besar dari kita,dengan harapan

14
TERGUGATmerasa salah dan harus hati hati berbisnis dengan orang lain,eeeh
malah bukan disuport kasih semangat dimana TERGUGAT membutuhkan suport
dari seorang (istri)PENGGUGAT dan anak anak dengan kondisi usaha dan finansial
ancur ancuran malah TERGUGAT ditinggal dan membawa anak anak dengan
berdalih PENGGUGAT ingin hidup tenang dengan anak anak tanpa ada komunikasi
kenapa kok kalian pergi disaat TERGUGAT membutuh kan suport semanagat atau
motivasi apa lah dari seorang (istri) PENGGUGATdan sebelumnya TERGUGAT
akan bayar dan TERGUGATakan cicil ,dan semenjak kejadian itu justru
PENGGUGAT pergi meninggalkan rumah dengan mengajak anak anak meninggal
kan saya seorang diri makin percaya dan yakin kejadian ini menggambarkan
kepribadian dan prilaku istri saya yang sebenarnya dan saya yakin tanpa
campurtangan Allah saya tidak akan tau kepribadain tentang istri saya yang kejadian
kejadian yang terjadi di contohkan langsung. sedangkan angsuran KTA harus
dibayar tiap bualannya saya buktikan saya bekerja di bulan febuari dan saya
bayarkan 2 bulan di bulan maret dan diambil semua sebesar 4.600.000,sama
PENGGUGAT.dan membayar hutang 300 ribu buat bayar waktu itu hutang untuk
jemput anak anak dan pergi interview di bsd serpong dan buat jajan ke indomart
anak anak 200 ribu,sisa 4.1 juta buat bayar KTA,dan TERGUGAT dalam kondisi
finansial lemah semuanya itupun masih ada itikad baik dengan membayar uang KTA
tersebut setelah TERGUGAT bekerja (yang dl telah kami sepakati bersama sebelum
PENGGUGAT mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama)dan saya melanjutkan
keinginan TERGUGAT waktu itu saya bekerja diproyek, walaupun terlambat tetap
saya bayar karena pemulihan ekonomi finansial saya belum stabil dan ini adalah
pelajaran berharga didalam kehidupan TERGUGAT dan PENGGUGAT adalah
saya anggap guru bagi saya..untuk memulai kehidupan baru nantinya,dan kejadian
ini sebagai tolak ukur TERGUGAT untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri
sama Allah entah apa hikmah baik apa yang Allah rencanakan dibalik ini untuk
TERGUGAT dan PENGGUGAT dan kedua anak perempuan TERGUGAT
nantinya.dan permasalahan KTA sudah bersama kebutuhan lainya termasuk anak
sekolah dan kebutuhan rumah tangga kami sepakati sebelum terjadinya gugatan cerai
ini.

12. Bahwa tidak benar awal maret terjadi pisah ranjang,akan tetapi kejadian itu berawal
pada tanggal 13 maret 2020 tepatnya hari jum’at PENGGUGAT ijin mau tidur dirumah
Ibunya di duren jaya jl melati I Blok F 36 No .10-11 BJI,RT011/RW014,Kel.Duren
Jaya,Kec.Bekasi Timur,Kota Bekasi,dan tanggal 14 hari sabtu malam minggu
TERGUGAT mengajak anak dan (istri)PENGGUGAT untuk pulang kerumah di
Cikarang dan yang menemui malah ipar TERGUGAT yang bontot dengan kodisi
gerimis dan pagarnya pun digembok dari dalam dan memberitahukan TERGUGAT dan
bicara hanya diluar pagar dan menyampaikan “ mas mba sri ga mau diganggu biarin aja
disini dia mau nenangin bersama naomi dan nayla “ dari situ awal kami pisah ranjang
tanpa ada kejelasan, kesalahan juga penjelasan dari mulut PENGGUGATdan sudah
tidak ada itikad baik dan kesempatan untuk TERGUGAT dariPENGGUGAT untuk
ngomong dan berbicara terhadap TERGUGAT untuk permecahan permasalahan apa
saja yang menjadikan dia ambil keputusan pisah ranjang dan TERGUGATsama sekali
tidak dikasih kesempatan untuk memperbaiki diri TERGUGATuntuk mempertahankan
keutuhan rumah tangga kami,dan tidak ada kata maaf lagi untuk
TERGUGATmemperbaiki diri entah apa yang ada dibenak PENGGUGATwaktu itu
sedangkan kejadian yang memalukan aib dikejadian tanggal 14 desember

15
2019,TERGUGAT punmasih mau memaafkan PENGGUGAT hanya semata mata
mempertahan kan rumah tangga TERGUGATdan praduga itu meyakinkan
TERGUGATdengan PENGGUGAT tinggal bersama orang tua bersama anaka-anaknya
akan lebih bebas,anak-anak dijagain sama mamahnya karena TERGUGAT paham dari
dulu sikap PENGGUGAT, kalau dirumah orang tuanya karena orang tuanya membeck
up menjaga anak anak sampai PENGGUGAT pulang kerja dan istri memposting
status di media sosial whatsup tanggal 19 maret 2020 tepatnya hari kamis malam jumat
jam 20.34 am dengan BANGGANYA bikin Status BERBUNYI” KAMI SAAT INI
bersama laki laki yang bukan poto suaminya ”bukti status bersama laki laki entah laki
laki itu sudah beristri atau blum,bisa dibuktikan bila dibutuhkan.(berdasarkan kejadian
kejadian slama ini tingkah dan prilaku PENGGUGATkurang bermoral dan tidak baik,
pasti laki laki itu sudah berkeluarga mempunyai seorang istri dan anak)entah apa yang
merasuki jiwa PENGGUGAT saat ini dengan tanpa rasa berdosa hukum agama
dilanggar lagi dalam sebuah tali perkawinan dan poto itu bukan bersama TERGUGAT
yang masih sah sebagai suaminya dan TERGUGAT pun blum menjatuhkan talaq
terhadap PENGGUGAT pada waktu itu tanggal 19 maret 2020,dan pertanyaan pun
sudah terjawab kenapa sih pergi dari rumah membawa anak anak dan mengorbankan
anak anak demi hasrat dan kebahagian PENGGUGAT dengan tidak melihat hak hak
anak dibawah umur yang anak terpisah dengan kedua orang tuanya terutama
ayahnya.Dengan berperilku yang kurang baik distatus wa pribadinya..dan TERGUGAT
berdoa semoga anak anak saya perempuan jangan sampai durhaka terhadap suaminya
nanti dan berprilaku seperti ibunya yang tak tau malu akan dosa didalam sebuah bahtera
rumah tangga mereka nanti...amiin..

13. Bahwa tidak benar kalau PENGGUGAT sudah pernah membicarakan sebelumnya
dalam musyawarah yang ada PENGGUGAT selalu menghindar dari dari masalah yang
ada dan terbukti meninggalkan rumah dari Cikarang kerumah orang tua PENGGUGAT
dan TERGUGAT meyakini dengan bukti bukti dan kejadian sebelum ditanggal 14
desember 2019, atau sesudah pisah ranjang kejadian memalukan dengan orang yang
berbeda ditanggal 19maret 2020memang PENGGUGAT selama ini sudah menunjukan
perilaku yang kurang baik terhadap TERGUGATdalam perkawinan kami penuh
kebohongan cinta semu slama ini. Dan mengabaikan hak anak anak dengan pergi
membawa anak anak.
14. Bahwa apa yang dituduhkan PENGGUGAT tidaklah benar kalau perselisihan terjadi
sudah berkepanjangan dan tidak bisa dipertahankan,sedangkan puncaknya permasalahan
di bulan maret 2020 tepatnya tanggal 13 maret 2020 sudah menginap dirumah ibunya
dan TERGUGAT mengajak pulang pada tanggal 14 maret 2020 sekitar jam 9 malam
dan bertemu adik ipar yang bontot sdri fina dan tanggal 15 maret 2020 tepatnya hari
minggu PENGGUGAT berangkat pagi dari bekasi bersama adik nomer 2 dia mengambil
keperluan PENGGUGAT dan anak anak untuk pisah ranjang dan PENGGUGAT
membawa barang baju kantor dan baju anak anak bukti poto ada setelah
PENGGUGAT mengambil baju dan buku anak anak dari rumah pada
beratakan..dirumah cikarang;

15. Bahwa dengan dasar TERGUGAT dengan fakta diatas kepada Majelis Hakim untuk
memberikan keputusan karena perceraian,mudah mudahan kepada majelis hakim
memutuskan bukan atas dasar fakta fakta diatas dan melihat kejadaian kejadian dan
prilaku kurang baik yang ditunjukan PENGGUGAT Sebagai seorang ibu yang
mempunyai 2 orang anak perempuan dan tidak pantas untuk mendidik layaknya seorang
ibu terhadap anak-anaknya;

16
16. Bahwa benar dalam Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 pasal 1,Bahwa dalam
Perkawinan adalah Ikatan lahir batin anatar seorang pria dan wanita sebagai suami istri
dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga)yang bahagia dan kekal berdasarkan
Ketuhanan Yang Maha Esa yang jelas mencerminkan didasarkanikatan lahir bathin
suami istri bilamana yang mendasar tidak terpenuhi.namun dalam hal ini bagi Tergugat
kebutuhan yang seperti apa yang PENGGUGAT inginkan,bukan kah rumah tangga itu
dibangun dengan saling mengasihi dan menyayangi sesuai amanat undang undang,baik
dalam keadaan susah maupun senang,karena terbukti bahwa PENGGUGAT tidak mau
menerima keadaan dalam kondisi dalam kehancuran yang di inginkan PENGGUGAT
hanya dalam kondisi selalu senang dan hidup berkecukupan ini sudah terbukti disaat
TERGUGAT mengalami kebangkrutan dan ditambah dengan adanya kehadiran pihak
ketiga ini yang membuat PENGGUGAT jadi lupa daratan dan abai terhadap tanggung
jawab dengan keluarga

17. Bahwa tidak lah benar apa yang disampaikan PENGGUGAT menurut pasal 116 huruf
(f) Kompilasi Hukum Islam yang menyatakan bahwa Perceraian dapat terjadi karena
salah satu alasan yaitu antara suami dan istri terus menerus terjadi perselisihan dan
pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga .namun
dalam hal ini bukan terjadi pertengkaran yang terus menerus dan hanya terjadi diakhir
febuary 2020 dan terjadi meninggal kan rumah tanggal 13 maret 2020,dan menurut
TERGUGAT sangatlah singkat ,dan sebenernya rumah tangga masih bisa di benahi dan
diperbaiki dengan mau bermusyawarah dan mempunyai tujuan yang sama untuk
membangun rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah;

18. Bahwa pada pasal pasal 39 ayat 2 dan pasal19 huruf ( f ) Undang-undang Perkawinan
No Tahun 1974 serta Peraturan Pemerintah No 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan
Undang-Undang Perkawinan No.I Tahun 1974 yang yang sudah di uraikan oleh
PENGGUGAT,namun dalam hal ini seharusnya ada upaya Musyawarah dalam keluarga
PENGGUGAT dan Keluarga TERGUGAT untuk Mendamaikan secara kekeluargaan
bahkan sudah tidak ada lagi pertemuan keluarga secara baik dan bijak hanya pihak
keluarga TERGUGAT yang menanyakan perkembangan perubahan setelah tgl 15 maret
resmi pisah ranjang dan TERGUGATpastikan pisah ranjang karena tgl 13 maret
PENGGUGAT menginap dirumah orang tuanya dan tanggal 14 dan TERGUGAT
berusaha menjemput PENGGUGAT untuk pulang kerumah kecikarang ternyata adik
ipar yang bontot yang menemui TERGUGATbukannya PENGGUGATdan tanggal 15
maret PENGGUGAT bersama adiknya nomer 2 membawa keperluan PENGGUGAT
dan anak anak menggunakan motor tanpa melihat keselamatan mereka. Dan masalah
perselisihan sudah disanggah diatas;

19. Bahwa kedua anak PENGGUGAT dan TERGUGATmasih dibawah 12 tahun diasuh
sama penggugat selaku ibu kandungnya,TERGUGAT merasa sangat keberatan
bilamana kedua anak TERGUGATdiasuh oleh PENGGUGATdan atas dasar
sanggahan dan bukti bukti kejadian,yang selama kejadian mencotohkan perilaku yang
buruk dilakukan oleh PENGGUGAT yang mempengaruhi perkembangan psikologis
yang buruk demi masa depan anak PENGGUGAT dan TERGUGAT dan saksi selaku
orang tua TERGUGAT dan mertua PENGGUGAT bisa dijadikan saksi atas prilaku
buruk slama ini mengarah perceraian ini bukan karena finansial yang dialami

17
TERGGUGAT saat ini usaha lagi hancur hancuran dan mendekati bangkrut dan dengan
adanya kejadian ini TERGUGAT memulai semua dari nol dan TERGUGAT ingin
memperbaiki semuanya segi finansial dan menepati keinginan PENGGUGAT dan
TERGUGAT saat ini bekerja diproyek tetapi PENGGUGAT bersih keras atas
keputusannya untuk pisah dengan TERGUGAT tanpa ada penjelasan apapun dan secara
tertulis seperti ini, dari PENGGUGAT memberikan solusi dan suport TERGUGAT
untuk permasalahan yang mengarah perbaikan masing masing setelah pisah ranjang,
terbatas komunikasi kami untuk mengarah rujuk sepertinya penggugat sudah bulet untuk
berpisah dan TERGUGAT sama sekali tidak diberi kesempatan untuk memperbaiki diri
(entah apa yang merasuki jiwa PENGGUGAT);

20. Bahwa Pasal 105 kopilasi hukum islam yang telah diuraikan PENGGUGAT memang
benar benar anak kami belum mumayyiz atau berumur dibawah 12 tahun akan tetapi,ibu
yang seperti apa .apakah dengan bukti dan setiap kejadian kejadian ini mencerminkan
prilaku yang baik atau prilaku yang buruk demi pertumbuhan psykologis anak anak dan
selama ini PENGGUGAT mempunyai prilaku yang buruk terhadap perkembangan dan
psyikologis..dan sedangkan banyak sanggahan seorang ibu yang belum ditalaq suaminya
dan keinginansendiri untuk pisah dengan TERGUGAT yang masih status istrinya sudah
berani poto seorang laki laki yang bukan suaminya(TERGUGAT) dan pasang di status.

Dalam pasal 34 ayat (2) Undang –Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yang
berbunyi : ” Istri wajib mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya.’’ Melihat dari
pasal tersebut apakah pantas Seorang Ibu yang sudah terbukti melakukan Perzinaan
secara Hukum Islam dan itu sudah dibuktikan secara langsung lewat pengakuan laki-laki
yang bersama PENGGUGAT dan waktu itu sudah TERGUGAT tanyakan langsung
disaksikan oleh istri daripada selingkuhan PENGGUGAT layak jadi Ibu yang baik buat
mengasuh anak-anaknya ditambah kesehariannya sibuk bekerja dan justru orang tua
PENGGUGAT yang mengasuh beserta adiknya yang juga kelakuannya kurang baik
dalam pergaulan,maka dari itu TERGUGAT sangat kwatir dengan pertumbuhan trutama
dari segi mental yang secara psikology pastinya akan terganggu;

Dalam hal ini anak juga mempunyai hak yang harus dilindungi menurut Undang-Undang No
.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang menyebutkan: .
 Bahwa setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan
sosial sesuai dengan kebutuhan fisik,mental Spiritual dan sosial;
 Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua ,wali,atau pihak lain manapun
yang bertanggung jawab atas pengasuhan ,berhak mendapat perlindungan dan
perlakuan diskrinasi ,eksploitasi,baik ekonomi maupun seksual,penelantaran
kekejaman,kekerasan dan penganiayaan ,ketidakadilan dan perlakuan salah
lainnya.dalam hal ini orangtua ,wali atau pengasuh anak melakukan segala
bentuk perlakuan tersebut maka pelaku dikenakan pemberatan hukuman;
 Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendri ,kecuali jika ada
alasan dan / atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu
adalah demi kepentingan terbaik bagianak dan merupakan pertimbangan
terakhir.jadi meskipun sudah ada ketentuan hukum bahwa salah satu orang tua
memegang kuasa asuh anak,tidak ada alasan lain untuk bertemu dengan
anaknya:

PENGGUGAT suka Memberikan informasi kepada khalayak temen grup nya..telah


menyatakan seolah olah PENGGUGAT saat ini telah bukan bersama tergugat ( suaminya

18
)dan bukti status itu bisa dibuktikan dengan kata kata “ KAMI SAAT INI “KEJADIAN
tanggal 19 maret 2020 jam 20.34 malam terjadi dimalam jumat,sedangkan yang
TERGUGAT tahu pulang kerja PENGGUGAT jam 5 sore,itu disaat sudah pergi dan
pisah ranjang dengan kemauan PENGGUGAT (pergi dari rumah tanggal 13 maret ),dan
TERGUGATbelum memberikan talaq secara lisan atau pun tulisan kepada
PENGGUGAT,dan dilingkungan terdekat saat ini TERGUGAT selama tinggal mertua
terkadang melihat dan mendengar mertua lelaki dan perempuan bertengkar (saksi
lingkungan disekitar PENGGUGAT tinggal dan RT setempat )dan sekali ketika
TERGUGAT membawa mertua perempuan ke rumah sakit IGD mitra barat dan biaya
dari kantong pribadi TERGUGAT yang diakibatkan pertengkaran fisik yang membuat
mata mertua perempuan harus di tangani dirumah sakit,dan TERGUGAT mengancam
kepada mertua pada waktu itu apabila ada kekerasan fisik lagi yangdiakibatkan oleh
pertekaran mertua laki laki tidak segan segan TERGUGAT akan melakukan laporan
kepolisi atas dasar KDRT,dengan kejadian itu seluruh adik dan laki laki dari mertua laki
laki datang kerumah mertua yang berada dijalan melati 1 untuk mengobati prilaku mertua
laki laki yang sudah terlalu sering bertindak seperti itu pada saat PENGGUGAT masih
kecil ( informasi itu TERGUGATlangsung dari korban dalam hal ini mertua
Perempuan ) ada hal buruk yang terjadi d dalam keluarga mertua yaitu terjadi pada adik
PENGGUGAT yang sering membawa Laki-laki kerumah dan sering masuk dalam kamar
dan sering melakukan hubungan layaknya suami istri,hal yang tidak senonoh yang belum
sah dalam hubungan tersebut baru sebatas pacaran,namun apa yang sering diperbuat dari
adik PENGGUGAT ternyata anak TERGUGAT sering melihat adegan dan hubungan
yang sangat dilarang oleh agama ,dan ada bukti yang tidak senonoh poto dan vidio yang
dilakukan bersama kekasih adik PENGGUGAT dan TERGUGATbisa membuktikan
lewat rekaman vidio dan poto kepada majelis Hakim yang terhormat untuk dasar
pertimbangan tersebut dan untuk TERGUGAT dan bukti itu yang berprilaku kurang baik
dimemori tertinggal memori hp nya ada dipengiriman sent di whatsup danPENGGUGAT
pada waktu masih tinggal bersama pun sudah diberi tahu oleh TERGUGAT atas dasar
prilaku moral adiknya yang kurang baik. Dan lupa di hapus untuk pesan terkirim yang
masih tersimpan di memory externalnya dulunya milik memory itu milik TERGUGAT
dan nantinya akan mempengaruhi terhadap perkembangan anak yang dilakukan adik ipar
saya yang saat ini menjadi guru belajar anak anak PENGGUGAT dan TERGUGAT
disaat penggugat bekerja yang katanya membantu ekonomi keluarga,(TERGUGAT
hanya bisa tersenyum)atas wa dari PENGGUGAT,yang sangat disayangkan kenapa
PENGGUGAT memberikan kepercayaan penuh untuk mendampingi belajar atau pun
bermain disaat PENGGUGAT bekerja yang berangkat pagi pulang malam...tergugat
mengkawatirkan prilaku prilaku buruk yang kurang baik dilakukan lingkungan terdekat
nya PENGGUGAT..mohon majelis hakim agar jadi pertimbangan terkait menganalisa
lebih jauh tentang keadaan dan prilaku PENGGUGAT dan lingkungan keluarga
terdekatnya dalam hal hak asuh anak,yang selama ini anak tinggal d keluarga yang kurang
sehat dalam hal ini terutama yang nantinya akan beakibat mentalitas anak akan terganggu.

21. Bahwa TERGUGATakan bertanggung jawab dalam hal ini tidak keberatan bilamana
akan diberikan hak asuh serta mendidik,menyekolahkan kedua anaknya secara penuh
dan kasih sayang yang tullus namun bilamana hanya diberikan tanggung jawab nafkah
kepada 2 anaknya sebesar Rp.3.000.000/anak dan x 2 orang sebesar Rp.6.000.000 /
bulan diluar biaya sekolah.TERGUGAT sangat keberatan mengingat penghasilan
TERGUGAT tidak menentu apalagi saat sekarang masih dalam keadaan penyesuaian
ekonomi dan masalah dan TERGUGAT akan memberikan nafkah terhadap anak sesuai
dengan kemampuan TERGUGAT mohon majelis hakim untuk mempertimbakan dalam

19
hal ini..tapi tergugat memohon majelis hakim melihat sanggahan saya dipoint 17
(a),berharap dengan ada sanggahan tersebut majeles hakim dapat mengabulkannya
sanggahan tergugat dan saya berdiskusi dengan Orang tua saya yang masih lengkap
beliau mendukung dan mensuport anak anak TERGUGAT diambil asuh sama
TERGUGAT dengan dasar dasar prilaku buruk secara psikologis yang dimiliki oleh
PENGGUGAT selaku ibu anak anak dan setelah melihat dan membaca gugatan
PENGGUGAT dan sanggahan TERGUGAT dan menantunya yang ketahuan punya
prilaku yang buruk beliau mendukung dan mensupot baik secara moral dan materil
TERGUGAT dalam pemegang hak asuh anak dibawahumur 12 tahun yang sangat
rentan akan pembentukan moral dan akhlak untuk dia bekal nanti saat dewasa dan
TERGUGATsudah berkonsultasi dengan dengan DPPPA ( dinas pemberdayaan dan
perlindungan anak)kota bekasi.pada tanggal 29 mei 2020 1 jam kurang lebih jam 11.
Siang hari jumaat,setalah TERGUGAT ceritakan dan konsultasikan yang pada
pokoknya anak tersebut akan berpengaruh pada mental yang negatif atau positif
tergantung dari asuhan orang tua dan lingkungan,;

22. Bahwa TERGUGAT sangat keberatan bila harus memberikan Nafkah lampau sejak
awal 2019,dikarenakan dalam hal ini apa yang disampaikan PENGGUGAT Jelas tidak
masuk akal dan mengada-ada ,dalam Kompilasi Hukum Islam sudah diatur dalam Pasal
149 mengenai NUSYUZ yaiyu dimana seorang istri /Perempuan bersikap durhaka yang
ditampakkan dihadapan suami dengan jalan tidak melaksanakan apa yang Allah
wajibkan padanya,yakni taat terhadap suami,dan akibat dari melakukan NUSYUZ
adalah gugurnya hak mendapatkan nafkah dari suami Tidak memberikan nafkah seperti
apa dan TERGUGAT selama ini masih berjalan memberi nafkah baik lahir mapun
batin semampu TERGUGAT untuk makan dan kebutuhan rumah tangga TERGUGAT
dan untuk hal itu kita sama sama asal nafkah wajib yang saya penuhi ialah kebutuhan
pokok seperti beras dan lain lain asal istri dan anak saya tidak kelaparan dan jangan
salah penafisaran TERGUGAT selaku ayahnya membelikan sepeda seharga 1.8 juta
untuk anak pertama TERGUGATdan sepeda 1 juta untuk anak kedua saya nafkah
seperti apa yang digugat ini tidak dijelaskan secara detail oleh penggugat..sedang kan
dia bekerja selama ini kami menjalani kehidupan selama 11 tahun disaat tinggal
dimertua dan kontrakan tidak berbicara apa apa penggugat ama tergugat masala
nafkah..masalah hutang KTA SMUA DASARNYA SUDAH dijelaskan dan penggugat
pun udah mengetahui dan kesepakatan kami berdua pada waktu itu..dan penggugat pun
tau slama ini penghasilan saya dapetnya dari mana..? kenapa dimasukan kedalam
Nafkah lampau

23. Bahwa tidak benar apa yang disampaikan PENGGUGAT dengan segala upaya
perdamaian yang mana,justru yang telah dilakukan oleh TERGUGAT dari tanggal 13
maret 2020 sampai turun surat panggilan terhadap TERGUGAT dalamhal gugatan cerai
ini yang sangat diinginkan oleh PENGGUGATsudah tidak mau hidup bersama lagi
bersamaTERGUGAT, dan hal itu PENGGUGATjuga ingin mengakhiri Pernikahan
dan kata kata itu terlontar pada saat anak yang pertama usia 3 bulan, dan hal ini terjadi
lagi pada saat tanggal 14 desember 2019 ucapan istri minta PISAH sebelum teman laki
lakinya sekantor datang bersama suaminya dan TERGUGAT memaafkan
PENGGUGATatas dasar mempertahankan rumah tangga. dan setelah melihat bukti
bukti terbaru dan dengan bangganya PENGGUGAT membuat status pribadi di media
sosial lewat whats up dengan bikin status kami saat ini dan poto selfi berdua dengan
lelaki lain bukan TERGUGAT tanggal 19 maret 2020jam 20.34 TERGUGAT belum
memberikan talaq tetapi penggugat sudah menunjukan prilaku yang kurang baik

20
terhadap TERGUGAT dan bukan istri yang terbaik buat TERGUGAT dan juga bukan
ibu yang baik untuk anak anak TERGUGAT denganditunjukan bukti bukti beberapa
kejadian dan peristiwa. Dan TERGUGAT ikhlas lahir bathin biar dan saya dan
TERGUGAT memohon kepada majelis hakim untuk mengabulkan Hak asuh anak dan
nafkah jatuh pada TERGUGAT (ayah dari anak-anak) mengingat dengan prilaku prilaku
PENGGUGAT yang buruk dan lingkungan terdekat yang kurang baik akan
mempengaruhi psyikologis kedepan terhadap perkembangan anak anak kami
nanti,Izinkanlah hak asuh anak TERGUGAT yang jatuh pada TERGUGAT dan selaku
ayah kandung dari anak anak kami.dengan menimbang beberapa kejadian dan prilaku
buruk PENGGUGATdan juga PENGGUGATbekerja dari pagi pulang malam;

24. Bahwa akibat biaya yang timbul akibat perkara ini agar dibebankan kepada
PENGGUGAT

Bahwa berdasarkan dalil dan alasan-alasan tersebut diatas, maka dengan ini TERGUGAT
memohon kepada yang Mulia Ketua Pengadilan Agama Bekasi cq. Majelis Hakim yang
memeriksa dan mengadili Perkara ini, selanjutnya memberikan Putusan yang amarnya
sebagai berikut:

PRIMER :

1. Mengabulkan Jawaban Gugatan TERGUGAT untuk Seluruhnya;


2. Menyatakan Putus hubungan Perkawinan antara TERGUGAT dengan PENGGUGAT
3. Menjatuhkan talak satu ba’in sughraa Tergugat Cahyo Marko Juharyanto Bin
MuradihTerhadap Penggugat Sri Rejeki Binti M.Khotib Suwarno;
4. Menetapkan Anak yang bernama:
- Naomi Caesaria Ramadane , Perempuan, umur: 9 Tahun, Lahir pada tanggal 2
Agustus 2011 Berdasarkan Akta Kelahiran Nomor : 12254/PL/I/2011;

- Nayla Caesaria Putri,Perempuan,umur : 7 Tahun, Lahir pada tanggal 28


Januari 2013;
Berada di bawah Pemeliharaan (hadhanah) TERGUGAT;
5. Menolak memberikan Nafkah lampau kepada Penggugat sebesar Rp. 4.000.000,- per
bulan, mengingat bahwa Penggugat sudah meninggalkan suami dan durhaka atau
NUSYUZ, atau bisa dikatakan gugurnya hak mendapatkan nafkah dari suami;
6. Menetapkan Putusan Pengadilan Agama Bekasi ini wajib dilaksanakan setelah Putusan
mempunyai kekuatan Hukum tetap;
7. Membebankan biaya Perkara yang timbul akibat Perkara aquo kepada PENGGUGAT.

SUBSIDER :

Atau apabila Majelis Hakim Pengadilan Agama Bekasi berpendapat lain mohon Putusan
yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)

Demikianlah Jawaban Gugatan cerai ini kami ajukan, atas perhatian dan dikabulkannya
Jawaban ini, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hormat kami,

21
Kuasa Hukum Tergugat

SURANTO, S.E., S.H. ARVIQ RIZKY ZULKARNAEN, S.H.

DIAN AGUSTIAN LINGGA, S.H. HERLI, S.H.

22