Anda di halaman 1dari 5

JURNAL STASE ANAK

“Gambaran Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya


Kejang Demam Berulang pada Pasien yang Berobat di Poliklinik
Anak RS. DR. M. Djamil Padang Periode Januari 2010 –
Desember 2012”

Oleh :
VIVI AISYAH
NIM : 1931000051

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN-UNIVERSITAS NURUL JADID
PAITON PROBOLINGGO
2020
ANALISA JURNAL
A. Judul Penelitian
“Gambaran faktor yang berhubungan dengan timbulnya kejang demam berulang pada
pasien yang berobat di poliklinik anak RS. DR. M Djamil Padang Periode Januari 2020-
Desember 2012”
Penulis : Vivit Erdina Yunita, Afdal, Iskandar Syarif

B. Pendahuluan
Kejang demam didefinisikan sebagai bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan
suhu tubuh (suhu rektal di atas 38°C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Kejang
demam merupakan kejang yang paling sering terjadi pada anak.1 Sebanyak 2% sampai
5% anak yang berumur kurang dari 5 tahun pernah mengalami kejang disertai demam dan
kejadian terbanyak adalah pada usia 17-23 bulan.2 Secara umum kejang demam memiliki
prognosis yang baik, namun sekitar 30 sampai 35% anak dengan kejang demam pertama
akan mengalami kejang demam berulang.2,3
Meskipun memiliki prognosis yang baik, namun kejang demam tetap menjadi hal
yang menakutkan bagi orang tua.3 Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang faktor-faktor
yang mempengaruhi berulangnya kejang demam yang bisa diberikan kepada orangtua
untuk meredakan ketakutan yang berlebihan dan kepentingan tatalaksana.3
Adanya faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kejang demam berulang
adalah riwayat kejang demam dalam keluarga, usia kurang dari 12 bulan, temperatur yang
rendah saat kejang, dan cepatnya kejang setelah demam.4 Selain empat faktor di atas,
adanya faktor jenis kelamin, riwayat epilepsi dalam keluarga, dan kejang demam kompleks
pada kejang demam pertama juga ditambahkan sebagai faktor prediktif kejang demam
berulang.5

C. Rumusan Masalah
Jurnal ini tidak menjelaskan bagaimana rumusan masalahyang diangkat oleh peneliti.
Saran : rumusan masalah yang sebaiknya dicantumkan, “Bagaimana faktor yang
berhubungan dengan kejang demam berulang demi ketepatan tatalaksana?”

D. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejang demam
berulang demi ketepatan tatalaksana.
E. Manfaat Penelitian
Jurnal ini tidak menjelaskan bagaimana manfaat penelitian yang diangkat oleh peneliti.

F. Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan deskriptif dengan tinjauan retrospektif dengan menggunakan
disain penelitian cross sectional yaitu variabel-variabel yang termasuk faktor risiko dan
variabel yang merupakan efek diobservasi sekaligus pada waktu yang sama.
Populasi adalah semua pasien yang berobat ke Poliklinik Anak RS Dr. M. Djamil
Padang selama Januari 2010 – Desember 2012 dengan diagnosis kejang demam berulang
pada lebih dari satu episode demam. Penelitian ini menggunakan total sampling
Kriteria eksklusi ialah berkas rekam medis tidak ditemukan mengalami kelainan
neurologis setelah kejang atau mendapatkan terapi profilaks kejang demam jangka panjang
pada kejang demam sebelumnya.

G. Hasil Penelitian
Hasil penelitian terhadap para pasien tersebut disajikan dalam table distribusi. Kejang
demam berulang lebih banyak terjadi pada pasien yang memiliki riwayat kejang demam
dalam keluarga

H. Kesimpulan Penelitian
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Sebagian besar kejang demam
berulang terjadi pada kelompok pasien yang tidak memiliki riwayat epilepsi dalam
keluarga

I. Saran Penelitian
Jurnal ini tidak menjelaskan bagaimana saran penelitian yang ditulis oleh peneliti.

J. Kelebihan penelitian
Jumlah responden yang digunakan cukup mewakili penelitian degan total responden
yang digunakan adalah 40 orang.
K. Krisi Jurnal
Critical Point Critical Ya Tidak Keterngan
Appraisal Appraisal
Judul  Apakah judul √ Variabel yang diteliti
memenuhi penulisan jelas. Judul singkat,
kaidah penulisan judul? padat dan jelas.
 Apakah penulisan judul √ Tidak ada tanda tanya
menggunakantanda pada judul
tanya (?)
 Apakah penulisan judul √ Tidak ada tanda seru
menggunakan tanda pada judul
seru (!)
Penulis  Apakah nama penulis √ Vivit Erdina Yunita,
dicantumkan? Afdal, Iskandar Syarif
 Apakah asal institusi √ Asal institusi tidak
penulis dicantumkan? dicantumkan
 Apakah asal institusi √ Asal institusi tidak
penulis sesuai dengan dicantumkan
topik penelitian?
Bidang Ilmu  Apakah bidang ilmu √ Program studi ilmu
tercantum dalam judul keperawatan
penelitian?
 Apakahlatar belakang √ Institusi tempat bekerja
penulis (institusi tidak dicantumkan
tempat bekerja) sesuai
dengan bidang ilmu
topik penulisan?
Metode  Apakah tujuan √ Mengetahui faktor yang
Penelitian penelitian disebutkan? berhubungan dengan
kejang demam berulang
demi ketepatan
tatalaksana.
 Apakah desain √ disain penelitian
penelitian yang menggunakan cross
digunakan disebutkan? sectional
 Apakah desain √ Desan penelitian sesuai
penelitian sesuai dengan tujuan penelitian
dengan tujuan
penelitian
 Bagaimana sampel √ Sampelmenggunakan
dalam penelitian total sampling
tersebut di pilih?
 Dalam bentuk apa hasil √ Tabel distribusi

penelitian disajikan?
Hasil Penelitian  Apakah hasil penelitian √ Hasil penelitian sangat
dapat aplikatif dibidang
diimplementasikan keperawatan dan mudah
dikeperawatan? untuk diterapkan
dirumah sakit
Daftar Pustaka  Apakah daftar pustaka √ Cukup up to date
yang digunakan up to
date?
 Apakah daftar pustaka √ Sebagian besar daftar
yang digunakan sesuai pustaka yang digunakan
topik penelitian? berhubungan dengan
 Apakah daftar pustaka √ topik.
yang digunakan dari Sebagian besar daftar
sumber pustaka berasaldari text
yangterpercaya? book dan jurnal terkait.